ആദ്യത്തെ 139 വരികൾ.
JODHA BAI DIKENAL SEBAGAI HARKA BAI DAN HEER KUNWAR. SERIAL INI TIDAK MENJAMIN SOSIAL APAPUN TAU TRADISIONAL KEBUDAYAAN DILAKUKAN OLEH KELUARG
TUJUANNYA ADALAH TIDAK MELUKAI SETIAP BAGIAN DARI MASYARAKAT.
Aku takjub setelah mengambil anak itu.
Aku tak sadar bahwa hal mengerikan terjadi di kerajaan ini.
Kenyataannya aku sudah belajar tentang berlawanan dari hubungan negara dalam selir hari ini.
Itu karena kebenaran di simpan darimu. Kau terbawa setelah kemenangan perangmu.
Meninggalkan dibelakang dari tahanan perang.
Beberapa prajurit sementara beberapa adalah rakyat biasa.
Dan kemudian, mereka dibuat bekerja sebagai pelayan dan pembantu.
Banyak dari mereka yang bekerja dengan kita di dalam selir dan sisanya di jual di pasar bebas.
Mereka diperlakukan lebih buruk dari hewan. Kehidupan mereka lebih buruk dari hewan.
Di hari mereka bekerja sebagai pelayan dan pembantu.
Bagaimana kau tahu semua keadaan ini?
Aku lihat semua ini di pasar pada hari aku bertemu anak itu.
Aku melihat orang di jual di pasar.
Mereka kelaparan dan lelah.
Mereka terus mengutuk takdir mereka.
Anak itu berhasil kabur. Yang Mulia, kita tak bisa mengontrol di luar dunia.
Tapi, kita bisa mengontrol di selir.
Dan kita seharusnya yang pertama merubah diri kita untuk membawa perubahan di lainnya.
Ini adalah alasan aku mau. Pelayan di selir bekerja disini dengan bebas.
Mereka seharusnya senang bekerja disini.
Dan hanya kemudian, mereka bisa melakukan pekerjaan mereka dengan benar.
Kau benar, Ratu Jodha.
Aku terkejut tahu bahwa disamping perintah ketatku.
Perbudakan masih ada di kerajaan ini.
Itu karena hukum belum di umumkan ketat.
Atau rakyat masih belum sadar atas keberadaan hukum semacam itu.
Disana tidak ada hukuman keras melawan semua yang menyimpan budak.
Itu alasan orang tak takut lagi.
Yang Mulia, perbuatan buruk selalu menguasai suatu hal.
Tapi, itu adalah tugas kita untuk hentikan, hak istimewa semacam itu.
Kita harus membela rakyat kita melawan hak istimewa semacam itu.
Aku setuju denganmu.
Aku berjanji padamu untuk mengurus masalah ini.
Aku akan bentuk hukum untuk pelayan dan pembantu.
Aku akan berikan kau kebebasan untuk ambil semua keputusan di selir.
Aku meminta kau untuk datang padaku untuk setiap bantuan yang kau perlu untuk mengurus selir
Tak peduli bagaimana sulit atau buruknya situasi. Aku janji padamu, Ratu Jodha.
Aku akan menaruh usaha yang mungkin dan menaruh perintah dalam situasi ini.
Kau sudah menyalakan api banyak hak istimewa yang kerajaan ini bahwa aku tak sadar itu.
Ratu Jodha, tolong akhiri untuk hak istimewa ini dalam selir sementara aku bentuk dari kerajaan kita
Terima kasih.
Patroli terlihat sangat keras seperti disana ada perayaan malam ini.
Aku harus waspada pada penjaga ini.
Penjaga, jika kau temukan orang misterius kemudian langsung inspeksi orang itu.
Atgan Khan sudah berikan perintah untuk tetap waspada.
Kembali bekerja.
Tunggu!
Minggu, buat jalan untuk yang lain.
Aku harus bertemu Jodha.
Aku harus beritahu dia bahwa Abu Mali bersama komander kerajaan Mughal berencana membunuh kaisar
Kuharap bahwa Jodha kemari mengunjungi kuil hari ini.
Kuil adalah satu-satunya tempat aku dimana aku bisa bertemu dia.
Jodha adalah satu-satunya yang bisa kenali komander yang mau membunuh kaisar.
Atgan Khan.
Aku sudah diberitahu tentang hak istimewa dari penjualan budak.
Masih ada di Agra dan juga kerajaan Mughal.
Kenapa hak istimewa ini masih di ikuti setelah aku membuat hukum menghilangkan hak ini?
Disana, aku akan mau investigasi itu sendiri.
Ya, Yang Mulia, ini menentang alam dari penangkapan manusia lainnya.
Dan membuat mereka sebagai budak!
Yang Mulia, ini benar bahwa perbudakan sudah di lakukan.
Diseluruh kerajaan kita.
