ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Andai kupunya hamparan langit bersulam,
Dianyam cahaya emas dan perak,
Kain biru, redup, dan gulita Dari malam, cahaya, dan remang-remang,
Kubentangkan di bawah telapak kakimu:
Tapi aku ini miskin, hanya punya mimpi;
Yang kuhamparkan di bawah kakimu;
Pijaklah perlahan…
- Astaga, Shelley. Lagi-lagi! - Baiklah. Cut!
- Jangan masuk saat pengambilan gambar. - Cut!
Bibirmu kotor. Sepertinya dari makan siangmu.
Aku seharusnya tak nekat percaya padamu.
Sudah dapat?
Bagian pertama sudah.
Istirahat lima menit, lalu rekam lanskapnya. Declan besok saja.
Declan!
Ini syuting TV pertamanya, tapi kau malah memperlakukannya buruk.
Produserku harus merekrut penata rias yang layak.
Aku menabung agar kau dapat lokasi Irlandia-mu.
Nanti programmu berantakan jika kau terus menyebalkan.
Jangan bilang ayahku menyebalkan.
Patrick, aku bilang ayahmu menyebalkan karena memang begitu.
Kau tak boleh mengatur produsermu.
Ini bukan tentang Shelley.
Ini tentang Maud dan aku tak mau melihatmu melampiaskan amarahmu pada kami
karena pernikahanmu hancur.
Berengsek kau!
Puitis sekali. Apa itu Yeats?
Sudah tenang?
Tempat ini menakjubkan.
Kau besar di sini?
Tidak, tapi kami datang ke sini setahun sebelum Patrick lahir. Aku dan Maud.
Musim panas yang indah.
Kami berenang. Kebanyakan makan dan minum.
Aku dua tahun lebih muda dari Patrick waktu itu.
Rasanya sudah lama sekali.
Aku…
Seharusnya aku tak marah tadi.
Seharusnya aku tak memakimu di depan kru.
Berapa lama kau berdiri di sana?
Cukup lama.
CORINIUM DAN VENTURER BEREBUT SLOT TV
PERANG WARALABA DUEL LANGSUNG
Dari "RUTSHIRE CHRONICLES" Dame Jilly Cooper.
David Edwards,
dikenal sebagai Baa Baa Woolly Ramsbottom dari Partai Loony Cotswold,
317 suara.
Embek!
Gerald Middleton, Partai Konservatif,
36.106 suara.
Dengan ini, saya menyatakan bahwa Gerald Middleton terpilih
menjadi Anggota Parlemen Chalford dan Bisley.
Kau tak mau menyelamatinya dulu?
Jangan sampai aku menodai reputasinya.
Lagi pula, aku ada kencan.
Terima kasih.
- Bagus! - Bagus!
Campbell-Black?
Kenapa kau di sini? Di mana Arthur?
Arthur itu alumni Harrow, Jeremy.
Begitu dia dengar aku harus bicara empat mata dengan petinggi BBC One,
radang Achilles-nya kambuh. Apes sekali.
Apa ini jebakan?
Tahu, tidak, squash itu asalnya dari Harrow?
Sial!
Sebelum Perdana Menteri menyuruhku mundur, kami sangat akur,
makanya aku tahu BBC sedang di ujung tanduk,
dan kau ditugaskan membuat program
yang benar-benar disukai publik.
Jadi, aku punya ide yang mungkin layak kau pertimbangkan.
Permainan bola.
Aku siap mendengarkan.
Bisa kita berhenti kode-kodean dan mulai bekerja sama?
Aku sudah minta maaf pada Shelley.
Mau berdamai?
Halo, Sayang. Kuharap kau pakai pakaian minim.
Sayang, aku tak pakai apa pun.
Declan? Kukira ini kamar Cameron.
Ya. Kami sedang kerja.
Mantap. Untung kalian bersama karena ada kabar baik.
Ini Rupert. Dia punya kabar baik.
Aku mengamankan jam tayang utama di BBC One untuk Venturer.
Tunggu, apa?
Temanmu di BBC, Jeremy, dan aku setuju
kalau orang Inggris paling suka
melihat selebritas berbuat konyol di TV.
Apalagi yang masa lalunya kelam.
Jadi, kupikir manfaatkan saja kehancuranku untuk keuntungan Venturer.
Sebentar.
Beaver, minggir. Beaver.
- Dia bilang apa? - Entah.
Mereka ingin spesial satu jam, program hiburan keluarga.
Nuansa Inggris tradisional dengan unsur seksual.
BBC membatalkan Yeats karenamu dan kini mereka mau daya tarik seksualmu?
Dan daya tarikmu.
Rupert, apa maksudmu?
Halo, Sayang. Ada slot.
Sebelum Howard's Way, Minggu terakhir di bulan September.
