ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
RUMAH DUKA DAN KREMATORIUM
TEMAN IKEJUNASI TOKO KEJU
PEMBUKAAN BESAR
PEMBUKAAN ULANG
TARIAN TUNGAUKU PENGENDALI HAMA
PEMBUKAAN-ULANG ULANG
PEMBUKAAN-ULANG-ULANG ULANG
Gayle, berhenti teriak.
Aku janji pada anakku ke taman air hari ini,
tapi kukunjungi malam ini. Ya?
- Dah. - Ada apa lagi dengan Gayle?
Selain segalanya?
Matanya memerah karena wajahnya ditiduri kucing,
dan dia tak bisa teteskan obatnya.
- Jadi harus kulakukan untuknya. - Baik.
Kasihan Gayle. Dia sungguh...
Benar sekali.
Kakiku pernah mata merah.
Kenapa anak-anak lama sekali?
Aku ingin tempat utama di wilayah berjemur dewasa.
Aku butuh kulit sawo matang musim panasku
dalam sehari.
Maksudmu kau ingin kulitmu sangat hangus?
Ya.
Hangus adalah cara matahari mengatakan, "Hai, Cantik."
Kacamata renang tak ada di laci.
Kita harus temukan. Jika mata indahku memerah,
kontrak modelku akan dibatalkan.
Aku terlanjur di sini,
biar sekalian kuperiksa di tempat sembunyi super rahasia.
Ulang tahunku masih jauh,
tapi kita tak tahu... Astaga.
- Barang apa ini? - Mungkin hal rahasia
yang harus kita kembalikan dan lupakan?
Atau pilihan selain itu.
Kira-kira untuk siapa?
Letaknya di tempat super rahasia,
jadi tentu ini untuk kita.
Pasti ini mobil kecil hemat energi untukku.
Mungkin sebutir anggur yang amat lezat?
Apa pun itu, kita akan tahu.
Perlahan.
- Cincin? - Terkesiap.
Ayah akan melamar. Ibu akan sangat terkejut.
Tunggu. Bukankah sudah menikah?
Sepertinya. Tunggu, tidak. Mereka saudara kandung?
Entah ini untuk apa.
Aku harus jemput anak-anakku.
Piranha berbaju piama.
BURGER HARI INI
ZAITUNKU, PILIH BURGER ZAITUNKU SAJA
Bob.
Apa, Teddy?
Bukankah besok hari jadimu?
Ya, tapi kenapa kau berbisik?
- Tak ada orang di sini. - Benar.
Ada pemberitahuan di ponselku pagi ini,
bahwa besok hari besarnya.
3 September. Jadi kuingatkan agar kau...
Tunggu. Kau punya hari jadiku di ponselmu?
Tentu saja. Ukuran tubuhmu, alergi makanan,
- batu kelahiran. - Kurasa itu tak masalah.
Jadi, butuh bantuan mempersiapkan perayaannya pada menit terakhir?
Tidak. Sebenarnya, aku...
Sudah kupersiapkan lagu untukmu. Nyanyikan.
Linda...
Teddy.
Kau begitu cantik
Aku merasa berdosa...
Teddy.
- Teddy. Aku ingat. - Apa?
Oke? Aku ingat hari jadi kami.
- Sungguh? - Ya, dan tahun ini,
bukan hanya ingat, akan kuberikan kado yang sangat dia sukai.
Akhirnya akan kuberi cincin tunangan.
Tunggu, kenapa?
Apa pernikahanmu bergaya Benjamin Button,
belakangan baru tunangan?
Tidak. Saat melamarnya, aku tak punya cincin.
Aku hanya beri tos.
Dengan romantis.
Tapi kini kuberikan sesuatu yang bisa dia pakai.
Bahkan ada berliannya.
Ya. Aku bayar $329.
Ya.
Yang akan kubayar dengan kenaikan $15
- selama 24 bulan dengan bunga. - Jadi di mana?
Di mana? Aku mau lihat.
- Aku mau lihat. - Tenang.
Maaf.
Semua sudah kubungkus dan sembunyikan
- di tempat... - Tempat super rahasia?
Kau juga seharusnya tidak tahu tentang itu.
Tapi, ya. Itu akan sempurna.
Aku merasa sangat bangga pada diriku kali ini.
Tak bolehkah kuberi tahu ada upil aneh di hidungmu?
Ia berayun-ayun saat kau bicara.
- Mau kucabutkan? - Tidak.
- Sedikit saja. - Aku saja.
- Biar kucabutkan. - Aku bisa.
