ആദ്യത്തെ 170 വരികൾ.
- -
- -
Ayo, gadis pintar.
- -Hampir sampai.
Aku akan beri kau gandum.
Hai, semuanya.
-Aku suka... -Hai, John!
Kau tampak kesal karena sesuatu.
Yah, aku harus membunuh orang hari ini.
Bukan hal yang kubanggakan.
Membunuh orang, sungguh hal yang berat.
Aku tahu ini tak mudah, Ayah, tapi dia pantas mati.
Dia memang pantas mendapatkannya.
Salah satu bajingan yang menyebut dirinya
bagian dari Pasukan Sinclair,
mencoba mengusir Smitty dari tanahnya.
Sudah kubilang, jangan tarik senjatamu padaku.
Kudengar Sinclair itu iblis sendiri.
Ya, kurasa begitu.
Jika aku tak datang, Smitty mungkin sudah mati.
Yah, kau melakukan hal yang benar.
Kau pria yang baik, John.
Aku setuju, Nyonya.
Tidak apa, gadis kecil. Tidak apa.
-Lizzy? -Hm?
Boleh aku minta kentang lagi?
Sumpah, kau ini seperti beruang grizzly.
Kau tak pernah berhenti makan, ya?
Boleh aku tambah kentang lagi?
-Ya, silakan. -Terima kasih.
- -Apa?
Tadi aku hampir berkuda sampai
-ke Donnelly Pass. -Oh, ya.
- -Hei,
kapan Bibi Rose kembali?
Kupikir dia sudah kembali sekarang.
Oh ya, mungkin dua minggu lagi.
Ya, astaga, sudah berapa lama
kita tak melihatnya?
Astaga, sudah dua tahun lebih, ya?
-Ya. -Hmm.
-Huh! -Hm! Bayangkan itu.
Apa kau ingat keributan yang kita buat di kota?
Kita? Seingatku, itu ulah Rose.
Dia memang yang paling gila di antara kita.
Suatu malam,
Rose mabuk lebih parah dari Pak Fletcher,
mencuri pistol Ayah.
Dia hampir menembaki separuh kota.
Ingat pagi berikutnya?
Kita menemukannya di palungan kuda,
pistol di satu tangan-
Botol wiski di tangan lain!
Dia bahkan belum sadar.
Tidak.
Bibi Rose melakukan semua itu?
Ya.
Aku tahu alasan aku menjadi sheriff di kota ini.
Ya.
Tapi butuh lebih dari itu
untuk mengatur kalian semua.
Oh, kalian berdua masih saling cinta.
Oh tidak, tak ada waktu,
tak ada waktu untuk cinta di rumah ini.
Banyak pekerjaan yang harus dilakukan,
John menegakkan hukum
dan aku menjaga rumah, jadi.
Lihat ini, itu saja yang kau dapat, paham?
Sekarang, dasar grizzly tua, simpan omong kosong itu nanti
karena ada- Oh, ayolah.
Banyak tugas, harus segera dikerjakan.
Tidak, tidak! Biar aku yang kerjakan.
- -
John!
Kalian semua, pergi ke lumbung dan bersembunyi
sampai Clayton dan aku tahu apa mau mereka.
Pergilah, Nyonya, ikuti mereka.
John, aku tak pernah pergi dari sisimu
dan aku tak akan mulai sekarang.
Wanita bodoh.
Apa yang kalian lakukan di tanahku?
Tanahmu?
Kurasa kau tak terima telegramnya, Sheriff.
Benar, Sheriff, aku punya dokumennya
di sini, semua legal.
Tampaknya lahanmu milik Tuan Sinclair.
Jadi kusarankan kalian segera pergi.
Winslow, kau hanyalah cacing licik.
Itu tugasku, mencari nafkah jujur.
-Jujur? -
Dan pergilah ke neraka, Sinclair.
Yah, kurasa kita akan segera bertemu di sana.
Ada masalah soal hak tambang perakmu
yang kurasa seharusnya jadi milikku.
Restitusi dan lainnya.
Kau tahu apa itu, John? Restitusi?
Itu pengembalian sesuatu yang hilang
atau dicuri kepada pemilik aslinya.
Pergi dari tanahku sekarang.
- -
Oh, tak perlu begini, kawan.
Kita semua teman di sini.
Sekarang suruh anakmu jatuhkan senjatanya.
Kusarankan kau lakukan hal yang sama.
Jika tidak, wanita cantikmu ini
mungkin akan kehilangan nyawanya.
- -
Terlalu banyak orang, Clayton.
Lepaskan dia dan kita bicara.
- -
Hentikan!
Nah, itu tak sulit, bukan?
Sekarang kota ini, peternakanmu, klaimmu,
semuanya milikku.
Baik, lepaskan dia dan kita bicara.
Oh, kita sudah jauh dari kata bicara, John.
Kau membunuh salah satu anak buahku hari ini,
sekarang aku akan membunuh salah satu milikmu.
Sekarang aku harus memilih.
Apakah wanita cantikmu ini?
Si kasar ini?
Atau kau sendiri, John?
Kau keparat.
- -
Tidak! Biarkan dia!
-Tidak, biarkan dia! -
-Janie! Tidak! -Biarkan dia!
Tidak, biarkan dia!
Carver, tangkap dia, dan pastikan
tak ada kejutan lagi di sini.
- -
Aman. Ayo pergi dari sini.
- -
Yah, ini mengubah segalanya, bukan?
Kalian berdua jatuh cinta?
Oh, itu sungguh manis.
Kalian pengecut.
Biarkan mereka. Aku yang kau inginkan.
Tidak, aku berubah pikiran, John. Restitusi.
- -
Lizzy! Tuhan, kau keparat.
Kau keparat sialan.
Oh, aku lebih dari itu.
Yeehaw, John, waktunya rodeo.
- -
Sial, John, kau harus membersihkan
kotoran di sini.
- -
Oh, kau cukup berani, Nyonya, aku suka itu.
Mungkin kau akan kujadikan hewan peliharaan.
Oh, kami akan membersihkannya untukmu.
Oh, aku akan...
Kau akan apa?
Sampai jumpa di neraka.
Tidak!
Ayo, sekarang.
Ayo, mari kita pergi dari sini.
Aku tak bisa membiarkan mereka di sini. Tidak!
Aku akan mengurusnya. Aku janji.
Ayo. Ayo, sekarang.
Ayo.
Ayo.
- -
Aku akan mengurusnya. Aku janji.
Ayo, hati-hati melangkah, hati-hati, Sayang.
Ayo pergi. Ayo pergi, cepat.
Ayo, kita pergi. Ayo.
- -
- -
- -
No comments yet. Be the first to leave one.