Disappointing Husband

Disappointing Husband (残念な夫。)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Zannen na Otto ep03 (848x480 x264) v2
A Commentary by Asmodeus.
[VIU] Perfectly Synced for (848x480 x264) v2

Tags

x264
480
Published on: 2017-04-13
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Formulir Permohonan Cerai"

Apa mungkin istrimu mengalami depresi pascamelahirkan?

Bagaimana kalau kamu hadir di pernikahan itu?

Bersenang-senanglah.

Terima kasih!

Apakah terjadi sesuatu pada Mika?

Dia masih belum pulang.

Kak Yoichi.

Sekarang kamu terlihat seperti ibu yang baik.

Tentu, aku berubah setelah sepuluh tahun.

Dan lagi, apakah Yoichi menjaga Hana dengan semestinya?

Aku sudah berusaha keras menjaga Hana.

Saat dia menangis tadi, aku merasa tidak berdaya,

kukira sesuatu yang buruk bisa terjadi padanya.

Tekanan semacam itu membuatku tegang.

Kamu sudah merasakan tekanan bertanggung jawab atas hidup orang?

Kalau seperti ini, jadi mudah depresi

dan ingin bercerai karena depresi pascamelahirkan.

Barusan kamu bilang aku ingin cerai?

Jelaskan ini.

Ini...

Ayahmu...

Apa-apaan ini?

Ini...

Dia bahkan menandatanganinya. Semua sudah disiapkan.

Ada apa ini?

Jangan lari, Yoichi.

Diam di sana.

Aduh.

Dari dulu aku tidak setuju kamu menikahi putriku.

Bercerailah sekarang. Cerai.

Cerai.

Apa yang salah? Kenapa kamu ingin cerai?

Tunggu, bukan begitu.

Aku bekerja keras dan setia. Kenapa kamu ingin menceraikanku?

Sudah kubilang ini salah paham.

Aku bahkan menuruti sistem uang sakumu.

Aku sangat ingin membeli Kobe baru setelah Hana mengunyahnya.

Tunggu. Ini salah paham.

Dengarkan aku. - Kobe baru...

Aku tidak pernah ingin bercerai.

Apa?

Ini diberikan Kaede kepadaku.

Sejak aku kembali dari rumah Ayah setelah melahirkan,

aku tidak senang padamu yang mengabaikan Hana.

Aku menyampaikan kekecewaanku kepada Kaede.

Kamu kecewa padaku?

Lalu dia memberiku ini.

Dia bilang aku harus bercerai kalau tidak bahagia.

Tapi

saat melihat formulir ini, aku menyadari

bahwa aku tidak pernah ingin cerai.

Chi...

Meski aku sering merasa frustrasi setelah melahirkan,

tapi

setelah melihat ini aku sadar

bahwa aku ingin melalui suka dan duka denganmu.

Artinya, perceraian itu...

Aku tidak pernah ingin bercerai, paham?

Sudah berulang kali kukatakan.

Syukurlah!

Aku akan berganti baju. Tolong bereskan kekacauan ini.

Baiklah.

Tunggu.

Bagaimana dengan tanda tangan Ayah?

Aku tidak pernah meminta Ayah menandatanganinya.

Mungkin Ayah melihatnya dan menandatanganinya sendiri.

Menandatangani sendiri? Begitu rupanya.

Tunggu! Ayahmu ingin kita bercerai?

Sampah.

Ayahmu bahkan mengintip ibuku yang sedang mengganti baju.

Aku pulang.

Selamat datang.

Ibu baru mengirimimu pesan.

Tentang rencana karierku? Maaf.

Gurumu bilang hanya kamu yang belum menyerahkannya.

Aku lupa. Akan kuserahkan besok.

Sungguh?

Akan kuserahkan. Jangan khawatir.

Mika, bagaimana kalau kamu mengesampingkan dulu les pianomu?

Anggaplah itu sebuah hobi. Fokus pada ujianmu dulu.

Ya?

Tentu.

Persis seperti yang kupikirkan.

Akan kulakukan permintaan Ibu.

Bercerailah sekarang! Cerai! Cerai!

Ayah...

Yoichi.

Ayah...

Yoichi!

Yoichi.

Kenapa kamu seperti melihat hantu?

Tidak sopan sekali.

Chi, kamu mengagetkanku.

Kamu mimpi buruk?

Bangun. Saatnya pergi ke kantor.

Dia memang mirip ayahnya. Tapi bagian mana?

Telinganya atau hidungnya?

Dingin sekali.

Hana, ayo bangun.

Hana saja mirip dengannya.

