The first 200 lines.
"Home for Summer"
"Lee Young Eun, Yoon Sun Woo"
"Kim Sa Kwun, Lee Chae Young"
"Kim San Ho, Na Hye Mi"
"Kim Ye Ryung, Kim Hye Ok, Lee Han Wi"
"Kang Seok Woo, Moon Hee Kyeong"
"Song Min Jae"
"Home for Summer"
"Episode 5"
Minumlah kopi ini.
- Ibu. - Apa?
Minumlah kopi, Ibu.
Baik.
Coba katakan itu.
Minumlah kopi, Ibu.
Dia tampaknya penurut. Jadi, dia tidak akan membuat banyak masalah.
Apa ini hari spesial?
Sebenarnya...
Ini hari peringatan kematian ibu mertuaku.
Apa? Ini peringatan kematianku?
Bukan begitu.
Iparmu, bukan?
Ya.
Bagaimana dengan Seok Ho?
Dia belum menikah.
Hei, apa kamu sedang hamil?
Kandunganmu pasti sudah lima atau enam bulan.
Tidak juga.
Maksudmu itu buncit?
Aku melakukan bayi tabung beberapa hari lalu dan terkena asites.
Kalian belum lama menikah. Kenapa kalian melakukan itu?
Sudah berapa lama kalian menikah?
13 tahun.
Apa?
13 tahun?
Jika 13 tahun...
Artinya mereka menikah tepat setelah aku pergi dari rumah...
Jun Ho bilang akan berhenti kuliah
untuk menjaga Ayah.
Jadi, kamu menikahinya
dan menjaga Jun Ho juga ayahnya yang sakit?
Intinya, kamu menikah berkat diriku.
Apa?
Aku lapar. Bisakah kamu memasak makan siang untukku?
Ya.
Jika sudah semua, ayo pergi. Ibu lelah.
Baik.
- Ibu. - Ya?
Tolong tunggu aku di mobil.
Kamu masih butuh barang lain?
- Ya. - Baiklah.
Astaga, aku lelah sekali.
Sepertinya kamu sangat menyukai dasi itu.
Apa?
Kurasa kamu memakai dasi yang sama waktu itu.
Benarkah?
Itu bukan satu-satunya dasi yang kamu miliki, bukan?
Makanlah.
Masuk.
Ini untukmu.
- Apa ini? - Itu baru tiba.
- Itu untukmu. - Terima kasih.
Siapa yang mengirimkan ini?
Terima kasih untuk sundaeguk-nya. Salam, Ju Sang Mi.
Lama sekali dia membalasnya.
Lezatnya. Aku kenyang sekali.
Tolong buatkan kopi.
Ibu akan minum kopi lagi?
Astaga. Tadi itu kopi sebelum makan.
Sekarang, aku akan minum kopi setelah makan.
Begitu rupanya.
Ya, Sayang.
Baik.
Apa katanya?
Dia akan segera tiba.
Apa? Kenapa dia pulang cepat sekali?
Kurasa dia pulang cepat karena hari peringatan kematian ini.
Astaga.
Jangan beri tahu dia dahulu aku datang.
Kenapa kamu tidak menjawab? Kamu akan memberitahunya?
Tidak.
Apa dia masih sangat membenciku?
Aku akan datang lagi.
Lakukan peringatan kematiannya dengan baik.
Baik.
Astaga. Bagaimana ini?
Siapa pun yang melahirkannya, dia hebat.
Kamu sedang apa, Sayang?
Kamu bahkan tidak sadar aku masuk.
Maaf. Selamat datang.
Apa terjadi sesuatu?
Tidak. Tidak terjadi apa-apa.
Apa? Kamu sudah selesai memasak.
Aku pulang cepat untuk membantumu.
Lap peralatan dan tulis papan roh.
Baik.
Apa ini?
Tadi ada tamu.
Tamu? Siapa?
Kamu tidak akan kenal.
Mandilah, lalu bersiap-siap.
- Kapan Seok Ho datang? - Telepon dia.
Ya. Aku akan mampir ke toko buku dalam perjalanan ke sana.
Aku harus membeli buku.
Ya. Sampai jumpa.
