The first 200 lines.
Relax and Enjoy
Bonus Rollingan Casino 0,8% Bonus Rollingan Poker 0,3%
Bonus Cashback Sportbook Up To 15% Zippo Exclusive Setiap Minggu Tanpa Diundi
Pada dasarnya, rekayasa genetika...
...berdasarkan pemilihan yang terbaik dari yang kita bisa.
Tanpa mengganggu sama sekali.
Tapi itu yang kita bicarakan.
Jika kita bisa mengubah kembali DNA setelah itu diubah,
Itu bisa melampaui pertahanan secara permanen hingga ke keturunannya,
Pikirkan biaya kesehatan yang bisa kita hemat...
...jika kita bisa membaca indikasi saat, entahlah,
Kadar gula darah kita terlalu tinggi atau kadar sodium, atau apapun itu.
Perusahaan-perusahaan bisa menghemat milyaran tahun...
...karena pegawainya tak perlu izin sakit.
Sebenarnya, mungkin perkembangan adalah hal yang buruk.
Ini tidak biasa.
Teman dari temannya Rumspringa.
Kupikir kau bilang dia Quaker.
Ya, itu yang aku katakan.
Rumspringa adalah Amish.
Kami semua berdiri dengan tangan...
Ya, salah satu sahabatku...
Tentu.
Ya, sangat lucu.
Hei, boleh aku minta bir?
Ya, tentu.
Kau mau meminumnya dari tanganmu?
Apa ada pilihan untuk cangkir, atau?
Kami punya cangkir...
Dimana cangkirmu?
Aku hanya bertugas membagikan minuman malam ini.
Sangat bertanggung jawab. Aku hormati itu.
"Tepat sekali", begitulah hidupku.
Tapi "tepat sekali" artinya "tidak peduli,"
Dan tak ada istilahnya sebagai istilah awal.
Astaga. Mengesankan.
Hai./Hai./Seth./Em.
Em... Apa itu kependekan dari Emily?
Hanya Em saja, sebenarnya.
Ini musik yang menarik untuk pesta ritus perikop.
Kenapa kau berpikir begitu?
Temanku, Rach, di sana.
Berciuman dengan enam pria di sebelah sana.
Ya, dia sangat...
Dia sangat sosial.../ Semacam...
Ya, sosial... Orang yang ramah.
Apa itu Rach, atau...
Rachel, sebenarnya.
Itu bagus untuk memastikannya.
Musik seperti apa menurutmu yang harus kami putar, seperti Cat Stevens?
Ya, aku suka Cat Stevens.
Kenapa tak ada Cat Stevens?
Aku sedikit kecewa tidak ada Cat Stevens.
Ya, dia sangat bagus.
Aku lebih suka musik klasik.
Pachelbel's Canon, hal-hal seperti itu.
Lagu pernikahan, 'kan?
Ya, tepat sekali./ Ya, itu sangat bagus.
Aku dulu bisa mainkan itu dengan piano saat aku 8 tahun.
Dan orang yang mementingkan tata bahasa, menakjubkan.
Tidak, ini semacam pesta biasa dengan...
...para remaja petani.
Remaja petani.
Jacob disebelah sana, dia memang benar-benar Quaker.
Dia bahkan punya daging domba untuk buktikan itu./Benarkah?
Dan namanya Jacob. Itu sempurna.
Aku harus kembali ke trukku untuk.../ Baiklah.
...mengambil tong bir lainnya./ Senang bertemu denganmu.
Di mobilku mungkin ada cangkir jika kau masih tertarik.
Benarkah?/ Ya.
Bayangkan aku melaju.
Baiklah. Truk sudah menyala.
Selanjutnya apa?
Oke, di samping kaki kirimu, disana ada rem parkir.
Itu agak keras./ Baiklah, sebentar.
Baiklah, wow.
Itu?/ Benar.
Oke.
Baiklah. Apa kaki kananmu menginjak rem?
Kita tidak berjalan, bukan?
Tidak. Baiklah./ Semua aman.
Baik, sekarang angkat kaki kirimu lalu tekan koplingnya.
Baik./ Lalu masukkan persenelingnya.
Baik./Sekarang lepas koplingnya pelan-pelan dan...
Injak gasnya dengan ringan.
Sial. Maaf./ Tak apa.
Aku sebaiknya kembali dengan tong birnya.
Tapi, ya, terima kasih.
Aku sudah meminta maaf.
Tidak, maksudku terima kasih sudah menemani aku malam ini.
Itu menyenangkan, meski hanya untuk waktu yang singkat.
Mungkin kita bisa lanjutkan ini lain hari.
Ya, aku ada banyak kuliah, tapi akhir pekan kurasa tak masalah.
Berapa nomor ponselmu?
Aku tidak punya.
Aku punya telepon rumah dengan tombolnya yang menonjol.
Wow.
Ini. Kau bisa menuliskannya dengan benda antik ini.
Aku menyebutnya pena.
Kau tak punya pena bulu ayam?
Itu terlalu merepotkan.
Terima kasih./ Ya.
