The first 200 lines.
Tinggal 1.5 kilometer sampai gunung ....
Ganti, Kinjou!
Istirahatkan saja kakimu dulu!
Mulai dari sini biar aku sendiri yang mengejar!
Biar kukatakan duluan.
Terima kasih, untuk tiga tahun ini.
Bagi sprinter sepertiku, jalan datar seperti ini adalah finis!!
Tadokoro hebat sekali!
Menarik sekuat tenaga! Sekuat tenaga sekali!
Dia berhasil mengejar Hakone sebelum memasuki gunung!
Kak Tadokoro, berhasil mengejar jarak yang hampir tidak mungkin tersusul di saat terakhir!
Keren gila, cuk!
Mereka berdempetan dengan SMA Hakone!
Sohoku hebat!
Tinggal 200 meter sampai gunung!
Pertarungan ini sangat membingungkan siapa yang akan menang!
Kinjou ....
Makishima ....
Aku sudah memenuhi janjiku.
Aku sudah membawa seragam kita sampai posisi terbaik.
Tolonglah, capai finis, Maki, Kinjou ....
Paman!
SMA Hakone mulai maju!
Bagaimana Sohoku?
Tidak ada yang maju!
Oi, Kinjou! Kita maju, 'kan?
Hei! Apa ....
Apa mungkin?
Don't turn back osorezu mae e mae e
Jangan berbalik. Maju, majulah tanpa gentar.
yosomi shiteru hima wa nai
Kita tak punya waktu menoleh.
no way kienai itami mo daite
Mustahil
mendekap
perih yang tak bisa lenyap,
hosoi ito wo tsunage
karena justru itu yang hubungkan kita.
One chance nogasazu seme no attitude
Satu peluang dari sikap agresif yang teguh.
sono ryoute de kirisake kyoufushin
Belahlah takut itu dengan kedua tanganmu.
kantan ni wa yuzurenai revenge
Dendam yang tak mudah tergoyahkan,
tozasareteta michi wo hirake
itulah yang membuka jalan yang terkunci.
kasanatteku koukai mo itsuka mirai ni kaete ikeru
Penyesalan yang menumpuk itulah
yang jadi bekal masa depan.
machigatte hiroiatsumeta garakuta wo migake
Kesalahan yang terkumpul itupun
yang buat sampah sepertiku berubah.
I will never ever give up
Aku tak 'kan pernah menyerah.
mada torimodoseru glory
Karena ada kemenangan yang harus kuambil.
nagashita namida no nigasa nomikonde
Meski harus kutelan pahitnya linang air mata.
I will never ever give up
Aku tak 'kan pernah menyerah.
boroboro ni nattatte
Meski harus babak-belur, nanti.
tsunage sono ishi wo
Tekad kita yang terhubung ini,
asufaruto no aji wasurenai ze
juga rasa aspal ini
tak kulupakan.
wasurenai ze
Tak kulupakan!
Strategi Terakhir
Strategi Terakhir
Ayolah, maju. Maju!
Sekaranglah!
Inilah saatnya bertarung!
Ayo, Makishima!
Akhirnya Sohoku bergerak!
Sekarang bukan saatnya bilang kakiku tidak bisa bergerak.
Tadokoro sudah menarik sekuat tenaga.
Kami berenam berhasil melampaui batas, dan sampai sini.
Kesempatan yang sudah dibuat sampai sini tidak bisa kubuang begitu saja!
Dua orang maju!
Si Jagoan Kinjou dan Climber Makishima!
Sudah diduga akhirnya pasti kelas tiga!
Pedih, kacau, ujian ....
Jika itu takdirku ...
... akan kuhadapi!
Kuhadapi!
Kuhadapi!
Shingo Kinjou!
Ayo, Makishima!
Ini pertarungan terakhir!
Kita harus menembus garis finis!
Aku adalah pria yang ...
... pria yang tidak akan menyerah.
Padahal, tinggal 20 kilometer ....
Bergeraklah, kaki kiri!
Hei ....
Hei, betismu?
Kau bercanda, kan? Di saat begini.
