ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
SAPUTRA NAINGGOLAN
Luar biasa.
Bagaimana kau bisa begitu luar biasa?
Aku mau tahu bagaimana.
Kita bisa melakukan hal lain daripada berbicara.
Aku senang kita bisa bersama daripada berakhir pekan bersama orang kotor lain.
Akhir pekan kotor apa? Ekspresi Brit?
Tidak, Angelica mengajakku bersamanya di akhir pekan ini.
Ke suatu tempat dimana kau tak ingin bersamanya.
Oke, aku mau kumpulkan barangku.
Kau dimana, Harry?
Kau mau bohong lagi?/ Aku tahu, maaf.
Aku harus pergi malam ini, aku akan kembali hari Senin.
Kau tahu artis baru yang kulihat itu?
Dia akan meledak, aku takkan melewatkannya. Aku sedang menuju bandara.
Aku belum tahu nomornya tapi aku akan meneleponmu begitu mendarat.
Omong kosong, Harry.
Demi Tuhan, sekarang ulang tahun pernikahan kita.
Apa kau sedang bersama penasihat berumur 20 tahun itu?
Apa dia sungguh menasihatimu?
Sayang, kumohon.
Aku mungkin tidak sempurna...
Tapi aku sudah sesempurna yang kau inginkan.
Sial!
Ini tidak nyata.
Aku akan baik-baik saja.
Semuanya akan baik-baik saja.
Kau yakin tidak ingin ke bioskop saja? Kita bisa dapat satu ember besar popcorn...
Ibu janji takkan menanyakan hal menjengkelkan atau hal memalukan lainnya.
Ibu bahkan akan berpura-pura tidak mengenalmu.
Bu, aku suka gadis-gadis ini. Mereka teman baruku.
Bagaimana Katie, gadis manis tetangga kita? Dia ingin kau mengunjunginya.
Kita bisa balik dan kau bisa main bersamanya.
Ibu yakin dia jauh lebih baik dari gadis-gadis mewah ini./ Katie masih 11 tahun.
Maafkan Ibu.
Ibu tahu Dr. Hutchins bilang kau sudah siap, hanya ingin memastikan kau merasa siap.
Tolong jangan beritahu gadis-gadis ini soal kesensitivitasmu.
Ibu tahu kau masih alami mimpi buruk dan melihat hal-hal aneh.
Aku baik-baik saja. Menepilah.
Masih dua rumah lagi, di lingkungan ini, jaraknya bisa bermil-mil...
Ibu akan mengantarmu sampai ke pintu./ Aku baik-baik saja. Sungguh.
Kau malu Ibu mengantarmu, 'kan?/ Bu, mereka akan mati jika melihatku di mobil ini.
Kau dulu suka benda tua ini!/ Jangan buat aku semakin kacau.
Ingatlah, uang takkan membeli kebahagiaan. Justru akan membawa masalah.
Bagaimana Ibu tahu?
Baiklah, kemari.
Ibu menyayangimu.
Telepon Ibu saat kau siap, Ibu akan menjemputmu.
Bu, aku sudah bilang, tidurku cukup.
Lewat sini, Ibu akan segera memperbaikinya.
Halo?
Sophia?
Halo?
Sophia!
Cat?
Halo?
Mengapa kau mengundang dia? Kita bahkan tidak mengenalnya.
Kita bahkan tidak menyukainya./ Dan baunya aneh./ Itu bau nafasmu.
Dia mungkin alergi susu./ Kita bisa beri dia permen karet.
Sophia, pertanyaannya mengapa kau mengundang gadis aneh ke pesta kita?
Bukan aku, Cat yang mengundangnya./ Oh Cat, si gadis malaikat, berhati murni.
Hai, aku datang./ Hai, Sam./ Rumahmu sangat keren.
Begitukah? Tapi aku benci ada disini. Rumah tuaku lebih baik dan lebih besar.
Ayah bilang Ibu dan aku harusnya berterima kasih karena bisa tinggal di tempat karya seni.
Tempat ini memang keren./ Kuharap.
Ya, rumah tuaku juga lebih besar dari ini, aku juga dengar begitu./ Sungguh?
Mungkin itu karena kau dapat lebih banyak bang buck di Norwalk./ Tidak, kami tinggal di Greenwich.
Tiruan selalu lebih baik.
Ya, Pak Tao, aku mengerti. Aku berterima kasih banyak karena memasukkan putriku.
Sangat berarti bagiku, aku berhutang padamu.
Sekarang, aku harus tutup teleponnya...
Aku sedang di rumah sakit, ada keadaan darurat terjadi, jadi aku harus pergi.
Aku menghargainya. Terima kasih.
Kau tidak harus pergi. Tak peduli seberapa buruk jadinya.
Umurmu masih 12 tahun.
Maksud Ayah, jika hal buruk terjadi, kau harus telepon Ayah.
