ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Alihbahasa oleh: Joce Ra tu Eda
Jiwa-Jiwa Yang Terbelunggu
Terima kasih telah mendengarkan "Twilight Online" edisi malam ini.
Saya Edmond Poon.
Saya akhir² ini menerima banyak telepon masuk dan surel dari pendengar,
menanggapi tentang kisah yang sangat seram dari sebuah sekolah berhantu di Hong Kong
Sekolah itu namanya "SMA Tak Yuk".
Mengapa "SMA Tak Yuk" dijuluki sebagai sekolah berhantu?
Saya percaya bahwa ini ada hubungannya dengan latar belakang sejarah sekolah tersebut.
Karena kita semua tahu
bahwa "SMA Tak Yuk"
dulu merupakan markas tentara kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II.
Kebanyakan orang datang untuk mengalami langsung kejadian supranatural.
Mereka melihat banyak hantu tentara kekaisaran Jepang
yang berkeliaran.
Para murid yang belajar di sekolah tersebut bilang mereka menjumpai banyak kejadian tak masuk akal.
Seharusnya tak ada orang di sekitar sekolah itu.
Tetapi, mereka selalu merasa bahwa ada orang yang mengawasi dengan tatapan yang menyeramkan.
Penghuni asrama tak pernah dapat tertidur lelap
karena mereka seperti mengalami mati suri.
Selain hantu tentara Jepang yang berkeliaran di sekitar sekolah itu
ada juga gosip lain.
Yang mengatakan tentang hantu berpakaian putih yang sering muncul.
Tapi, darimana asal hantu tersebut?
Tak ada yang tahu.
Baiklah, kita jeda sejenak.
Kami akan menjawab telepon dari pendengar.
Silakan hubungi hotline kami nomor 98844989.
Anda merasakannya, tapi tak dapat bicara.
Tak bisa dikatakan, tergantung persepsi anda sendiri.
Bisa dirasakan, tapi tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
Tak bisa dikatakan, tergantung persepsi anda sendiri.
Kamu kenapa?
Sadarlah.
Sadarlah.
Kamu tidak apa-apa?
Kamu baik-baik saja?
Ada apa? Apa yang terjadi?
Kamu tidak apa-apa kan?
- Pergilah. - Um.
Berharap saja kita dapat menemukan kejadian menarik kali ini.
Hey
Mengapa Shing belum datang juga?
Katanya dia bertemu cewek kenalannya saat daring (online)
rumahnya di dekat sini.
Bagaimana menurut kalian?
Sungguh buang-buang waktu saja.
Mengapa kamu kelihatan terburu-buru ingin masuk?
Ada banyak cerita seram.
Saat langit mulai gelap, suara ramai orang muncul dari taman bermain.
Dan ada yang bilang tampak seorang wanita bergaun putih,
menyanyikan lagu sambil mondar-mandir.
Bila aku tahu demikian, aku tak akan datang.
Itu kan cuma cerita.
Ada begitu banyak murid yang datang sekolah setiap hari,
tidak mungkin cewek itu muncul bukan?
Kalian lihat dia. Lihat.
Dia sangat antusias.
Pasti ada sesuatu di dalam sana.
Lihat! Kamu membuatnya takut!
Aku bisa melihatnya.
Saat kulihat mereka mendekatimu,
Aku akan teriak dan menarikmu menjauh.
Jangan buat dia takut!
Santuy, Aku pernah sekolah di sini
dan tak pernah melihat hal-hal aneh.
Maaf, maaf.
Ada yang harus kulakukan dulu.
Hei, kamu datang juga akhirnya.
Kukira cewek daringmu tidak membolehkanmu datang.
Sial, jangan bilang begitu.
Kamu tahu tidak, kalau aplikasi editor foto itu telah membuatku tertipu!
Aku mengalaminya sendiri,
Nih!
Labih besar dari bokongnya.
Dasar kamu mesum.
Ayo pergi, jangan buang-buang waktu di sini.
Pada dasarnya semua pria itu mesum.
Bukan hal memalukan berpikiran mesum saat kamu dekat dengan cewek sexy.
Sexy bukan?
Fung, kok terkunci?
Entahlah.
Hey, hey, jangan mendekat.
Kamu dapat merasakannya.
Hey! Menyingkir! Kamu benar-benar bau!
Menyingkir dariku! Jangan mendekat.
Aku akan menghajarmu.
Kamu tak dapat menjelaskannya.
Menyingkir!
Tak dapat dijelaskan.
Hey, ada apa denganmu?
Semua tergantung persepsimu sendiri.
Kamu bisa merasakannya.
Pintunya terbuka.
Jangan mendekat, pergi, atau aku akan memukulmu!
