The first 200 lines.
- Tolong jangan bilang kita penyihir. - Kita penyihir.
Kau punya musuh, Joanna, dan mereka gak akan berhenti
sampai kau dan putri-putrimu mati.
- The imposter (peniru) menusukku. - Aku tahu siapa yang membunuh suamiku.
Kau ditahan atas pembunuhan Bill Thatcher.
Adam, apa-apaan?
- Wendy? - Ingrid, kau mikir apa sih?
Kau bangkitkan orang yang kau sayangi, maka seseorang yang kau sayangi harus mati.
Apa kau sadar kau hampir terbakar dan tenggelam dalam satu malam?
Kenapa Ibu ditangkap gara-gara pembunuhan?
Si Shifter itu menyaru jadi Ibu kalian
membunuh Bill Thatcher, ninggalin Maura jadi saksi.
- Kau punya adik? - Ya. Aku sudah bilang aku punya adik.
- Kurasa seharusnya kau gak ke sini. - Sudah pasti aku gak harus ke sini.
Kau akan butuh cek ini saat kau meninggalkan kota ini.
Kurasa aku akan menetap sebentar.
Apa kau pernah lihat aku kabur dari pertempuran?
Kita akan menemukan shifter, dan kita akan membiarkan anak-anak tetap hidup selama kita bisa.
Diterjemahkan oleh xfighterx IDFL™ SubsCrew
Oh.
Killian. Syukurlah.
Wendy? Apa yang kau lakukan?
Kartu Tarot ingin dibaca di tengah malam,
dan bibi membutuhkannya.
Bibi ingin cari tahu siapa yang akan mati karena kutukan yang kau lepaskan.
Kukira Bibi bilang itu tak bisa dicari tahu.
Bibi memang bilang, kan?
Tapi kau tak bisa selalu percaya semuanya apa yang Bibi bilang.
Oh.
Tidak...
- Ini gak benar. - Siapa itu?
Apa Ibu...?
Apa Freya?
Oh, Tuhan, apa Bibi...?
Menurut kartu ini, orang yang akan mati...
Adalah kamu.
Apa?
Kau gak tahu kan jalan ke dapur di sini?
Gak juga. Inilah kenapa aku suka tinggal di perahu.
Gak mungkin tersesat jalan ke dapur.
Mmm.
Mmm.
Freya?
- Apa yang terjadi? - Dash.
Tunggu!
Dash?
Bantu aku...
Maafkan Bibi, Ingrid, tapi kenyataanya, kau layak menerimanya.
Ini semua salahmu.
Dash?
Joanna?
Season 1 Episode 3 Today I Am a Witch
- Gak bisa tidur? - Mimpi buruk. Bibi?
Bibi lagi nyari beberapa mantra jadul,
mencoba untuk menemukan inspirasi untuk masalah shifter kita.
- Ketemu? - Biar Bibi tebak...
Kau khawatir tentang bayaran untuk mantra kebangkitan.
Mungkin kita bisa menemukan cara untuk mematahkan itu sehingga tak ada yang harus mati.
Ingrid sayang, kita akan lalui ini. Gak ada yang bisa kita lakukan.
Keseimbangan harus dipulihkan. Kita gak bisa mengubahnya.
Tapi aku tak bisa duduk santai menunggu seseorang yang kucintai mati
karena kesalahan bodohku.
Kau gak duduk santai.
Biarkan Bibi mengajarimu. Masih banyak yang harus kau pelajari.
Aku tak mau belajar apapun tentang sihir.
Jangan terlalu yakin tentang hal itu.
Sihir adalah apa yang kau mau.
Bisa jadi berbahaya dan mematikan, atau bisa jadi gaib dan indah.
Itu terserah kamu.
Huh.
Apa aku terlewat sesuatu?
- Nggak. - Apa yang kau lakukan di sini?
Bukankah kau seharusnya di "Surga yang adil" bersama tunanganmu yang gagah?
