Broker

Broker (브로커)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Broker 2022 BluRay -PEA MASAMBA
കമന്ററി എഴുതിയത് comelmuewa

ടാഗുകൾ

bluray
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2024-06-03
ഡൗൺലോഡുകൾ: 214
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Jika kau mau membuangnya, jangan lahirkan.

Aku masukkan anak itu.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE

Lihat sesuatu?

Dia pasti kabur.

Dia sudah kabur.

Ambilkan handuk.

Woosung-ah, aku minta maaf.

Pasti aku akan datang menjemputmu.

Ini lagi, "Pasti aku akan datang menjemputmu"

Tidak ada nomor telponnya.

Kurasa tidak.

Hei, hapus videonya cepat.

Matamu cantik sekali?

Karena alismu tipis.

Tapi kau masih anak yang lucu.

Kenapa mau membuangnya?

Jadi namamu Woosung.

Ya, Woo Sung-ah.

Kau mau bahagia bersama kami?

Penumpang bus atau bus ekspres...

Di persilahkan turun.

Jika Anda mau ke Terminal Bus Antarkota Barat Busan,

Lewat jalur keluar 3.

Menuju ke Bandara Internasional Gimhae...

- Bagaimana lututmu? - Ya?

Oke Laundry

- Lututmu sakit. - Ya, tidak apa.

- Kau baik saja? - Sudah mendingan.

Oke.

Seringlah jalan-jalan keluar.

Aku cuma mau istirahat jika aku kemari.

Cuciannya sudah beres?

Cuma saja,...

Oh iya,

Mereka pakai kotak bayi untuk perdagangan manusia.

Tega sekali.

Pertama mereka buat kotak seperti itu.

Ibu yang tak bertanggung jawab...

Ketua Tim, yang kau lakukan itu sudah bagus.

Kenapa?

Bayi itu.

Apa dia akan mati jika dia taruh di lantai?

Ya.

Kau tidak tahu, kan?

Apa bayi itu cowok atau cewek?

- Halo. - Apa kabar?

Kalian pekerja keras.

Terakhir kali itu sangat enak.

Namanya Shu, Shu...

- Schweinshax. - Schweinshaxe.

Keesokan harinya, aku merinding.

Tak kusangka enak sekali.

Maksudmu apa? Itu cuma jokbal.

Kau sudah cicipi Choucroute?

Itu yang mau aku coba kali ini.

Mampirlah makan saat aku membuatnya.

Itu cuma babi rebus. Biasa saja.

Aku lupa bawa yang putih di binatu.

Kubawakan yang hitam sebagai gantinya.

- Ini tebal. - Terima kasih.

- Asal tahu saja... - Terima kasih.

- Aku pergi dulu. - Ya.

- Hati hati. - Ya.

Sungguh, tak peduli...

Dia datang, menyapa lalu pergi...

Tak apa.

Lagipula aku cuma tinggal di rumah seharian, gak masalah kok?

Ini bagus buat olahraga.

Dia sudah layak menikah.

Benarkah?

Kenapa? Kau mau?

Tidak, meskipun kau punya bayi,

Kau bisa menulis surat di rumah, dan mengurus anak-anak...

Apa ibu bayi itu datang berkunjung?

Ada apa?

Ya.

Katanya dia meninggalkannya di kotak.

Apa kau tak keliru? Kau sudah gila?

Jika kau mau ke polisi, suruh mereka ke sini, oke?

Oke.

Baik.

Tidak ada yang tertulis dalam riwayatnya.

Panggil pendeta.

Dan minta tolong memandikan Soo Kyung?

Ya, baiklah.

Kau bertugas kemarin, kan?

Ya, betul.

Bisa tunjukkan padanya bayi yang ada padamu?

Ini ruang bermain untuk anak yang besar.

Sekarang ada 19 anak disini.

Mereka semua dibuang di kotak bayi.

Dia datang minggu lalu dan...

Ibunya berusia 15 tahun...

Ibunya dari Pakistan.

Apa, kau pengasuh?

Cuma itu?

Ya, untuk saat ini.

Kalau surat? Kau masukkan bersama-sama?

Ya.

Kalau nama dan informasi kontakmu? Kau tulis juga?