Kau bercanda, bukan, Kinjou?!
Kenapa ....
Kenapa sekarang?
Tepat sebelum babak terakhir yang penting.
Kenapa tidak bisa digerakkan?
Sial.
Balapan sudah berakhir.
Aku mengacaukan semuanya.
Kerja keras selama tiga tahun ...
... yang rasanya hampir tercapai di babak kedua tahun lalu juga.
Sambil berpegangan pada benang yang terhubung,
kami berenam bertarung selama tiga hari.
Tubuh, tekad, keberuntungan ....
Meski sudah menggunakan semuanya, kami masih tidak bisa mengalahkan SMA Hakone.
Tinggal 20 kilomter ....
Kinjou.
Fuku, Kinjou Sang Jagoan Sohoku sepertinya ....
Ya.
Pasti karena sprinter terakhir kemarin.
Makishima sendiri tak bisa mengalahkan kita.
Pertandingan sudah berakhir.
Sepertinya riwayat Sohoku cuma sampai di sini, ya?
Toudou.
Pergi ke finis dengan kecepatan penuh.
Hanya itu yang bisa kita berikan pada mereka.
Mereka cepat sekali!
Padahal ini tanjakan!
Dewa Gunung Toudou melakukan dakian dewa!
Jangan menyia-nyiakan harapan.
Jangan disiakan.
Apa ini?
Tekanan dari dalam apa yang membangkitkanku?
Apa kamu baik-baik saja, Kak Kinjou?
Apa kepalamu sakit?
Karena kepalamu sakit, jadi kupikir ....
Aku sudah coba menghentikannya.
Kubilang dia cuma fokus untuk dorongan terakhir.
Tadi kau bilang dia kebelet boker.
Tidak masuk akal! Cuman bercanda, woy!
Itu mana mungkin! Kapten itu jagoan!
Anu, sebelumnya ...
... saat terjatuh kamu bilang harus saling membantu.
Itu sebabnya aku memanggilmu.
Kau tidak perlu berjuang sendirian.
Jika kau terjatuh, aku yang akan membantumu.
Tapi jika ada rekan lain jatuh, kaulah yang bantu mereka.
Anak-anak ini ....
Tuh, 'kan, Onoda?
Bantu mereka ....
Benar.
Aku saja melupakannya.
Seragam ini milik kami berenam.
Naruko, Onoda, Imaizumi.
Finis tinggal 20 kilometer.
Apa menurut kalian Sohoku bisa menang?
Tentu saja!
Iya!
Pasti!
Tekanan yang membangkitkanku ....
Jadi begitu, ya.
Kelas satu, Makishima!
Dengarkan baik-baik!
Saat ini akan aku ubah perintahnya!
Eh?
Perintah ... diubah?
Di sini?
Benar, dan ini ...
... harus dilaksanakan!
Kapten Kinjou, apa mungkin?
Karena sprint kemarin ....
Lututnya ....
Ini perintah kalian, kelas satu!
Tanjaki gunung bersama Makishima!
Dan siapa saja tidak masalah.
Bawa seragam ini ke finis lebih cepat dari siapa pun!
Di gunung ....
Ke finis ....
Kami?
Kesempatan hanya sekali.
Jangan sampai melewatkannya.
Cari. Raih.
Dan bawa bersama kalian.
Musuhnya SMA Hakone, barisan terkuat.
Tapi kalian pasti bisa.
Bawa harapan kita.
Punyaku dan Tadokoro juga.
Bawa!
Berkembanglah.
Kau seharusnya masih bisa, Shunusuke Imaizumi.
Shoukichi Naruko,
bukannya kau masih belum menunjukkan kemencolokanmu?
Masih ada 20 kilometer.
Tangkap perhatian semua orang!
Sakamichi Onoda.
Kau masih bisa melaju.
Kau masih punya tugas.
Pergi ke finis.
Tidak perlu khawatir.
Lakukan saja yang sudah kau lakukan sampai sekarang.
Tiga tahun kami ...
... dan Makishima kupercayakan padamu.
No comments yet. Be the first to leave one.