Aku gak bisa tidur. Setiap malam, kepikiran hal yang sama.
Aku punya bayangkan seks yang menakjubkan bersama Killian.
- Bagus. - Apa?
Dalam mimpiku. Cuma dalam mimpiku.
Di kehidupan nyata, aku melakukan seks dengan Dash.
Ya, kita tahu. Kita semua tahu.
Setiap kali Dash melakukannya, seperti tiga atau empat kali semalam.
- Masa? Empat kali? Oh... - Mm-hmm.
Intinya, gak ada masalah antara aku dan Dash,
tapi aku gak bisa melupakan bayangan tentang Killian.
Hal ini seperti, aku merasa bersalah, seperti aku selingkuh,
dan aku bahkan gak melakukan apa-apa.
Aku butuh Killian keluar dari pikiranku.
Aku penyihir sekarang. Seberapa sulit mengendalikan pikiranku sendiri?
- Sangat sulit. - Sangat sulit.
Dengar, anak-anak, tenang saja.
Kalian gak bisa menguasai sihir dalam seminggu.
Tapi jangan khawatir. Ini akan memakan waktu,
tapi Bibi bisa mengajarkan segala sesuatu yang kalian perlu tahu.
Biarkan Bibi menjadi Tn. Miyagi untuk kalian.
Hanya saja, jangan beritahu ibu kalian.
Jangan beritahu Ibu kalian apaan?
- Bukan apa-apa. - Bukan apa-apa?
Hei, Ibu tak mau kalian melakukan sihir.
- Terlalu berbahaya. - Oke.
Kami bukan bocah yang dikepang lagi.
Kami adalah orang dewasa yang bisa membuat keputusan sendiri.
Ooh, Ibu rindu kepangan.
Sangat rindu.
Oh, ini bukan tentang dewasa atau tidak.
Ibu telah-- Ibu telah hidup lebih lama dari padamu.
Ibu tahu banyak hal. Ini untuk kebaikanmu sendiri.
Tapi mungkin kami bisa membantu Ibu mengalahkan Shifter.
Tak ada Shifter lagi.
Semuanya sudah terkendali.
Ibu sudah mengurusnya dengan mantra pengusir.
Siapa pun itu, mereka tak bisa mendekati kita.
Dan Ibu tak pikir kita ingin cobaan lagi di sini.
Benar? Sekarang, hanya untuk merasa aman.
- Apa yang Ibu lakukan?! - Apa-apaan?
Itu adalah pusaka.
- Sekarang sudah jadi abu. - Apa...?
Selamat malam.
Apa sih yang terjadi di sini?
Tunggu. Aku pernah melihat simbol itu. Malus Amplio?
Simbol itu menarik energi gelap, dan melipat-gandakan kekuatan jahat.
Simbol itu ada di tanah saat Bill Thatcher dibunuh,
di dalam mimpiku semalam, dan sekarang, itu ada di sini.
Dan kau tak bisa menebak siapa yang ingin melakukan ini padamu?
Aku abadi. Aku bisa memikirkan banyak orang.
Itulah masalahnya.
Jadi biarkan aku membantumu.
Apa kau bersedia jadi saksi?
Itu bukan maksudku, dan kau tahu itu.
Aku tahu, tapi aku tak menggunakan sihir jahat untuk melakukannya.
Sayangnya, cuma sihir jahat yang bisa membantu.
Apa mungkin kau jadi keras kepala semenjak seratus tahun terakhir?
Hanya karena aku tak berurusan dengan hali ini yang kau maksud...
kau gak berurusan dengan ini sama sekali, Jo.
Dan kau berbohong pada anak-anak semalam,
memberitahu mereka bahwa kau telah mengusir Shifter.
Itu tak mungkin. Kau tak tahu siapa itu.
Aku berbohong agar mereka tak khawatir,
Sehingga mereka bisa kembali ke kehidupan mereka yang normal.
Hal itu tak akan berhasil! Sudah berakhir.
