Ulan

Ulan

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Ulan (2019) WEB-DL
കമന്ററി എഴുതിയത് Ersastra

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2019-08-30
ഡൗൺലോഡുകൾ: 37
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

INDOFILEM21

Maya.

Jangan bermain di tengah hujan. Kau akan sakit.

Ya, Nenek.

Tidak ada salahnya waspada. Atau kau bisa bolos sekolah.

Gurumu suka menumpuk PR-mu.

Hujannya deras.

Nenek, kenapa hujannya lebat bahkan ketika sedang cerah?

Karena ada pasangan Tikbalang yang akan menikah.

Tikbalang?

Ya. Langit tidak merestui cinta mereka.

Jadi, itulah sebabnya hujan.

Tapi kenapa? Cinta macam apa itu?

Sebuah cinta yang tidak pernah ditakdirkan.

Karena Tikbalang tak berhak untuk jatuh cinta.

Tidak akan pernah.

Hai, Mark!

Hai, Mark!

Mark.

Billiekoy! Kau berisik sekali! Aku sedang menonton.

Baik!

Aku pergi, Bibi.

Kau mau ke mana? Kau berdandan rapi sekali.

Tidak jauh.

Billiekoy!

- Kau mau pergi keluar? - Ya, Paman.

Baiklah.

Billiekoy berisik sekali!

Sudah pulang? Kukira kau akan pergi.

Aku pergi sekarang, Bibi.

- Kau punya keik keju bluberi? - Ya.

- Kau perlu apa? Sebesar ini? - Seluruh keiknya.

Satu keik utuh. Baiklah, segera.

Terima kasih.

Selamat ulang tahun!

Siapa itu?

Jangan takut, Nak. Mendekatlah.

Siapa namamu?

Aku Maya, Pak. Apa yang kalian lakukan di sini?

Kami akan menikah.

Mengikrarkan cinta abadi kami.

Nenekku berkata kau tidak berhak untuk jatuh cinta.

Kenapa kalian masih menikah? Bahkan langit tidak merestui kalian.

Kenapa langit mencegah kami mencintai dan dicintai?

Itu tidak akan berakibat apa-apa selain hujan di hari pernikahan kami.

Ingat ini, Maya. Tidak ada yang dapat menghalangi cinta.

Bahkan langit, dengan hujan dan badai yang dibawanya.

Aku mencintaimu sampai akhir.

Aku mencintaimu sampai akhir.

Pergilah dan sebarkan kabar baik cinta.

- Halo! - Maya!

Halo.

- Bagaimana kabarmu? - Baik.

- Astaga, kau basah kuyup. Masuklah. - Baiklah.

Biar kubawakan ini.

Aku senang kau bisa datang.

Tentu saja. Ini ulang tahunmu. Aku tak akan melewatkannya.

Lagi pula, kita sudah lama tidak bertemu.

Kurasa sudah tiga tahun.

Memang terasa selama itu.

- Maya! - Sudah tiga tahun?

- Sayang. - Astaga, kau di sini!

Sayang, sini ke Ayah.

Hai. Astaga.

Aku sangat merindukanmu.

Senang melihatmu. Kau terjebak macet?

- Terjebak hujan? - Tidak.

Ini Mikey.

- Sapalah Bibi. - Sapalah Bibi.

Hai.

- Sapalah Bibi Maya. - Mengantuk, ya?

Umurnya 10 bulan. Lahir di Amerika Serikat.

- Kukira kalian putus saat kuliah. - Ya.

Kurasa begitulah keadaannya. Beberapa hal terjadi begitu saja.

- Terjadi begitu saja, seperti bayinya? - Bukan itu.

Kami memutuskan untuk tidak memberi tahu orang lain dahulu.

Kami beri tahu keluarga dan teman dekat lebih dahulu.

Kapan pernikahannya?

Kami sudah menikah!

Hujan sialan.

Seharusnya semua berjalan dengan baik,

tapi aku menjadi kacau saat tiba di rumah Mark.

Jadi, ini salah hujan.

Kau tak mengerti, kurasa aku dikutuk.

Setiap kali hal baik terjadi kepadaku, mendadak hujan turun.

Kukira Mark akhirnya akan melamarku.

Kukira dia akan mengatakan akulah orangnya.

Orang bisa mati karena anggapan keliru.

Lalu kau tahu apa yang Annie katakan?

Dia bilang aku tampak stres!

Apa aku tampak stres bagimu?

Hanya sedikit.

Aku ingin mendorong wajah mereka ke meja.

Bahkan bayinya juga.

Apa aku jahat?

Ya. Jiwamu akan terbakar di neraka.

Aku sudah menunggunya begitu lama.

Apa boleh buat.

Jangan khawatir.

Kau cantik.

Hanya saja...

aku lebih cantik.

Bodoh.

Kau tahu yang mereka katakan. Masih ada banyak ikan di laut.