Meski kau punya bayi,

Tidak ada bukti kalau kau seorang ibu.

Ada apa?

Katanya dia sedang mencari bayi, namanya Woosung.

Kudengar kau tinggalkan bayimu di luar kotak bayi kemarin.

Jika kau masukkan ke dalam kotak, staf kami akan segera keluar.

Aku akan bicara dengan ibu bayi itu.

Benar.

- Itu yang kumaksud. - Ciluk ba!

Ciluk ba!

Tentu saja tidak.

Penculikan?

Maksudku, apa yang kau bicarakan...

Hei, bukan begitu?

Kau membuangnya. Maksudmu apa?

Aku tidak membuangnya, bukankah kuserahkan padamu?

Kau kira kami seperti hotel anjing?

Kutulis sepucuk surat, aku akan datang menjemputnya.

Jika ada pesan kau akan datang untuk menjemputnya,

Gereja tak mau adopsi.

Dia pasti dititipkan ke penitipan anak.

Tahu maksudnya apa?

Kurasa kau membuangnya karena cinta.

Itulah yang bisa merusak masa depan anak ini.

Kami...

Ya, Woosung...

Aku mau menyelamatkan Woosung dari masa depan suram.

Daripada tumbuh sebagai yatim piatu di yayasan penitipan anak.

Lebih baik membesarkannya di rumah yang hangat...

Ini jauh lebih baik.

Adopsi.

Kami akan carikan orang tua untuk membesarkannya.

Kau tak berhak.

Kau juga tak berhak memilikinya, karena sudah membuangnya.

- Kau mencurinya. - Demi melindunginya.

Tentu saja kami tak berhak.

Intinya...

Haruskah kukakatan itu niat baik? Ya.

Niat baik...

Sudah lama tak mendengar kata itu.

Meski mereka mau memiliki anak itu, mereka tak berhak.

Dan pelukan orang tua...

yang tidak sabar menunggu waktu adopsi,

terpaksa memisahkannya karena akibat situasi yang buruk.

Namamu...

Seon-ah, Moon Seon-ah.

Nona Seon-ah.

Cupid-lah yang merawat bayi Seon-ah.

Anggap saja begitu.

Aku janji akan menemukan orang tua angkat terbaik untuk Woosung.

Cupid apanya...

Agak aneh menyebutnya...

Bagusnya....

Haruskah aku memanggilnya paman Samshin*? Karena kalian berdua, tiga Dewa?

*Cupid = Tiga Dewa yang mengambil bayi dan merawat ibu dan anak.

Oh...

Ini cuma kasus per kasus, tapi ada bayaran.

Bayar?

Berapa?

Kalau anak laki-laki, sekitar 10 juta won.

Dengan siapa?

Tentu saja, dengan Seon-ah dan kami sebagai mediator...

Kalian mau berniat baik.

Tapi kalian cuma perantara.

Itu cara mudahnya.

Kapan berangkat?

- Istrilahatlah. - Ya, jaga dirimu.

Oke.

Dia ibu dari bayi itu, kan?

Siapa yang tahu.

Tidak terlihat seperti...

Oh, Taeho.

Apa yang kau lakukan...

Halo.

Hari ini kami tutup sementara...

Entah apa noda ini akan hilang...

Ini,...

Ini...

Kau sudah lihat jelas kalau itu darah.

Nanti aku usahakan..

Dan,...

Sewanya akan jatuh tempo minggu depan...

Kami mau buka restoran ayam di sini.

Jika kau tidak bisa, pergilah ke kasino...

Tidak. Aku tidak mau kembali.

Kurasa ada cara lain.

Kalau begitu 5.000 won sampai minggu depan.

Dan tolong bereskan baju itu.

Ya.

Sampai jumpa.

Taeho.

Sejak kapan kau bergaul dengan preman itu?

Kau mengomel lagi.

Tuan, urus urusanmu sendiri.

Kau dan ibumu baik-baik saja.

Serasa mau muntah setiap kali kulihat mie gandum.

Kenapa mereka?

Bukan apa-apa. Mereka datang melaporkan.

Perbaiki juga ini.

More Indonesian subtitles for Broker

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left