The first 196 lines.
Saya baru saja membacakan mantra untukmu.
Mantra tidak boleh marah.
Peri menyebarkan bunga.
Kita putus saja.
♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Zhao Fanzhou.
Kalau kamu memiliki kata-kata terakhir,
apa yang ingin kamu katakan?
Zhao Fanzhou.
Kita...
Putus saja.
Apa yang kamu katakan?
Kita putus saja.
Zhao Fanzhou.
Saya tidak suka kamu bercanda seperti ini.
Saya tidak bercanda.
Kalau begitu apakah saya boleh bertanya padamu apa alasannya?.
Maaf.
Saya tidak mau kata 'maaf'.
Saya mau alasannya.
Bukan waktunya saya untuk berpacaran sekarang.
Kamu gila ya.
Apa yang dimaksud dengan bukan waktunya untuk berpacaran?
Apakah karena Ibumu?
Saya sudah pernah bilang, saya sama sekali tidak peduli.
Maaf.
Kamu angkat saja.
Bagaimana kalau sampai ada sesuatu yang terjadi pada Bibi?
Zhou Xiao.
Kita putus saja.
Sebenarnya apa yang terjadi padamu?
Apakah tidak bisa kamu katakan lalu kita diskusikan bersama?
Kamu...
Kamu masih menggunakan casing ponsel kita.
Tidak mau.
Saya tidak mau.
Kamu jangan menangis lagi.
Kalau begitu bagaimana kalau saya bilang saya tidak mau putus?
Zhou Xiao.
Bagaimana kalau saya bilang saya tidak mau putus?
Tolong tenang dulu.
Saya yang bercanda denganmu.
Bagaimana mungkin saya tidak tahu malu seperti itu?
Saya bukan orang seperti itu.
Saya tidak menangis.
Tapi kamu dulu yang mengatakan bahwa kamu bersalah pada saya.
Kalau begitu saya berbuat seperti ini tidak keterlaluan kan?
Zhao Fanzhou.
Kalau sekarang kamu mengejar,
saya akan menganggap semua ini sebagai candaan.
Cai Yasi, algoritma pemrogramanmu yang barusan itu,
kenapa saya belum pernah lihat sebelumnya?
Itu hasil pemikiran saya sendiri.
Hasil pemikiranmu sendiri?
Kamu jangan merahasiakannya.
Nanti tuliskan untuk kami.
Benar.
Hei.
Ada apa?
Tidak peduli lagi.
Kamu pergi saja.
Terima kasih.
Zhou Xiao.
Oh kamu.
Apakah kamu baik-baik saja?
Saya baik-baik saja.
Kamu sama sekali tidak terlihat seperti baik-baik saja.
Kalau begitu...
Kalau begitu apakah saya sekarang boleh menangis?
Tapi menangis di sini sangat memalukan.
Ayo pergi.
Jadi, apakah Zhao Fanzhou sungguh sudah mengatakan putus denganmu?
Sebenarnya kenapa?
Kamu sudah berkali-kali menanyakannya pada saya.
Saya sudah bilang saya tidak tahu.
Jadi...
Apakah kamu menyetujuinya?
Apa kamu gila?
Apa yang bisa saya lakukan selain menyetujuinya?
Apakah saya harus berlutut dan memohon padanya?
Kalau kamu berani berlutut, saya akan mematahkan kakimu.
Tidak, saya akan mematahkan kakinya.
Duduk. Duduk.
Apakah kamu tidak lelah terus menangis seperti ini?
Bisakah kamu bisa diam?
Siapa suruh kamu langsung berpacaran begitu masuk kuliah.
Apakah tidak bisa belajar dengan baik?
Malah bersikeras ingin berpacaran.
Kamu jangan seperti ini.
Saya khawatir saya tidak bisa mengendalikan diri.
Kenapa harus putus?
Kenapa harus putus?
Saya tidak ingin putus.
Saya tidak ingin putus.
Sudah zaman apa ini?
Laki-laki bukan berarti harus menggunakan warna biru
wanita harus menggunakan warna merah jambu.
Kamu harus memecahkan stereotip dalam jenis kelamin.
Terima kasih kamu telah membagikan markas rahasiamu dengan saya.
