ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Diadaptasi dari karya Novel Mars "The Forbidden Depths"
Kalian mengkhianatiku,
aku bisa maafkan kalian.
Tapi, Kota Bawah laut,
jangan harap kalian bisa mendapatkannya.
Semuanya mundur!
Di mana Kota Bawah Laut sebenarnya?
Katakan ada di mana!
Kau mau hancurkan Kota Bawah Laut?
Kenapa?
Kabut iblis. Itu kabut iblis.
Ah, kabut iblis.
Kalian lihat.
Ini adalah kekuatan Kota Bawah Laut.
Serahkan Kota Bawah Laut!
Serahkan Kota Bawah Laut!
Ini gila.
Serahkan!
Serahkan Kota Bawah Laut!
Selama ada aku,
janga harap kalian bisa dapat Kota Bawah Laut.
Kuberi tahu kalian.
Aku adalah bajak laut.
Raja bajak laut sudah mati.
Kalian lihat. Itu... Apa itu?
Apa itu?
By: YOYONG MASAMBA
Naikkan layar!
Naikkan layar!
Baik.
Naikkan layar!
Emas di darat dan harta karun di laut.
Tak ada di laut...
yang melebihi kuburan di darat.
Jika menemukan mayat yang terkubur di dasar laut
dan tidak ada yang mengembalikannya,
kita harus mengambil sisa-sisanya dahulu,
lalu dikuburkan di pinggir pantai.
Ini adalah peraturan Desa Tanka kita.
Pergi ke laut,
semoga beruntung dan semua lancar.
Di bawah pusaran awan adalah pusaran air..
Di bawah pusaran air adalah tempat konvergensi arus laut.
Seluruh harta karun tersimpan di sana.
Lihat.
Itu adalah pusaran air.
Pakai perlengkapan kalian semua.
Terjun!
Bajak laut kecil,
kau baiknya tetap di atas air.
Jangan turun.
Menghalangimu jadi kaya.
Kak Long,
Haisheng akan baik-baik saja, 'kan?
Harus punya pengalaman yang banyak.
Jika mau tetap tinggal di Tanka,
harus menemukan harta karun.
Er Zhu, di mana Haisheng?
Tidak tahu.
Dia belum naik?
Siapa yang sudah melihat Haisheng?
Bian Haisheng masih belum naik.
Mengapa?
Da Fu, apa yang terjadi?
Di sana!
Ada orang yang menembaki kita.
Kita bertemu bajak laut.
Semua orang, naik ke atas kapal!
Naikkan layar!
Er Zhu!
Setelah 30 menit,
bagaimanapun, potong semua tali
dan segera pergi.
Aku akan mencari Haisheng.
Tidak boleh ragu-ragu.
Jika tidak, semuanya akan gawat.
Kak Long.
Cepat naik ke kapal.
Kapal bajak laut sudah mendekat.
Naikkan layar!
Kak Long.
Sudah terlambat, kita harus pergi.
Tanpa Kak Long, kita takkan pergi ke mana pun.
Instruksi Kak Long, gak boleh mati bersama.
Bian Haisheng sudah keluar dari air.
Dia ada di sana.
Kak Long sudah keluar dari air.
Ayah!
Haisheng!
Kak Long!
Aku di sini, Ayah.
Monster laut! Kak Long dimakan oleh monster laut.
Cepat!
Buang semua benda berat di atas kapal.
Cepat!
Bian Haisheng masih ada di bawah.
Potong semua tali.
Jika tidak, kita akan mati bersama.
Bos, aku menangkap seorang tahanan.
Dia mempunyai tato bajak laut
sama seperti kita.
Ini bajingan yang datang dari laut mana?
Sini.
Biarkan kakak melihatmu dengan saksama.
Sudah kuduga ini berbeda dengan para bajak laut bau di laut.
Ini segar dan lembut.
Dari mana asal ini?
Dari dalam laut.
Siapa kau?
Siapa orang di Tanka
yang tidak mengenal tato ini?
Ini adalah tanda bajak laut.
Sejak kecil,
aku sudah menjadi orang Tanka.
Apa yang membuatmu berpikir aku adalah bajak laut?
Orang Tanka.
Kau adalah nelayan.
Orang Bian Hailong.
Nelayan dengan tato.
Gendut.
Dengarkan aku.
Hari ini kita beristirahat dahulu.
Besok pagi, kita baru membunuhnya.
Eh, baiklah.
Masuklah.
Aku beri tahu kamu
siapa yang mau dibunuh oleh bajak laut.
Eh.
Kita sudah mengikatmu,
tapi kamu masih tidak jujur.
Besok pagi, kami akan membuangmu ke laut. Memberi makan ikan.
Hei!
Hei!
Hei!
Bangunlah.
Kusimpan gigi hiu di pinggangku.
Kamu ambil itu
dan potong talinya.
Kita berdua melarikan diri.
Kau gak dengar?
Mereka akan membunuh kita besok.
Kau mau mati?
Aku tak mau mati di sini.
Jebakan ini awalnya
dirancang untuk dua bajak laut bodoh itu.
Jika kau tak muncul tiba-tiba,
aku pasti sudah lari.
Aku masih belum menemukan Kota Bawah Laut.
Kota Bawah Laut?
Kau juga tahu Kota Bawah Laut?
Bagaimana agar tetap bisa tinggal di Tanka?
Menemukan Kota Bawah Laut.
Kota Bawah Laut
adalah legenda.
Legendanya, saat muncul pusaran air raksasa
di bawah pusaran awan,
sudut Kota Bawah Laut akan terlihat.
Di bawah pusaran air itu
adalah harta karun yang kita, para nelayan,
cari dari generasi ke generasi.
Mencari sebuah legenda,
sangat sulit, 'kan?
Bocah tengik!
Kenapa sama sekali gak berambisi?
Ayah.
Sudah gak mau tinggal di Tanka.
Saat aku menemukanmu pada tahun itu,
di tanganmu terdapat tato ini.
Ah.
Namun,
siapa pun ayah kandungmu,
bagaimana orang bicara dan melihat
tentangmu,
kau tetaplah putra Bian Hailong yang baik.
Suatu hari,
kau akan jadi nelayan terbaik.
Menemukan Kota Bawah Laut.
Aku adalah orang Tanka sungguhan.
Sialan!
Ini baru anakku, Bian Hailong, yang baik!
Ayah, aku akan bodoh jika dipukul lagi.
Sini. Lebih ke sini lagi.
Tangan kiri lebih ke atas lagi.
Di sabukku.
Eh, bukan.
Ke atas.
Ke atas lagi.
Hehe, geli.
Ke atas. Ke atas lagi.
Sabuk.
Dari mana asalmu?
Aku, Tanka.
Orang Tanka?
Kalau begitu, kau pasti bisa menangkap ikan.
Tuhan mempunyai mata.
Tiba-tiba membiarkanku bertemu seorang nelayan.
Kau sungguh tahu Kota Bawah Laut ada di mana?
Tidak tahu.
Namun, katanya, itu ada di wilayah laut ini.
Namaku An Su.
No comments yet. Be the first to leave one.