ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
MUSIM PANAS 2019
Aku berasal dari Belanda,
tetapi sudah menjadi penggemar Barcelona sejak kecil.
Ini tim sukses yang bermain sepak bola lebih baik dari apa pun yang kulihat.
Barcelona sangat populer di Belanda, aku selalu jadi penggemar.
Khususnya sejak usiaku sekitar 12 tahun, aku tumbuh dengannya
karena ayahku penggemar Cruyff.
Kami ada di kota selama setahun ketika gosip itu pertama beredar.
Ya, benar!
Saat kau masih kecil, kau pergi ke Barcelona
mengunjungi stadion dan kini kau bermain di sana.
- Ya! - Lapangan itu memiliki segalanya.
Kau tahu ini harimu, dan kau akan membuat kontrak,
tetapi tidak hingga kau mendekati stadion
dan melihat semua orang datang melihatmu, kau mulai menyadarinya.
Frenkie tipe pemain berbeda, dia unik.
NAPOLI FINAL LIGA EROPA
Dia punya sifat
yang lebih baik, misalnya, dibanding sifatku sebagai pemain sepak bola.
Dia harus meningkatkan ketepatan waktunya saat memasuki zona,
kami bersikeras dia berhasil, bahwa itu akan membuat perbedaan.
Frenkie akan menembak...
Pelatih sudah lama memberi tahu aku, juga teman dan keluargaku...
GELANDANG TENGAH
Mereka berkata aku harus lebih sering menembak.
Gol hebat!
NAPOLI 0 - 2 FC BARCELONA
Frenkie De Jong mencetak gol!
Tembakan cantik Frenkie De Jong setelah Xavi sarankan dia lebih sering menembak.
Ini yang diperhatikan Xavi setiap hari saat latihan.
Saat dapat operan antara garis tengah dan gawang
saat itulah kita harus menembak, beri umpan terakhir,
kami sering menekankan, membuat video individual dengan Frenkie.
Dia membawa bola masuk, Frenkie De Jong membiarkannya lewat...
Gol oleh Aubameyang
untuk mencapai 1-4 di papan skor!
Aubameyang setelah permainan oleh Frenkie De Jong.
Kurasa ini kurang lebih gaya yang diinginkan Barcelona.
Mereka ingin menang dan agar orang bersemangat.
Skor akhir, 2-4. Barça luar biasa.
BARÇA MASUK PUTARAN 16
Kemenangan besar yang meloloskannya ke babak selanjutnya di Liga Eropa.
Menang di sana seperti yang kami lakukan
memberi kami dorongan moral.
Ini dia, ayo!
Gavi!
Frenkie! Frenkie, hebat!
Kulihat diriku bermain di sini dalam waktu yang lama.
Aku tak peduli dengan gosip
tentang aku pergi ke tim lain atau aku tetap di sini.
Kami belum membahas itu, tak seorang pun di tim yang mengatakan apa-apa.
Kurasa itu tak akan terjadi, tetapi jika benar, aku akan kecewa.
FC BARCELONA - ERA BARU
Kenangan pertamaku bermain sepak bola adalah di lapangan Bajamar.
Anak-anak lebih besar selalu ada di sana dan ingin mengusir kami.
Kami berkata, pemenang pertandingan akan tetap di lapangan.
GELANDANG TENGAH
Pada akhirnya kami selalu menang dan kami senang
dan mereka marah.
Seluruh keluargaku selalu menjadi penggemar Barça.
Aku baru saja lahir dan sudah menjadi penggemar Barça.
Kakekku memulai pertemuan penggemar Barça
dan ayahku melanjutkannya.
Dalam bahasa Katala. Bakso.
Sejak aku kecil, aku punya peralatan
dan bermain di luar rumahku atau aku menonton pertandingan Barça.
Katanya Las Palmas ingin menjual Pedri,
"Banyak tim yang tertarik." Bam, bam.
Mereka berkata, "Hanya ke Barça," kataku, "Syukurlah."
AYAH PEDRI
Aku tak bisa percaya, aku masih terharu.
90 MENIT UNTUK IMPIAN
Itu mengesankan. Pada pandangan pertama, lapangannya...
BARCELONA 19 AGUSTUS 2020
Saat dilihat di TV, itu tak sehebat bila kita ada di sana.
Aku selalu bermimpi keluar dari terowongan itu
berbusana sebagai pemain Barça.
Kami sangat senang karena itu impian yang kumiliki,
secara pribadi, tetapi juga impian orang tuaku,
karena mereka pun menjalaninya sejak mereka kecil,
menjadi penggemar Barça dan menyukai tim itu.
Saat aku membuat kontrak, kurasa itu saat paling menggairahkan bagiku
dan seluruh keluargaku.
Ada apa? Apa kabar, Candelaria?
- Hei, Rey. - Baik, dan kau?
Aku baik-baik, baru datang. Bagaimana penampilanku?
Kau bagus, kau tampan.
Terima kasih.
Bajumu pas sekali untukmu.
Peralatannya cocok denganku...
Tampan sekali. Kausnya tampak bagus padamu.
Aku diberi kaus untuk Ayah.
Lihat.
Astaga, itu indah!
Kami harus tanda tangani dan membawanya ke pertemuan.
- Kau baik-baik saja, Pedri? - Bagaimana bisa tidak, Bu? Ini mimpi.
Kini aku harus melakukan hal terpenting, untuk debutku.
Kau berhasil mendapat hal yang penting, kini saatnya bekerja...
Kau keren sekali!
Baik. Aku sayang kau.
- Aku sayang kau. - Sangat sayang.
Sampai jumpa.
DUA TAHUN KEMUDIAN
Sepertinya baru kemarin saat kita datang ke Barcelona.
