ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
[Cerita dalam film ini murni adalah fiktif belaka]
Tongkat Naga ini.
Sudah ada di tanganku selama belasan tahun.
Tahun ini,
aku memutuskan untuk pensiun.
Huoshan, sudah pasti kamu.
Huoshan.
Sudah lama ingin menjadi ketua, 'kan?
Aku pernah bilang delapan tahun lalu,
bagi yang bisa membereskan Luotuo itu,
dia yang akan menjadi pemimpin selanjutnya.
Jadi,
aku memutuskan untuk menyerahkan Tongkat Naga ini kepada.
Jiale.
Kak Rong, selama delapan tahun ini aku juga...
Aku mau keluar dari organisasi.
Aku melakukan begitu banyak hal untuk organisasi.
Seharusnya sudah giliranku, 'kan?
Luotuo.
Kamu berbisnis narkoba di belakang Kak Rong, 'kan?
Menyentuh narkoba berarti menyentuh batasan Heyixing.
Kamu melanggar peraturan.
Meski jika aku mati,
kamu tetap tidak berhak menduduki posisiku ini.
Baik.
Aku buka kelompok sendiri, mencari uang sendiri.
Luotuo!
Baik!
Seluruh organisasi kami akan menghajarmu!
Hajar.
Aku ingin lihat siapa yang duluan menjadi pengecut nantinya.
Ayo!
Kak Rong.
Semuanya makan.
Kak Luo.
Setelah keluar dari pintu ini,
seluruh organisasi akan memusuhimu.
Kita bersaudara bertahun-tahun,
aku tidak ingin berperang denganmu.
Le.
Begitu aku keluar dari pintu ini,
semua anggota Heyixing bukan saudaraku lagi.
Kamu berbeda.
Kita tumbuh bersama, berjuang bersama.
Sekarang, adikku juga kuserahkan padamu.
Jika bertemu di luar kelak,
jangan berbelas kasihan.
Siapa pun yang mati di tangan siapa,
jangan saling menyalahkan.
Mulai hari ini,
tergantung pada takdir masing-masing.
Huoshan!
Kenapa mau membunuhnya?
Entah siapa yang menyuruhnya datang.
Apakah masih perlu ditanyakan?
Lihat saja sendiri anak buah siapa ini.
Dia anak buahnya Luotuo.
Aku pernah melihatnya dulu.
Dokter bilang hanya perlu istirahat beberapa hari.
Kak Rong.
Para saudara di luar sedang menunggu perintahmu.
Suruh siapa yang pergi?
Jiale, Huoshan.
Kamu yang menyampaikan.
Kak Man.
Kak Rong sudah siuman, 'kan?
Apa katanya?
Kak Rong bilang, harus membereskan Luotuo.
Bagi yang membunuh Luotuo,
dia akan menjadi pemimpin selanjutnya.
Jiale.
Kak Rong menyuruhmu pergi.
Apa?
Kamu tidak terima?
Kak Man.
Di antara beberapa cabang kita,
Huoshan paling jago berkelahi.
Ucapanmu ini bermasalah, 'kan?
Yang jago berkelahi di organisasi kita ada di sini juga.
Kak Jiale bahkan adalah petarung andalan pemegang lencana emas.
Pengaturan Kak Rong tidak bermasalah.
Jiale.
Hubunganmu dengan Luotuo begitu dekat.
Apakah kamu tega melakukannya?
Adik Luotuo adalah pacarmu.
Jika kamu pergi sendirian,
akankah membuatnya kabur tanpa sengaja?
Kali ini, Luotuo jelas ingin Kak Rong mati.
Harus bagaimana,
Jiale bisa membedakannya.
Aku harus mencari tahu dengan jelas,
apakah itu perbuatan Luotuo.
Kalau benar,
aku tidak akan mengecewakan organisasi.
- Kak Kang. - Kak Kang, bagaimana?
Kak Kang.
Kak Le.
Beberapa kelompok saudara kita mencari di mana-mana.
