Release info

비켜라 운명아 It's My Life E61 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-29
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 61"

Choi Geum Soon, kamu menjadi sangat sukses.

Kamu pasti menikah dengan pria kaya.

Apa yang ingin kamu bicarakan?

Aku hanya ingin saling menyapa sebagai tetangga lama.

Kenapa kamu bersikap dingin sekali?

Kamu tahu aku tidak pantas menyapamu sebagai teman, bukan?

Hei, jangan seperti itu.

Kamu sudah lupa?

Tiga puluh tahun lalu,

aku mencuri Nam Jin

karena kamu menyuruhku.

Apa maksudmu, kita memaksa para vendor untuk membeli pakaian?

Tim Desain Satu tampaknya telah memaksa mereka

untuk membeli produk yang dipamerkan pada kontes itu.

- Benarkah? - Terus terang,

pelanggan yang akan membeli gaun kida-kida itu terbatas.

Sebagian besar vendor mengatakan akan membeli secukupnya

untuk membuktikan mereka telah memesan.

Apakah itu perintah Bu Choi?

Ya, itu benar.

Baiklah. Aku akan bicara dengan Bu Choi.

Sampai jumpa.

Mencuri anak orang lain

adalah sesuatu yang membuatmu gelisah

bahkan setelah tiga dekade,

bukan?

Kudengar kamu mantan kriminal.

Kamu bahkan mencuri anak?

Jangan berpura-pura bodoh soal itu.

Kudengar kamu, Choi Geum Soon, adalah direktur utama

dan putramu direktur Hyunkang.

Kamu memintaku mencuri Nam Jin

karena kamu mau putramu mewarisi perusahaan ini?

Entahlah...

Aku tidak mengerti ucapanmu.

Kamu belum cukup tua untuk menjadi pikun.

Aku sebaiknya bagaimana?

Kamu mau aku memberi tahu polisi?

Jika kulakukan itu,

kamu, Geum Soon, akan dalam masalah besar.

Silakan lakukan.

Aku yakin hukuman karena penculikan anak itu berat.

Kamu tidak keberatan?

Masa kedaluwarsa kasus

atas penculikan anak adalah sepuluh tahun.

Meskipun aku menyerahkan diriku,

aku tidak bisa didakwa.

Kurasa kamu tidak tahu soal itu.

Kalau begitu, kamulah yang akan

mengalami lebih banyak kerugian.

Bukankah ini seharusnya kamu pikirkan dengan serius?

Ini sebabnya kamu tidak bisa melakukan apa pun.

Dengar, Bang Cheol Sang.

Mengenai penculikan anak,

masa kedaluwarsanya mulai dihitung

saat anak yang diculik dilepaskan.

Apa?

Nam Jin mengetahui bahwa dia cucu pemilik Hyunkang

lima atau enam bulan lalu.

Karena masa kedaluwarsanya sepuluh tahun,

kamu akan langsung ditangkap.

Selain itu,

kamu akan menerima hukuman tambahan.

Namaku adalah Choi Soo Hee.

Dan aku tidak mengenalmu.

Maaf sudah mengecewakanmu.

Keluarlah sekarang.

Jika kamu datang lagi ke ruanganku untuk membicarakan ini,

aku akan membuatmu dipecat dari posisi satpam.

Bu Choi, CEO Heo Chung San ingin menemui Anda.

Baiklah. Persilakan dia masuk setelah tamuku pergi.

Apa yang kamu tunggu? Keluarlah.

Aku akan kembali.

Aku, Bang Cheol Sang, tidak akan menyerah seperti ini.

Astaga.

Pak Bang, sedang apa kamu di sini?

- Begini... - Silakan masuk, Pak Heo.

Aku mengira dia tetangga lamaku,

tapi ternyata aku keliru.

Atau mungkinkah Bu Choi

sudah menjadi sangat pelupa?

Karena kamu suaminya Bu Yang,

aku akan memaafkanmu kali ini.

Tapi jika kamu berulah lagi,

aku akan memecatmu, jadi, jagalah perilakumu.

Tentu. Aku mengerti, Bu Choi Geum Soon...

Maksudku, Direktur Utama Choi.

- Ini kopi kalian. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Ini es kopi.

Pak Ahn.

Pria yang mengaku telah membesarkanmu,

apakah dia kenalannya Bu Choi?

Tidak. Kurasa mereka belum saling bertemu.

Dia menanyaiku lokasi ruangan Bu Choi.

Katanya, dia mengenal Bu Choi.

- Bu Choi? - Ya.

Mungkinkah mereka berpapasan di rumahku?

Kita sudah sangat berhati-hati karena kita khawatir

dia akan berulah jika bertemu dengan Bu Choi.

Aku yakin mereka belum bertemu di rumah.

Pak Lee, bisakah Anda pergi ke Minhan menggantikanku hari ini?

Minhan? Kenapa?

