Fruits Basket: The Final

Fruits Basket: The Final

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Fruits Basket The Final Episode 5
കമന്ററി എഴുതിയത് MarBot
Retail from iQIYI.

ടാഗുകൾ

TS
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2021-05-31
ഡൗൺലോഡുകൾ: 6
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 174 വരികൾ.

Di sana kau rupanya.

- Pak Soma, mau makan malam apa? - Mine.

Maaf?

Jika pada akhirnya aku tidak bisa mematahkan kutukanku,

apa kau akan meninggalkanku kelak?

Aku akan menentukan kebahagiaanku sendiri.

Aku tidak akan pergi.

Karena aku jatuh cinta padamu,

aku ingin tetap di sini selamanya.

Apa tidak boleh?

Apa yang kau lihat?

Aku hanya berpikir, sesekali berlibur pasti menyenangkan.

Berlibur?

Ide bagus.

Hatori.

Kau ingin pergi ke suatu tempat?

Tidak.

Ketua, aku sudah selesai.

Ketua?

Terima kasih. Cepat sekali.

Aku bekerja lebih cepat.

Machi.

Aku...

Jika aku...

Hei.

Kalian lihat kuasku?

Pasti tertinggal di rumah.

Tapi aku selalu membawanya.

Hei, kau melihatnya, Machi?

Sama sekali tidak.

Bagaimana dengan Yunyun? Kau melihatnya?

Tidak.

Sudah kubilang.

Kau meninggalkannya di rumah.

Nao, kau lihat kuasku?

Aku tidak melihat benda seperti itu.

Kau selalu mengurung diri di kamarmu seperti ini.

Apa gunanya?

Kau pikir semuanya akan berjalan sesuai keinginanmu

jika kau mengurung diri?

Hal seperti itu...

Dia sudah pergi.

Orang seperti dia...

Aku tidak peduli pada orang kejam seperti dia.

Saat aku kesakitan...

Jika dia enggan bersikap baik padaku

saat aku sangat kesakitan,

aku juga tidak mau memedulikannya lagi.

Pembohong.

Karena tempo hari...

Tunggu. Siapa itu?

Dia anggota keluarga Soma.

Kau sendirian?

Mau pulang bersama?

Ya, aku mau,

Momiji.

Dia sudah besar.

Dia seperti orang dewasa!

Benar, bukan?

Lihat! Es krimku menang!

kini sudah dewasa.

Benar! Es krim!

Ayo beli es krim!

Ternyata...

Orang-orang masih terkejut saat melihatku.

Karena kau tiba-tiba

makin tinggi dan tampan.

Benarkah?

Aku tampan?

Ya, seperti pangeran.

Begitu rupanya.

Syukurlah tubuhku makin tinggi.

[Ada kegembiraan tertentu menjadi orang pendek.]

[Ada banyak hal yang hanya bisa dilakukan jika tubuhmu pendek.]

Tapi bagaimanapun juga,

aku seorang pria.

Ada Yuki dan Haru.

Yuki! Haru!

Kalian mau pulang?

Mereka berdua luar biasa.

Bagaimanapun aku melihatnya, mereka seperti pasangan yang jatuh cinta.

Hatsuharu.

Aku lega mendengar kabar Nona Isuzu.

Soal itu,

aku sudah memberitahunya soal rumah sakit tempat Nona Isuzu dirawat.

Terima kasih.

Aku dan Tohru mau makan es krim.

Ayo beli yang banyak, lalu makan di rumah Shii.

Ayo makan bersama.

Ide bagus!

Kalau begitu,

ayo beli kue es krim saja.

Kue es krim?

Sepertinya kau belum pernah memakannya.

Dia bahkan berpikir harganya mahal.

Begini...

Maaf mengganggumu.

Hei.

Bisakah kau tidak memarahi Kisa?

Aku tidak memarahi Kisa.

Kau dari mana?

Aku dari toilet.

Begitu masuk, aku melihat dia duduk di sini.

Tentu saja aku bingung dan menatapnya.

- Bukan itu intinya. - Permisi.

Lagi pula, bagi seorang gadis...

Lupakan saja.

Kapan pria itu akan kembali?

Kau bicara seolah kau yang paling murah hati dan pemaaf.

- Kalian masuk tanpa izin ke sini? - Maaf...

Kau pikir kami begitu bodoh...

Saat kami datang, kebetulan Shigure harus keluar karena ada urusan.

Dia bilang harus kembali ke rumah keluarga.

Sikapmu membuatku makin kesal.

Maaf...

Maaf!

Halo!

Halo.

Kurasa pria itu akan kembali nanti.

Hiro, aku sudah menyapa!

Ya, aku melihatnya.

Dia sungguh pria yang baik.

Dia selalu bersikap lembut kepada gadis.

Benar.

Kau kemari untuk mengkritik Akito lagi?

Apa masalahmu?

Begitu keluar kau langsung menghinaku.

Karena ini rumahku.

Kurasa makin sering kau berkunjung,

dia makin enggan keluar dari kamarnya.

Kau bohong. Benarkah?

Gawat sekali.

[Terkadang, aku merasa sedih karena pria ini seusia denganku.]

Kau bukan anak kecil lagi, tapi masih suka merajuk.

Jika kau tidak bisa membuka hatimu,

Akito akan makin keras kepala.

Tapi aku sengaja melakukannya.

Aku tahu.

Sudah saatnya kau berhenti mendendam kepada anak-anak.

Terkadang,

kau tampak begitu membenci Akito.

Tidak bisakah kau bersikap lebih lembut kepadanya?

Meski begitu,

kelembutanku hanya seperti aksesori sementara baginya.

Aku bukan apa-apa dibandingkan denganmu.

Sejujurnya,

aku tidak sedih karena ini.

Kenapa aku tidak sedih?

Contohnya, aku tidak pernah menginginkan kasih sayang orang tuaku.

Bahkan fakta bahwa aku dirasuki monster

tidak begitu mengusikku.

Seseorang seperti aku

seharusnya tahu caranya bermimpi.

Pokoknya,

aku memang bukan orang yang lembut.

Kau menyerah sebelum mencoba?

Hal yang lebih diinginkan Akito

adalah kemurahan hatimu

dan kesetiaan Kureno.

Jika dia juga mengharapkan sikap lembut seperti itu dariku,

maka itu tidak masuk akal.

Aku tidak mau

menjadi ayahnya.

di sini tiba-tiba ramai.

Kita makan apa nanti malam?

Ayo makan barbeku! Barbeku!

- Barbeku! - Omong-omong,

kau seharusnya mengabari kami sebelum datang ke sini.

Aku juga memikirkan itu,

tapi

- orang yang bertugas memasak - Kau yang terbaik, Risa!

tidak keberatan,

jadi, kurasa tidak masalah.

Honda.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left