Ya, Ayah, aku setuju.../ Ayah ingin kau belajar sesuatu.
Ayah ingin kau memperhatikan, fokus, dan berkonsentrasi.
Semua yang kau lakukan pada temanmu, pilih kasih, saling bully, apapun itu, Ayah ingin kau hentikan itu.
Harus kau hentikan. Kau akan melupakan orang-orang ini di kemudian hari, oke?
Tidak ada yang akan ingat siapa yang mengganggu siapa, ini kelas 7.
Seberapa buruk pun yang terjadi di sana, pelajarilah sesuatu dan perhatikan.
Kau paham?/ Ya, Ayah./ Hal yang paling penting sekarang...
Adalah mendapat nilai bagus sesuai harapan sekolah memasukkanmu kesana. Hanya itu.
Itu hanya kesalahpahaman./ Jelaskan pada Ayah bagaimana mungkin ini hanya kesalahpahaman.
Ayah tidak paham./ Bagaimana mungkin...
Baik Ayah terima, Ayah tidak paham. Maka buat Ayah paham./ Bukan itu yang terjadi.
Ini hanya masalah saling "tag online". Semua anak melakukannya.
Apa maksudnya saling "tag online"?/ Itu, semacam nama panggilan kecil.
Seperti user name./ Apa maksudnya?/ Bukan apa-apa. semua baik-baik saja.
Bukan apa-apa. Itu saja yang harus Ayah tahu./ Lalu mengapa dia bilang ini masalah?
Karena beberapa orang memang terkadang mempermasalahkannya./ Ayah tidak suka kau bohong.
Ayah ingin kau katakan yang sebenarnya. Karena dia bilang satu hal dan kau mengelak.
Kau harusnya tak melakukan itu. Dia bilang kau berlaku kasar pada gadis-gadis lain.
Gadis yang pasti teman-temanmu./ Mereka memang temanku.
Lalu kenapa dia bilang begitu?/ Karena... Entahlah./ Baik, lupakan. Satu hal lagi.
Saat kau melakukan kesalahan, maka kau akan terima akibatnya. Itu sudah aturannya.
Kau sudah lakukan kesalahan, maka kau harus terima akibatnya sekarang atau nanti.
Dan lebih baik kau terima sekarang./ Ya, Ayah.
Jangan khawatir tentang itu, Ayah. Tidak baik bagi kesehatanmu.
Jangan alihkan pembicaraan Kita masih membahas masalah itu.
Sudah bawa obat-obatanmu? Ada hal lain yang harus kita bicarakan, yakni kau dan Bennet.
Ayah tidak menyukainya./ Ayah belum bertemu dengannya.
Ayah tidak menyukainya. Ayah tidak ingin kau bergaul lagi dengannya. Dia lebih buruk dari Sophia.
Aku ingin kau bahagia. Sungguh. Ayah ingin kita semua baik-baik saja.
Panggilan masuk Xanax 0.5 60 pil right away
Ayah akan membawa kau pada Sophia. Ayah takkan menghalangimu.
2 dari 3 apel didapatkan
Tapi Ayah rasa inti dari semua ini adalah kita perlu berusaha lebih keras.
Ayah sudah mencoba sekeras yang Ayah bisa, kau juga harus berusaha lebih keras.
Aku benci Ayah.
Ted?
Halo, anak-anak.
Alex, kita harus membungkusnya, Harus selesai hari Senin.
Tidak mungkin, aku baru dapat anggota besok. Maksudku, ini berantakan sekali. Ini kacau, Ted.
Alex, kami sudah bekerja mulai jam 06:00 pagi./ Tidak bisakah kau tinggal sebentar lagi? Ayolah.
Kau pernah tinggal lebih lama sebelumnya, bukan?
Alex, sampai jumpa hari Senin./ Hari apa ini?/ Jumat./ Senin terlalu lama, Ted.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Pria lucu, kemana sebenarnya dia pergi?/ Astaga, Alex, kau masih terlihat luar biasa.
Maksudku, lebih cantik dari saat kau bersia 25./ Tidak. Aku mendapatkan ini dari Dr. White.
Semua karena dia, 'kan?
Jadi, dimana pintu depannya?/ Dia memang sialan. Tak seorangpun tahu itu.
Kami masing-masing punya wilayah sendiri di rumah./ Keluarga besar?
Hubungan harusnya soal berbagi dan bersama. Maka disini kita tidak berbagi atau bersama.
Tidak ada yang boleh mengatur kita menjadi seperti si Harry yang gagal.
Apa ini tempat Harry melakukan putarannya?
Aku lelah dengan omong kosong ini. Anak besar dan mainan besarnya.
Ini bukan soal seni lagi, ini lebih ke kompetisi dan ego. Terlalu banyak uang.
Ini bisa jadi saham. Saham baru.