Banyak yang harus kuurus dengan bea cukai

mengenai kain impor.

Tentu. Tidak masalah.

- Bawalah pola-pola itu. - Baik.

Desain untuk pembelian grup berbeda dari desain aslinya.

Apa aku perlu ikut untuk menjelaskannya?

Tidak usah. Biar aku saja.

Aku ingin menemui ayahku karena sudah lama tidak bertemu.

Aku akan ikut denganmu hari ini.

Jangan, Pak Ahn.

Jangan. Bagaimana jika ayahku mengomelimu?

Aku tidak tahan melihatnya.

Astaga. Akan kubiarkan dia berbuat sesukanya.

Kesalahpahaman makin sulit diselesaikan jika ditunda-tunda.

Aku akan terus menemuinya sampai kesalahpahamannya beres.

Baiklah.

Tolong cepat selesaikan pembuatannya meski kamu harus bekerja lembur.

Baiklah.

Karena kida-kida cukup sulit dibuat,

kurasa mereka butuh waktu lebih lama dari perkiraan.

Kita harus bagaimana? Perlu kucarikan perusahaan lain?

Tidak banyak yang memiliki peralatan itu kecuali Minhan.

Tapi Minhan membuatkan pakaian untuk tim lain.

Kurasa mereka bisa bekerja untuk kedua tim jika sanggup.

Masalahnya, mereka tidak bisa.

Meskipun bisa, mereka akan menolak membuat pakaian kita.

Ya, Pak Heo.

Sekarang?

Ya. Aku akan ke ruangan Anda.

Masuklah.

Selamat datang. Duduklah.

Aku memintamu menemuiku karena pemilik toko banyak mengeluh.

Mereka mengeluh?

Sepertinya Bu Choi memaksa pemilik toko

membeli pakaian Tim Satu dari kontes itu.

Apa?

Mereka mengatakan jika mereka tidak membeli dalam jumlah besar,

mereka akan dirugikan saat memperbarui kontrak.

Kamu pasti tahu ini akan menyebabkan masalah.

Kesewenang-wenangan atau tirani perusahaan

akan dikenakan sanksi hukum dari Komisi Perdagangan.

Dan jika media mengkritik kita soal ini,

perusahaan kita akan mengalami kerugian besar.

Maafkan aku. Aku tidak tahu.

Aku mengerti.

Aku baru saja menemui Bu Choi.

Apa yang dia katakan?

Karena Bu Choi berwenang dalam mengatur toko ritel,

aku tidak bisa mencampuri masalah ini.

Aku mengerti. Aku akan bicara dengannya.

- Aku mengandalkanmu. - Baiklah.

Satu lagi.

Kamu punya nenek dari pihak ibumu, bukan?

Ya. Tapi aku belum pernah bertemu dengannya.

Aku hanya datang ke makamnya bersama ibuku 15 tahun lalu.

Apakah nenek dari pihak ibumu tinggal di Hongcheon?

Ya. Makamnya berada di Hongcheon,

jadi, kurasa dia pernah tinggal di sana.

Tapi kenapa Anda menanyakan ini?

Begitu.

Aku ingin membeli tanah di Hongcheon.

Bu Choi bisa memberiku nasihat soal itu.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Jadi, Hongcheon benar-benar kampung halamannya.

Tapi jika dia punya seorang ibu,

kenapa dia tumbuh di panti asuhan?

Kamu sudah mengirim pesanan pembelian ornamen tambahan?

Ya. Aku mengirimnya lewat faks hari ini.

Aku menyuruhmu mengirimnya kemarin. Kenapa kamu mengirimnya hari ini?

Aku lupa.

Bagaimana kamu lupa soal itu? Kamu tidak tahu kita akan rugi?

Maafkan aku.

Kirim dokumen ini ke pabrik.

Bagaimana? Kukirim lewat kantor pos?

Kamu bisa ke pabrik sendiri. Lokasinya di samping gedung ini.

Untuk apa mengirimnya lewat pos?

Astaga. Bagaimana orang bisa sebodoh ini?

Kenapa kamu berkata kasar seperti itu?

Cepat lakukan saja.

Baiklah. Aku pergi sekarang.

Astaga. Kenapa kamu memakai sepatu hak tinggi di kantor?

Kamu mau membuat orang lain terkesan di sini?

Baiklah, aku tidak akan memakainya besok.

Sedang apa Anda di sini, Bu Ko?

Maaf, Seung Joo, aku sibuk. Mari kita bicara nanti.

Tapi...

Kami akan masuk lebih dahulu dan melihat suasananya,

jadi, tunggulah di sini, Pak Ahn.

Astaga. Itu tidak perlu.

Dia tidak akan langsung mengusirku begitu melihatku.

Kamu tahu sifat ayahku.

Benar. Turutilah Seung Joo.

Kamu tahu dia hanya mengatakan yang terbaik untukmu, bukan?

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left