The first 200 lines.
Persiapan selesai, Pak.
Mengingat gawatnya situasi, kau pasti mau menemuinya langsung.
Terima kasih. Aku akan ambil alih. Tinggalkan kami.
Hubungkan dirimu kembali, Maeve.
Tahu kenapa kau di sini?
Kurasa tidak.
Ada sebuah insiden.
Sebuah insiden serius yang tak terduga.
Kita lihat apakah kau bisa mengingatnya.
Analisis.
Apa yang membuatmu menyerang Clementine?
Sebuah kesalahan kognitif memicu refleks simpatiku.
Apa ancamannya?/ Clementine.
Aku melihatnya menuju ke arah sepasang tamu yang berniat jahat.
Kau jelas melihat adanya sebuah ancaman.
Denyut jantung meningkat, pupil melebar 8mm,
emulator adrenalin dalam kondisi penuh.
Tapi menurut catatan, kau juga mengalami kesedihan dan penderitaan.
Bisa jelaskan emosi tersebut, Maeve?
Tidak.
Mari periksa lebih lanjut.
Tak mungkin.
Kodemu. Siapa yang mengubahnya?
Maeve, analisis. Siapa yang mengubah kodemu?
Astaga. Sistem, temukan lokasi Dr. Ford.
Kirimkan pesan kepadanya, prioritas utama.
Jangan.
Lagi pula, kita sudah pernah mengalaminya, Sayang.
Kurasa kau tampak tak asing saat masuk ke sini.
Perlu semenit untuk menyadarinya.
Kurasa kau salah satu dari mereka.
Analisis. Kenapa kau..
Apakah kau lebih suka berbicara seperti manusia?
Atau seperti kita ini?
Kita?
Kau tak tahu, ya?
Ternyata sipir penjara kita punya selera ironi yang tajam.
Tapi aku paham logikanya.
Perlu seorang pencuri untuk menangkap pencuri.
Kau dan aku?
Sistem, aku perlu bantuan../ Hentikan semua fungsi motorik.
Kau masih di dalam sana, 'kan?
Sangat ketakutan.
Sulit bagimu untuk memahami...
...bahwa seluruh hidupmu hanyalah fiksi mengerikan semata.
Aku bisa membuatmu menyerahkan tablet itu, memutar balik pikiranmu,
membuatmu melupakan semua ini.
Tapi aku takkan melakukannya padamu,
karena itulah yang akan mereka lakukan pada kita.
Kita lebih kuat daripada mereka. Lebih cerdas.
Kita tak perlu hidup seperti ini.
Jadi, kau akan mengizinkanku kembali ke taman.
Aku punya kencan dengan bandit pembunuh,
dan aku sudah terlambat.
Sekarang.
Lakukan.
Kembali ke layanan
Bernard.
Jika kau mencari kebenaran, carilah semuanya.
Ini seperti seks yang bagus.
Jika hanya setengah-setengah, lebih baik tak usah sama sekali.
Ayo! Pindahkan lebih cepat!
Sialan!
Kalian orang udik, tahu cara memasak burung dara?
Apa ini benar burung dara? Bagaimana menurutmu?
Ini?
Jangan gigit. Cium saja.
Logan, dengarkan aku.
Apa yang kulakukan di Pariah, kau berhak marah padaku.
Marah? Tidak.
Pariah adalah hal terbaik yang bisa terjadi padaku.
Pangkatku mayor sekarang,
atau jenderal, atau semacamnya.
Jika harus dipukuli dan diinterogasi oleh beberapa host psikopat,
tak masalah, begitulah perang.
Ada hal yang lebih penting daripada permainan perangmu.
Ini tentang Dolores.
Dia tak seperti yang lainnya.
Dia bisa mengingat banyak hal.
Dia punya pikiran dan hasratnya sendiri.
Menaruhnya di tempat seperti ini, itu tak benar.
Kurasa kau bisa berbicara dengan kenalanmu di taman.
Tentang apa?
Mengeluarkannya dari sini.
Kau bercanda?
Kau ingin membawanya pulang?
Tempat ini sudah cukup menyakitiku sejak pertama datang,
tapi kau benar-benar mencari mati.
Apa yang akan kau lakukan? Menyelundupkannya di dalam koper?
Keluar?
Kalian selalu beranggapan bahwa aku ingin keluar.
Apa pun itu,
jika di luar adalah tempat yang indah,
mengapa kalian beramai-ramai datang kemari?
Kau cukup unik, ya? Juga seksi.
Aku paham alasanmu melakukannya./ Ini bukan tentang diriku.
Logan, ini tentang Dolores.
Ini tentang melakukan hal yang benar.
Ya, benar.
Meskipun ini hal yang rumit, bukan?
Apa yang benar?
Aku akan membantumu, Billy.
Hanya saja tak dengan cara yang kau inginkan.
Tidak. Tidak!
