The first 200 lines.
Ada dua tipe orang yang memikirkan cara membunuh orang.
Psikopat dan penulis novel misteri. Aku tipe yang dibayar lebih mahal.
-Siapa aku? -Aku Rick Castle.
Aku memang tampan, ya?
Setiap penulis perlu inspirasi, dan aku menemukannya.
-Aku Detektif Kate Beckett. -Beckett?
Bisa minta bantuan?
Berkat hubunganku dengan walikota, aku bisa ikut kasusnya.
-Aku tampak seperti pembunuh? -Ya, kau membunuh kesabaranku.
Bersama, kami menangkap pembunuh.
-Aku benci kasus ini. -Aku tahu. Bukankah ini hebat?
-Ke mana dia? -Aku kehilangan dia. Ayo.
Kau lihat dia?2
Castle! Tiarap sekarang!
TIGA HARI SEBELUMNYA
Astaga.
Apa kalian reka ulang TKP Humpty Dumpty?
Hari ini ekuinoks musim gugur.
Menurutnya itu waktu dalam setahun di mana telur bisa didirikan.
-Apa kalian tak punya pekerjaan? -Tidak.
Kini kalian punya.
Omong-omong, rumor telur itu hanya mitos.
Tak benar. Aku lihat Castle melakukannya tahun lalu.
Kenapa kau?
-Masih tak ada kabar darinya? -Tidak.
Mungkin kau harus meneleponnya.
Dia bilang kembali pada musim gugur dan kini musim gugur.
Jadi,, jelas dia punya kegiatan lain.
Mungkin dia masih di Hamptons atau masih mengerjakan bukunya.
Beckett.
Omong-omong soal Humpty Dumpty
Mungkin seseorang mencoba berdirikan dia di kepalanya.
Lagi pula, ini ekuinoks musim gugur.
Dia mati bukan karena jatuh, tapi beberapa luka tembak di dada.
Sebelum dia terjun keluar dari jendela di atas.
Nama korban Chloe Whitman. Beberapa pejalan kaki mendengar tembakan
melihat tubuh jatuh, tapi saat polisi datang, apartemen kosong.
Tak ada penjaga pintu, jadi tak ada yang melihat siapa pun di TKP.
Suruh polisi datangi setiap kamar.
Tanya apa lagi yang tak dilihat tetangga.
Itu Castle.
SEGERA TERBIT
Kurasa dia menyelesaikan buku itu.
Betapa baiknya dia mengirimi kita salinan bukunya.
TEMUI SANG PENULIS JUMAT INI PUKUL 19.00
-Tampaknya dia kembali ke kota. -Betapa baiknya dia telepon kita.
Berhenti mengeluhkan "pacar" kalian.
Lagi pula, ada jasad penuh lubang.
-Ada info apa lagi soal korban? -Dia punya pacar, Evan Murphy.
-Dia sedang kemari. -Mari ke atas dan periksa.
Dia memang tampan.
Menurut pola percikan darah, dia membelakangi pintu.
Setelah peluru pertama mengenainya, dia mencoba kabur.
-Hanya jendela jalan keluarnya. -Jadi, pistol berkaliber besar.
Peluru menembus tubuhnya dan memecahkan kaca.
Dia terjun.
Tampaknya dia mau meninggalkan kota.
Ini bukan perampokan.
Cari serat dan sidik jari di sini. Mungkin ada perlawanan.
-Tentu. Akan kami urus. -Pacar Chloe, Evan, tiba.
Jadi, seseorang datang dan menembaknya tanpa alasan?
Biasanya dalam kasus semacam ini, ada sebuah alasan.
Berapa lama kau dan Nn. Whitman berpacaran?
-Sekitar 6 bulan. -Apa ada orang dalam hidupnya
dengan kecenderungan kekerasan? Orang yang bertengkar dengannya?
Tidak. Dia...
Hal terburuk yang pernah kulihat adalah dia asal menyeberang jalan.
-Apa pekerjaannya? -Dia guru. Dulunya.
-Mereka semua mencintainya. -Dia mau ke rumahmu malam ini?
-Tidak. Kenapa? -Dia mengemasi tas menginapnya.
