ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
DOCTOR ON THE EDGE
INI KARYA FIKSI BEBERAPA ADEGAN DIHASILKAN DENGAN AI
AKTOR CILIK DAN HEWAN DIREKAM DENGAN AMAN
TEMPAT KELAHIRAN PRAJURIT ELITE
- Kompi, perhatian! - Perhatian!
Aku tak peduli siapa kalian di luar militer.
Aku cuma tertarik untuk menjadikan kalian prajurit sejati,
jadi pastikan untuk mencurahkan segalanya dalam latihan. Paham?
- Paham, Pak! - Paham, Pak!
Itu lembek! Semuanya, tiarap!
- Tiarap! - Tiarap!
Pada satu, "Aku akan." Pada dua, "Berseru."
- Satu! - Aku akan!
- Dua! - Berseru!
Kalian cuma bisa sekeras itu?
- Satu! - Aku akan!
- Dua! - Berseru!
- Satu! - Aku akan!
- Dua! - Berseru!
- Satu! - Aku akan!
Pria Korea wajib menjalankan tugas militer.
- Berseru! - Berseru!
Memangnya kalian sedang berdandan?
Seluruh pasukan, berdiri!
Lari ke penunjuk arah dan kembali!
Lari!
Lebih cepat!
Kredo kami.
Satu. Kami membela demokrasi liberal,
bantu menyatukan ulang bangsa.
Dua. Kami berlatih ibarat pertempuran asli dan menang di medan perang.
- Satu! - Satu!
- Dua! - Dua!
- Tiga! - Tiga!
- Empat! - Empat!
Apa-apaan?
Pak, ini batu!
Tentu saja, Bodoh! Tentu ini batu.
- Kurasa punggungku terkilir. Tolong! - Ayo, diamlah.
- Tolong! - Hei. Diam!
- Kenapa aku! - Dua!
- Begini? - Begini?
- Satu! - Kenapa aku!
- Dua! - Begini?
- Satu! - Kenapa aku!
- Dua! - Begini?
- Kita! - Bisa!
- Kita! - Bisa!
- Kaki kiri! - Tiga.
- Kaki kiri! - Kami menaati peraturan…
Waktu makan 30 detik!
…dan menaati perintah atasan kami.
Yang tinggalkan sisa akan menyesal. Paham?
- Ya, Pak! - Ya, Pak!
Aku bisa…
Melakukannya!
Aku bisa…
Pak!
Tolong aku!
Kau kira bisa menyelamatkan bangsa kita dengan kemampuan itu?
Aku tak bisa menyelamatkannya karena…
Aku bukan prajurit.
ASISTEN INSTRUKTUR
TEMBOK KEPERCAYAAN PANJAT TEMBOK MIRING
Hei! Apa tak ada medik di sini?
Cepat!
Hei, dorong!
Tunggu! Jangan dipindahkan seperti itu.
Itu patah tulang. Ada ahli bedah ortopedi?
Aku ahli bedah ortopedi.
- Tolong periksa. - Baiklah.
Pak, aku akan menekan di sini.
Kau bisa merasakan apa pun?
- Bagaimana pasiennya? - Tak ada patah tulang,
tetapi laserasinya dalam.
Lukanya perlu diirigasi dan dijahit sebelum terinfeksi.
Apa ada alkohol atau cairan salin?
Jangan meringis, atau lukanya bisa terbuka.
Bertahanlah.
Berikan cairan salin. Cepat.
Tolong pegangi tangannya.
Aku dokter kesehatan masyarakat yang menjalani masa tugas tiga tahun
di daerah yang kurang dilayani secara medis sebagai pengganti wajib militer.
DOKTER KESEHATAN MASYARAKAT
Fraktur tertutup di lengan kiri.
Baiklah.
- Ujung jarimu bisa merasakan sesuatu? - Tidak bisa.
Pak, kau keberatan jika kujahit laserasi ini?
Kau mau melakukan itu untukku?
Tunggu.
Ya?
Apa wajahku akan ada parut?
Aku calon aktor.
Jika wajahku ada parut…
Kau tak perlu mencemaskan itu.
Dia ahli bedah plastik bersertifikat di RS universitas.
Dia akan pastikan tanpa parut.
- Terima kasih. - Tentu.
