The first 195 lines.
SERIAL NETFLIX
MISI KE-52 "HANYA PEMIKIRAN."
Siapa yang bisa menjawab pertanyaan ini?
Komi.
Sebenarnya, Ushiroda.
Ya, Pak. Perjanjian Portsmouth.
Ya, benar.
- Hei. Ini bukan perundungan. - Buka halaman 125.
- Justru sebaliknya. - Ini akan ada di ujian, jadi, ingatlah.
- WAKTU ISTIRAHAT - Hari Olahraga.
Dan festival budaya.
Semuanya penuh nostalgia.
Aku tidak mau belajar.
Itu perasaanmu yang sebenarnya.
Hampir liburan musim dingin, 'kan?
Ya, benar. Aku tak sabar!
Komi, kau mau ke mana?
Heh heh.
"Apa kau membaca pikiranku?"
"Aku tahu. Heh heh."
Itu yang dikatakan wajahnya.
Astaga! Berikutnya adalah kelas olahraga!
Ayo, Komi.
Ada apa, Nakanaka?
Aduh!
Mwah-ha-ha!
Tadano! Kau seharusnya pandai membaca pikiran.
Tapi sepertinya kau gagal membaca pikiranku!
Kau mencoba menipuku dengan asumsi aku bisa membaca pikiran
dan berpikir, "Kau membaca pikiranku," 'kan?
Bagaimana kau tahu?
TIBA-TIBA MERASA MALU.
Tadano mengerti rasanya punya imajinasi berlebihan.
Begitu rupanya.
Kau ingin tahu apa yang Komi pikirkan?
Ya.
Sebagai sekutu Komi,
aku harus belajar memahami perasaan Komi.
Sebagai orang yang bisa membaca pikirannya,
Tada… kau…
Kupikir aku bisa meminta bantuan.
Kau bisa memanggilku sesukamu.
Coba kupikir.
Aku pun tidak tahu persis.
Metodemu. Ajari aku juga.
Dia datang.
Baiklah. Mari kita amati beberapa skenario
dan mencoba menebak apa yang Komi pikirkan.
Itu ide bagus! Itu tak seperti dirimu.
Tidak sepertiku?
Rapikan bolanya!
Tak apa-apa.
Akan kulakukan untukmu!
Baik!
Yeaaaahhhh!
Apa yang Komi pikirkan?
Kau bercanda? Itu terlalu mudah!
"Aku bebas dari tugas yang membosankan. Di mana Yamai?"
- Benar, 'kan? - Salah!
Dari mana kau mendapatkan kartu petunjuk itu?
Aku di sini! Komi!
"Bagus sekali, Orang Desa."
Salah. Kau juga punya kartu petunjuk.
Jawabannya, "Aku juga ingin bersih- bersih!"
MERASA BERSALAH
Kau yakin?
Mungkin.
Komi, boleh kupinjam kamus elektronikmu?
SEPULUH MENIT KEMUDIAN
Kemudian…
Baik, sekarang coba dengan situasi ini.
"Diam dan kembalikan kamusku."
- Benar, 'kan? - Salah.
Tapi aku setuju denganmu.
"Mereka berbicara, jadi, sulit mendekati mereka." Benar sekali.
Sebagian karena itu.
- Sangat dekat. - Apa?
Jawabannya, "Apa mereka menggosipkanku?"
Hebat! Pelangi! Ada pelangi besar!
Mari kita lihat! Di mana?
Besar sekali!
Ini mudah. Coba saja.
"Aku akan meniru Yamai,
dan memotret pelangi untuk media sosial.
Aku harus memberi tahu Yamai akunku!"
- Ya! - Tidak.
Kau sengaja melakukan ini?
Hei.
"Siapa peduli media sosial? Jangan unggah foto langit, Berengsek."
Itu hanya pendapat pribadimu!
Salah.
- Apa? Apa maksudmu? - BERENGSEK?
Perang Wanita pecah lagi.
Dia tidak rewel!
Meski pelangi besar muncul, Komi tidak meributkannya!
Komi jauh lebih besar daripada pelangi itu!
Salah.
KOMI INGIN MELIHATNYA, TAPI TIDAK BISA BERGABUNG DENGAN GRUP.
EKONOMI RUMAH TANGGA
Bekerjalah dengan grupmu untuk membuat hidangan.
