ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
~ Episode Terakhir ~
Apa kamu tidak akan mengenalkan kami?
Tong Xiao You.
Xia Lin.
Hai Xiao You.
Hai.
Senang bertemu denganmu.
Aku sudah merasa dekat denganmu.
Jangan berlebihan.
Dia sangat manis. Seleramu boleh juga.
Omong kosong apa yang kamu bicarakan?
Aku sudah bilang padamu dia adalah orang yang menyelamatkanku waktu itu.
Jadi dia teman yang kamu ceritakan?
Aneh.
Kenapa kamu disini bukannya menjaga Ling?
Aku mencarimu.
Kalau aku tahu ternyata kamu cuma alasan saja mau ke toilet tapi sebenarnya mau kencan, aku tidak akan mengganggu.
Sudah kubilang tidak seperti itu.
Sana pergi, pergi, pergi........
Bagaimana aku harus menjelaskannya padamu.
Jadi kamu mau balik bersamaku...
atau menemani penyelamatmu disini?
Aku tidak mau balik dan melihat kalian berdua bermesra-mesraan disana.
Kalau begitu kamu harus manfaatkan kesempatan ini.
Jangan lupa.
Wajahmu adalah aset terbaikmu.
Semangat!
Pergi!
Maaf ya. Jangan pedulikan dia.
Dia orang aneh.
Jadi dia orang yang kamu suka?
Kamu...
Jangan khawatir. Aku akan jaga rahasiamu.
Memangnya kelihatan ya?
Karena caramu melihatnya,
berbeda dengan caramu melihat yang lain.
Tapi aku dengar dia adalah istri dari CEO Perusahaan Ling.
Ya.
Makannya aku memilih untuk menyerah.
Tidak apa selama dia bahagia.
Kenapa melihatku seperti itu?
Kamu berhati lembut lebih dari yang kukira.
Ayo.
Aku akan mengantarmu. Tunggu...
Tunggu aku.
Terima kasih untuk hari ini. Sungguh.
Mau berapa kali kamu mengatakannya?
Mau sampai kapanpun, tetap saja masih belum cukup untuk berterima kasih padamu.
Baiklah. Cerewet.
Sampai bertemu lagi.
Bye.
Coba tebak apa yang baru saja aku lihat.
Chu Yan bersama dengan seorang gadis.
Sepertinya kita akan dapat kabar gembira dari mereka secepatnya.
Ada apa?
Kenapa tampangmu begitu serius?
Aku tahu sekarang semua tentang perusahaan.
Aku tidak bermaksud membuat Wen Li menyembunyikannya darimu.
Kamu sedang masa pemulihan. Aku tidak ingin kamu khawatir.
Sebenarnya kamu tidak perlu menyembunyikannya dariku. Aku baik-baik saja.
Bagaimana bisa begitu.
Bagaimanapun dia adalah ibumu.
Mungkin,
tidak semua ibu itu memiliki kasih sayang tanpa pamrih.
Sebelum menjadi seorang ibu,
dia adalah seorang individu.
Aku sangat bodoh.
Aku begitu mudah percaya padanya.
Kamu tidak bodoh.
Kamu hanya terlalu baik.
Aku bisa merasakan,
bahwa kamu juga sebenarnya sangat menantikannya.
Siapa di dunia ini...
yang tidak berharap untuk menerima cinta ibu mereka?
Aku sudah menyadari kepribadiannya yang sebenarnya.
Hanya saja ternyata dia lebih kejam dan tidak berperasaan lebih dari yang kukira.
Itu saja.
Maafkan aku.
Kamu tidak perlu minta maaf.
Ini bukan salahmu.
Sebenarnya ini semua berkat kamu aku bisa tetap mempertahankan perusahaanku.
Sebenarnya, ini semua berkat Asisten Wen,
aku tidak berbuat banyak.
Apa yang paling aku inginkan,
adalah untukmu merasakan lebih banyak kebahagiaan.
Aku sudah sangat diberkati.
Aku memiliki kamu,
dan sekarang bayi kita.
Aku sudah memiliki semua yang kuinginkan.
Paman Fu.
Ada apa?
Bantu aku menyelidiki seorang gadis.
- Namanya Tong Xiao You. - Baik.
Apa Nona Tong ini adalah seseorang yang kamu suka?
Kami hanya berteman.
Oh ya,
persempit penyelidikanmu pada keluarga-keluarga kaya yang ada di Gangdong.
Baiklah, aku mengerti.
Tunggu. Dimana Pak tua itu?
Dia masih di kantor.
Perusahaan saat ini sedang tidak terlalu bagus.
Jadi Tuan bekerja lembur.
Paman Fu, jika ada yang ingin kamu katakan, katakan saja.
Xiao Yan.
Tuan sedang tidak dalam kesehatan yang baik.
Jika dia terus seperti ini, dia tidak akan bisa bertahan.
Tolong berbicaralah dengannya.
Aku mengerti.
Lanjutkan pekerjaanmu.
CEO Ling, apakah Perusahaan Ling berniat untuk membalas Perusahaan Nan Tian?
