لومړۍ 200 کرښې.
Ini adalah kisah Alejandro.
- Bisakah ada tangga? - Tentu saja!
Tidak, tapi seperti tangga sungguhan. Seperti Cinderella.
Untuk kabur ke hutan sebelum tengah malam.
Ide bagus.
Menara itu bisa memiliki jendela berbentuk bintang.
Ya, sempurna!
Ibunya seorang seniman.
Juga cermin untuk merenungkan aku telah menjadi apa.
Lalu Alejandro adalah proyeknya.
Ibunya memberinya segalanya, jadi Alejandro mengharapkan segalanya.
Alejandro!
Nak!
Ale!
Alejandro!
Tapi ibunya punya mimpi yang berulang...
Ale!
...tentang Alejandro berpakaian biru...
Nak!
...meninggalkan dunia aman yang dia ciptakan
tempat Alejandro menghadapi bahaya yang ibunya coba jauhkan darinya.
Hai. Halo. Namaku Alejandro.
Aku berasal dari El Salvador, tapi kini aku tinggal di New York.
Aku punya banyak ide untuk mainan.
Mainan zaman kini hebat,
tapi mereka agak terlalu sibuk dengan kesenangan.
Aku punya beberapa ide untuk mainan yang termasuk boneka
yang mirip Barbie, kecuali jari-jari kecilnya
disilangkan di belakangnya.
Aku yakin ini akan menambah ketegangan dan intrik pada rumah impian mana pun.
Hidup tak bisa selalu gembira.
Favoritku, ponsel pintar untuk boneka Cabbage Patch
yang menampilkan kehidupan rumit yang unik.
Seperti Marjorie, misalnya,
dia harus punya foto kecil sisi bawah mulutnya
yang dikirimkan ke teman
karena dia khawatir itu mungkin sesuatu yang buruk.
Aku berorientasi pada karier, fokus pada detail, dan menikmati
kerja sama tim.
Alejandro tidak mendapatkan pekerjaan itu.
Seolah-olah dia mengirim impiannya ke dalam kehampaan.
Kekosongan itu membalas dengan surel yang tidak ditandatangani siapa pun...
dikirim oleh alamat "jangan dibalas" yang misterius.
Jadi, yang menarik dari FreezeCorp
adalah hanya kami fasilitas kriogenik di dunia
yang khusus melayani seniman.
- Dia dapat pekerjaan di FreezeCorp. - Selamat pagi.
Fasilitas kriogenik,
yang memberinya visa kerja untuk tinggal di Amerika Serikat.
Alejandro menganggap pekerjaannya sebagai jalur yang panjang, hati-hati,
tapi stabil.
Pada akhirnya, ada pekerjaan di Hasbro.
Di FreezeCorp, dia ditugaskan pada Bobby Asencio,
pelukis tak dikenal,
yang secara eksklusif melukis telur.
Itu bukan telur. Itu harapan.
Mereka adalah janji, kemungkinan, misteri.
Apa yang ada di dalam telur itu?
Entahlah.
Apa itu ayam betina?
Ayam betina dengan kehidupan yang tragis atau indah?
Entahlah. Aku tak kenal ayam itu.
Kau mengerti, Elizabeth? Aku bisa merasakan itu.
Istrinya, Elizabeth, adalah kritikus seni.
Saat Bobby didiagnosis kanker stadium akhir pada tahun 1996,
dia memutuskan menyimpan setiap kertas yang pernah Bobby sentuh,
menjadi wali warisannya.
Dalam tindakan kegigihan, Bobby memilih untuk membekukan diri.
Aku akan pergi ke masa depan. Aku akan melakukan perjalanan panjang.
Entah apa yang menantiku,
tapi mungkin orang akan memahami telurku di sana.
Tidak ada data yang tunjukkan
bahwa Bobby akan sampai ke masa depan.
Secara legal, perusahaan ini sediakan bentuk eutanasia.
Tapi itu hanya di atas kertas.
Dalam praktiknya, jika kau disetujui untuk eutanasia,
kau minum CryoPreserve kami yang sudah dipatenkan,
lalu organmu kedinginan, dan kau bisa tidur.
Ilmuwan kami bekerja sepanjang waktu
untuk suatu hari menemukan cara mengembalikan pasien kami.
Hidup menolak Bobby.
Alih-alih menerima itu,
Bobby lakukan hal yang tidak masuk akal, dia membekukan dirinya,
agar dia bisa kembali dan mencoba lagi.
Alejandro menganggap ini menginspirasi.
Lagi pula, dia berimigrasi ke tempat paling kompetitif di dunia
dengan harapan menjadi desainer mainan terkenal di dunia.
Slinky yang menolak turun
memaksa anak lakukan perjalanan selangkah demi selangkah.
Kebahagiaan bukan datang dari melihat hal terjadi,
tapi mewujudkannya.
LIHAT BENJOLAN ITU? HARUSKAH AKU KHAWATIR?
IBU MENGETIK...
PASTIKAN KABEL BIRU SELALU TERPASANG
GENERATOR CADANGAN TIDAK BOLEH TERPUTUS
- Alejandro? - Hai.
