The Shards

The Shards

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗦𝗛𝗔𝗥𝗗𝗦 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟰 𝗛𝗨𝗟𝗨 - 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝐑𝐄𝐓𝐀𝐈𝐋 𝐇𝐔𝐋𝐔 𝐃𝐒𝐍+ >> 𝟒𝟒:𝟓𝟒 ➖ *𝘋𝘪𝘵𝘦𝘳𝘫𝘦𝘮𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘙𝘪𝘰 𝘞𝘪𝘣𝘰𝘸𝘰

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-08-13
ഡൗൺലോഡുകൾ: 13
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Kisah ini hanya fiksi.

Segala kemiripan pada tokoh nyata, hidup atau mati, murni kebetulan.

Namaku Ryan Gifford.

Pada tahun 1981, usiaku 18 tahun dan kelas 12 di Sherman Oaks, California.

Pada hari sekolah, aku menyetel alarmku pukul 05.45

walau aku masih belum perlu bangun untuk satu jam lagi.

Aku suka tombol tunda.

Aku merasa seperti lolos dari sesuatu.

Pada pukul 06.45, aku sudah memanjakan diri empat kali hari ini.

Lumayan.

Saat mandi, aku memakai sabun di tubuhku berurutan ke bawah.

Bahu dulu.

Lalu dadaku.

Perut.

Bokong.

Paha.

Terakhir, betis.

Aku lebih suka mandi berurutan ke bawah

karena itu mencegah air kotor menyentuh kulit bersih.

Aku bercukur, mengoles krim pascacukur, dan kututup dengan semprotan Kouros.

Itu untuk pria.

Aku suka Buc Wheats,

sereal General Mills

yang akan berhenti diproduksi beberapa bulan dari hari ini.

Kepingan gandum renyah dilapisi glasir mapel asli.

Walau kemudian, General Mills akan mengubah resepnya

dan mengganti glasir mapel dengan lapisan gula,

dengan hasil yang dipastikan menjadi bencana.

Hari ini, 4 Oktober 1981,

hanya ada 92 mangkuk Buc Wheats yang tersisa dalam hidupku.

Sekarang 91 mangkuk.

Aku mengendarai Pontiac Trans Am 1978.

Manual.

Gadis suka pria yang mengendarai mobil manual.

Dari rumahku di Mooncrest Avenue di Encino,

aku butuh 19 sampai 23 menit untuk berkendara ke sekolah.

Hei, kau terlambat.

Tapi pagi itu, aku tak pergi ke sekolah.

Butch mencarimu.

PLANET NAFSU

PELACUR KOTOR IV

Keluar Dari Belakang PATTON.

Aku tak akan bilang berakting di pornografi adalah hasratku,

tapi setelah uang keluarga kami ludes karena Ayah mendanai Heaven's Gate …

BUTCH BANXXX PRESDIR, EROTICA PICTURES

…aku harus mencari uang untuk membiayai Yale.

Jan "Butch" Banxxx adalah salah satu pornografer paling produktif

di seluruh San Fernando Valley.

Aku suka karena dia wanita tangguh dalam bisnis pria,

pelopor jenis baru sejati dalam bisnis ini.

Kulihat kau memperhatikan VCR-ku.

Itu teknologi baru yang hebat dan fantastis.

Menonton film?

Tidak.

Tidak, Troy, aku membuat film.

- Sebenarnya, namaku Ryan. - Tunggu.

DIA MENIUP

Bukan itu yang tertulis di poster.

Apa maksudmu kau membuat film? Untuk VCR?

Bayangkan ini. Menyentuh dirimu sendiri, yaitu membelai sampai puncaknya,

dalam privasi dan kenyamanan rumahmu sendiri.

Tak ada lagi lantai lengket. Tak ada lagi sandaran lengan yang tak nyaman.

Tak ada lagi kontak mata tak sengaja

dengan orang mesum yang kau kenal dari gereja.

Dalam sepuluh tahun, kaset VHS akan membuat bioskop porno bangkrut.

Jadi, seseorang bisa membeli sendiri kaset VHS salah satu filmku?

Ya, mereka akan membelinya dan mereka bisa membelinya.

Tapi kupikir film-filmku hanya dirilis ke luar negeri.

Bagaimana jika wajahku dikenali?

Kau berjanji tak akan ada yang mengenaliku.

Dijanjikan secara lisan.

Dengar, butuh satu dekade sebelum alat itu dijual di bawah 1.000 dolar.

Lalu pada saat film ini kembali untuk menghantuimu,

kau akan melupakan semuanya.

Itu tidak menenangkan.

Tidak?

Inikah alasanmu ingin menemuiku?

Tidak, dengar, aku ingin kau membimbing seorang gadis.

Seorang wanita, sebenarnya.

Apa kau bisa mengatasinya di sana, Seksi?

Mungkin mengajarinya?

Seperti ikat-mengikat?

Bukan tali sungguhan, tali metafora.

Siapa dia?

