ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Halooo. Namaku Oh Song Kyung.
Umurku 28 tahun.
Aku bekerja di bank.
Aku Kang Dong Joo. Umurku 34 tahun...
Sekarang bekerja di akademi olahraga...
Terutama
mengawasi anak-anak, mengajari mereka hal-hal seperti taekwondo,
dan mengatur kehidupan sehari-hari mereka.
Aku punya kebiasaan untuk menang.
Mottoku adalah "orang-orang yang siap sedia lebih memungkinkan untuk menjadi pemenang".
Kekuatan pribadi adalah mengumpulkan informasi.
Aku suka mengendarai sepeda motor. Kelihatannya perempuan tidak menyukai ini.
Aku menyukai teh dan film.
Aku juga suka membaca.
Kamu bisa tersenyum sedikit?
Aigoo... lucu sekali!!!
Akhir-akhir dikatakan bahwa mereka yang bekerja untuk perusahaan besar harus pensiun ketika umur mereka lewat dari 40 tahun.
Seperti itulah yang dirumorkan.
Mengatur rencana kehidupan dengan mapan.
Aku ingin menemukan seseorang yang seperti aku. Seseorang yang mempunyai pandangan yang sama.
Tipe yang aku suka?
Tipeku adalah...
wanita-wanita yang terlihat cantik saat memakai seragam.
Jarumnya bahkan belum masuk!
Subtitle Indonesia
Penerjemah & Resync Subtitle schwarz christo
english subs from Gim Hak Seon
Mempersembahkan
Never Ending Story
Orang yang terkenal sampai ke tenggara...
Lahir pada tahun 1979.
Apa yang sedang kamu lakukan di sana? Ini waktunya makan!
Aku akan makan.
Hei, dan apa kamu tidak berencana memanggil kakak iparmu dengan hormat?
Orang-orang yang tidak mengenal kita akan berpikir kalau keluarga kita kasar.
Kakak ipar.
Benar begitu.
Kemarin semuanya berjalan dengan baik?
Tentu.
Demi membantu kakak ipar untuk menikah, aku sudah meemaksakan otakku.
Tolong berperilakulah yang baik saat kamu melakukan kencan buta.
Seseorang memenangkan lotere lagi.
2,7 milyar...!!!
Kapan jadi giliranku?
Kak, kamu ingin aku mengambilkanmu nasi?
punk itu!
Tidak bisa begitu. Aku baru saja memeriksa ini dan ini bermasalah dalam kebersihan.
waktu pembayarannya hampir tiba. Jangan lupa!
- Selamat datang - Silahkan duduk.
Jumlah hutangmu terlalu tinggi. Tak ada yang bisa kami lakukan.
Pada tanggal 17 di bulan depan, kamu seharusnya tidak punya masalah menyesuaikan dengan perbaikan jadwal.
Hanya karena uang yang aku pinjam,
kalian mencoba membebankan tambahan bunga?
Aku minta maaf, tidak banyak yang bisa kami lakukan.
Kamu...
Apa itu terlihat seperti wajah penyesalan?
Jangan pedulikan aku!
Asisten Manajer Oh Song Kyung
Nona Oh Song Kyung.
Kamu kelihatannya akan segera menikah.
Kamu tidak boleh membawa kesialan pada peristiwa yang akan datang dengan melakukan ini.
Tidak, aku hanya menolong seorang teman dengan persiapan pernikahannya.
Oh, seorang teman akan menikah?
Jadi, kamu dalam suasana hati yang tidak baik karena ketidakmampuanmu untuk menikah?
Aku bisa memahami perasaan semacam itu.
Kamu tidak bertambah muda,
dan kamu mengkhawatirkan bahwa kamu akan mati kesepian.
Aku bisa memahami perasaan semacam itu.
Tidak, aku juga akan menikah. Tahun depan.
Satu tahun setelahnya, aku akan menerima apartemen di Zona Pengembangan Bok-dong yang baru.
Sementara untuk anak-anak, aku berencana untuk memiliki seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan setelah dua tahun pernikahan.
Jika mertua masih ada, kami akan pindah setelah aku berumur 40 tahun.
Setelah 8 tahun, dana pendidikan untuk anak-anak
hingga kuliah sama sekali tidak akan menjadi masalah.
Kamu belum menikah, Pak?
Condong sedikit...
Satu, dua, tiga, empat.
Satu, dua.
Kalian sudah bekerja keras.
Fokus... Fokus.
Orang yang terkenal sampai ke tenggara...
Tae Min, kesini!
Kamu sudah bekerja keras.
Selamat tinggal.
Tae Min kami ini akan melakukan kerja yang baik, bukan?
Satu per satu...
Bagus. Satu lagi.
Aigoo! Keberuntungan Tae Min kami ini benar-benar tidak biasa.
Satu lagi.
Aish...
Apa yang sedang kamu lakukan?
Segalanya tadi berjalan dengan baik. Sungguh mengecewakan.
Apa tidak boleh aku punya minat?
-Pastikan kamu membersihkan. -Kamu mengomel sepanjang hari.
Bajingan itu!
Itu tidak mungkin.
Sangatlah normal melakukan penolakan di awal situasi semacam ini.
Benar, aku mengerti. Tapi apa yang sedang aku sampaikan sekarang adalah,
betapapun buruknya ini mungkin kedengaran, kamu hanya harus belajar untuk menerima kenyataan dan menstabilkan suasana hatimu.
Dengan begitu, perkembangan penyakitnya bisa diperlambat.
Tentu saja itu akan sangat menyakitkan.
Benar. Aku juga mempunyai sederetan pasien seperti ini. Aigoo, benar-benar bikin pusing.
