ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
DOCTOR ON THE EDGE
INI KARYA FIKSI BEBERAPA ADEGAN DIHASILKAN DENGAN AI
AKTOR CILIK DAN HEWAN DIREKAM DENGAN AMAN
JIKA AKU TEGAR, SEMUA AKAN BAIK-BAIK SAJA
EPISODE 12
Bagus.
Terima kasih.
- Bagus, Semua. - Terima kasih, Pak Park.
Kasihan, kalian sudah berhari-hari pulang pergi tanpa hasil.
Aku yakin bolak-balik ke daratan tak mudah.
PUSKESMAS
JANGAN MENDEKAT
Halo, Pak Park.
Apa kalian ada waktu luang besok?
Kenapa kau bertanya?
Kalian tak boleh menganggur saja saat puskesmas tutup.
Kalian harus membantu warga.
Kau bukan melakukan operasi.
Jika kau menghabiskan setengah jam dengan satu tiram,
kapan semua ini akan dibuka?
Aku dokter bedah, jadi aku memperhatikan perincian.
Simpan pidatomu.
Jadi, apa tirammu seperti itu karena kau dokter penyakit dalam?
Astaga…
Aku belum memilih spesialisasi.
Dokter kami mahir dalam hal lain, tetapi ini bukan…
Mereka harus kembali melakukan keahlian mereka.
- Benar, ya? - Astaga…
Keahlianku membuka tiram.
Astaga…
Gubernur itu licik.
Semua orang tahu dokter kita tak bersalah, sial!
Bagaimana menurutmu? Apa kita harus lawan dia?
Ular seperti itu tak bisa dihadapi secara langsung.
Untuk mengalahkan yang seperti itu…
Harus bagaimana?
Tegarlah sekuat tenaga.
Benar.
- Benar. - Kau benar.
Begitulah cara mengalahkannya.
- Benar. - Benar.
"Tegar," ya?
Halo?
Dokter Yong…
Bisa datang ke sini sebentar?
Ada apa, Nn. Eom?
Perutku sakit sekarang…
Baik, aku ke sana sekarang!
Nn. Eom…
Bisa ulurkan tanganmu?
Denyut nadimu terlalu cepat dan suhu tubuhmu turun drastis.
Kau harus pergi ke rumah sakit. Aku akan panggil kapal medis.
Mari tunggu sebelum kita pergi.
Apa?
Semua orang akan tahu jika kita memanggil kapal medis.
Aku akan naik feri paling pagi…
Agar tak ada yang tahu.
Hal buruk akan terjadi jika kau terus begini!
Karena aku lebih baik mati daripada ketahuan orang lain.
Jika kau lebih baik mati…
Aku akan tetap di sisimu.
Mengerti?
PUSKESMAS TUTUP
Astaga!
Ya ampun!
Dokter Jucheon mana?
Sepertinya dia pergi pagi-pagi.
Siapa tahu?
Mungkin dia pergi agar tak membuka tiram?
Ayolah. Dia tak akan seberengsek itu.
- Tak mungkin. - Mungkin saja.
Aku juga ingin kabur.
Aku juga.
Ko Changmok!
Tamat riwayatmu. Kau lihat apa, Bajingan?
Bukankah itu Yeom Byeongcheol?
Jangan meremehkanku!
Dia tampak mabuk, bukan?
- Ko Changmok, tamat riwayatmu. - Sepertinya begitu.
Aku akan mendatangimu, ya?
Sial!
Dia akan naik motor itu?
Kau benar.
Tunggu!
Pak Yeom Byeongcheol, tunggu!
Tunggu!
Pak Yeom Byeongcheol!
Ya ampun…
Kita harus bagaimana?
Kita harus bagaimana?
- Astaga! - Hei!
Bagaimana keadaannya?
Kakinya tampak baik-baik saja.
Namun, banyak kehilangan darah di wajahnya.
Kita harus membawanya ke puskesmas.
Dia akan mengalami renjatan jika dibiarkan.
Mari kita periksa.
Pak Yeom,
- kau tahu di mana kita sekarang? - Ya.
- Kau ingat mengalami kecelakaan? - Ya.
- Ada apa? - Ada kecelakaan motor sambil mabuk.
- Lukanya harus dibersihkan dan dijahit. - Tak bisa.
Jika kalian menyentuh apa pun di sini, itu pencurian.
Kita harus menunggu kapal medis…
Itu akan terlambat.
Perintah administratif tak seperti itu. Kau akan bermasalah besar!
