ആദ്യത്തെ 72 വരികൾ.
Aku tak bisa.
Bab 1 ORANG ASING DI NEGERI ASING
Rodian.
Apa kau ingin aku membuka ikatanmu?
Diam.
Bangun, Bos.
Sesi pemulihan ditunda.
Mimpi-mimpi itu kembali.
Waktunya pergi.
Semua menunggu memberi hormat.
Akan kuberi tahu kau dalam perjalanan.
Kau mengerti perkataannya?
Sesuatu tentang persahabatan?
Kita sangat butuh droid protokol.
- Ya. - Memperkenalkan Dokk Strassi,
pemimpin keluarga Trandoshan.
Pelindung pusat kota dan wilayah bisnisnya.
Aneh. Dahulu aku bekerja untuknya.
Lebih aneh lagi baginya.
Ribuan pujian untuk Daimyo yang baru.
Suatu kehormatan bisa disambut di Mos Espa olehmu, Dokk Strassi.
Semoga kau tak pernah meninggalkan Mos Espa.
Bahkan ketika seorang Trandoshan memberi pujian
itu seperti ancaman.
Perkenalkan Yang Mulia, Mok Shaiz,
Wali Kota Mos Espa dan dataran di sekitarnya.
Wali Kota Majordomo, sebenarnya.
Kami dengar Wali Kota akan hadir untuk membayar upeti.
Ya, benar.
Mohon maaf.
Aku paham kesimpulan seperti itu biasa muncul dari sebuah pesan.
Baiklah.
Sampaikan salam dan apresiasiku atas upeti dari Wali Kota.
Lagi-lagi, salah pengertian yang wajar terjadi.
Satu-satunya upeti yang kubawa adalah sambutan hangat Wali Kota,
yang kusampaikan sebagai perwakilannya.
Jadi, kau tidak membawa upeti?
Sambutan hangat Wali Kota
dan maaf atas ketidakhadirannya karena ada urusan penting, Nyonya.
Jika kau bicara angkuh begitu kepada Jabba,
kau pasti dijadikan santapan hewan.
Mohon maaf.
Beri tahu Wali Kota aku datang.
Dia tahu.
Ya, dia tahu.
Mungkin lain waktu. Berikutnya.
Sebenarnya, ada satu hal lagi, jika diperbolehkan.
Apa itu?
Soal upeti.
Aku tak mengerti.
Dia mau kau yang bayar padanya.
Apa?
Aku penguasa, dia yang seharusnya membayarku.
Mau aku membunuhnya?
Dia bekerja untuk Wali Kota.
Artinya jangan?
Artinya jangan.
Lord Fett menawarkanmu hadiah kebebasan, tanpa teraniaya.
Aku minta maaf dan kuhargai.
Wali Kota mungkin tak akan suka, tetapi akan kusampaikan pesan Anda.
Aku tak akan heran jika delegasi lain datang dalam waktu dekat ini.
Terus awasi dia.
Aku mengawasi semua orang.
Dua Gamorrean ini pernah jadi pengawal Jabba the Hutt,
dan kemudian, Bib Fortuna.
Mereka tak menyerah diri bahkan setelah pelindung mereka terbunuh.
Mereka ditangkap hidup-hidup sebagai upeti bagi Anda, Lord Fett.
Jeritan siksaan mereka adalah peringatan
bagi semua yang menantang kekuasaan Anda.
Aku bukan penyiksa.
Dengan hormat, Lord Fett,
di Tatooine, Anda harus tunjukkan kekuatan
No comments yet. Be the first to leave one.