Ke depannya, kamu jangan mengerjakan PR sendirian lagi di sini.
Kamu memiliki saya. Saya bisa menemanimu mengerjakannya bersama.
Kamu lihat,
kembang api gelembung.
Apakah kamu terharu?
Iya.
Lihatlah kembang api besar yang saya nyalakan untukmu.
Apakah kamu tidak
memberitahu saya karena khawatir saya akan takut?
Iya.
Lalu bagaimana denganmu?
Apakah kamu takut?
Iya.
Kamu tidak perlu takut, ada saya yang menemanimu.
Kamu jangan meremehkan saya, ya.
Saat saya kecil, saya berani menyodok sarang lebah sendirian.
Tapi, Zhou Xiao.
Hal ini jauh lebih serius daripada menusuk sarang lebah.
Bagaimana saya bisa seegois itu?
Selain itu,
saya memberikan sebuah tugas kelas.
Kalian baca satu buku novel klasik
barat apa saja,
lalu tulis ringkasan dan kesan mengenai ceritanya.
Sekitar 1.500 kata.
Silakan kalian kirim ke email saya sebelum kelas minggu depan.
Oh ya, satu hal lagi.
Mata pelajaran kita ini,
yang terutama adalah membaca,
bahkan lebih utama daripada saya mengajar di kelas.
Jadi di semester ini,
saya sudah menyusun sebuah daftar buku
sastra barat yang wajib dibaca untuk kalian semua.
Nanti kalian catat.
Saya berharap
di akhir semester
setidaknya kalian semua
sudah membaca setengahnya.
Kelas hari ini sampai di sini.
Kelas selesai.
Tidak mungkin itu dia.
Dia bukan orang yang akan mengirim SMS
untuk minta maaf setelah menyesal.
Lebih baik kamu lihat saja dulu.
(Pemberitahuan: Perubahan keanggotaan organisasi, silakan para ketua mengambil formulirnya.)
Sudah dibilang bukan.
Asosiasi Mahasiswa memberitahukan organisasi
mengenai perubahan keanggotaan di tahun ajaran baru,
dan meminta para ketua organisasi untuk mengambil formulir pergantian musim.
Apakah kamu akan pergi?
Tidak pergi.
Saya
sudah mengunduh softcopy-nya.
Dicetak saja sudah cukup.
Menurut saya, lebih baik kamu pergi saja.
Siapa tahu bertemu dengan Zhao Fanzhou.
Sekalian untuk memperjelas masalahnya.
Tidak ada yang perlu dijelaskan.
Hanya putus saja.
Tidak ada yang perlu ditanyakan.
Xiao.
Kamu putus kali ini
terlalu tenang sampai menakutkan.
Mungkin karena sebelumnya
saya sudah pernah berlatih sendiri satu kali.
Kali ini sudah terbiasa.
Ayo pergi.
Silakan masuk.
Halo. Ada apa?
Halo. Saya dari Organisasi Detektif.
Saya datang untuk mengambil formulir pergantian musim.
Tunggu sebentar.
Baik.
Zhao Fanzhou mengajukan aplikasi untuk mengundurkan diri dari Asosiasi Mahasiswa,
apakah kamu tahu itu?
Saya tahu.
Zhao Fanzhou ini aneh juga.
Pada dasarnya sudah akan segera berubah keanggotaan.
Mengajukan aplikasi pengunduran di saat seperti ini,
ditambah periode pertukaran pelajar Chen Yu sudah berakhir dan sudah pulang.
Sekarang seluruh pekerjaan
jatuh pada saya seorang diri.
Saya sudah lelah sekali.
Teman.
Terima kasih.
Bu Huang.
Zhou Xiao.
Kebetulan sekali kamu datang.
Kamu bantu saya untuk memasang iklan lowongan pekerjaan paruh waktu perpustakaan ini
di forum kampus.
Setiap kali saya klik 'unggah'
selalu muncul pemberitahuan tidak berhasil.
Merekrut?
Apakah sekarang kita kekurangan orang?
Benar, sekarang para mahasiswa tahun ketiga pergi magang.
Biasanya tidak bekerja paruh waktu lagi.
Zhao Fanzhou bukannya juga mengundurkan diri?
No comments yet. Be the first to leave one.