The first 198 lines.
"Semua karakter, tempat, perusahaan"
"Dan kejadian dalam drama ini hanyalah fiksi"
Buka!
Apa yang terjadi?
Dia terjatuh saat bekerja.
Ada apa dengannya?
Entahlah. Dia tidak menderita asma.
Apa yang mungkin terjadi?
Dia bisa mati kalau begini! Tolong lakukan sesuatu!
Jangan khawatir.
Aku akan menelepon ambulans.
Dokter! Aku sudah menelepon...
Tunggu! Dokter!
Dokter!
Petugas medis baru saja pergi? Bagaimana dengan pasiennya?
Dia bernapas. Dia masih hidup.
"Jagalah ketertiban umum"
Apa yang terjadi?
"Tolong bawa dia ke Departemen Kardiologi."
"Ganti petugas medisnya secepat mungkin."
Apakah ini...
Narapidana 6238?
"Melayani"
"Dokter John"
"Episode 1: Antara harapan dan keputusasaan"
"Madagaskar"
"Madagaskar, Negara di Afrika Timur"
"Konsolasi Bulan"
Sekarang, saatnya untuk hal yang paling penting.
"Saldo bank: 42 dolar"
"Paman Jeong Nam"
Kamu butuh uang?
Kukira ini pesan spam.
Kamu kehabisan uang, bukan?
Paman memasang kamera pengawas di kamarku?
"Paman Jeong Nam"
- Halo? - Ada apa denganmu?
Seharusnya kamu menemui paman setelah kehabisan uang.
Kemari sekarang juga.
Ke mana?
"Perhentian Taksi"
"Jika kamu punya mimpi, kamu bisa memulainya lagi"
Aku datang untuk menemui Paman Jeong Nam.
"Penghargaan, Kepala Penjara Oh Jeong Nam"
Si Young.
- Paman Jeong Nam. - Lama tidak bertemu.
Duduklah.
Omong-omong, apa yang terjadi?
Kenapa petugas medis itu kabur?
Astaga, jangan memancing paman.
Kami bahkan tidak punya kepala dokter,
dan para petugas medis yang datang kemari
terus berhenti.
Jadi, kami selalu mencari penggantinya.
Itu alasan paman menawariku pekerjaan paruh waktu?
Ini pekerjaan paruh waktu dengan upah besar.
Baiklah.
Akan kulakukan.
Kamu akan baik-baik saja?
Seperti yang kamu tahu, tempat ini bisa agak sulit.
- Tidak apa-apa. - Fasilitasnya juga tidak bagus.
- Tidak apa-apa. - Kami juga tidak punya
- peralatan medis terbaik. - Tidak apa-apa. Itu bukan masalah.
Sungguh?
Kamu bahkan membawa koper.
Apa? Ya.
Paman bilang ada banyak pasien.
Mari kita mulai.
Satu. Jangan melakukan percakapan pribadi dengan tahanan.
Dua. Jangan bocorkan informasi yang kudengar atau kurekam.
Tiga. Ikuti instruksi yang diberikan kepadaku oleh pegawai.
Benar.
Kamu ingat semuanya.
Tapi ada satu hal lagi yang harus kamu ingat.
Apa itu?
Lupakan saja. Akan paman pastikan dia tidak macam-macam terhadapmu.
Apa itu? Apa maksud Paman?
Ada pria yang dipindahkan kemari tahun lalu dan dia psikopat...
Maksud paman, dia pria yang aneh.
Pria yang aneh?
Dengarkan baik-baik ucapan paman.
Jangan jawab pertanyaan apa pun darinya.
Jangan tatap matanya.
Bahkan jangan bicara dengannya.
Dengan kata lain,
jangan biarkan dia mengujimu.
Pastikan kamu ingat ini.
Apa masalahnya? Apakah dia roh jahat?
Roh jahat?
Tidak penting apa sebutan orang-orang untuknya.
Yang penting adalah kamu tidak boleh
membiarkan dia memengaruhimu.
Apakah dia pembunuh berantai?