Komi, kau cuci sayurannya.
- Apa? Komi? - Baiklah, bagaimana dengan ini…
Hei!
"Aku memikirkan langkah selanjutnya dalam resep ini." Ini dia!
"Aku tak tahu langkah selanjutnya dalam resep ini." Pasti ini.
Apa? Komi pandai memasak.
Apa? Terserah!
Jawabannya, "Berpikir tentang pelangi."
- AKU TAK SEMPAT MELIHATNYA. - Dia masih terpaku pada itu!
"Aku ingin makan masakan rumah Yamai!"
"Aku ingin mengundang Nakanaka untuk makan!"
"Aku ingin bersama Yamai!"
"Di mana Nakanaka?"
"Aku suka Yamai!"
"Aku ingin bermain gim bersama…"
Aku yang paling mengenal Komi.
Aku pernah kongko berdua dengan Komi.
Kalian berdua belum ada yang benar.
Komi!
APA YANG KAU LAKUKAN?
Apa? Benar sekali.
Kami hanya kebetulan berjalan bersama.
- Jangan salah paham. - Ya!
"Aku menyadari kau mengawasiku."
"Kau juga senang mengobrol."
Sudah berakhir.
- Dia marah! - Dia sangat marah!
Kami tak bermaksud…
buruk.
INGIN BERGABUNG.
Karena kita semua di sini.
Ayo ke kafe sepulang sekolah.
Kenapa?
- MENGANGGUK - Sungguh tidak apa-apa?
Setidaknya biarkan aku membayar minumanmu!
Tidak, aku yang bayar! Biar kubayar!
- Aku! - Tidak, aku!
TAK ADA YANG HARUS MEMBAYAR UNTUKKU. BERHENTI BERKELAHI.
Baiklah.
KOMI! AKU! KOMI! AKU!
MISI KE-53 "HANYA FANTASI, BAGIAN KEDUA."
Beberapa hari setelahnya, "Dari semua gadis, siapa yang akan kau kencani?"
Anak-anak berkumpul lagi.
Ronde kedua dari "Dari semua gadis, siapa yang akan kau kencani?"
Bisa kita mulai?
Mereka kembali melakukannya?
Kita gagal mencapai kesimpulan kali terakhir.
Semua orang memikirkannya di rumah, dan kita menyusun sesuatu.
Akhirnya kita membuat episode Komi!
Mari kita tonton, bersama dengan dua episode lagi!
HEBAT!
Sebagian dari diriku menantikan ini!
DARI SEMUA GADIS, SIAPA YANG AKAN KAU KENCANI? VERSI ONEMINE
Aku senang cuacanya bagus.
Ya!
Ini dia! Aku membuat makan siang piknik!
Jangan katakan apa pun! Aku suka caranya diam-diam melakukan itu!
Dia memiliki aura kakak yang besar.
Onemine adalah gambaran stabilitas.
DARI SEMUA GADIS, SIAPA YANG AKAN KAU KENCANI? VERSI OTORI
Aku pulang.
Selamat datang kembali!
Kau mau makan malam?
Ada apa?
Aku membuat kesalahan besar di kantor.
Habislah aku.
Sudahlah.
Tak apa.
Kau akan baik-baik saja.
- Astaga. - Aku akan menangis.
Kuharap dia ibuku!
Mereka pasti sangat lelah.
DARI SEMUA GADIS, SIAPA YANG AKAN KAU KENCANI? VERSI KOMI
Era telah berubah!
Bagaimanapun, itu akan terjadi untuk menggulingkan shogun.
Tuanku.
Begitu rupanya.
Saat itu terjadi,
Jepang akan memiliki masa depan yang cerah.
Ya.
Percakapan kosong apa ini…
Ini penyelidikan!
Siapa di sana?
Diamlah!
Kincir angin!
Suamiku tidak akan menemui ajalnya di sini.
Kaburlah selagi bisa.
Osho!
Aku yang akan menghadapimu.
Aku akan mengambil beberapa kepala
sebelum kau pergi.
Drama sejarah satu-satunya cara yang bisa kubayangkan bersama Komi.
Kau sudah berusaha semampumu.
Baiklah, jadi, siapa yang ingin kau kencani?
Aku ingin seseorang yang seperti teman.
No comments yet. Be the first to leave one.