Masuklah cepat, ayo masuk!
Aku akan memukulmu! Pergi!
Bisa dirasakan.
Tapi tak dapat dijelaskan.
Dengan kata-kata.
Tergantung pemahamanmu sendiri.
Edan, dasar pengemis bau.
Dia sangat kotor dan malah mendekatkan kepalanya ke arahku.
Kamu sadar tidak, kalau rambutmu sungguh bau?
Aku sungguh akan menghajarnya kalau kamu tak menyingkirkannya dariku.
Dia tak mungkin jadi pengemis kalau masih normal, bukan?
Omong-omong, SMA-mu ini lumayan luas.
Benar kan? Luas sekali.
Luas? Kita sudah berkeliling selama 30 menit.
Tak perlu gugup, mereka tidak berniat jahat kok.
Mereka? Mereka siapa?
Yang di bangku beton itu.
Jangan lihat!
Mereka tak suka dilihatin.
Mereka tewas di sini sudah lama sekali.
Tapi tak ada di antara mereka yang berniat jahat, tak perlu takut.
Dulu sekolah ini SMA ini merupakan sekolah favorit.
Salah satu yang paling terkenal.
Seperti ujar-ujar kuno yang mengatakan, masa jaya itu singkat tapi tidak untuk selamanya.
Dan kini SMA ini telah ditutup.
Itulah mengapa aku ingin kembali dan sedikit bernostalgia.
Mungkin, di masa depan aku tak punya waktu lagi.
Ayo kita bertemu Kepala Sekolah.
Kita bisa nginap di asrama karena izin darinya.
Sebenarnya sudah sejak tujuh tahun lalu tidak diperbolehkan lagi nginap di asrama.
Aku tak takut dengan hal-hal cabul.
Aku takut akan hal yang lain.
Yang seram-seram, gitu.
Hei, apa maksudmu berkata begitu?
Ayo, kita bertemu Kepala Sekolah saja.
Wow.
Sangat "jadul".
Ayo, kuantar kalian ke atas.
AC-nya masih berfungsi ya?
Fung.
Paman.
Lama tidak bertemu.
Ya, lama tak jumpa.
Sekarang libur musim panas,
dan aku kembali untuk mengenangnya.
- Pak Kepsek. - Um.
Ini dua buah kunci pintu asrama.
Tertera nomor ruangan di masing-masing kuncinya.
Antar mereka ke kantin dulu, untuk makan.
Aku akan menunggu kalian di ruang belajar.
Aku ingin memberitahu sejarah sekolah ini kepada kalian semua.
Baik, pak Kepala Sekolah.
- Terima kasih paman. - Terima kasih pak Kepsek.
Fung.
Saat di sekolah panggil aku Kepsek, jangan paman.
Ya, baik.
Ayo jalan.
Ibu Kuen.
Fung.
Akhirnya. Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi.
Kamu kok kurusan ya, kenapa?
Tidak terbiasa dengan makanan luar negeri ya?
Santuy, akan kubuatkan kalian makanan enak.
Mereka teman-temanmu?
Ya.
Mari, silakan duduk.
- Bagaimana kabarmu Bu Kuen. - Ayo duduk.
Duduklah dulu.
Hello, Bu Kuen.
Masih muda-muda ya kalian.
Duduk dulu ya.
Ya Bu Kuen.
Ah?
Kubawakan untuk Ibu ramuan ini.
Kan sudah Ibu bilang
tak perlu buang uang hanya untuk membelinya.
Ini kubuat sendiri kok, Bu.
Aku tidak membelinya, mohon diterima.
Terima kasih.
Kalian duduk dulu ya.
Akan ibu masakkan makanan lezat buat kalian.
Baik Bu.
Fung, bukankah obat itu kamu beli di toko obat.
Shh, itu kan bohong putih.
Hei, kamu lihat apa?
Um.
Mereka baik kok.
Kukira kita akan bertemu hantu di sini.
- Kamu boleh makan apa saja - Yang kamu suka,
Tapi jaga sikap, jangan buat yang tidak-tidak.
Hal itu akan mengesalkan penghuni sekitar sini.
Mengerti maksudku, bukan?
Fung.
Teman-teman sekolahmu?
Ya.
Kami semua dari klub sejarah dan termasuk siswa berprestasi.
Fung bilang pada kami bahwa sekolah ini punya sejarah yang menarik.
Sebagai siswa berprestasi
sudah seharusnya kami berkunjung untuk memperingatinya.
Baik, baik.
Tak perlu berpura-pura.
Kamu memang jagonya urusan ngibul.
Siswa berprestasi, apaan.
Kan sudah kubilang?
Jaga kata-katamu.
No comments yet. Be the first to leave one.