Bagaimana bisa pasien-pasien hari ini benar-benar bikin pusing?
Jika hasil ini benar, berapa lama yang aku punya?
Tiga bulan atau paling lama enam bulan.
Jika itu sangat lama...
Pak Kang Dong Joo?
Ini sama sekali tidak masuk akal.
Pak Kang Dong Joo, aku sudah mengatakan padamu...
Tidak ada yang perlu di khawatirkan.
Ini benar-benar menggelikan! Lihat kepala itu, itu jauh lebih kecil daripada kepalaku.
Itu bukan kepalamu, Pak Kang Dong Joo. Bisa tolong kamu keluar?
Bagaimana bisa ini tiba-tiba terjadi? Tumor adalah tumor, kenapa itu harus jadi membahayakan?
-Kamu keluarlah dulu. -Lihat sekali lagi.
-Kami tidak bisa melakukan itu. -Kenapa tidak? Kenapa?
Periksa saja aku satu kali lagi! Lepaskan aku!
-Pak Dong Joo. Pak Dong Joo! -Tolong bangun!
Bukankah kamu bilang kamu akan memeriksakannya kembali?
Lakukan sekali lagi untuk memastikannya.
Aku ingin mengulangnya. Tolong atur jadwal pertemuan untukku.
Aku melihat di berita mereka mengatakan banyak bakteri E. Coli ditemukan di taman bermain.
Pemeriksaan kesehatan untuk TK cukup sering dilakukan, bukan?
Tolong tambahkan aku ke daftar tunggu.
Tidak, ini seorang anak perempuan.
Umur empat tahun.
Iya.
Kamu mempunyai seorang anak?
Tidak. Pelangganku yang ingin aku menanyakannya.
Ngomong-ngomong, kamu akan naik bis yang mana?
Aku mengemudi ke sini.
Lalu apa yang kamu lakukan di sini?
Aku hanya berjalan-jalan.
Apa jangan-jangan kamu mengikuti aku?
Tidak. Bukan begitu.
Aku mengerti. Memang sudah sebuah naluri untuk tertarik pada gadis-gadis cantik.
Apa kamu menderita 'sindrom putri'?
Ini tumor otak.
~ Selamat untukmu. Selamat untukmu. ~
~ Selamat ulang tahun. Song Kyung! Song Kyung! Selamat untukmu. ~
~ Selamat untukmu. Selamat ulang tahun. ~
Tada!
Kamu lihat, sudah kubilang.
Gadis ini tidak suka kejutan.
Sayang, bagaimana kalau membiarkan dia memeriksa hadiahnya sekarang?
Teman-teman, mari kita makan!
Bagaimana? Bagaimana?
Bisa kami tahu kamu menyukainya, tapi apa kami sedikit berlebihan?
Apa kamu gila? Akan butuh berapa lama sampai aku memakai semua ini?
Ayo, Song Kyung. Tiup lilinnya!
Hei, jika aku meninggal, apa yang akan kamu lakukan?
Aku akan mengubah kamarmu menjadi ruang belajar.
Adik ipar?
Aku ingin ruangan tempat gantung baju.
Kamu hanya punya baju sebanyak ini dan kamu ingin merenovasi seluruh ruangan untuk menjadi lemari?
Kalau begitu, berapa banyak buku yang kamu punya?
Aku akan beli lebih banyak lagi. Aku akan membelinya!
Kamu bahkan tidak suka membaca. Kenapa membeli buku? Lebih baik membeli baju.
Baju pantatku! Lebih baik kita berinvestasi pada sesuatu seperti sastra.
Kamu sudah bosan hidup? Serahkan bunga itu padaku!
Jangan sentuh tanamanku!
Hasilnya masih sama dengan yang lalu?
Bersiaplah melakukan kemoterapi.
Kemoterapi akan membuat rambutku...
Apa aku bisa tetap hidup jika aku kehilangan seluruh rambutku?
Itu... rambutmu tidak akan rontok seluruhnya.
Selain itu, sekarang ini banyak sekali wig yang indah.
Kesempatanku untuk bertahan?
Nanti jika kamu datang lagi, tolong bawa seorang anggota keluarga.
Aku akan meninggal dalam 3 bulan, bukan?
Atur saja sesuai dengan jadwal.
Mari kita putuskan sekarang!
Jadi, kita akan menggunakan ini sebagai tolak ukur rencana.
Boleh aku menggunakan ini?
Kemungkinan hujan: 51%
Kemungkinan tidak berbohong.
Aku pulang!
Tidak ada yang terjadi sepanjang malam?
Kamu tidak merasa kedinginan, bukan?
Pyo Nan, jangan minum, yah?
Atau kamu akan berakhir seperti kakakku.
Kenapa kamu tidak menjawab teleponmu?
Aku sedang bicara padamu.
Kamu ingin mati?
Tidak.
Halo?
Dimana?
Apa?
Lihat mereka berdua! Mereka pasti sudah terlalu banyak minum.
Paman...
Ini benar-benar menyegarkan. Silahkan di minum!
Ini tidak terlalu buruk. Hanya masalah kecil.
Kenapa kamu tidak bisa diam saja di kamarmu setelah minum? Apa perlu kamu berkeliaran lagi?
Kenapa kamu menggandeng tangan orang asing?
Apa belakangan ini kamu merasa kesepian?
Kemarin aku pergi ke rumah sakit.
Apa kamu tidak akan bertanya padaku kenapa?
-Kamu urus sendiri tagihannya! - Dia mulai lagi.
Meskipun aku memenangkan lotere, aku tidak akan memberi mereka sepeserpun.
Aku akan menghabiskan semuanya sebelum aku meninggal.
Halo?
No comments yet. Be the first to leave one.