ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
BERDASARKAN NOVEL KARYA ISAAC ASIMOV
Saat kecil, aku mendengar kisah soal Trantor,
kota yang juga sebuah planet di pusat galaksi.
Katanya, orang-orang yang hidup di sana adalah pendosa yang mengikuti nabi palsu…
seorang pria yang lebih percaya dirinya sendiri daripada ajaran Sleeper.
Aku tak percaya kisah itu
sampai aku bertemu dengan dia.
Kau baru saja menuntaskan lompatan, Kaisar.
Kita akan tiba di Sistem Surah beberapa jam lagi.
Aku diberi tahu kalau Kaisar dapat membangun atau menghancurkan dunia,
kalau ia sudah mengalahkan kematian dan akan hidup selamanya.
Dan saat kutatap matanya…
Aku melihat pria, yang sepanjang hidupnya, tak mengenal kata ragu…
sampai ia bertemu Hari Seldon.
Aku siap untuk mengulas…
Sebentar, Kaisar. Aku tak mengira kau akan datang secepat ini.
Bahkan saat kecil pun, kau melihatku bersiap-siap.
Apa kau merasa sehat, Kaisar?
Ini hanya dampak lompatan.
Aku tahu Spacer dirancang untuk itu, tapi aku nyaris tak menganggap mereka manusia.
Ini bisa jadi membingungkan, aku tahu.
Seperti apa rasanya…
terbangun saat lompatan?
Ketika ruang angkasa terlipat?
Otak manusia tak bisa menerima diskontinuitas.
Tapi…
kau bisa.
Jika bisa kujelaskan, kau tak perlu tidur saat lompatan.
Kristal leviathan.
Garam dari tambang leviathan di Maiden.
Dan signifikansinya?
Melambangkan perjalanan dari tiga dewi,
Maiden, Mother, dan Crone.
Para penganutnya berdoa dengan menyentuh ini secara ritual.
Melambangkan tema utama dari Luminisme,
siklus, uroborus, alam mencari penyelesaian.
Awal mula?
Luminis percaya kalau para dewi awalnya satu entitas,
tapi ketika Surah bertabrakan dengan planet…
Huruf depannya D.
Dol.
Para dewi terpisah, menciptakan tiga bulan.
Yang bisa dihuni hanya Maiden.
Usia kepercayaan?
15.000 tahun.
Mendahului Kekaisaran itu sendiri.
Jumlah pemercaya?
Tiga triliun.
Aku tak pernah menanyaimu,
bagaimana kau percaya?
Bagaimana? Atau kenapa?
Yang terakhir.
Sejak kau dilahirkan di dunia ini, kau dan saudaramu tahu apa tujuan kalian.
Tapi, kami semua harus mencari tahu sendiri.
Tapi… kau tahu apa tujuanmu.
Melayani saudaraku, melayaniku, dan melayani Kekaisaran.
Itu sudah tertulis di kodemu.
Dan aku cukup puas soal itu.
Tapi, mencari makna tak melulu soal mencari jawaban.
Proses pencariannya juga bisa mencerahkan.
Para dewi tak memilih untuk berpisah menjadi tiga.
Mereka ingin kembali menjadi satu.
Lahan asin di Maiden kerap dibilang sebagai air mata para dewi.
Tapi, pengorbanan merekalah yang memberikan keutuhan bagi kita semua.
Di setiap saat di hidup kita, kita bisa memilih jalan sendiri.
Para dewi menuntun kita di setiap langkah menuju pelayanan dan kebenaran,
seperti berjalan menuju pusat dari spiral besar.
Dan Zephyr Halima yang menentang kita, apa jalan yang ia pilih?
Ia berasal dari Mirrus Twelve, lahir di kepercayaan itu.
Setelah gempa bumi di sana, ia menjadi semacam penyelamat,
memimpin usaha pemulihan.
Tapi, belum sampai setahun sejak ia diangkat menjadi Zephyr.
Jadi dia baru mulai merangkak naik.
Mohon maaf, Kaisar, tapi kita telah memasuki atmosfer Maiden
dan kita akan mencapai Istana Salt beberapa saat lagi.
Siap untuk menemui rakyat yang bersukacita?
Aku berencana untuk tetap di kapal.
Kenapa?
Jelas, banyak orang di Maiden tahu aku memeluk kepercayaan mereka.
Hal itu bisa merugikanmu.
Yang benar saja.
Cuma kau yang bisa memberikanku wawasan soal Luminisme.
Kau akan ikut.
Zephyr Halima.
Selamat datang di Maiden, Kaisar.
Mempersiapkan upacara formal bisa jadi menakutkan,
karena itu aku mempetisikan Lingkar Zephyr
dan diberikan kehormatan untuk menyambutmu sendirian.
Sendirian?
Kaisar pasti sudah terbiasa dengan upacara penyambutan,
tapi mengingat keadaan setelah meninggalnya Proxima,
penyambutan secara mewah akan terasa…
tidak pantas.
Tentu.
Dengan tulus aku berterima kasih karena kalian sudah datang kemari.
Kehadiranmu menunjukkan betapa pentingnya Luminisme bagi Kekaisaran.