Audisi untuk drama?
Kamu tahu "I Need a Wife", bukan?
Tentu saja. Itu drama terlaris sekarang ini.
Kurasa mereka memiliki peran baru.
Wanita simpanan putranya.
Pak, aku mahir memerankan wanita simpanan. Kamu tahu, bukan?
Itu sebabnya aku menghubungimu.
Tapi audisinya hari ini.
Kamu bisa mempersiapkan diri dengan cepat?
Tentu saja. Aku harus pergi ke mana? Kapan audisinya dimulai?
Ya.
Syukurlah. Terima kasih banyak.
Jika mendapat peran ini, tidak akan kulupakan kebaikanmu.
Ya.
Astaga. Kamu mau ke mana? Kenapa kamu terburu-buru?
Ada audisi untuk drama. Sampai nanti.
Hei. Kamu bisa jatuh. Hati-hati.
Astaga.
Geum Dong, kamu masih tidur?
Ke mana dia pergi?
Aku terlambat.
Sial. Siapa yang memarkirkannya di sini?
Di mana?
010...
- Nomor yang Anda tuju... - Astaga. Menjengkelkan.
Aku akan terlambat meskipun pergi sekarang. Celaka.
Astaga. Apa?
Kenapa tidak ada taksi?
- Geum Ju. - Halo.
- Kamu akan pergi? - Ya.
Kenapa tidak ada taksi?
Kamu sepertinya terburu-buru. Mau kuantar?
Apa?
Hei. Itu bisa berbahaya.
Pegang erat aku dengan kedua tangan.
Baik.
- Baik. Sudah sampai. - Terima kasih.
Kembalikan helmku!
Astaga. Aku terlambat.
"'I Need a Wife'"
"Ruang Audisi untuk 'I Need a Wife'"
Peserta terakhir, Nona Wang Geum Ju.
- Silakan masuk. - Ya.
Silakan mulai saat sudah siap.
Baik.
Perutku tiba-tiba sakit. Perutku.
Ibu, ini bayinya.
Bayi ini adalah cucu Ibu yang telah Ibu tunggu-tunggu.
Aku akan mengandung bayi ini
dengan sehat sampai aku melahirkan.
Aku ingin bayi ini menjadi dokter generasi ketiga di keluarga ini.
Jadi, tolong yakinkan dia, Ibu.
Ibu tahu
dia tidak bisa meninggalkan istrinya yang setia, bukan?
Bayi ini akan lahir.
Ibu!
Jika mengikuti audisi lagi, aku akan menjadi orang mati.
Helmku. Astaga.
Siapa yang terbaik?
Menurutku Wang Geum Ju yang terbaik.
Benar. Dia belum pernah melahirkan, tapi sangat meyakinkan.
Aku juga terkejut.
Kalau begitu, ayo beri tahu penulis naskah dan pilih Wang Geum Ju.
Baik.
Ya?
Helmku tertinggal.
Ya.
Ini.
- Terima kasih. - Aktingmu sangat bagus.
- Nona Wang Geum Ju. - Ya.
Kamu sibuk pekan depan?
- Tidak sama sekali. - Jika syuting,
kita akan mulai pekan depan. Jadi, aku penasaran.
Jadwalku kosong.
Kalau begitu, aku akan menghubungimu.
Terima kasih.
- Cobalah ini. - Ibu.
Selamat datang, Geum Ju.
- Geum Ju datang. - Halo.
Dia mentraktir kami karena Geum Dong lulus.
Begitu rupanya. Selamat makan.
Pelan-pelan. Makanannya tidak akan tercerna.
Tidak akan ada yang mengambil makanan kalian.
Aku harus makan dengan cepat agar bisa menonton drama.
"I Need a Wife" akan segera dimulai.
Apa drama itu seru?
Tentu saja.
Hanya drama itu yang pantas ditonton sekarang ini.
Sikap ibu mertuanya konyol.
Aku sangat membencinya.
Lalu, kenapa kamu menontonnya?
Tapi itu tetap seru.
Aku mengumpat saat menontonnya.
Aku juga.
Akan ada kejutan dalam drama itu.
No comments yet. Be the first to leave one.