Syuting seminggu sebelumnya agar segar.
Tidak, kami masih di Irlandia.
- Selesaikan lebih cepat. - Kami tak bisa.
Ini keuntungan besar untuk Venturer.
Dan kau tak lagi terlibat.
Declan, proyek puisimu itu bagus, tapi cuma cocok untuk kutu buku.
Ini jam tayang utama BBC dengan logo Venturer.
Suruh Cameron pasang mode galak dan percepat.
- Oke, Declan? - Tidak.
Mereka matikan.
- Kutelepon kembali… - Tidak.
Aku mau bilang dia itu bodoh.
Tidak, dia benar.
Dokumenter ini elitis, makanya kita suka.
Tapi ini bisa membuktikan kita bisa melakukan semuanya.
Halo.
Baiklah, kami bisa. Tapi ada beban berat yang harus kau hadapi.
Kau sudah mengajak siapa saja?
Bu O'Hara, bagaimana rasanya kerja di televisi
setelah bertahun-tahun di teater?
Saya bangga jadi bagian dari acara yang disukai ini.
Apa yang bisa Anda sampaikan ke pembaca soal serial ketiga?
Alur ceritanya masih rahasia,
tapi sebagai Lady Arabella, tugas saya adalah mengatur anak-anak ini,
jadi saya akan menikmatinya.
Bagaimana perasaan suami Anda soal Anda kerja untuk Lord Baddingham?
Simon, itu perlu ditanya?
Kami sama-sama punya karier.
Saya kurang paham soal waralaba televisi,
tapi saya paham naskah bagus saat membacanya.
Puas?
Sangat puas. Dia menurut padamu.
Bagus.
Makan siang dulu?
Ini baru pukul 10:30 dan aku diminta untuk mengepas baju.
Kau diinginkan di mana-mana.
Tawaranmu menarik, Tony,
tapi aku harus makan siang di rumah.
Declan menunggumu?
Dia syuting di Irlandia.
Rumah sepi sekali, tapi tetap saja…
Selalu profesional.
Kita sama-sama tahu itu tak benar.
Sudah siap, Maud.
Terima kasih!
Monica?
Aku dibujuk untuk tampil di How to Stay Married.
Konyol, bukan?
- Kau menghafal dialogmu? - Tidak.
Tidak, Tony menulis beberapa hal.
Aku tak terbiasa dengan hal ini.
Masuk TV.
Senyum saja dan jadilah dirimu sendiri.
Aku maunya di rumah bersama anjing-anjingku.
Entah bagaimana kau bisa.
Karena narsisme yang berlebihan.
Bagaimana Four Men?
Menegangkan.
Kau pasti bisa. Selalu begitu.
Makanya aku mengusulkanmu untuk peran Titania.
Monica…
Apa penampilanku bagus?
Aku merasa ini terlalu tebal.
Harus lebih tebal dari biasanya saat tampil di TV.
Karena lampu studio.
Lima, empat, tiga…
Selamat malam dan selamat datang di…
How To Stay Married.
Bersama saya, James Vereker.
Dan saya, Lizzie, istrinya.
Di episode terakhir malam ini,
kami akan berbincang dengan pasangan yang kami sayangi.
Direktur Pelaksana dan Pimpinan Corinium, Lord Tony Baddingham,
dan istrinya yang baik hati, Lady Monica Baddingham.
Monica, kalian sudah menikah selama 19 tahun, bukan?
Astaga, sudah selama itu?
Beralih ke kamera dua.
Tentu saya tahu berapa lama pernikahan kami,
- tapi… - Waktu cepat berlalu saat bahagia.
Kenapa Tony menyuruhnya begini?
Nilai keluarga.
Tak ada hubungannya dengan tawaran waralaba.
Tak ada istri yang lebih baik darinya.
Monica selalu memahami pekerjaan saya.
Bergadang, makan siang yang panjang.
Trip mendadak ke London,
semua itu bagian dari kehidupan eksekutif televisi.
Tapi saya tak bisa melakukannya tanpa kesabaran dan dukungan setianya.
Kasihan Monica.
Monica adalah tumpuan saya.
Dia terlihat jelek.
Tolong bantu kami, sepertinya kalian sudah paham polanya.
Apa rahasia pernikahan ideal?
Tak ada rahasia, sebenarnya cukup sederhana.
Pasangan harus saling menghormati,
jangan pernah meremehkan.
Tak henti memaafkan.
Komunikasi.
- Ya, dan jangan memendam apa pun. - Luar biasa. Dan…
Karena pernikahan butuh usaha.
Kita harus membiarkan satu sama lain tumbuh dan berubah,
dan tetap menjadi orang yang paling mencintai pasangan.
Yakin apa pun yang terjadi,
No comments yet. Be the first to leave one.