Bu, tentang les pianoku...

Ibu akan menghubungi tempat lesmu dan memberi tahu mereka.

Baiklah.

Selamat pagi.

Aku ketiduran. Kenapa tidak dibangunkan?

Aku tidak sempat sarapan. Kamu juga tidak menyiapkannya.

Aku berangkat.

Mika sudah akan pergi?

Bagus. Bagaimana kalau kita pergi bersama...

Kurasa tidak.

Selamat pagi.

Kenapa pagi-pagi begini wajahmu muram?

Selamat pagi.

Aku berhalusinasi aneh tadi pagi.

Wajah putriku berubah menjadi wajah orang jahat.

Tapi semanis apa pun seorang putri,

dia akan meninggalkan ayahnya setelah dewasa.

Meninggalkan?

Bukan aku. Pada umumnya saja.

Ekspresi apa itu? Aku bukan membicarakan diriku.

Lihat, itulah yang kubicarakan.

Dia memukul ayahnya dan menyebabkan luka-luka.

Seorang putri melakukan itu kepada ayahnya?

Anak siapapun bisa menjadi seperti itu.

Tunggu, apa maksudmu?

Kalau tidak berhati-hati mendidik anakmu,

mungkin kelak kamu akan menangis.

Kamu juga harus waspada.

Metode mendidik.

Hana.

Kemarilah, Hana. Hana.

Ayo.

Kenapa kamu menangis? Baiklah. Jangan menangis.

Permisi, boleh menaruh barang di sini?

Silakan. - Terima kasih.

Jangan menangis.

Sa, kemarilah.

Dia pintar merangkak.

Ya.

Kalau terus seperti ini, dia akan segera bisa berdiri.

Maaf.

Suasana hatinya sedang buruk? - Sepertinya begitu.

Apa karena terlalu banyak orang?

Bayi sangat sensitif.

"Rekam Medis Hana Haruno"

"Pemeriksaan kesehatan bayi enam sampai tujuh tahun"

Tenang.

Lehernya fleksibel dan genggamannya baik.

Begini, sepertinya dia belum mau belajar merangkak.

Setiap anak berbeda.

Benarkah?

Apakah dia selalu menangis seperti ini?

Di rumah tidak.

Bayi di usia ini biasanya malu pada orang tidak dikenal.

Mungkin dia lebih sensitif.

Jika ibunya gelisah, bayi akan merasakannya juga.

Cobalah untuk tenang.

Baiklah.

"Saat si ayah bersantai di depan televisi,

putrinya tiba-tiba berdiri."

"Dia memukul-mukul wajah ayahnya dan menendang perutnya."

Apakah dia memakai pemukul?

Apa?

Semakin banyak yang kudengar, semakin seram ceritanya.

Tapi aku akan berusaha untukmu.

Aku mengandalkanmu.

Bu Kaori itu istimewa.

Ada yang terjadi? - Tidak ada.

Ada apa dengan pemukul?

Untuk pekerjaan rekonstruksi.

Karena Bu Kaori bertanggung jawab atas rumah itu, aku akan berusaha.

Coba lihat.

Putri pemiliknya merusak dinding dengan pemukul dalam perkelahian.

Jadi, kita diminta merenovasi rumah ini.

Mereka punya masalah dengan pengaturan kamar?

Bagaimana ini bisa terjadi?

Kudengar

si ayah tidak mendidik putrinya dengan baik saat masih kecil.

Setelah putrinya dewasa, sudah terlambat.

Sebaiknya seorang anak dididik selagi dia masih kecil.

Konon karakter seseorang dibentuk sebelum usia tiga tahun.

Begitu rupanya.

Aku ingin mengubah kamar anakku menjadi kamar anak elite.

Ide yang brilian. Bapak pendidik yang antusias.

Tentu.

Aku sudah menyiapkan garis waktu perkembangan anakku.

Garis waktu perkembangan? - Benar.

Aku ingin menjadikannya manusia yang unggul di masyarakat global.

"Garis Waktu Perkembangan Yuto"

Luar biasa.

Pendidikannya sudah dimulai sejak dalam kandungan?

Saat istriku hamil empat bulan.

Itu juga yang kulakukan. - Benarkah?

Berkat rencana pengembangan bakatku,

anakku diterima di SD Akademi Meiyou.

Semua berjalan sesuai rencana.

Sekolah papan atas itu?

Polarisasi sosial amat mencolok di sistem pendidikan kita.

Lingkungan pendidikan yang baik bisa membuat seorang anak sukses.

Disappointing Husband subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Disappointing Husband

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left