The first 200 lines.
Hargai karya anak negeri. Free for share. but, No reupload! No hardsub! No repost!
Episode 3
Ajumma! Ajumma!
Ajumma! Jangan mati!
Ajumma! Tolong bantu kami!
Ajumma benar-benar terluka.
Ajumma! Ajumma!
Ajumma, jangan mati!
Ajumma! Tolong bantu kami!
Tolong bantu kami!
Cepat...dia membutuhkan oksigen!
Ajumma! Ajumma!
Ajumma! Ajumma!...
Ajumma!
- Ajumma! Ajumma! - Kau tidak boleh ikut masuk.
- Permisi! Tunggu! - Ajumma! Ajumma!
- Mereka harus memulai operasinya sekarang. - Ajumma!
Ajussi.
Ini Jung Soo.
Tolong selamatkan ajumma! Tolong selamatkan dia!
Ikutlah kemari.
Sepertinya lengannya terluka.
Bawa dia untuk mendapatkan perawatan juga.
- Ayo pergi. - Aku baik-baik saja ! Aku sungguh baik-baik saja!
- Ajumma yang sedang kesakitan! - Cepat bawa dia.
Aku baik-baik saja. Aku tidak apa-apa! Ajumma-lah yang membutuhkan bantuan!
- Aku sungguh baik-baik saja! - Ikut aku.
Pergi lebih cepat tidak akan mengubah apa pun.
Mereka bilang Jung Soo baik-baik saja. Dia tidak mati!
- Seberapa parah lukanya? - Bagaimana aku bisa tahu?
Kesialan terjadi pada gadis pembawa sial.
Apa? Kaulah yang membawa sial!
Ratu pembawa sial!
Aku sumpahi jika kau bukan adikku!
Ketika kecelakaan mobil...
Pengemudi secara tak sadar mengarahkan kemudi ke kiri.
Untuk menghindari ditabrak di bagian pengemudi...
Ini tindakan naluriah.
Untung batang otaknya tidak sampai terluka tapi...
Ada seorang anak di bagian penumpang.
Dia melindungi anak itu.
Tetap saja kerusakan terlalu besar.
Untung batang otaknya tidak sampai terluka tapi...
Dalam kasus terburuk ...
Katakan saja.
Dalam kasus terburuk?
Bahkan jika dia bangun dari komanya...
Dia tidak akan sadar.
Apa maksudmu dia tidak akan sadar?
Dia akan bisa membuka matanya, tidur, terjaga.
Tapi apa?
Dia akan mengalami mati otak.
Jadi... Itulah apa yang orang katakan...
Ini hanya dugaan medis.
Keajaiban bisa terjadi kapanpun.
Keajaiban?
Terbangun dari keadaan vegetatif...
membutuhkan keajaiban?
Ortopedi...
- Bukankah ini tempatnya? - Benar, ini bagian ortopedi.
- Jung Soo! - Paman!
Apa yang terjadi padamu?
Lihatlah lenganmu!
Di mana lagi? Dibagian mana lagi yang terluka?
Lihatlah dia, dia baik-baik saja.
Paman, ajumma benar-benar sakit!
Apa yang akan terjadi padanya? Bagaimana jika ajumma meninggal!
Kau datang.
Terima kasih sudah menelpon.
Ajussi, apakah kau tahu bagaimana keadaan ajumma?
Nyonya Woo telah dipindah ke ICU setelah operasinya.
Akankah ajumma baik-baik saja?
Ya.
Aku ingin melihat ajumma. Tolong bbiarkan aku melihatnya!
Untuk sementara ini bawa anak ini bersama anda
Direktur Kim akan menghubungi Anda nanti.
- Bawa anak ini bersama kami? - Ya.
Aku tidak akan pergi sampai aku melihat ajumma!
Ajussi, tolong biarkan aku meski hanya melihat wajahnya!
Paman!
Jung Soo, mari kita lihat ajumma ketika dia sedikit lebih baik.
Ajumma terlalu sakit untuk dilihat sekarang.
- Kita lihat dia setelah dia lebih baik, ok? - Ini hanya sebentar!
Tidak bisakah aku meskipun melihat dia dari jauh?
Tetapi jika kita membawa anak ini kembali...
Baiklah, kami akan pergi sekarang.
Ayo pergi Jung Soo.
- Aku bilang ayo pergi! - Aku masih belum selesai bicara!
Ini pasien Woo Do Young!
Do Young... Do Young!
Do Young... Sayang!
Do Young! Do Young!
Do Young!
Do Young!
Sayang...
Sayang!
DO YOUNG!
Kami telah melakukan segala yang kami bisa di sini.
Pergi ke amerika tidak akan mengubah apa pun.
Sebuah metode baru sedang diusahakan untuk mengobati pasien dalam keadaan vegetatif.
Tim itu dipimpin oleh rekan Ayah mertua.
Jika ada beberapa harapan...
Aku ingin melakukan segala sesuatu yang mungkin.
Apa Do Young bisa pergi dengan pesawat dalam kondisi begitu?
Jika seorang dokter ikut kami, kami bisa melakukan perjalanan. Kami sedang mencari dokter sekarang.