Itu tak masuk akal. Dia punya kelas besok.
Dia tak akan pergi tanpa mengatakan apa pun.
Permisi.
Korban memegangnya. Dia genggam sangat erat. Aku hampir tak lihat.
Ini alamat di Tribeca. Itu bisa jadi tujuannya.
Hanya satu cara untuk cari tahu.
Alamat itu terdaftar atas Maya Santori, 32 tahun.
-Dia tak punya catatan kejahatan. -417?
Ya. Di sana.
Itu terbuka.
-NYPD! Jatuhkan! -Biar kulihat tanganmu!
-Jatuhkan! -Tembak!
-Castle? -Beckett?
-Sedang apa kau di sini? -Aku...
-Tiarap! Letakkan itu! -Letakkan senjata itu sekarang!
-Ya. Tak apa. -Letakkan, Brengsek!
-Ini tak seperti kelihatannya. -Selalu begitu. Berbaliklah.
Castle, berbaliklah.
Richard Castle, kau ditahan atas pembunuhan.
Ada yang berbeda. Kantor ini direnovasi?
Hak-hakmu sudah dibacakan, Tn. Castle?
Sungguh? Kau tak menanyakan bagaimana musim panasku?
Apa kau sadar kau ditahan atas pembunuhan?
Kukira kau memasang borgol dengan kasar untuk bersenang-senang.
-Kau tampak baik. -Kau juga tampak baik.
-Untuk sebuah pembunuhan. -Kenapa kau sangat marah?
Mungkin sebab kau ditemukan berdiri di samping mayat dan pegang pistol.
-Tapi dia sudah mati saat kutiba. -Kenapa kau tak menelepon?
Aku mau meneleponmu.
Tapi lalu kau muncul sebelum kutelepon.
Sungguh? Lalu kenapa kami menemukanmu di apartemen korban?
-Karena dia meneleponku. -Jadi, kau dan Nn. Santori
-sedang dalam suatu hubungan. -Itu bukan sebuah hubungan.
-Aku beli beberapa patung darinya. -Apa kau tidur dengannya?
-Apa relevansinya? -Motif.
Tidak, aku tak tidur dengannya.
-Kau yakin? Wanita cantik... -Aku dalam sebuah hubungan.
-Dengan siapa? -Apa itu lipstik baru?
-Kau tahu dengan siapa. -Sudah lama aku tak bertemu kau.
Kau bisa berhubungan dengan lusinan wanita sejak itu.
-Kau terdengar cemburu. -Cemburu pada mantan istrimu
dan penerbitmu? Apa dia menyuruh lakukan semua hal dengan tenggat?
Bagaimana denganmu? Masih bersama pacar polisimu?
Siapa namanya? Demming?
-Kalian putus? -Korban meneleponmu tentang apa?
Katanya dia dalam masalah dan tak bisa lapor polisi.
Jadi, kenapa dia meneleponmu?
Maya tahu aku berhubungan denganmu.
Dengan NYPD. Dia kira aku bisa bantu.
-Membantu bagaimana? -Dia tak bilang.
Dia menyuruhku datang. Saat aku tiba, pintunya terbuka.
Tempat itu berantakan.
Dia mati di kasur dan ada pistol di lantai.
Jadi,, karena kau ahli TKP
memutuskan memegang senjata pembunuhan untuk apa?
-Memastikan kami dapat sidikmu? -Mungkin kau tak dengar bagian
saat kubilang dia ditembak mati.
Saat dengar suara dari sebelah, kukira si pembunuh kembali.
Jadi, kuambil pistolnya untuk bela diri. Itu ide bagus saat itu.
Itulah saat kau, Esposito dan Annie Oakley mendobrak pintu.
Annie Oakley?
Aku hampir menembak Castle.
-Apa? Dia memegang pistol. -Seharusnya kau menembaknya
karena dia tak menelepon.
Kenapa aku harus percaya, mengingat kau mengarang sebagai penghidupan?
Sebab kau kenal aku.
Apa kau kenal dia? Chloe Whitman. Dia ditembak mati.
Alamat temanmu ditemukan di tangannya setelah dia dibunuh.
