Release info

ㅡBeautiful Reborn FlowerㅡE23ㅡIndo
ㅡBeautiful Reborn FlowerㅡE24ㅡIndo
A Commentary by skysoultan
WeTV. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2020-05-11
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

=Rahasia Lili Merah= Sub by WeTV & Ripped by skysoultan

♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Lukisan ini lumayan.

Pak Lin,

apa kamu bisa menceritakannya pada saya?

Lukisan ini namanya "Mercusuar Dunia Lain".

Teman saya yang melukisnya.

Teknik lukisan ini,

tidak begitu brilian.

Tapi secara emosi,

dia pasti akan menarik perhatian orang

Perasaan seperti dekat tapi tidak dekat,

masuk ke dalam atmosfirnya.

Saya mau lukisan ini.

Nona Xue Lai.

Saya sangat gembira

karena kamu menyukai gambar ini.

Saya mewakili penciptanya, mengucapkan terima kasih kepadamu.

Tapi gambar ini,

tidak untuk diberikan.

Pak Lin, Anda buka saja harganya berapa.

Maaf.

Ini juga bukan masalah uang.

Kalau tidak... coba Anda lihat lagi,

apakah ada gambar lain yang cocok?

Semua gambar di sini sangat bagus,

asalkan Anda menyukainya, saya akan memberikannya untuk Anda.

Kalau begitu, sangat disayangkan.

Gambar ini tidak dihadiahkan, juga tidak dijual.

Pak Lin bahkan tidak mau memberi

muka ini untuk saya,

kelihatannya, kita tidak berjodoh

dalam dunia kesenian,

kalau begitu kami pamit dulu.

Tunggu sebentar.

Kak, kita sudah tiba di rumah,

ayo turun dari mobil.

Bapak sopir, di depan nanti putar balik dan naik ke jalan layang.

Kak.

Kak.

Kamu sedang apa?

Apakah kamu tidak mengetahuinya?

Apa yang harus saya ketahui?

Ada apa denganmu?

Apakah kalian tidak takut terkena kutukan?

Kalian menunggu sampai He Jianfeng sudah tidak sanggup lagi,

baru kalian mengabari kami untuk ke sana.

Membuat dia,

tidak ada satu keluarga pun

yang berada di sampingnya,

sampai dia meninggal.

He Jianfeng telah meninggal?

Serius?

Kenapa kamu tidak tahu

apa-apa tentang semua hal?

Dari awal sampai akhir semua masalah ini,

kamu tidak pernah berpihak

kepada saya dan kakak saya.

Karena keuntungan yang kalian dapatkan sama,

kamu selalu berpihak kepada Xu Ali.

Lin Heping,

saya beri tahu kamu.

Saya akan menyelidiki

masalah ini sampai akhir.

Kakak Ali menyuruh saya untuk

membawakan masker ini untukmu,

aman untuk digunakan oleh ibu hamil.

Perusahaan kalian

sangat pemerhati,

bahkan memberi saya hadiah.

Jianfeng semasa hidupnya,

bisa bekerja di perusahaan ini,

hal ini merupakan keuntungan terbesar dia.

Kamu terlalu sungkan.

Keadaan Direktur He saat ini sangat baik.

Kakak Ali telah mengundang

dokter terbaik untuk menyembuhkannya.

Kamu tenang saja.

Terima kasih.

Ini adalah angpao dari kakak Ali,

kamu terima saja, sedikit niat baik dari dia.

Benar-benar sangat berterima kasih kepada kalian.

Hari ini, saya datang ke sini

karena ada hal yang ingin saya sampaikan.

Dua kakak beradik yang bermarga Qiao itu,

benar-benar sangat menyebalkan sekali,

mereka ingin menjaga Direktur He.

Terutama yang bernama Qiao Fang itu,

selalu menganggap bahwa dia

dan Direktur He pernah berpacaran.

Setiap hari datang ke perusahaan untuk membuat masalah,

kami juga tidak mempunyai cara lain,

makanya membiarkan mereka yang menjaganya.

Kenapa membiarkan dia yang menjaga?

