ആദ്യത്തെ 106 വരികൾ.
JODHA BAI DIKENAL SEBAGAI HARKA BAI DAN HEER KUNWAR. SERIAL INI TIDAK MENJAMIN SOSIAL APAPUN TAU TRADISIONAL KEBUDAYAAN DILAKUKAN OLEH KELUARG
TUJUANNYA ADALAH TIDAK MELUKAI SETIAP BAGIAN DARI MASYARAKAT.
Salam, Yang Mulia.
Kau sudah datang mengunjungi pada acara sangat baik.
Hari ini, aku sudah mengatur perayaan untuk kesembuhan Ratu Jodha.
Salam, ayah. Salam, Bhagwan Das.
- Bagaimana keadaanmu, Jodha? - Aku baik-baik saja.
Bagaimana keadaan ibu dan nenek?
Semua orang baik-baik saja. Kami sudah khawatir untukmu setelah kami dengar bahwa kau minum racun.
Semua orang lega hanya setelah aku beritahu mereka itu.
Kau sudah baik-baik saja.
Kau sudah membuatku bangga lagi.
Kau menunjukan keberanian dengan meresikokan hidupmu.
- Untuk selamatkan hidup Jalal. - Tentu saja.
Aku hidup karena keberanian Ratu Jodha. Aku selalu hutang itu pada seluruh hidupnya.
Tolong, jangan katakan ini.
Jodha sudah berjuang oleh tugasnya menjadi seorang Rajpul.
Dan aku tahu bahwa dia bisa lakukan apapun untuk memenuhi tugasnya.
Ratu Jodha, silakan bersiap untuk perayaan.
Aku akan bicara dengan Raja Bharmal secara pribadi - Oke.
Baiklah, aku harus menyambut semua orang selama perayaan.
Kuharap kau sadar, bahwa wilayah Mewat sudah diserang.
Dan aku harap kau juga sadar bahwa saudaraku sudah dibunuh dalam serangan ini.
Ya, Yang Mulia. Aku menyesal atas kehilanganmu.
Dan aku datang bertemu kau untuk diskusikan hal yang sama.
Yang Mulia, aku mau ingatkan kau bahwa, aku sudah memutuskan hubungan dengan Sujamal Singh.
Dia meninggalkan Amer sudah lama setelah membuat pemberontakan melawanku.
Aku sangat malu atas aksi dia atasmu.
Itu karena dia adalah bagian dari keluargaku.
Aku tak marah denganmu, aku bisa mengerti kekhawatiranmu.
Sujamal Singh sudah membuatku marah dengan menyerang Mewat.
Dan segera, aku akan melawannya. Silakan, beristirahatlah.
Aku mau dia di jaga.
Aku akan bertemu kau dalam perayaan malam ini.
Salam.
Siapa orangnya, siapa yang tahu konspirasi kita melawan kaisar?
Aku tak tahu, apa langkah selanjutnya kau?
Kita akan menyerang kaisar hari ini.
Shanfuddin.
Berikan aku semua detail dari tempat perayaan.
Jalal akan pergi melalui rute ini sampai ke tempat perayaan.
Dia akan duduk pada tempat ini.
Ini tempat sempurna untuk menyerang dia.
Tapi patroli akan maksimun di tempat ini.
Menurutku.
Tempat lain akan membantu untuk penyerangan, itu punya tempat persembunyian.
Itu luarbiasa!
Perayaan akan mulai tepat waktu.
Tak ada seharusnya menyerang pada waktu itu.
Atgah Khan dan penjaganya akan waspada dan mereka sudah pelajari tentang penyerangan.
Sebagai perayaan berlangsung, penjaga tak akan intentif seperti sebelumnya.
Jadi waktu yang tepat menyerang pada Jalal...
Saat perayaan sudah pada puncaknya.
- Kuharap kau tahu apa yang butuh di lakukan. - Aku tahu.
Aku mau kau ingat itu.
Kau akan punya satu kesempatan untuk menyerang kaisar.
Kau harus membunuh Jalal dalam satu serangan.
Malam ini, Jalal akan tertidur selamanya.
Besok pagi, aku akan menguasai Agra.
Aku senang bahwa ayah datang untuk bertemu aku. itu akan menambahkan kesenangan pada semua orang.
Dia sudah mengejutkan kita dengan muncul hari ini.
Kupikir, Tuhan mau berikan kau semua kebahagiaan di dunia.
Aku kemari untuk mellihatmu segera setelah aku mendapatkan peluang.
Aku hanya punya satu keinginan. Aku berharap bahwa kau terlihat paling cantik dalam perayaan ini.
Aku senang bahwa kau datang kemari.
Aku tak mau Jalal untuk lihat siapapun dalam perayaan ini kecuali aku.
Pasangkan aku dengan hal terbaik.
Bahkan walaupun perayaan untuk Ratu Jodha. Aku mau pergi ke perayaan dengan Jalal.
Ini hebat sekali perayaan ini. -
Ini semua karena pengorbanan ratu Jodha.
Aku sungguh iri padanya, sudah cantik dan berani. aku harap itu aku.
Salam, Yang Mulia.
Permisi, Kaisar tidak berada di kamarnya.
Apa? Dimana dia pergi?
Dia pergi ke perayaan dengan Ratu Jodha.
Dia pergi dengan Ratu Jodha ke perayaan!
Ratu Jodha sudah menganggu lagi dalam hubunganku dengan Jalal.
Aku tak akan menyerah dengan mudah.
Aku akan menghentikan Ratu Jodha dari apa yang dia mau.
Aku berharap aku bukan wanita pintar. Tapi aku bisa lihat kau marah.
Perhatian semua orang!
Semua berdiri! Kaisar Mughai!
Kaisar Jalaluddin Muhammad!
Hidup Kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Hamida!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Jodha!
Hidup kaisar!
Hidup Ratu Raqaiya!
Aku pikir aku paling cantik.
Ya, aku bisa lihat itu. Dimana suami kau? Apa dia katakan itu?
Aku mau kau mengawasi dari sini.
"Kenapa utusan Abu Mali belum datang? Dia akan menyerang Jalal. Kenapa belum sampai?
"Aku sudah membuat janji pada Ratu Jodha bahwa aku akan melindungi suaminya."
"Kaisar akan diserang hari ini."
"Aku harus lindungi dia dengan cara apapun!"
No comments yet. Be the first to leave one.