ആദ്യത്തെ 195 വരികൾ.
Sial.
Dahulu kala,
di sebuah desa yang tenteram dan asri,
hiduplah seorang ayah yang dapat diandalkan bernama Jae Hong,
seorang ibu anggun bernama Kyung Hee,
dan putri mereka yang manis, Ye Ji.
Saling memiliki satu sama lain
merupakan harta yang paling berharga bagi keluarga ini.
Sayang.
Mari jalani hidup yang luar biasa.
Ya, Sayang. Mari jalani hidup bahagia.
Pasangan itu sudah memutuskan
untuk menjalani hidup yang hebat.
(DIY Lampu Hias dari Peti Anggur yang Super Mudah)
(DIY Memasang Gagang Pintu yang Super Mudah)
Halo, para anggota kru.
Ini Kapten Park.
Kami punya
berita luar biasa dan menggembirakan hari ini.
Berkat kalian semua,
akhirnya kami bisa keluar dari apartemen atap.
Terima kasih. Astaga.
Tunggu apa lagi, Sayang?
- Mau memberi hormat pada kru kita? - Ide bagus.
Para anggota kru,
- terima kasih banyak. - Terima kasih banyak.
Terima kasih.
Kami berjanji akan bekerja keras dan membangun kehidupan yang baik.
- Terima kasih. - Terima kasih!
- Terima kasih. - Terima kasih.
Anggota kru, aku membawa kabar baik hari ini.
Ini rumah baru kami.
Ini apartemen baru!
Ada pemandangan kota di kedua sisi.
Sayang, aku suka aroma apartemen baru ini.
Luar biasa. Aku menyukainya.
Ini semua berkat kalian.
Seperti yang sudah kami sampaikan,
kami mendekorasi dapur baru kami.
Luar biasa.
Bukankah lapisan logamnya cantik?
Terima kasih banyak.
Ini semua berkat kalian.
- Sayang, ayo beri hormat. - Kru yang terhormat,
- terima kasih. - Kru, terima kasih banyak!
Hai, Kru. Ini Kapten Park.
- Seperti kataku, aku akan mengungkap... - Tidak bisa ditutup.
Rumah baru kami untuk kali pertama kepada kalian semua hari ini.
Eun Bin. Ye Ji. Tunggu apa lagi?
Mari beri hormat kepada kru kita.
Memberi hormat? Tidak mau, itu memalukan.
Halo, aku Cha Eun Bin.
Kenapa harus malu? Kita lakukan bersama. Ayolah.
Ayah saja.
Kesuksesan terbesar Ayah adalah saluran YouTube Ibu.
Bukan.
Ayah punya banyak lagu sukses.
Hati-hati.
Ini semua demi ibumu tercinta.
Bukan begitu, Ye Ji? Ingat perkataan Ayah?
Lakukan apa pun untuk orang yang kau cintai.
Itu baru keren.
Mengerti, Ye Ji?
Sejujurnya,
kita punya rumah luar biasa ini berkat ibumu.
Bukan begitu?
Benar.
- Astaga, ini gila. - Ada apa, Sayang?
Kenapa aku berkaca-kaca.
Kau menangis? Astaga.
Jangan menangis di hari bahagia seperti ini. Semangat.
Jijik.
Kalian serius?
Bergabunglah dengan kami sekarang jika kau tidak mau diusir.
Ayolah, Ye Ji.
Terima kasih banyak, Anggota Kru.
Kami akan menjalani hidup yang baik!
- Ayo membungkuk. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Cut! Ya.
Itu bagus. Hebat.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Hubungkan ke ponsel Ye Ji.
Menghubungkan ke CarPlay Ye Ji.
(Ye Ji sungguh keren. Aku hampir jatuh cinta kepadanya.)
(Aku terus memutar ulang senyuman Ye Ji.)
Ayo berangkat sekarang.
Atau putri tunggal kalian akan telat di hari pertamanya sekolah.
Kita masih punya waktu.
Gadis di rumah seberang seangkatan di sekolahmu.
Kenapa tidak berteman saja sejak awal?
Bertetangga dan sebaya bukan berarti kami otomatis berteman.
Lihat, mereka keluar.
Min Seo.
Yakin tidak mau Ibu antar?
- Halo. - Selamat pagi.
- Aku... - Kami baru pindah kemari.
Hai.
Tunggu. Kau juga bersekolah di SMP Putri Cheongnam?
Kebetulan sekali.