Belum tahu Luotuo akan pergi ke mana
malam ini.
Halo.
Halo, Le?
Sudah kucari beberapa hari.
Kenapa tidak membalas pesanku?
Hari ini kakakku berulang tahun.
Apakah kamu mau ikut nanti?
Aku akan pergi.
Tapi, aku bukan merayakan ulang tahunnya.
Kamu jangan pergi malam ini.
Kakakku berulang tahun, kenapa aku tidak boleh pergi?
Aku mau mendiskusikan hal penting dengannya.
Kamu tunggu aku di Maji.
Sampai jumpa.
Halo.
Aku tahu Luotuo ada di mana.
Saudaraku, bersiap bekerja.
Baik.
Aku ingin pergi sendirian.
Kalian tunggu aku di sini.
Kalau begitu, aku akan menemanimu.
Bantu aku menyimpan ini.
Jam tangan ini
tidak pernah meninggalkanmu sejak kamu
menjadi petarung andalan.
Itu sebabnya aku ingin kamu menyimpannya, Sobat.
Tunggu telepon dariku.
Kakak.
Barang ini sungguh bagus.
Siapa kamu?
Kakak, Jiale datang.
Aku tidak merayakan ulang tahun dengan anggota Heyixing.
Ambil senjata, ikut aku.
Ayo!
Ayo!
Ayo!
Habisi dia!
Kak Jiale, tempat ini tidak menyambutmu.
Serang!
Kak Luo.
Kamu yang menyuruh orang untuk membunuh Kak Rong?
Aku berulang tahun hari ini.
Kenapa adikku tidak datang?
Aku menyuruh Jiji menungguku di Maji.
Kita ini bersaudara.
Temani aku minum segelas alkohol ini.
Tidak tahu
ini gelas alkohol terakhir siapa dalam hidup ini.
Selesaikan urusan setelah minum.
Apakah kita masih punya pilihan lain?
Punya.
Kalahkan aku.
Kamu tidak bisa mengalahkanku jika begini.
Masihkah kamu ingat?
Saat di Gulang pertama kali,
siapa yang mengajarimu memegang pisau?
Kamu bilang, pisau harus diikat ke tangan.
Jika ada banyak air, tangan menjadi licin.
Sudah kukatakan, jangan berbelas kasihan.
Jiale.
Aku bukan datang untuk merebut jasamu.
Kalau kamu tidak tega, biar aku yang melakukannya.
Aku masih ingin menjadi pemimpin Heyixing.
Aku tidak mau mati di tangan orang luar.
Kamu dipenjara delapan tahun demi organisasi.
Sekarang, kamu sudah keluar.
Seharusnya menggantikanku sebagai pemimpin.
Kak Rong.
Sudah kupikirkan dengan jelas.
Aku mau keluar dari organisasi.
Kamu tahu apa yang kamu katakan?
Aku tahu.
Kak Le.
Apakah kamu sudah gila?
Kamu tahu harus menerima hukuman keluarga
jika keluar dari organisasi.
Mayoritas orang tidak bisa melewatinya.
Nyawamu mungkin tidak bisa diselamatkan.
Kang, jangan menasihatiku lagi.
Jembatan Erban pernah dilewati puluhan ribu pasukan.
Tembaga di kiri, besi di kanan, tidak ada bedanya.
Melanggar 36 sumpah.
Menerima 36 pukulan.
Laksanakan hukuman keluarga!
Lakukanlah.
Kak!
Kak!
Kak, bangunlah!
Kak!
Kenapa kamu melakukan ini?
Kenapa?
Bukan aku yang membunuhnya, aku pergi dulu.
Lima belas tahun.
Kita bertiga, dari anak nelayan tanpa sepatu
saling mendukung sampai sekarang.
Aku kira kita adalah orang yang paling saling mencintai.
Tapi, kamu malah membunuh saudaramu.
Satu-satunya keluargaku!
Aku ingin kamu menebusnya dengan nyawa!
Maaf.
Aku yang berutang pada kalian.
No comments yet. Be the first to leave one.