Release info

The Murder Case of Hana And Alice (2015) - BluRay 720p - Mutia R
A Commentary by KuehLemon
Happy watching~ For request and payment email to : [email protected]

Tags

BluRay
720p
720
Published on: 2016-06-12
Downloads: 56
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ow!

Apa?

Ada seseorang di sana!

Siapa?

Seseorang di sebelah tadi sedang memata-matai kita.

Oke, kau.

Mari kita lihat bagaimana kau suka dimata-matai!

Ketemu kau!

Whoa!

Apa?

Kamu ngapain?!

Kau tidak apa-apa?

Tolong...

Seseorang tolong!

Hati-hati!

Tetsuko!

Kau tidak apa-apa, mang?

Dia hampir saja membunuhku!

Tetsuko!

Pizza-nya sudah datang.

Nanti kesitu!

Sampah macam apa ini?

Udara segar.

Agak polos, ya?

Seragam mereka terlihat seperti pakaian pelaut.

Aku harus memakai itu?

Ew.

Halo?

Ya?

Ini putri saya, Tetsuko Arisugawa. Dia kelas sembilan.

Saya ingin mendaftar di sini.

Transferan?

Ya, betul.

Kepala sekolah sedang keluar sekarang. Biar saya lihat.

Apa ini?

Siput.

Bapak suka siput?

Itu untuk siswa.

Ibu membutuhkan permohonan transferan.

Ibu bawa?

Saya juga membutuhkan ID sekolah lamanya.

Bagaimana caranya saya mendapatkan itu?

Ibu harus pergi ke balai kota dulu.

Ibu belum pernah kesana?

Tadinya saya berpikir akan pergi ketika saya lebih lama menetap.

Ibu harus membuatnya jadi sebuah prioritas.

Apakah ibu memiliki ID siswa putri ibu?

Tidak.

Oh, aku ada.

Aku punya.

Kalau begitu silakan pergi ke balai kota dan meminta permohonan pindahan.

Tentu saja!

Baik.

Setelah ibu mendapatkannya, kembalilah kemari.

Kalau saya sudah pegang dokumennya saya bisa memberikan

buku pelajaran dan bahan-bahan yang diperlukan.

Juga, ibu nanti harus membeli seragam sekolah

dan pakaian olahraga dari toko sekolah.

Kalau beruntung dia bisa hadir di kelas pada siang hari.

Hebat!

Terima kasih!

Dan...

Eh, tidak masalah.

Pak, siapa namamu? - Ya?

Tomonaga. Saya mengajar IPA.

Terima kasih, Pak. Tomonaga.

Dia ganteng sekali!

Bukankah hebat kalau nanti berada di kelasnya, Tetsuko?

Ew.

Ini Satomi Ogino. Beliau adalah wali kelas guru kelas sembilan.

Saya juga mengajar seni bahasa.

Apa?

Bapak bukan wali kelasnya, Pak Tomonaga?

Sayang sekali.

Jangan ragu untuk bertanya apa-apa pada ibu.

Toko seragam sudah terjual habis dan belum punya satu pun untuk sementara waktu.

Boleh saya memakai ini sampai waktunya?

Tentu, tentu.

Tidak masalah.

Hei, apa kau pacarnya Pak Tomonaga?

Hentikan!

Tidak, tidak! Kami tidak pacaran.

Benarkah?

Kalian tampak dekat.

Hentikan, bu!

Oh, lihat dia!

Masih memanggilku ibu!

Terus kenapa?

Mau bertabiat buruk lagi?

Pergilah dari sini!

Hentikan itu, Tetsuko-.

Ini ruang kelas kita.

Pergi!

Semoga berhasil!

Oke, semuanya!

Kita punya teman baru yang baru bergabung dengan kita.

Bersikap baiklah.

Sekarang, ibu yakin kalian semua penasaran siapa nama siswa baru ini.

Silakan tulis di papan untuk semuanya.

Kemudian perkenalkan dirimu.

Saya Tetsuko Arisugawa. Senang bertemu dengan kalian.

Ibu harap semuanya bisa paham. Ingat, semuanya, bersikap baik.

Ya.

Duduklah di meja yang kosong.

Oh, Arisugawa. Yang di depan.

Sampai jumpa!

Sampai jumpa.

Aku kelompok dua.

Kita punya tugas bersih-bersih minggu ini, kan?

Oh, eh...

Terima kasih.

Itu.

Haduh.

Berhenti!

Jangan sentuh yang itu!

Jangan sentuh yang itu juga!

Apa-apaan deh.

Hei.

Apa ini?

Bagaimana sekolahnya?

Payah.

Payah?

Kenapa?

Bully?

Bully?

Kenapa?

Apa kamu melakukan sesuatu?

Dalam sehari? Ya, benar.

Mungkin ini perlakuan buat anak baru.

Nanti juga akan berlalu.

Kau akan segera punya banyak teman.

Ibu ingat itu terjadi pada ibu.

Ketika semua orang sepertimu, teman-teman wanitamu membencimu.

Itu ibu?

Dulu ibu secantik bintang pop saat itu.

Tidak memiliki teman anak perempuan.

Bukan berarti ibu membutuhkannya.

Bukan, bukan.

Hanya buang-buang waktu.

Ibu selalu bermimpi akan difoto oleh Kishin Shinoyama.

Permisi!

Iya?

Sampah yang tidak dibakar itu hari Rabu!

Maaf.

Jangan-jangan tidak ngerti.

Toodle-oodle-oo!

Kembalikan!

Waktunya ciuman tidak langsung!

Kumohon, jangan! Cepat kembalikan!

Toodle-oodle-oo!

Kembalikan, Chiba!

Kembalikan!

Ow!

Hei, Chiba! Kau gak apa-apa?

Dia mematahkan sesuatu!

Itu bukan salahku.

Aku tidak melakukannya!

Ini.

Oh terima kasih.

Ambil.

Aku tidak menginginkan ini.

Kalau begitu buang saja.

Hai, Kuro!

Wow! Sudah berapa lama, ya?

Siapa kamu?

Hah? Kau tidak ingat aku?

Kita berada di kelas yang sama di Hasegawa Ballet.

Oh, Fuko!

Kau sekolah di sini?

Apa yang kau lakukan di sini?

Aku adalah murid pindahan yang ditransfer.

Jika kau sedang mencari sebuah buku, tempat ini mungkin punya.

Wow, berbicara tentang hal seram.

Itu sebenarnya agak keren.

Kuro!

Ini salah satu buku yang ibumu tulis, kan?

Oh, wow.

Tempat ini pasti sesuatu kalau mereka punya buku yang langka begitu.

Pembunuhan atau Sesuatu.

Arisa Arisugawa.

Terima kasih atas pembelianmu.

Akan kukembalikan sekarang.

Oh, itu Kappa Sanpeido.

Enak.

Tidak bercanda. Aku meneteskan air liur.

Mau coba?

Maaf, aku ada les.

Balet?

Ya.

Kau masih melakukan itu?

Bagaimana dengan kau?

Dulu.

Tapi mungkin tidak akan lagi.

Kenapa?

Lakukanlah bersamaku.

Mungkin aku tanya dulu ibuku.

Meskipun biayanya lumayan mahal.

Itu memalukan sekali, Kuro.

Hei, bagaimana kalau hanya datang untuk menonton?

Sekarang.

The Case of Hana & Alice subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left