Dia pasti mempunyai tujuan lain.

Mungkin saja dia menginginkan

rumah Jianfeng yang itu.

Rumah apa?

Jianfeng dua tahun yang lalu,

kredit sebuah rumah.

Harga rumah itu

saat ini mungkin sudah mencapai puluhan juta Yuan.

Qiao Fang sekarang datang untuk menjaga dia,

atas dasar apa?

Mungkin kamu tidak tahu,

saat itu He Jianfeng

berpacaran dengan dia selama 7 tahun.

Setelah itu, dia putus sama Jianfeng,

dan pergi ke luar negeri

untuk bersenang-senang sendiri.

Hanya memikirkannya saja membuat saya sangat marah.

Ternyata dia adalah wanita seperti itu?

Kalau begitu, dia benar-benar tidak dapat dipercaya.

Saya sudah kembali.

Apa yang terjadi?

Kamu mau pergi ke tempat yang jauh?

Direktur He,

siang tadi telah meninggal dunia.

Saya takut kakak saya tidak akan bisa bertahan,

saya akan pergi untuk menemaninya.

Mengapa tiba-tiba sekali?

Ini...

beberapa hari yang lalu masih baik-baik saja,

kenapa tiba-tiba sudah tiada?

Nyawa kita memang serapuh itu.

Maka dari itu,

kita yang masih hidup,

harus hidup dengan baik-baik,

harus menghargai kehidupan sekarang.

Tapi ada sebagian orang yang tidak berpikir demikian.

Xu Ali tidak berpikir begitu,

Lin Heping juga tidak.

Qiao Man,

meski saya tidak tahu

apa yang sebenarnya terjadi

antara Direktur He dengan perusahaan kalian,

tapi saya merasa,

kamu harus tabah.

Orangnya sudah tiada,

apa lagi artinya jika kamu berbuat lebih?

Kamu salah.

Meskipun Direktur He sudah tidak ada lagi,

tapi saya tidak bisa membuat dia

menerima semua keburukan ini.

Tidak peduli sejelek apa kenyataannya,

saya pasti akan menguak semua bekas luka ini.

Saya percaya dengan keputusanmu,

saya akan selalu berada di sampingmu untuk menemanimu.

Terima kasih Xiaozhi.

Gadis bodoh.

Kamu harus menjaga dirimu sendiri.

Jangan bersedih lagi ya.

Saya pamit dulu.

Saya akan menemanimu pergi.

Hati-hati, sedikit berat.

Kamu marah saja jika memang ingin marah.

Lagi pula saya tahu,

kamu ke sini untuk memarahi saya.

Hal begini juga bisa kamu ketahui terlebih dulu?

Saya tanya padamu,

kamu dari awal sudah tahu

bahwa He Jianfeng sudah kritis kondisinya,

kemudian memberi tahu Qiao Man dan kakaknya, kan?

Kamu pasti sengaja tidak mau bertanggung jawab kan?

Apakah kamu masih mempunyai hati nurani?

Ini pasti Qiao Man yang memberitahumu kan?

Kali ini saya benar-benar telah disalahkan,

Heping.

Pagi ini

saya sudah memikirkannya benar-benar,

makanya saya memberikan alamat

Direktur He kepada mereka.

Saya tidak tahu bahwa setelah mereka pergi,

akan terjadi hal seperti ini.

Kalau apa yang kamu katakan itu benar,

berarti kamu adalah orang yang sangat baik, ya.

Apakah kamu pernah bertanya pada dirimu sendiri,

mengapa Qiao Man bisa berpikir seperti itu?

Dia bisa berpikir begitu,

karena ada alasan dia tersendiri.

Bagaimana dia berpikir?

Bagaimana saya tahu apa yang dia pikirkan,

Dia adalah orang gila.

Dia sama sekali tidak berbicara rasional.

Dia baru saja bertemu dengan saya, lalu langsung memukuli saya.

Apa kamu tidak melihatnya?

Muka saya terluka karena cakaran dia.

Apakah saya pernah menangis dan

mengadukannya kepadamu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left