Dia akan jadi siapa pun yang kau mau.

Aku suka memanggilnya Cami Soul.

Cami Soul.

Astaga.

Bisakah kita membicarakan VCR ini nanti?

Ryan, aku ingin kau bertemu bintang terbaruku, Nn. Cami Soul.

Hei, Ryan.

Ny. Schaffer?

Kalian saling kenal?

Itu fantastis.

Ini adegan penting, adegan penting yang berdaging.

Throb Johnson, alias dirimu, ingin meniduri ibu tirinya, alias Cami Soul.

Jadi, itu yang akan terjadi secara dramaturgi.

- Cerdik. - Ya.

Omong-omong, aku melihat rekaman mentah kemarin.

Adegan pesta seksnya luar biasa.

- Ini naskahnya. - Baik, tim kedua keluar.

Tim pertama masuk.

Baiklah, Lucy, Desi, ayo.

Semuanya baik, Sayang?

- Bagaimana ibumu? - Baik.

Bagus.

Bantu aku.

Jangan beri tahu kau-tahu-siapa tentang apa yang kulakukan.

Suami dan putriku.

Ya, aku tahu mereka yang kau maksud.

Suara siap!

Kau wangi.

Kouros?

Ayo bercinta!

Kumohon.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Sialan. Bajingan. Tidak.

Tidak.

Kumohon, biarkan aku pulang!

Kumohon.

Aku ingin bertemu ibuku.

Kumohon, aku akan memberimu es loli.

Sialan, dasar bajingan berengsek.

Tolong aku!

Kumohon!

Tidak! Kumohon! Tidak!

Kumohon lepaskan aku.

Kumohon.

Kumohon lepaskan aku.

Apa itu?

Makanlah.

Tidak, apa itu?

- Makanlah. - Tidak!

Tolong!

Thom, pulanglah seusai sekolah.

Aku punya rencana.

Kau punya rencana apa?

Berkumpul.

Baik, bisakah kau berkumpul di lain waktu?

Ada yang mau Ibu katakan kepadamu. Ini penting.

Apa?

Ada seseorang yang ingin Ibu perkenalkan.

Ibu tahu situasinya sulit sejak ayahmu pergi.

Ayah tidak pergi. Ibu mengusirnya.

- Ibu memberi ayahmu ultimatum. - Terserah.

Ini juga transisi yang sulit bagi Ibu, paham?

- Ted menjadi… - Ted?

Ted menjadi secercah harapan.

Dia membuat Ibu bahagia. Dia ingin mengurus kita.

Dia seorang podiatris.

Menjijikkan.

Semua baik-baik saja?

Ya, hanya masalah dengan ibuku.

Aku turut prihatin. Kukira dia sudah lebih baik.

Memang. Tapi ini aneh.

Saat ayahku ada, sulit melihat Ibu begitu sedih.

Setelah Ayah pergi, sulit melihat Ibu begitu bahagia.

Seolah-olah jadi keluarga membuatnya amat depresi.

Melihat Liz bahagia sangat membuat goyah.

Aku tahu apa yang bisa menghibur.

Ayo minum alkohol.

Pak Flanigan?

Astaga. Pak Flanigan.

Nn. Schaffer, Tn. Wright, Nn. Reynolds.

Aku tak mengerti. Kau berhenti bekerja di sekolah?

Kadang, aku kerja di sini di akhir pekan, mengambil sif tambahan.

Jadi, mau pesan apa?

Tiga Tom Collins.

Kalian mau sesuatu?

Tak bisa sajikan alkohol. Kalian di bawah 21 tahun.

Bukan itu yang tertulis di KTP ini.

Ada preferensi gin?

Yang terbaik.

Dan kentang goreng.

Astaga. Dia benar-benar percaya.

Sudah kubilang KTP ini hebat.

Ruang Bir.

Hei, Bret.

Hei.

Kau baik-baik saja?

Entah bagaimana orang bisa baik-baik saja mengingat semua yang terjadi.

Apa maksudmu? Apa yang terjadi?

Matt.

Ada apa dengannya?

Dia masih menghilang.

Polisi tidak merilis informasi tambahan.

Sayang sekali.

Aku terus bermimpi buruk tentang Si Penjala.

Aku kembali ke rumah lamaku di Trousdale.

Aku terus dengar telepon berdering, tapi tak tahu dari kamar mana suaranya,

jadi, aku berlari dari kamar ke kamar untuk mencarinya.

Seperti apa rupanya?

Aku bahkan tidak tahu.

Itu bukan berbentuk figur. Itu hanya perasaan.

Kurasa Si Penjala atau ancaman dari Si Penjala

telah membagi hidupku menjadi sebelum dan sesudah.

Setelah dia di sini, aku menyeberang ke dunia lain kematian dan kedewasaan.

Ini mengingatkanku pada konsep Jepang yang kubaca bernama mono no aware.

Itu artinya seperti kesedihan bahwa semuanya berakhir.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left