Apa cadangannya terputus?
Apa?
Apa cadangannya terputus?
Cadangannya saat ini terhubung.
Baiklah. Kita akan tutup.
Dia datang. Bersiaplah.
Tanda tangani tanpa dibaca
seperti remaja membeli ponsel di MetroPCS.
Aku tahu kau membacanya.
- Terkejut... - Batas.
Batas apa?
Batas berapa kali kau akan menaikkan harganya.
Atau aku dan suamiku yang beku
akan ditahan untuk tebusan tanpa batas waktu? Halo.
Hai.
Ini Alejandro. Dia arsiparis untuk Bobby.
Hai, Elizabeth.
Senang akhirnya bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu juga, Alejandro.
Kau bekerja dengan baik.
Ya, aku ingin berpikir kenaikan harga yang sangat tinggi
untuk paket mewah mungkin akan menguntungkanmu,
tapi kurasa bosmu hanya melahap keuntungannya.
Tidak ada yang melahap apa pun. Ini inflasi sederhana.
Sekarang kita mendapat kuliah ekonomi
dari dokter baik ini. Universitas Pace, bukan?
Ya, tapi itu ada di kontrak sesuai tanda tangan.
Bagaimana kalau kita mengobrol di ruanganku? Mari.
- Sharon? - Ya?
Apa?
Alejandro, bisa ke kantorku besok?
Ya. Apa yang kau...
- Mau bicara apa? - Besok saja.
Ternyata aku mengganggu rapat.
- Mau kuambilkan kopi? - Tidak.
Dihadapkan dengan tantangan, Alejandro menelepon ibunya.
Dolores selalu siap menyelesaikan masalah ini.
Mereka hanya memedulikan peraturan yang mereka miliki,
bahwa itu harus selalu terhubung.
Aku akan dipecat, lalu dideportasi.
Nak, kau tak akan dideportasi!
Ya, jika dipecat, aku punya sebulan untuk mencari sponsor baru.
Sebulan, itu bukan apa-apa.
Dengar, itu kesalahan! Tak ada yang terjadi!
Tapi jika mereka memecatku, aku harus lupakan Hasbro.
Kalau begitu, jelaskan itu kesalahan. Bela dirimu!
Di sini, jika kita dipecat,
itu seolah pemerintah membalikkan jam pasir.
Butir demi butir, kau kehabisan waktu
sebelum menemukan sponsor baru.
Saat kau kehabisan waktu, itu akhirnya.
Visamu tidak aktif dan kau harus...
Ale!
Untuk menyelesaikan panggilan ini, tolong tambahkan menit lagi.
Apa maksudmu?
Aku tak makan Oreo-mu, Berengsek.
- Hei, selamat malam. - Selamat malam.
- Boleh aku minta? - Tidak.
- Ya? - Beli sendiri.
Malam itu, Dolores seharusnya
mengerjakan proposal monumen tentang subjek "Seniman Salvador".
Tapi dia malah memikirkan Ale, kreasi kecilnya yang lembut.
KELUAR
- Hai, selamat pagi. - Selamat pagi.
Kau mau bicara?
Ya. Boleh aku berbenah dahulu?
Baiklah. Kau boleh masuk.
- Apa kabar? - Baik.
- Kalau kau? - Baik.
- Baiklah. - Senang kita bicara.
Alejandro, ini sangat sulit,
- tapi... - Astaga.
Sayangnya, mengingat insiden itu,
kami tidak bisa terus menjadikanmu bagian dari tim ini.
Tidak ada yang terjadi.
Generator cadangan dicabut,
dan subjeknya bisa saja dalam bahaya.
Tidak terjadi apa-apa.
Itu seperti mencabut semua pemadam api dari gedung.
Lalu mengembalikannya sebelum terjadi kebakaran.
Ini lebih seperti parkir di depan hidran.
Yang membuatmu ditilang.
Tapi kenapa?
Jika tidak ada kebakaran
dan kau membuktikan itu sungguh kesalahan
dan bukan niatmu dan kau tak melakukannya lagi...
Bukankah itu...
Pendapatku tak penting. Kau akan ditilang.
- Tapi... - Kau ditilang.
- Tapi jika kau tak mempekerjakanku... - Kami tahu.
...maka kau tahu. Baiklah. Tapi aku tak punya visa kerja.
- Kami tahu. - Jika tak punya visa kerja,
- aku tidak bisa berada di sini. - Kami tahu.
Siapa kami?
Kami di FreezeCorp.
Dengar, aku hanya butuh sedikit waktu lagi
karena sudah melamar kerja di Hasbro
yang sangat kuminati.
Bukannya tak menghormati FreezeCorp dan keluarga FreezeCorp.
Aku bisa paruh waktu.
- Alejandro... - Atau pegawai magang.
- Aku harus pergi. - Apa pun itu.
Tidak ada lagi arsip, sayang sekali.
- Elizabeth, aku tidak... - Kau membekukan mayatnya
No comments yet. Be the first to leave one.