Pembunuhan lain. Apa kaitannya?
Entah. Kau yang memegang pistol. Kau beri tahu aku.
-Beckett? Boleh bicara? -Kapten, apa kabar?
Apa? Kau juga? Yang benar saja!
CSU mengambil selongsong dari rumah Maya Santori dan Chloe Whitman.
Pistol itu kaliber 45. Castle memegang kaliber 38.
Jadi,, itu pasti milik korban untuk pembelaan diri. Castle jujur.
Tapi dengan senang kutahan dia jika kau mau.
-Kau bebas pergi. -Begitu saja?
Peluru tak sesuai dengan pistolmu. Kau bebas dari masalah.
Aku...
-Apa tindakan kita berikutnya? -Tak ada untukmu. Pulanglah.
Dua korban. Satunya kenalanku dan kau menyuruhku pulang?
-Kau saksi, tak boleh terlibat. -Aku sudah terlibat.
Castle, pulanglah. Kembalilah ke Hamptons, mantan istrimu
pesta-pesta bukumu. Aku punya pekerjaan.
Apa yang kulakukan?
Sayang! Halo! Kau harus lihat video ini. Ini sangat menarik.
Seekor pinguin memukul pinguin lain ke lubang es. Akan kutunjukkan.
Mungkin nanti.
Kau tampak seolah seseorang menghantammu ke lubang es.
Aku mampir ke kantor polisi.
Kukira Ayah tak akan kembali sampai tur buku selesai.
Takdir menyelak. Seorang kenalan Ayah dibunuh.
-Astaga. -Ayah, itu buruk. Siapa?
Maya, wanita pembuat patung untuk Ayah.
-Ada petunjuk? -Belum.
Jadi,, bagaimana kabar semua orang? Musim panas Beckett menyenangkan?
-Ya, semuanya baik. -Kenapa Ibu tak percaya padamu?
-Ibu bersama Chet hari ini, 'kan? -Itu bisa diubah.
Lagi pula, Alexis dalam krisis.
Pemuda dari program musim panas masih belum meneleponnya.
Katanya kami akan bicara begitu dia kembali dari Eropa. Kini sudah.
Jika kau tahu dia kembali, kenapa kau tak telepon?
Dia yang pergi. Jika dia masih peduli, dia pasti telepon.
Mungkin dia akan telepon, tapi dia tak tahu perasaanmu padanya.
Mungkin dia cemas bahwa sesuatu telah berubah saat dia pergi.
Richard Castle, itu hal terbodoh yang pernah Ibu dengar.
Apa Ibu tak pernah mengajarimu apa pun soal hubungan?
Ibu contoh yang hebat. Sepenting apa ini?
-Entah apa kumau bertemu dia lagi. -Kau tak memberinya kesempatan.
-Kenapa Ayah membelanya? -Tidak.
Mungkin dia akan lakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan.
Mungkin dia hanya... Mungkin dia akan mengejutkanmu.
Mungkin dia melewatkan kesempatannya.
Menurutku, kau seharusnya memenjarakannya hanya karena benci.
Itu tak etis. Membuat orang-orang di tahanan berhadapan dengannya?
Benar.
Jadi,, balistik lakukan perbandingan selongsong kedua pembunuhan.
-Itu dari pistol yang sama. -Ada kabar dari wawancara sekitar?
Kami tunjukkan foto Chloe. Dia tak dikenal.
Pacar dan kolega Chloe di sekolah juga tak kenal Maya.
Baiklah. Kita punya guru kimia SMA dan seorang pemahat
yang tinggal berjauhan dan hidup dalam lingkungan berbeda.
Mereka berdua dibunuh pada hari yang sama dan oleh orang yang sama.
Hidup mereka pasti bersilangan entah bagaimana.
Periksa telepon dan keuangan. Mari lihat apa ada kesamaan.
Akan kukerjakan.
Aku akan menemui Lanie dan lihat apa dia menemukan sesuatu.
Ryan!
-Hei, LT. -Hei, Castle. Kembali bertugas?
-Tampaknya. Beckett di sini? -Sudah pergi sejam lalu.
No comments yet. Be the first to leave one.