- Biar kucabutkan. - Pergi!
Kenapa?
- Astaga. - Giliranku.
Kalian sedang apa di sini?
Cuma membahas betapa hebatnya Ibu.
Nah, ayo. Kita harus pergi.
Namanya Wetty, Set, Go,
bukan Wetty, Siap, Tunggu.
- Lepas cincinnya. - Tak bisa
- lepas dari jariku. - Ayo.
Ayo. Keluar.
Ayo, mari berbasahan.
- Cincinnya tersangkut. - Ia terpasang kuat.
Aku tahu. Sepertinya tertanam ke kulitku.
Kita harus memotong jarinya.
Tidak. Bagaimana jika aku mau mengibas jari
- dan berkata "dadah"? - Kalian
berbisik apa di belakang?
- Rahasia. - Cowok taksiran kami.
Seru.
Kita lepas saat kita tiba. Sekarang kita harus bersikap santai.
Baiklah.
Aku baik-baik saja.
Baiklah. Ibu harus berjemur.
Temui Ibu di sini saat tutup.
Bu, bisa minta tabir surya?
Dasar kutu buku.
Maksud Ibu, sangat bertanggung jawab.
Rasanya seperti sabuk kecil melilit sosis.
- Aku suka lekukan jariku. - Biar kucoba.
KHUSUS KARYAWAN
Lebih keras! Tarik lebih keras.
Tarik!
Aku benci bilang ini, tapi mungkin kita butuh
- bantuan orang dewasa. - Diam kau.
Dengar, kita sudah di sini, cincinnya tersangkut,
dan besok bukan hari Natal,
jadi mari bersantai dan bersenang-senang,
dan urus cincinnya malam ini.
Jika tidak... Gene menikahi Ayah.
- Tamat. - Oke. Mau yang mana,
seluncuran atau ban?
Mau seru lalu santai, atau santai lalu seru?
Pertanyaan sepanjang zaman.
Aku sungai santai. Tiada yang lebih baik
dari terhanyut di atas ban dan pipis ke sungai.
Itu yang paling mendekati sensasi berada dalam rahim.
Aku suka mengapung.
Ya, tapi aku di depan Gene saat dia pipis.
Kau tak bisa kabur, sungai santainya berbentuk lingkaran.
Cuma perasaanku, atau aku ditaksir karena orang pikir aku ada yang punya?
Hai, Tina, Louise. Bung Louise.
- Apa kabar? - Nat si sopir limosin?
Dan aku masih bernapas.
Hai. Sepatu renang yang keren.
Bukan, ini sepatu biasa. Cuma basah.
Apa kabar, Nat?
Ada penumpang menarik?
Kenal pria bernama Tom Cruise?
- Ya. - Aku mengantar pria
yang tak tahu dia siapa ke bandara tadi pagi.
- Bagus. - Ya, lalu kuputuskan
ke sini untuk istirahat harianku.
Kau ke sini setiap hari?
Aku kenal penjual tiketnya.
Kami sebelahan dalam rantai manusia
saat selamatkan Chihuahua yang jatuh ke pipa di taman papan luncur.
Jadi aku kemari pada musim panas saat istirahat,
dan terkadang istirahatnya melar.
Aku pernah tertidur dan terbangun di laut.
Jelaskan itu.
- Kehidupanmu sempurna. - Benar.
- Benar sekali. - Baik,
kami akan pindah ke luncuran.
Aku kembali sebentar untuk cari Speedo,
- lalu kutemui di sana. - Kurasa
aku akan tetap di sungai santai sampai tulangku lebur.
Tapi, temui aku jika dapat es krim atau hot dog.
Hot dog di sini enak.
Sosisnya tepat di tengah roti.
Aku berjemur sekarang
Aku akan benar-benar hangus
Lalu jadi sangat cokelat, ya
Taman air, taman air, taman air
Taman air
Berendam cahaya matahari hingga secokelat sofa kulit
Berendam di air hingga tulangku lebur
Bokong basah
Taman air, taman air, taman air
Taman air
Astaga. Cincinnya lenyap.
Tidak! Pasti jatuh dari jarimu di dalam air.
Aku tahu berenang membuat penisku mengecil,
tapi jariku?
Kurasa jari adalah penisnya tangan?
Jari penis kecilmu membawa kita dalam masalah besar.
Kulitmu terlihat menyakitkan, Lin.
Ya, buruk sekali.
Tapi saat jadi sawo matang, aku akan
secokelat sofa kulit baru.
No comments yet. Be the first to leave one.