- Palingkan wajahmu sedikit. - Baiklah.
Pastikan jangan terkena air.
Perbannya harus diganti tiap hari sampai jahitannya dilepas.
Jujur saja, dahulu aku mengira dokter KM itu menyedihkan.
Aku penasaran bagaimana mereka menjadi dokter
padahal tak bisa lakukan latihan dengan benar.
Kami lebih terbiasa belajar di meja, jadi…
Namun, aku salah.
Caramu lari menuju kami tanpa ragu…
Kalian seperti adiwira.
TUGAS KITA MENYELAMATKAN NYAWA KAMERAD KITA
Terima kasih.
BARAK BATALION LATIHAN KE-2
Kau mau mendaftar ke mana?
Bukannya situasi akan sesuai keinginanku,
karena semua tergantung pada kemujuran.
Di mana saja kecuali di pulau.
Benar. Pulau itu yang terburuk.
Namun, jika akhirnya pergi ke pulau, waspadalah dengan tiga hal.
Tiga hal?
Tiga hal apa?
Cuma sesuatu yang kudengar.
Katanya ada tiga hal yang membuat hidup kita sengsara.
Insiden, orang, dan cinta.
Jika terjebak dengan ketiganya, kita tak bisa lolos.
Insiden, orang, dan cinta?
Calon prajurit!
Siapa yang mengobrol?
- Maaf, Pak! - Kenapa berbusana begitu?
Mana topi kalian?
Topiku? Oh, topiku…
Astaga, Kalian Begundal!
- Tiarap! - Tiarap!
Pada satu, "Pelanggaran." Pada dua, "Aturan busana." Satu!
- Pelanggaran! - Pelanggaran!
- Dua! - Aturan busana!
- Satu! - Pelanggaran!
- Dua! - Aturan busana!
- Satu! - Pelanggaran!
Mustahil.
Mustahil aku akan bertugas di pulau.
Mustahil aku sesial itu.
Aku…
Sesial itu.
TRANSPORTASI LAUT YEOPOONG
EPISODE 1 DOKTER DIKIRIM KE PULAU
Wah, sungguh? Baiklah.
Kurasa aku harus pergi.
Sungguh, kurasa aku tak sanggup.
Serius, kurasa aku tak bisa pergi.
Kau harus pergi, Bodoh.
Kau bisa apa lagi?
Astaga…
Hei, Gangseok.
Kau pergi sekarang?
Ya.
Kau akan hadapi masa sulit.
- Obatmu bagaimana? - Belum.
Obatmu bisa menyebabkan efek samping seperti lupa ingatan, pening,
dan halusinasi, jadi sebaiknya jangan diminum.
Aku tahu.
Kau dengar kabar tentang Hwayeong, bukan?
Hei, situasi belum berubah di antara kalian?
Sudah lama sejak Seonu pergi.
Waktu sudah lama berlalu…
Memang kenapa jika sudah lama?
Parut bukan sesuatu yang pulih seiring waktu.
Parut…
Pulih dengan uang.
Jika kau mencemaskan parutku, tutup mulutmu dan buka dompetmu.
- Halo? Jiui. - Ya.
- Semoga berhasil. - Terima kasih, Gangseok.
Tentu.
Kapal menuju Pyeondongdo, Pyeondongdo kini berangkat.
Pergi. Kau harus pergi, Bajingan Gila.
Semua penumpang, harap naik kapal saat ini.
Kapal menuju Pyeondongdo, Pyeondongdo kini berangkat.
Semua penumpang…
Tolong…
Dua jam ke Pyeondongdo.
Aku hanya perlu tertidur.
Tak ada yang akan terjadi.
Tak ada.
Kita harus menghitung dengan benar.
Maaf, Anak Muda.
Hei, Anak Muda.
Hei, buka matamu.
Anak Muda!
Ada yang ingin kami tanyakan.
Temanku tak punya uang tunai,
jadi dia setuju melunasi uang kami nanti dan meminjam…
Berarti 3.000 won, benar?
Itu…
Berbahaya.
Maaf.
Maaf!
Itu berbahaya. Turun dari sana sekarang.
Jangan melangkah lebih maju.
Jangan lakukan. Turun dari sana!
Hei!
Tidak.
Ada yang jatuh ke laut!
No comments yet. Be the first to leave one.