- Bagaimana pendapat Anda tentang tindakan ibu Anda? - Apakah dendam diantara Anda dan Nan Jin Tian, adalah karena masalah keluarga?
CEO Ling dan Nyonya Ling, kalian berdua telah melewati begitu banyak kesulitan. Apakah kalian ada rencana untuk mengadakan upacara pernikahan?
- CEO Ling, berapa banyak anak yang ingin kalian miliki? - Ayo pergi.
Beritahukan pada kami.
CEO Ling, tolong beritahukan pada kami.
- Tolong beritahukan pada kami. - CEO Ling, tolong jawab pertanyaan kami.
Bukankah reporter-reporter ini teralu bersemangat?
Mumu.
Haruskah kita mengadakan upacara pernikahan?
Hah? Apa itu perlu?
Kita sudah lama menikah,
dan aku juga sedang hamil. Tidak usah memikirkan itu.
Tapi bukankah semua gadis memimpikan sebuah pernikahan yang mewah?
Ya, kamu benar,
tapi itu hanya bagi gadis-gadis yang baru akan menikah.
Sayang, selama kamu akan selalu memperlakukanku dengan baik,
aku akan sangat bahagia bahkan tanpa sebuah pernikahan yang mewah.
Mumu.
Pada saat ulang tahun pernikahan kita yang ke-50 nanti,
aku akan menikahimu lagi.
Tapi untuk sekarang,
aku hanya ingin memberimu sebuah ciuman yang panjang.
Apa yang ingin kamu katakan?
Jangan khawatir,
aku tidak akan meratap dan memohon agar kamu tetap tinggal seperti dulu.
Kembali saja dan beri tahu Tuan Nan,
bahwa aku tidak akan membalas dendam padanya.
Kenapa?
Nan Jin Tian telah membuatku menyadari betapa menakutkan kebencian itu.
Itu benar-benar bisa melemahkan mental seseorang.
Jadi aku telah memutuskan untuk berhenti membenci.
Malahan aku berterima kasih padamu.
Terima kasih telah memberiku hidup,
sehingga aku bisa menikmati kebahagiaan yang aku miliki saat ini.
Sebenarnya sekarang, aku setidaknya bisa memahami keputusanmu saat itu.
Aku juga telah menemukan seseorang yang aku rela mengorbankan apa pun untuknya,
dan yang akan selalu berada di sisiku selamanya.
Ibu,
jaga dirimu.
Masuk.
Xiao Yan, kami baru saja menemukan bahwa ternyata Nona Tong menggunakan marga ibunya,
jadi kita sudah keliru.
Aku mengerti.
Aku sudah menyuruh orang untuk terus mencarinya.
Tidak perlu, Paman Fu. Ini sudah cukup.
Aku tidak bisa terus selamanya membantunya.
Oh ya,
Jangan sampai Pak tua itu tahu tentang ini.
Baik.
Kamu mau pergi?
Aku akan ke acara makan malam bisnis.
Kalau begitu apa kamu keberatan jika seseorang ikut?
Bukannya kamu selalu tidak suka pergi ke acara-acara seperti itu?
Bukan begitu. Mumpung aku tidak ada syuting beberapa hari ini, dan sudah bosan hanya di rumah terus.
Apa kamu tidak takut kalau ini akan berubah menjadi makan malam pernikahan bisnis untukmu?
Usiaku makin bertambah,
jika aku bertemu dengan seseorang yang cocok, aku mungkin akan menikah.
Tunggu. Aku ganti pakaian dulu.
Nona, sepatumu.
Sepatumu. Nona!
Apa dia pikir dia itu Cinderella atau apa?
Ini pasti putranya CEO Chu.
Kamu terlihat lebih tampan dari di TV.
Benar-benar pria yang menarik.
Anda terlalu memuji.
Chu Yan, biar aku perkenalkan padamu.
Dia adalah CEO Ai dari Perusahaan Ai Shi.
Senang bertemu denganmu, Paman Ai.
Putriku seumuran denganmu.
Tapi dia sekolah di luar negeri beberapa waktu ini dan baru saja kembali.
Kebetulan sekali. Mereka adalah orang-orang muda bisa saling mengenal.
Mereka pasti memiliki banyak hal untuk dibicarakan.
Tapi entah kemana perginya gadis itu.
Sebentar aku jawab telepon dulu.
CEO Ai, Nona telah menghilang.
Maafkan aku. Putriku sedang tidak enak badan,
jadi dia sudah kembali ke rumah.
Tidak apa-apa.
Mereka nanti bisa bertemu kapan-kapan.
Paman Ai, apa Nona Ai memakai gaun berwarna merah muda?
Betul.
Aku baru saja melihat dia.
Karakternya cukup menarik.
Itu bagus.
Sering-seringlah bertemu dan pergi keluar.
- Anggap saja menambah teman baru, benarkan CEO Chu? - Betul.
Maka ini akan menjadi kehormatanku.
Ayo CEO Ai, mari kita bersulang. Ayo Chu Yan.
Ling Yizhou.
Ling Yizhou.
No comments yet. Be the first to leave one.