Ngomong-ngomong, bagaimana dengan anak itu?
Sekarang, dia adalah hal terakhir di pikiranku.
Do Young adalah prioritas utamaku.
Ya Tuhan... sampai kapan?
Berapa lama kita harus menunggu?
Bersabarlah! Mereka bilang akan menelepon kita.
Jadi, kapan itu sebenarnya?
Sudah hampir sebulan sejak kita membawa Jung Soo.
Kita telah menunggu cukup lama!
Kenapa keluarga kaya seperti itu menyuruh kita untuk membawanya?
Tunggu. Apa mereka berubah pikiran?
Apa yang kau maksud dengan itu?
Tidak bisakah kau mengerti dengan apa yang sedang mereka lalui?
Itu masalah mereka.
Ketika kau mengembalikan produk untuk pengembalian uang...
Itu karena ada cacat.
Mereka tidak memberimu pengembalian uang karena keadaan.
Apa bagimu Jung Soo terlihat seperti sebuah produk?
Jaga ucapanmu itu!
Aku hanya memberikanmu sebuah contoh!
Jadi apa itu?
Haruskah aku pergi dan meminta mereka untuk menandatangani surat perjanjian?
Tidak... tidak perlu surat perjanjian.
Bawa dia ke keluarga itu sekarang juga.
- Apa? - Mereka takkan berani menendangnya keluar.
Setidaknya bawa dia ke sana dan lihat apa yang mereka katakan.
Tidak, aku tidak bisa melakukan itu.
Kenapa? Kenapa tidak? Kenapa kau tidak bisa melakukannya?
Bagaimana jika dia tidak jadi diadopsi? Lalu apa?
Itu hanya terlalu buruk kurasa.
Apa? Terlalu buruk?
Jadi dia akan hidup dengan kita dalam ruangan yang sempit ini?
Baiklah.
Jika kau tidak bisa melakukannya, maka aku yang akan melakukannya.
Keluar dari sini... keluar!
- Ayo pergi. - Bibi...! Bibi!...
- Pakai sepatumu. - Lepaskan dia.
Cepat, pakai sepatumu.
Lepaskan dia!
Apa barusan... kau memukulku?
Bukankah aku sudah bilang untuk lepaskan dia?
Cukup tinggalkan dia sendirian!
Keluar... keluar!
Keluar!
Bawa dia dan keluar sekarang!
Apa yang telah kau lakukan untukku?
Dan sekarang kau menamparku?
Aku benci hidupku! Kenapa aku harus begini?
Iblis. Jika bukan untukmu semua ini tidak akan pernah terjadi.
Karena kesialanmu...
Setiap orang terluka karena hal itu!
Itulah kenapa kau iblis. Iblis!
Kami membawa Jung Soo seperti yang kau minta...
Tapi sebulan telah berlalu jadi aku datang untuk menemuimu.
Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi jadi aku mengambil inisiatif.
Saya tidak punya waktu untuk menelepon.
Aku akan langsung ke ke intinya.
Apa yang akan kau lakukan terkait anak itu?
Saat ini, saya tidak memiliki waktu untuknya.
Orang tua tidak mengurus anak mereka terlepas dari kenyamanan mereka.
Atau apakah kau masih belum menganggap Jung Soo sebagai anakmu?
Bagaimana kau bisa membawa anak itu sebagai anakmu sendiri...
Dan membuang dia seperti sampah?
Saya tidak menyukai jika anda berbicara seperti itu pada saya.
Kami bahkan belum memulai proses adopsi.
Proses apa?
Maksudmu dokumen?
Jadi jika kau tidak melaporkan kelahiran anak, berarti itu bukan anakmu juga?
Jika istrimu tidak memaksa untuk membawanya...
Aku telah berencana untuk mengirimnya ke tempat lain.
Pasti dia sudah berada di keluarga yang lebih baik.
Kau telah merusak hidupnya.
Ini tidak benar jika kau memalingkan diri darinya.
Saya dengar kalau dia keponakan kandung suami anda...
Namun, anda bermaksud untuk melepaskannya?
Keponakan kandung atau bukan...
Kami tidak memiliki sarana untuk membesarkannya.
Orang seperti kita yang hidup dari upah ke upah.
Bagaimana bisa kami memberi makan mulut lain?
Lebih baik untuk mengirimnya jauh dari kelaparan.
Saya minta maaf untuk mengatakan ini...
Saat ini, kondisi istri saya adalah prioritas utama saya.
Kami akan segera pergi ke amerika.
Amerika?
Aku tahu ini akan terjadi.
Apa adopsi adalah petualangan belanja bagi orang seperti kalian?
Jika menyukainya, kau membelinya, jika tidak, kau mengembalikannya?
Saya sudah bilang mengapa kita tidak bisa membawanya.
Aku dalam situasi yang sama sepertimu.
Aku tidak punya waktu ataupun uang.
Apa kau ingin mengadopsinya atau tidak... itu terserah kau.
Dia tanggung jawabmu sekarang.
Tunggu.
Ajumma, ini aku Jung Soo.
Akhirnya aku di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.