Bermain tiga pertandingan per minggu, seperti biasa.
Ini cepat berlalu.
Hubunganku sangat akrab dengan abangku,
kami bermain-main dan tertawa seharian di rumah.
Juga, dia belajar menjadi jurutama masak dan membuat hidangan lezat.
Kami ke sini sendiri dan berhasil.
Sebab aku punya koki Michelin bintang tiga...
Ya, 15.
- Jadi, aku makan dengan baik. - Kau makin kuat.
Aku akan seperti Adama dua tahun lagi, lihat saja.
Tidak, aku harus lebih kuat.
- Pedri, berfoto? - Ya, tentu.
- Kau keren. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Semoga sukses.
Terima kasih, aku hampir tak pernah dikenali di jalan.
Karena masker...
Ada yang mengenali.
Ya, hari lalu kami berjalan di Las Ramblas,
seorang anak mengenaliku, entah bagaimana.
Sebab kau jelek sekali.
Aku belum melakukan apa pun untuk dikenali.
LIGA EROPA
Barcelona berusaha mencapai perempat final Liga Eropa
dalam pertandingan kepulangan melawan Galatasaray, di Turkiye.
Kami memberi tahu Pedri untuk masuk ke zona dan mencetak gol.
Dia pemain yang mampu membuat perbedaan. Usianya 19 tahun.
Pemain ini harus menjadi bagian penting dari masa kini dan masa depan kami.
Pedri ke Torres. Aubameyang menunggu di tengah.
Frenkie De Jong, wasit menghalangi, Torres mendapat bola...
Pedri dapat bola. Masih Pedri... Gol hebat dari Pedri untuk imbangi skor!
Galatasaray 1, Barça 1.
Anak ajaib dengan gol yang hebat.
Dia pura-pura, menghindar... Pedri hebat, mencetak gol hingga seri.
Barça kembali ke gaya bermainnya.
Aku pura-pura sebab kulihat kaki dan kulanjutkan hingga melihat celah.
Di lapangan, hal-hal datang begitu saja, aku mujur untuk tak terlalu berpikir,
jadi aku senang tentang gol dan membantu tim.
Pertandingan di Istanbul usai, Barcelona melaju ke perempat final Liga Eropa.
Pertandingan di Ali Sami Yen selesai.
Barça masuk perempat final Liga Eropa UEFA.
TIGA JAM SEBELUM EL CLÁSICO
Ini daftar pemain mulai nomor 11.
Marc, Ronald di lateral, Piqué kanan, Eric kiri,
Jordi, Busi, De Jong kanan, Pedri kiri, Ferran Torres kiri,
Ousmane Dembélé kanan dan Aubameyang di depan.
Sepekan sebelum pertandingan dengan Real Madrid
kami berlatih pada tingkat amat tinggi
dan kami yakin, kami sungguh ingin menang.
Kami memiliki dinamika yang sangat bagus, memberi kami kemenangan...
Kami kembali ke tempat sesuai keinginan kami.
Madrid tim favorit, mereka membicarakan tentang mengalahkan kami,
mereka tak akan memaafkan kami, mereka lebih baik...
Itu kebalikannya.
Kuberi tahu para pemain hari itu
bahwa itu hari santai, hari yang paling santai.
Lucunya, hari ini kita akan melawan Madrid
dan aku sangat merasa santai.
Sebagai pelatih, kukira aku akan tegang, gelisah,
ternyata aku santai.
Tahu alasannya?
Sebab kita akan menang.
Itu satu alasan.
Karena kalian telah menunjukkan, kalian mencurahkan segalanya di lapangan.
DUA BULAN SEBELUMNYA
Kami di Riyadh, ibu kota Arab Saudi,
titik awal untuk semifinal pertama
Piala Super Spanyol, musim 2021-2022,
yang mengadu Fútbol Club Barcelona melawan Real Madrid dalam pertandingan Clásico.
Ini semifinal, tetapi kita semua tahu pentingnya
Barça-Real Madrid. Xavi Hernández ingin gelar pertamanya.
PIALA SUPER SPANYOL
STADION RAJA ABDULLAH
Pertandingan hebat. Aku iri dengan kalian.
Kalian dengarkan Kroos kemarin?
Bahwa dia tak menganggap Barça ancaman. Keajaiban jika Barça menang...
Aku yakin dengan cinta diri sendiri, sungguh...
Kita harus mencapai final dan mendapat piala.
Dembélé membuat umpan pendek ke Jordi Alba.
Dia masuk dan mencetak gol!
Pria yang tahu cara mencetak gol terbaik di Barcelona.
Ansu... Gol! Dari permata hingga mahkota!
Dari mutiara ke tambang! Dari kepergian Leo Messi!
Kembali ke Barça nomor 10! Mereka layak, Barça tak layak kalah hari ini!
Kita mencapai akhir 90 menit wajib.
Masuk perpanjangan waktu.
Reaksi bagus dalam ujian sulit.
Barça 2, Real Madrid 2. Sampai jumpa pada perpanjangan waktu.
Ada Casemiro, dekat Rodrygo, umpan panjang,
Rodrygo meraih, mencari pemain tengah... Dia tidak akan berhasil... Ya!
Gol oleh Fede Valverde!
FEDE VALVERDE (MENIT KE-98, 2-3)
Kami kalah tetapi kami menguasai mereka.
Aku merasa kami kalah pertandingan, bukan Madrid menang.
Kami menguasai Madrid. Kami hilangkan rasa tak percaya diri kami.
SEMIFINAL PIALA SUPER SPANYOL FC BARCELONA 2 - 3 REAL MADRID
Bahkan jika mereka tak masuk final,
No comments yet. Be the first to leave one.