Sebagai tanda terima kasih, aku hendak menawarkanmu minum.
Air ini langsung dari Rahim Dewi Mother itu sendiri.
Garam dari gelas ini dikabarkan bisa membersihkan niatan buruk
dari pikiran orang yang meminumnya.
Sayangnya, Kaisar tak bisa menerima minuman yang belum diuji.
Sepertinya niatan buruk yang mungkin ada di pikiranku harus tetap tersembunyi.
Entah kenapa menurutku kau pun lebih suka begitu.
Bagaimanapun, aku tak sabar untuk bisa lebih mengenal dirimu.
Tiga keberkatan untuk kalian semua.
Apa kata yang ingin kugunakan?
Layak?
Boleh juga.
Menurutku ia tak ingin meracunimu.
Tidak, tidak secara harfiah.
Tapi, aku tak yakin orang dengan niatan murni
akan mencari cara untuk bisa menyambutku.
Bersiaga.
Target kita mungkin bersenjata.
Atau mungkin dia mati.
Dia masih hidup.
Kapal Kekaisaran sama lihainya dalam menyelamatkan nyawa mereka…
dengan saat mereka mencabut nyawa orang lain.
Komandan, kau hidup karena kau bermanfaat bagi kami.
Dan kau sudah mati.
Kau hanya belum tahu itu.
Tentu kami tahu.
Kami adalah pasukan hantu.
Hei. Kemari.
Kau tak apa?
Gia.
Apa yang terjadi di sana?
Astaga.
Tak apa. Kau baik-baik saja.
Bisa jadi kisah bagus suatu hari, jika kita selamat.
Sekarang, ayo kita pergi sebelum kita tertembak.
Kita sudah dapat manifesnya.
Sortir nama-namanya.
Aku butuh ahli lingkungan, propulsi, dan astronautika.
Dan hubungi Tim Alder.
Aku ingin korvetnya siap berangkat.
Tapi mereka masih di kaldera.
Suruh mereka kerja lebih cepat.
Invictus tak akan menunggu selamanya.
Kenapa ia masih hidup?
Kubah itu.
Ketidaktahuan yang paling buruk.
Dan sepertinya dia adalah kunci ini semua.
Setelah kita menetralkannya,
kita akan membunuhnya.
Apa kau yakin ini akan berhasil, Pemburu?
Invictus adalah penebusan kita,
dan sudah kita peroleh dengan rasa sakit kita.
Kau siap?
Apakah ini adalah nama-nama dari kru aslimu?
Setiap orang yang bertugas di Deliverance.
Beberapa dari kami meninggal karena usia atau insiden saat bermukim di Terminus.
Tunjukkan padaku ahli lingkungan.
ROV, JACENTA AHLI LINGKUNGAN
Astronautika?
Siapa wakilnya?
Aku. Aku mengambil alih bidang itu.
Propulsi?
Belajar di Akademi Crito Orbital.
Tercatat lebih dari 5.000 jam di transportasi imperial dan kapal dagang,
baik yang di bawah ataupun melebihi kecepatan cahaya.
Kau mengumpulkan kru untuk kapal pelompat.
Lalu kenapa kau tembak kapal Komandan Dorwin?
Karena aku butuh orangnya, bukan kapal kecilnya itu.
Yang kaulakukan adalah tindakan perang.
Kita sudah dapat yang kita butuhkan.
Nyalakan kembali pagarnya dan kode ulang.
Aku tak mau mereka menyelinap sebelum kita selesai.
- Hai. - Hai.
Akan kujelaskan sekali saja.
Tim Fondasi punya pengetahuan yang tak kita miliki.
Dan kami butuh beberapa dari kalian
untuk membantu kami memperbaiki suatu kapal luar angkasa.
Jika perbaikannya berjalan sesuai rencana,
kami akan pergi dari Terminus, dan kalian bisa kembali hidup normal.
JIka kalian menolak, maka kita semua akan mati,
Anacreon, Terminus sama saja.
Jacenta Rov, majulah.
Apakah kau kepala ahli lingkungan di Deliverance?
Benar. Tapi aku tak mau bekerja untukmu.
Aku setia pada tim Fondasi.
Kutembak satu kaki.
Suamimu masih punya satu lagi.
Apa kita saling paham?
Akiva Lee.
Bisa kauperbaiki mesin pelipat kuantum di kapal perang level Altair?
Ya.
Lewis Pirenne.
Kumohon, sudah 30 tahun sejak aku…
Kau yakin inilah semua orang yang kita butuhkan?
Kukira kau mencoba meracuniku.
Sangat membantu, dedaunan wolvesbreath itu.
Rasa sakitku berkurang hari ini.
Senang mendengarnya, Kaisar.
Akan jadi kehormatan jika aku bisa membantu lagi.
Kau bisa membantuku
dengan menerima penyesalanku setelah aku bicara kasar padamu waktu itu.
Simetri yang sempurna.
Pagar tanaman dipangkas setiap hari.
Usaha yang sia-sia untuk mengontrol apa yang tak bisa dikontrol.
No comments yet. Be the first to leave one.