Kami baru mau berangkat untuk mengantar putri kami ke sekolah.
Kau mau menebeng?
Ini cara bagus menghemat waktu dan bensin di negara minyak langka,
terlebih anak-anak bisa cepat akrab.
Tetangga harus saling membantu.
Benar, tapi tidak sekarang.
Atau
bagaimana jika kita makan malam bersama akhir pekan ini?
Luangkan waktu untuk kami bersama suamimu.
Aku juga lumayan jago memasak.
Baik.
Omong-omong, suamimu sudah berangkat kerja?
Aku tidak menduga
orang setenar kalian pindah ke rumah seberang.
Benar. Kami juga tak pernah mengira bisa tinggal di area ini.
Ini semua berkat Kapten Park.
Aku tahu kalian syuting di area yang lain.
Tunggu. Kau menonton video kami?
Kau salah satu yang berlangganan?
Kalian tidak berencana syuting di sini, 'kan?
Aku tidak terbiasa dengan gangguan seperti itu.
Maaf.
Aku mampir untuk antar ini kemarin, tapi kau tidak ada di rumah.
Ini kue beras pindahan.
Kau susah payah menyiapkan ini.
Penghuni di sini tidak biasanya melakukan ini.
Kau tidak perlu repot-repot mulai sekarang.
Ini tidak repot.
Jika kau terlalu baik, bisa terasa membebani.
Min Seo, ayo naik mobil.
Terima kasih atas tumpangannya.
Apa-apaan ini? Gila.
Omong kosong.
Pantas saja putrinya sendiri terang-terangan meremehkannya.
"Jika kau terlalu baik, bisa terasa membebani."
Dasar penyihir murah senyum.
Beraninya dia memperlakukan niat tulus seseorang seperti sampah?
Kau benar.
Sayang, tarik.
Hong, karena itu berhentilah
membuang uang untuk barang seperti mobil warna kotoran itu
dan perluas pergaulanmu agar kau tidak dipandang rendah.
Sayang.
Lapisan stiker khusus mobil itu saja harganya lima juta won.
Dan itu bukan warna kotoran. Itu warna rich gold.
Rich gold apanya.
Memangnya itu piza?
Sungguh ada yang tidak beres padanya.
Ayahnya direktur Rumah Sakit Cheongnam,
dia seorang dokter, dia elegan,
cantik,
dan juga tampak kaya.
Dia punya segalanya, tapi kudengar suaminya kabur.
Kukira mereka mengelola rumah sakit bersama dan berhubungan baik.
Agen real estat itu membohongi kita, ya?
Ya, semua itu bohong.
Saat aku melihat sikapnya, sungguh masuk akal.
Jadi, aku menginterogasi agen real estat itu
ternyata suaminya
meninggalkan rumah, rumah sakit, dan semuanya, lalu pergi begitu saja.
Wanita tetangga seberang itu
berlari tanpa alas kaki,
menangis histeris, dan menarik celana suaminya sambil menggila.
Untuk seseorang yang begitu berkelas,
dia membuat dirinya tampak menyedihkan.
Intinya,
sudah berbulan-bulan mereka tidak tinggal bersama.
Astaga.
Tapi dia memang tampak menyedihkan.
Apa maksudmu?
Ada apa dengannya?
Sayang, abaikan dia. Abaikan saja dia.
Tetangga yang ramah? Lupakan saja.
Langkahi dahulu mayatku.
Meski dia memohon untuk berteman,
jawabanku akan selalu tidak.
Jadi, Hong,
kau juga
abaikan dia sepenuhnya.
Baik. Aku bahkan tidak akan menyapanya.
Bahkan jika dia menyapa lebih dulu, aku akan mengabaikannya.
Materi untuk investor tidak perlu sepadat ini, 'kan?
- Kalau begitu, aku akan merevisinya. - Bagus.
Ini sampel prototipe cat DIY yang kau sebutkan.
Untuk ini nomor dua.
Warna aslinya
tampak sangat aneh.
Periksa apakah itu masalah produk atau pemajangan, lalu kabari aku.
Baik, Bu.
Dan ini thumbnail finalnya.
Coba kulihat.
Ini terlalu berantakan.
Pakai nomor tiga sebagai dasar,
singkirkan semua yang tidak perlu, dan buat simpel saja.
- Ini akan jadi kesan pertama kita. - Aku akan segera merevisinya.
No comments yet. Be the first to leave one.