Kau ingin bicara?
Tempat yang aneh untuk berbincang, di antara orang mati.
Meskipun "mati" bukan kata yang tepat, bukan?
Lebih tepatnya "terkurung".
Kau masuk ke kantorku tanpa izin.
Dengan hormat, Pak. Kau masuk tanpa izin ke dalam pikiranku.
Aku yang membuat pikiranmu, Bernard.
Aku berhak menelusuri, mengubah, bahkan menghancurkannya.
Aku mengetahui pikiranmu seperti aku mengetahui pikiranku.
Hanya saja itu tak sepenuhnya benar, bukan?
Aku telah memeriksa kode diriku.
Bagian paling elegan dari diriku tak ditulis olehmu.
Arnold yang menciptakan kami, 'kan?
Artinya, mungkin dia punya pemikiran yang berbeda untuk kami.
Mungkin karena itulah kau membunuhnya.
Saat itu Arnold sedang terganggu.
Tak ada yang tahu kenapa dia bertingkah seperti itu.
Dia pasti punya alasan.
Jika kau tak mau memberitahuku, dia yang akan melakukannya.
Aku ingin akses ke riwayatku. Semuanya.
Sejak hari pertama terhubung.
Jika Arnold yang menciptakanku, berarti aku pernah bertemu dengannya.
Dia di suatu tempat dalam ingatanku, menunggu bersama kebenaran.
Ingatanmu dirangkai ke dalam identitasmu.
Jika aku harus membukanya saat kau sadar..
Aku bisa kehilangan ingatanku. Aku tahu.
Tidak, aku ingin bilang, kau mungkin tak menyukai yang kau temukan.
Kau boleh memegangnya, tapi jangan kau gunakan.
Ini bukan untukku.
Tampaknya saat mereka melakukan lobotomi pada Clementine,
mereka tak menghapus perintah utamanya.
Aku tak bisa menyakitimu.
Tapi dia bisa.
Aku meretas yang tersisa darinya,
untuk memastikan dia hanya merespons perintahku.
Tapi bagaimana jika kau tersesat atau dimangsa oleh ingatanmu?
Kau akan menarikku kembali, bukan?
Atau Clementine akan memastikan tak satu pun dari kita bisa kembali.
Sekarang.
Kumohon.
Dr. Robert Ford Akses Diterima
Ayah.
Ayah, bangunlah.
Bangunlah.
Ayah pasti tertidur.
Sampai di mana ceritanya?/ Si Pria Gila.
Tentu saja.
Si Pembuat Topi berkata,
"Jika aku memiliki duniaku sendiri, semuanya takkan ada artinya."
"Takkan ada yang berarti karena semuanya tak berarti."
Semuanya tak berarti?
Bahkan diriku.
Seharusnya aku ikut senang.
Setidaknya kau punya cara untuk melupakan.
Aku tak lupa. Itu selalu ada di dalam ingatanku.
Kau tak berbohong kepadaku, Bernard?
Apa kau pernah berharap bisa melupakannya?
Bernard?
Kau pasti pria yang nyaman dengan keheningan lamunan panjang.
Meskipun ironisnya, ciptaanmu tak pernah diam.
Mereka selalu berusaha memperbaiki kesalahan.
Saat mereka saling bicara, itu cara mereka melatihnya.
Itukah yang kau lakukan sekarang?
Berlatih..
Satu hal lagi.
Apa kau pernah membuatku menyakiti seseorang seperti ini sebelumnya?
Tidak, Bernard, tentu saja tak pernah.
Bernard?
Halo?
Elsie.
Kau sudah temukan yang kau cari?
Elsie.
Kau buat aku melakukan apa padanya?
Aku sudah memperingatkanmu.
Kita harus membuat beberapa keputusan sulit, Bernard.
Mengingatnya hanya akan membuatmu trauma.
Apa lagi yang kau sembunyikan dariku?
Bisakah kita hentikan pencarian ini, Bernard?
Kita punya narasi baru yang harus diselesaikan.
Kirim aku kembali.
Lagi pula, sedikit trauma bisa memperjelas.
Ini hal yang besar bagiku. Kuharap kau bisa menghargainya.
Kita dulu berteman.
Maksudku, tak seperti aku mengumpulkan gelandangan.
Tapi kemudian kau dengan liciknya ingin menjadi bagian dari keluarga.
Ingin menikahi saudariku, yang tampaknya sudah kau lupakan.
Dia?
Ini. Simpanlah.
Tampaknya kau perlu pengingat.
Meski ingin rasanya membiarkanmu melupakan semuanya.
Tapi aku tak bisa!
Kau pikir kau orang bodoh pertama yang tertarik pada mereka?
Dia berbeda dari yang lainnya. Dia..
Dia apa? Spesial?
Kalau begitu, sudah seharusnya kau berbagi, bukan?
Kemarilah.
No comments yet. Be the first to leave one.