Kita semua bisa diborgol, paham?
Astaga, Nn. Hari!
Astaga…
Apa yang kaulakukan?
Aku yang mencuri ini, jadi…
Kalian berfokuslah merawatnya.
Astaga, Hari…
Kenapa kalian mengambil risiko itu untukku?
Kalian bahkan tidak menyukaiku.
Tolong tutup mulutmu.
Sisi ini akan baik-baik saja setelah lukanya diperban.
Ya, itu sudah cukup.
Sedikit salep sudah cukup.
Ada lagi yang sakit?
RUMAH SAKIT ASONG KEBIDANAN DAN GINEKOLOGI
Nn. Eom,
kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi?
Kau pingsan di feri.
Kau mengalami kehamilan ektopik, jadi harus segera dioperasi.
Ini bukan salahmu.
Tak ada yang memilih kehamilan ektopik, jadi…
Aku sangat menyedihkan.
Nn. Eom…
Kau tahu apa yang baru kupikirkan?
"Syukurlah."
"Aku senang akhirnya aku tak perlu membuat pilihan."
Kau masih kaget, semua ini terjadi begitu tiba-tiba…
Aku tahu kau juga lega.
Apa maksudmu?
Kau takut harus bertanggung jawab untukku karena bayi itu.
Kau selalu menghela napas
dan tampak seperti dibawa ke penjagalan.
Kau benar.
Sejujurnya, aku juga takut.
Usiaku baru 26 tahun.
Apa aku harus senang soal itu tanpa berpikir lagi?
Aku memang takut. Namun…
Tetap saja…
Aku tak bersyukur hal ini terjadi.
Saat ini,
aku prihatin atas kejadian yang menimpamu dan mencemaskan kesehatanmu.
Tahukah kau?
Aku tahu kau cuma mengatakan itu karena kau sedih sekarang…
Tetapi jangan katakan hal sekejam itu kepadaku.
Jika kau terus mengatakan itu…
Jika kau terus mengatakan itu…
Itu juga menyakitiku.
Aku akan mengambilkanmu air.
Apa maksudmu, kami masuk tanpa izin?
Kami menyelamatkan nyawa seseorang.
Puskesmas ditutup sementara saat ini, ya?
Menggunakan klinik itu saja sudah menerobos dan praktik medis ilegal.
Jadi, kami harus mengabaikan orang cedera?
Astaga, ini juga membuat kami kesal.
Namun, itu peraturannya dan aku tak bisa apa-apa.
Kenapa kalian harus membuat lebih banyak masalah?
Satu langkah salah, kalian akan mendapat peringatan resmi.
Sebenarnya aku bertindak…
Aku…
Aku yang melakukannya.
- Nn. Hwang! - Hentikan.
- Bukan itu… - Aku yang mencurinya.
Aku mencuri kotak obat dan peralatannya.
Mereka tak terlibat, jadi, tanyakan saja kepadaku.
Jika kau dapat peringatan untuk hal seperti ini,
kariermu sebagai pegawai negeri tamat.
Astaga…
Aku yang melakukannya. Aku harus bertanggung jawab.
Aku sudah bekerja selama 25 tahun,
jadi pantaslah aku bertanggung jawab.
Seharusnya aku memecahkan lemari obat itu
alih-alih ragu seperti orang bodoh.
Maafkan aku.
Kenapa bilang begitu? Ayolah…
Maafkan aku.
Maaf aku tak bisa membantu.
Kukira Gubernur akan yakin jika itu materi yang diberikan Dokter Do kepadanya.
Namun, Gubernur
menyalahkan semua korupsi landasan helikopter
pada Yeom Byeongcheol.
Saat ini, tak ada cara untuk melawan Gubernur.
Tetap saja, menurutku puskesmas tak boleh ditutup,
maka aku punya solusi.
Dengan adanya pemilu sebentar lagi,
sekarang waktu yang penting bagi gubernur.
Dia tak akan mau melawan Pyeondongdo,
karena tiap suara akan penting.
Dia hanya membiarkan kemarahan dan gengsinya yang bicara.
Dia membahayakan nyawa orang demi gengsinya yang menyedihkan…
Aku akan meyakinkan gubernur untuk mengumumkan rencana sepuluh tahun
untuk kemajuan medis di Pyeondongdo.
Bantu kampanyenya di sana.
Aku akan mengatakan puskesmas Pyeondong sangat diperlukan.
No comments yet. Be the first to leave one.