Anak-anak tahu siapa mereka.
Kekuatan mereka akan semakin kuat.
Kita harus mengajarkan mereka bagaimana mengontrol karunia mereka,
sehingga mereka tak menyakiti seseorang atau diri mereka sendiri.
Kau bilang kau mau membantuku untuk menjaga mereka tetap hidup.
Itu berarti menjauhkan mereka dari sihir.
Baiklah, ya. Terserah yang kau bilang.
Gak ada sihir.
- Whoa... - Oh, wow. Keren banget.
Belum apa-apa. Tunggu sampai kalian lihat apa yang Bibi bisa ajarkan.
Kita penyihir punya cara yang lebih dari sekedar mantra.
Telekinesis, kekuatan penyembuhan, kontrol cuaca terbatas.
- Kita bisa mengendalikan cuaca? - Bibi bilang "terbatas."
Terbatas, tapi masih cukup keren.
- Bagaimana Bibi melakukannya? - Wow.
Oh, kita semua bekerja dengan cara yang berbeda.
Aku memerintah lewat insting, jadi, kekuatan Bibi berasal dari keberanian.
Freya, kau memerintah lewat emosi, jadi, kekuatanya berasal dari hati.
Dengan latihan, kau akan bisa membaca keinginan orang-orang yang terdalam,
campuran ramuan untuk membuat mereka jatuh cinta...
- Atau jatuh ke tempat tidur... - Masa?
Spesialisasinya adalah seks. Aku tak mau menduganya.
Oh, masa? Nah, apa spesialisasi nya? Membaca?
Kurang lebih. Kekuatan Ingrid datang dari atas sini.
Kekuatan pikiran, intelek, penemuan.
Menyaksikanmu menulis mantra seperti menyaksikan Mozart menyusun sebuah konser.
Tunggu dulu. Jadi aku bisa membuat mantra baru,
Dan tak hanya membaca mantra lama di buku?
Jangan macam-macam. Kau masih pemula.
Ini memakan waktu setahun untuk belajar sebelum kau menulis mantra.
Jadi, apa kekuatan Ibu?
Semuanya. Dia sangat sempurna.
Ketika Ibu kalian dengan kekuatan penuh, seperti gak ada yang bisa Ibu kalian lakukan.
Jadi, dia bisa mengajariku mantra yang bisa melupakan Killian?
Ya ampun. Di antara kalian berdua, itu seperti kau telah diberikan
sekotak perkakas baru yang belum pernah kalian lihat,
yang kalian ingin lakukan cuma menggunakan palu.
Baiklah, Freya, Bibi ingin kau mencoba melempar batu ini di atas air.
Oke.
Nggak pakai tanganmu. Tapi dengan pikiranmu.
Dan anak-anak, ingat, ini hanya di antara kita.
Kita tahu. Kita gak boleh bilang ke siapapun kalau kita penyihir.
Nggak. Itu juga. Tapi jangan bilang Ibu kalian kalau kita melakukan ini,
karena dia akan panik kalau kalian melakukan sihir.
Gak bisa.
Kosongkan pikiranmu. Konsentrasi.
Jangan pikirkan apapun selain konsentrasi.
Oke.
Apa yang terjadi? Apa batu bergerak?
Ya. Jika kau mencoba untuk menenggelamkannya, kau hebat.
Aku payah dalam hal ini.
Freya, ini butuh latihan, sabar. Baiklah, Ingrid, giliranmu.
Berlaku juga untukmu... Sabar, jernihkan pikiranmu.
Bibi ingin kau konsentrasi untuk mengeluarkan batu itu dari danau.
Aku cuma berusaha untuk mengangkat batunya.
Convérterit libro Isto.
Convérterit libro Isto.
Hmm.
"Namaku harus diusir..."
Ingrid. Oh.
Maaf, aku--aku tak bermaksud menakutimu.
Tidak, aku-aku-aku hanya... Mengecek rak.
No comments yet. Be the first to leave one.