ആദ്യത്തെ 143 വരികൾ.
Lama tak jumpa, Kasuga.
Sudah sekitar… tiga tahun?
Mengejutkan sekali bertemu seperti ini!
Ya.
- Nanako? - Ya?
Dia siapa?
Kami sekelas saat SMP.
Aku mau pergi ke konser bersama pacarku. Benar, 'kan?
Ya.
Begitu rupanya…
Hei, benar juga.
Ayo tukar info kontak.
Boleh.
Sebentar…
Sudah.
Aku coba kirim pesan.
Sudah kukirim.
Baiklah.
BISA BICARA? AKHIR PEKAN INI?
Sampai jumpa lagi.
- Ayo pergi. - Ya.
THE FLOWERS OF EVIL
EPISODE 10.
Hei!
Mengantuk sekali.
Aku tak bisa tidur sama sekali semalam.
Aku malah mengerjakan prolognya.
Begitukah?
Masalahnya,
aku mau minta tolong.
Aku memutuskan tak membaca buku lain sampai bukuku selesai.
Jadi, tolong simpan ini untukku.
Kasuga, apa terjadi sesuatu antara kau dan gadis yang kita jumpai malam itu?
Tidak juga…
Kami cuma pernah sekelas.
Baiklah. Aku akan simpan ini baik-baik.
Kau kenapa?
Aku tahu.
Apa aku membuat pacarmu kesal karena meminta bertemu denganmu?
Tokiwa dan aku tidak berpacaran.
Kalian tak berpacaran?
Lihat, ada piza juga! Banyak sekali pilihannya.
Makanannya enak, ya?
Saeki,
bagaimana kabarmu… sejak itu?
Aku tak terlalu ingat.
Aku ditahan di Lapas Remaja sekitar sebulan,
lalu kami pindah ke Utsunomiya.
Aku benar-benar tak terlalu ingat.
Tapi aku dapat teman baru di SMA.
Sekarang aku juga punya pacar.
Jadi…
Kurasa aku cukup bahagia.
Begitukah?
Ya.
Bagaimana denganmu, Kasuga?
Setelah kejadian itu…
Bagaimana kabarmu?
Kasuga,
apakah sekarang kau bahagia?
Nakamura bagaimana?
Setelah itu…
Bagaimana kabarnya?
Entahlah.
Kami belum bertemu sejak itu.
Aku bahkan tak tahu dia di mana.
Kenapa?
Kenapa kau tak tahu kondisi Nakamura?
Kalian berniat mati bersama, 'kan?
Tapi Nakamura mendorongmu.
Bagiku terlihat seperti itu. Apa aku salah?
Menurutmu kenapa dia melakukan itu?
Kenapa Nakamura mendorongmu, Kasuga?
Kau tidak tahu?
Saat aku melihat itu…
Kupikir, "Rasakan itu."
Melihat kalian berdua gagal mati,
lalu terpaksa hidup sengsara…
Aku tertawa tanpa henti.
Jika waktu itu kalian berdua mati,
aku pasti akan frustrasi
sampai bisa gila.
Aku…
Aku…
Meski aku melakukan itu…
Aku tak ingin mati lagi.
Namanya Tokiwa, 'kan?
Apakah kau…
Menyukainya?
Aku…
Mau membaca novel yang dia tulis.
Dia mengizinkanku membaca plotnya, ceritanya sangat menarik.
Dia sedang menulis novel itu
- dan aku… - Pembohong.
Kau juga mau membuatnya sengsara?
Dia cuma pengganti Nakamura.
Alat untuk menghibur dirimu sendiri.
Bukan.
Kau masih belum berubah.
Kau memanfaatkan orang sesukamu,
lalu membuangnya saat kau sudah tidak tahan.
Bukan begitu.
Benar begitu.
Lihat saja.
Aku tahu,
karena gadis itu bukan Nakamura.
Kau tak bisa menghadapi siapa pun selain Nakamura.
Jadi, kau berujung membuang mereka.
Tapi jika diingat-ingat…
Kau juga tak pernah benar-benar menghadapi Nakamura, 'kan?
Kau selalu kabur.
Kabur dari segalanya.
Aku sudah tahu.
Aku tahu itu akan terjadi.
Tapi…
Aku tetap kecewa.
Permisi, aku mau bayar.
KOJI
Apa kau sibuk akhir pekan ini?
Kau tak mengangkat teleponku sama sekali.
Apakah ini soal novelmu?
Begitu aku mulai menulis, entahlah…
Kurasa tak ada isinya.
Aku kecewa.
Aku tak tahu tulisanku sejelek ini.
Jangan begitu.
Sebenarnya…
Koji mengajakku berbaikan,
katanya dia juga mau minta maaf kepadamu, Kasuga.
Tapi kau tak mau menemuinya lagi, 'kan?
Maaf soal tempo hari!
Aku keterlaluan.
Koji, jangan berisik.
Tidak, aku yang seharusnya…
Tidak!
Maaf atas ucapanku yang tidak pantas.
Sejujurnya, hari itu,
kukira kau mau merebut Aya dariku,
jadi cuma itu yang kupikirkan.
Aku juga minta maaf, Aya!
- Aku akan berubah! - Koji.
Bisakah kau…
Aku justru merasa lebih percaya diri setelah melalui masalah ini bersamamu.
No comments yet. Be the first to leave one.