Aku akan bawakan kaset Cat Stevens untuk pemutar kaset milikmu.
Hai, ini em.
Em, ini aku.
Atau, Seth dari malam lalu.
Hai, aku tak yakin akan mendengar kabar darimu atau tidak.
Aku harus batalkan rencana hari Sabtu ini.
Baiklah.
Ayahku, dia mengalami stroke.
Astaga. Apa kau...
Apa ada yang bisa aku lakukan? Apa kau baik-baik saja?
Kurasa tidak. Ibuku sedang melalui masa sulit, jadi...
Aku turut prihatin. Astaga...
Dengar, aku kehilangan Ibuku saat aku masih kecil,
Jadi jika ada sesuatu yang mau kau bicarakan...
Baiklah, kita berdoa untuk kesembuhannya.
Aku harus pergi. Dokter sudah keluar.
Dia mau bicara denganku dan Ibuku. /Baiklah.
Terima kasih. / Dah.
Apa kabar?
Matikan ponselmu!
Sebentar!
Kau menyebalkan!
Kau melewatkan dunia yang sebenarnya.
Kau siap untuk pulang sekarang?
Aku sangat siap.
Hai.
Hei, maaf. Ini benar-benar hari yang panjang.
Ibuku memintaku mengerjakan banyak hal untuknya.
Kau bisa saja mengirim pesan.
Aku lupa menyalakan benda itu lagi.
Apa kau pernah menggunakan itu sejak aku berikan kepadamu?
Apa ibumu sudah berpikir lagi soal menjual peternakan?
Aku tak tahu bagaimana pendapatnya, Em.
Aku tak yakin dia berada di posisi untuk itu saat ini.
Kurasa dia mungkin berpikir itu tidak menghormati ayahku.
Tapi bukan itu intinya. Itu bukan berarti menyerah.
Kau akan membunuh kita.
Sudah memikirkan untuk melakukan hal yang lain?
Tagihan terlebih dulu. Lalu pikirkan cara menjelajahi dunia.
Kecuali kau menyindirku untuk sekolah denganmu.
Membuatku mencari pendidikan yang lebih tinggi.
Ya.
Aku akan membawa seluruh bagianku berakhir di sini pada akhirnya.
Bagus. Kocok dadunya lebih keras dan kau akan mendapat angka besar.
Aku akan mencobanya.
Aku berpikir untuk mengikuti seminar.
Itu sesuatu yang orang tuaku inginkan untukku.
Maksudku, begitu rencana sebelumnya.
Itu cukup menyakitkan.
Aku tak percaya kau beritahu aku ini di kamar hotel murahan.
Kamar hotel murahan ini adalah tempat yang kita mampu.
Di tengah-tengah kota terpencil.
Ini berada di tengah-tengah.
Apa, kau mau kembali ke tempatmu dan melakukan ini...
...dengan teman sekamarmu yang berjarak dua kaki jauhnya?
Dia mungkin mau permainan yang berikutnya.
Giliranmu.
Kau hanya akan diam setiap kali ini dibicarakan?
Hentikan.
Ayolah./ Hei, Tuan!
Kau tahu, jika ibuku melihat itu...
Ya.
Ada apa denganmu malam ini?
Ada apa denganmu? Kau yang menjemputku.
Aku? Tidak, aku hanya tergila-gila denganmu.
Dan tato bintangmu.
Sekarang kau menyindirku?
Aku tidak menyindirimu. Aku tergila-gila denganmu.
Kau tetap akan kembali pulang selama masa liburan?
Sayangnya begitu.
Kurasa aku harus pulang. Setidaknya berusaha suportif.
Kau bisa ikut denganku, kecuali kau harus...
Ya, mungkin sebaiknya tidak.
Entahlah, aku hanya mau semua berjalan lancar selama Natal.
Itu hanya dua minggu, 'kan?
Aku hanya merasa ayahku hampir tak tahu jika aku di sana.
Sejak Ibuku meninggal...
...dia hanya sibuk bekerja dan kami jarang berbicara.
Dia mengirim cek ke sekolah.
Aku pulang selama liburan. Kita periksa kotak-kotak itu.
Mungkin itu yang membuat dia tetap berjalan.
Nikmati liburan itu. Itu bagus untukmu bertemu dengannya.
Itu buruk kehilangan orang tua.
Menurutku Tuhan yang berkehendak.
Tidakkah kau manis?
Aku tak tahu apa yang aku lakukan.
Kau mahasiswi?
Maaf?
Kalian sedang liburan musim dingin?
Ya, aku pulang ke rumah selama liburan.
Saat aku masih sekolah, kami tidak...
Kubilang, saat aku masih sekolah, kami tak punya masa liburan seperti kalian.
Benarkah?/Tidak, kami hanya punya libur hari Natal.
Kurasa sekarang itu disebut masa liburan, ya?
Bahkan dengan semua hari libur ini,
Aku masih punya banyak yang perlu dipelajari.
Jangan terlalu banyak.
Jangan lupa untuk bersenang-senang, mengerti?
No comments yet. Be the first to leave one.