Dulunya dia seorang kolektor yang ambisius. Tapi kini dia jadi seorang pedagang mata uang.
Apa itu Dan Colen?
Molly! Tolong ambilkan kedua ponselku, kurasa aku meletakkannya di dapur.
Wow./ Kau suka?/ Aku tidak percaya kau punya ini.
Rasanya tidak ada di dapur, Ny. Cox. Mungkin kau meninggalkannya di lantai atas.
Astaga, Molly, mohon panggil aku Alex. Ny. Cox terdengar pengap.
Aku sangat minta maaf, Alex. Sikapku ini diturunkan dari ibuku.
Jujur, kau terlihat lebih muda dari adik bungsuku./ Itu sangat manis.
Tadi kau bilang mungkin ada di ruangan lain?
Belum ada yang selesai padahal dekorator sudah janji pekan lalu./ Pasti membuat stres.
Aku tidak suka ada orang berjanji tapi kemudian mengingkarinya. Mengapa harus janji?
Molly, sudah temukan ponselku?
Aku tidak menemukannya dimanapun, Ny. Cox.
Alex. Mungkin kau tinggalkan di suatu tempat. Mungkin di mobil.
Apa maksudmu itu salahku?/ Bukan, Ny. Cox.
Jujur, apa kau sudah mencarinya di semua tempat?/ Ya, sangat jujur.
Tapi akan kuperiksa lagi./ Ide bagus.
Apa dia terbelakang?/ Kurasa dia pernah mencuri manset Victorianku.
Apa?/ Benar, makanya aku tak pernah mempercayainya lagi.
Apa buatmu dia terlihat seperti pencuri? Sekilas apa kau bisa menilanya seperti itu?
Kurasa kau memang sudah gila./ Berarti aku harus rela kedinginan mencarinya sendiri di mobil.
Langkah besar yang lucu.
Molly, sudah kutemukan!
Mereka membangun tembok baru.
Tembok baru.
Disana.
Aku suka batuan baru, itu lebih baik.
Bisa kau hentikan itu?
- Kemarikan. - Ayah, jangan!
Berhentilah selama 5 menit saja.
Berikan. 5 menit!
Terima kasih sudah mengantarku.
Sempurna.
Apa Harry memberitahumu sesuatu tentang rumor? Legenda tempat ini?/ Tidak.
Apa ini dulunya rumah bordil atau semacamnya?/
Tidak, rumah ini dirancang dan dibangun oleh orang Warhol.
Artis ini, Ray Jamieson, ia melakukan semua hal paling jahat dan paling mengganggu selama ia disini.
Semua benda disini takkan memberi keberuntungan./ Tunggu, dia pria yang paling Harry obsesikan itu?
Ya, aku yakin itu sebabnya Harry membeli tempat ini. Ray Jamieson menggila disini.
Ini foto pesta legendaris saat dimana si gila Ray Jamieson mendapat ruqiah.
Kebetulan dia menyadap semua tempat dimana pusaran dari 4 angin berkumpul.
Sial!
Kau butuh bantuan?/ Jangan khawatir.
Lanjutkan.
Beberapa tahun kemudian tiap malam yang sama, Ray Jamieson membunuh dengan cara brutal.
Semua orang tidak boleh meninggalkan pestanya./ Apa kau berusaha menakutiku saja?
Tapi dia sungguh melakukan itu. Semua perbuatan jahatnya.
Kemudian, tubuhnya menghilang, mereka tidak pernah menemukannya.
Diduga ia bunuh diri di dalam salah satu bangunan ini, tapi mereka tak pernah menemukan mayatnya.
Aku harus pergi besok.
Aku bingung dimana Cat.
Dia sedang ada masalah. Ibunya meninggal tahun lalu.
Aku dengar Ibunya overdosis karena obat penghilang rasa sakit. Salah satu Ayah Cat yang memberikannya.
Kau datang./ Hai, Cat./ Kau sungguh akrab dengan masalah keterlambatan.
Ibuku selalu berkata, itu lebih baik dalam membuat jalan masuk.
Ibumu dan satu miliar orang lainnya.
Cat, kemana kau setelah makan siang? Kau tak ada di sekolah.
Apa kau bolos lagi?/ Aku takkan meminjamkan kau PRku.
Aku tak butuh PRmu, Francesca.
Jangan ini.
Tidak mungkin.
Ayo berkumpul.
Astaga, banyak sekali. Lihat, berapa banyak yang kita dapat ini.
Kau siap?/ Oke, bayangkan baju ini dengan kacamata hitam, di pantai dan banyak cowok lucu.
Tentu, ibarat parfum yang baru keluar.
Ya Tuhan!
Sam, berikan padaku.
Gaes, bisa bantu aku mengancing?/ Astaga.
Sophia, ini yang terbaik./ Kau tampak begitu cantik.
No comments yet. Be the first to leave one.