Cuma Mark yang kuinginkan. Tak ada orang lain.

Jangan melukai hatimu sendiri

terhadap seseorang yang tidak peduli padamu.

Omong-omong, itu gaun yang bagus, 'kan?

Tidak murah.

Kau merusaknya, kau membelinya.

Hei! Lihat dirimu.

Aku sedang sedih! Kau malah menagihku!

- Aku sedang bangkrut! - Kau pikir aku tidak?

Kenapa kau senyum-senyum?

Tetaplah di bawah bersama kecoak.

- Owen, belikan aku dua bungkus rokok. - Baik, Pak.

Maya, kau belum selesai dengan itu?

Berapa yang sudah kau selesaikan?

Dua lagi, Pak, dan aku akan mencetaknya.

Kenapa kau tak selesaikan itu nanti dan bawakan

apa yang sudah kau selesaikan ke pencetak agar kita bisa bergerak?

Ceritanya masih sama.

Tidak ada yang baru.

Ini, baca ini.

Tukang leding bertemu pelayan tua.

Karyanya menggairahkan, tapi penulisnya seakan-akan belum pernah merasakannya.

Apa yang terjadi dengan matamu?

- Seperti digigit serangga. - Tidak, Pak.

Kau bertengkar dengan pacarmu, 'kan?

Dengan siapa aku akan bertengkar? Aku tak punya pacar.

Kelihatannya kau memang tidak punya. Aku hanya bercanda.

Kau harus menumbuhkan dadamu dulu. Bahkan para homoseksual saja punya.

Ayo!

Anak berusia delapan tahun terjatuh ke dalam lubang drainase konstruksi...

Kau percaya yang terjadi pada negara kita?

- Astaga! - Inilah Filipina.

- Lihat itu. - Saat dia terjatuh ke lubang 61 cm.

Warga yang cemas bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan anak tersebut.

- Kau sudah kembali. - Ya, Paman.

- Kau sudah makan? Kami menyisakan adobo. - Terima kasih, Bibi.

Menempatkan tanda peringatan...

Maya, ini musim hujan.

Kau seharusnya tak bekerja terlalu jauh dari rumah.

Kau bekerja terlalu keras di penerbitan itu.

Kau bisa mencari pekerjaan lain.

Kau fasih berbahasa Inggris. Melamarlah sebagai operator.

Selain itu, kau pasti akan menemukan pacar baru di sana.

Penduduk menuntut tindakan dari pemerintah...

Baik, Paman. Aku akan mencari pekerjaan baru besok.

- Serta pacar baru. - Baiklah, bagus.

Aku akan berganti baju.

Di berbagai daerah di negara ini.

Diperkirakan...

- Apa? - Kau bodoh.

Mereka hanya mengkhawatirkanmu.

Datanglah ke pernikahan klienku, jika kau mau. Carilah pacar baru di sana.

Pernikahan?

Aku alergi terhadap pernikahan, ingat?

- Jangan menjadi pemilih. - Aku bukan pemilih. Aku hanya tak ingin.

Kau tak mau? Kau yang suka jatuh cinta.

Bahkan kurasa kau tidak tertarik pada pria, hanya ide tentang cinta.

Meski saat itu tak berbalas, kau tetap terjebak.

Menurutmu begitu?

Kalau begitu jadilah pacarku.

Tidak mau!

Kau banyak bicara untuk seseorang yang mencari pacar di gimnasium.

Kau akan mati mengenaskan.

Permisi, tentu saja tidak.

Kau yang akan mati mengenaskan.

Meski sedih, kau tidak berusaha untuk meringankan situasimu.

Ikut aku ke pernikahan.

Akan kujadikan kau pagar ayu. Karena kau cocok.

Astaga, aku akan terkena gangguan saraf.

Kau hanya gugup.

Menurutmu begitu? Hanya gugup?

Bukankah itu seperti pertanda buruk?

Anakku yang malang mulai gugup lagi.

Sayang, semuanya akan baik-baik saja. Jangan khawatir, paham?

- Dia ingin bertemu denganmu. - Ya, Kakak. Tersenyumlah seperti aku.

- Ya, itu benar. - Dramatis sekali.

Dia pria idamanku.

Kau benar, Topi. Aku hanya gugup.

Halo?

Suite Gabriela?

Baiklah. Aku akan mencarinya.

Dasar cengeng.

Pengantin prianya pasti akan mual melihatnya merengek.

Nona. Kau tahu di mana suite Gabriele?

Terima kasih.

Kau akan melihat mempelai wanita?

Kuharap begitu.

Dia sedang berantakan. Jangan masuk ke sana.

Pengantin wanita sedang menangis.

Apa? Kenapa?

Sepertinya pernikahannya tak akan terjadi.

Bagaimana mungkin?

Aku mendengar pengantinnya berkata

dia tidak ingin melihat pengantin prianya lagi.

Selamanya.

Omong kosong.

Ulan subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left