Dan aku tahu bahwa aku akan memutuskan melawan itu.
Selamat datang Tuan dan Nyonya.
Aku sambil semua orang untuk penjualan.
Ini penjual dari pembantu kuat dan bagus.
Dan harga setiap budak hanya 20 koin. Anak-anak di jual masing-masing 10 koin.
Ini budak akan melayani kau seumur hidupmu.
Mereka akan dibawah ikatanmu selama hidup mereka.
Aku mau beli wanita ini.
Tuanku, kau bisa ambil apa yang kau mau.
Kau sudah memilih pelayan bagus.
Dia adalah pelayan yang cantik. kau punya pilihan bagus.
Kau bisa dia hanya 20 koin saja.
Kau minta lebih. Aku akan beli dia 15 koin.
Tolong pertimbangkan aku. Kau bisa beli dia untuk 18 koin.
Aku takkan bayar kau lebih dari 16 koin.
Mari akhir persetujuan ini, tuanku, 17 koin.
Kumohon, biarkan aku bawa putraku denganku.
Aku mau pelayan yang bisa melayaniku.
Kenapa aku harus bawa dia juga?
Jika aku membawa dia juga, kau akan lebih sibuk menjaga dia.
Tidak, Tuanku. Dia tak akan menganggu pekerjaanku.
Tidakkah kau butuh memberi makan dia dan memberikan dia pakaian?
Lepaskan dia.
Bawa dia denganmu, Tuanku.
Pelayanan dimaksudkan untuk melayani, tuannya.
Tidak, tuanku.
Ini bukan waktu yang tepat dan bukan cara tepat menghentikan praktek ini.
Aku marah tentang kenyataan bahwa
perbudakan masih di lakukan. Disamping aku membentuk hukum melawan itu.
Tapi, disana tidak ada hukuman kuat.
Dan itu alasan, orang-orang ambil keuntungan dari itu.
Hukum dan reformasi tak bisa membantu memperkuat sistem.
Kita harus membawa revolusi diantara rakyat.
Kita harus menghilangkan praktek ini, tak peduli apa yang terjdi.
Dan kita harus memutuskan hukuman untuk mereka yang masih melakukan perbudakan menentang hukum
- Ya, Yang Mulia. - Ayo pergi.
Ya, apa masalahnya?
Ratu Jodha, ini adalah cincin aku. Aku mau kau pakai itu untuk perayaan malam ini.
Saat aku pergi mencari itu, aku tak bisa menemukan itu.
Tapi hari ini aku melihat cincin itu.
Pada jari ratu Nazima.
Ratu Jodha, Nafisa berbohong. Ini adalah cincin aku.
Dia selalu mau mencuri itu dariku.
Hari ini, Nafisa melihatku memakai cincin ini.
Dan sekarang dia klaim ini adalah miliknya!
Bagaimana bisa cincin milik kalian berdua?
- Percayalah itu, ini milikku! - Percayalah itu, ini milikku!
Berikan aku cincin itu.
Aku akan mencari penjaga perhiasan, dia sudah punya catatan semua perhiasan yang dibawa darinya.
Aku akan serahkan ini ke pemilik sebenarnya.
Setelah berbicara pada tukang perhiasan.
Apa itu baik? Kau boleh pergi sekarang.
Jodha.
- Salam, ibu. - Salam, Ratu Salima.
Hari ini adalah perayaan untukmu.
Dan kau masih sibuk mengurus selir.
Ibu, aku merasa terhormat untuk tahu kaisar sudah atur perayaan untukku.
Tapi, dia juga berikan aku tanggung jawab untuk atur selir.
Itu kenapa aku harus memenuhi tugasku. Aku akan bersiap untuk perayaan sesaat lagi.
Aku senang kau dedikasikan pada tugasmu.
Ratu Salima beritahu aku tentang keputusanmu membantu pelayan.
Dan aku senang bahwa Jalal sudah mendukung itu.
Itu kenapa ibu sudah punya beberapa hadiah berterima kasih padamu atas perbuatanmu.
Ibu, kenapa kau berikan hadiah untukku?
Jodha, kau pertimbangkan aku sebagai ibumu.
Dan kau pertimbangkan Ratu Salima sebagai kakakmu.
Kau seharusnya tak menolak hadiah ini.
Ibumu dan kakakmu berharap berikan padamu. Saat kau datang ke Agra.
Situasi sama sekali tak membantumu.
Banyak orang menentang dari kehadiranmu dengan Jalal.
Tapi aku senang melihat bagaimana kau memenangkan hati mereka.
Dengan perbuatan baikmu.
Dan aku sangat senang untuk lihat banyak kepercayaan itu.
Jalal sudah berkembang untukmu. Aku selalu pikir itu.
Jalal kesepian disamping dia punya banyak ratu dalam hidupnya.
No comments yet. Be the first to leave one.