Atau pelaku kejahatan besar?
Ayo masuk dahulu.
Kamu akan bertemu dengannya setidaknya sekali.
Masuklah.
Astaga, Dokter Kang.
Bagaimana kabarmu?
Masih begini saja.
Kamu tampak lebih kurus.
Tidak usah basa-basi.
Ada pasien yang menunggu. Cepat bawa mereka masuk.
Baiklah.
Aku mencuci ini setelah mendengar kamu akan datang.
Ini. Pakailah, Dokter Kang.
Aku bukan dokter lagi.
- Apa? - Taruh saja. Aku tidak butuh itu.
Baiklah.
Baiklah. Akan kugantung ini di sini.
Pakailah saat kamu membutuhkannya.
Aku ingin kamu tetap waspada.
Baiklah, jangan khawatir.
Akan kupastikan para tahanan menjaga sikap.
Tidak, bukan para tahanan. Awasi Dokter Kang baik-baik.
Dia yang berbahaya.
Apa?
Kenapa dia berbahaya?
Apakah aku menderita kanker?
Apakah aku akan mati?
Kamu makan tepat 17 bidak go.
Pergilah ke rumah sakit dan keluarkan bidak-bidak itu.
Berikutnya.
Tidak ada luka? Maksudmu aku berbohong?
Tidak ada retak sama sekali.
Berhentilah mengatakan hal yang tidak kupahami.
Bagian atas kakiku sakit. Ini sungguh menyiksaku.
Apa tindakanmu jika ternyata kakiku bermasalah?
Kalau begitu...
Tancapkan kapak ke kakimu.
Dengan begitu, kamu akan mendapat pereda nyeri narkotika.
Tidak ada cara lain. Berikutnya.
Dia belum tidur berhari-hari.
Kamu mengidap insomnia?
Sebenarnya, bukan aku.
Tapi yang di bawah sini.
Berbaringlah. Aku akan menidurkannya.
Dokter. Bagaimana caranya?
Aku akan menusuknya.
- Pakai itu? - Ini akan sakit.
"Dilarang mengobrol sambil berjalan"
Bagus, Dokter Kang.
Jangan memanggilku begitu.
Dokter Kang, ada keadaan darurat.
"Kantor Medis"
"Berhenti dan ikuti instruksi"
Hei, minggir! Minggir!
Beri jalan.
Minggir.
Pak.
Ambil kantong Ambu dan tabung oksigen. Panggil ambulans.
Baiklah.
Dia bersikap aneh sejak semalam.
Benar. Dia sering batuk mengatakan kehabisan napas.
Apakah dia juga diare?
Pokoknya, dia sakit perut dan tenggorokannya sakit.
Diamlah.
Stridor.
Apakah ada yang tersangkut di tenggorokannya?
Apa yang dia makan?
Mungkinkah tersangkut di tenggorokannya?
Ikan.
Katanya dia menelan tulang ikan dan itu sakit.
- Tulang ikan? - Juga sosis yang dia sembunyikan.
Kamu makan apa?
"3-Kamar-4"
Baunya agak menjijikkan.
Berapa kali kamu harus ke toilet?
Maaf.
"3-Kamar-4"
Ya. Itu sebabnya dia diare.
Sosis busuk.
Bakteri?
Hei! Minggir!
Berikan kantong Ambu itu.
Tenggorokannya sangat bengkak dan oksigen tidak masuk.
- Lalu apa? - Ambulans. Sudah dekat?
Belum.
Apa lagi sekarang? Dia harus diintubasi.
tapi saluran pernapasannya bengkak, jadi, kantong Ambu tidak membantu.
Krikotiroidotomi.
Ya. Alat krikotiroidotomi.
Tidak ada di sini.
Apa yang terjadi? Ada apa dengannya?
Saluran pernapasannya sangat bengkak sehingga oksigen tidak masuk,
dan aku tidak punya peralatannya.
Kita harus bagaimana?
Apakah dia akan mati?
Kuharap tidak.
Kepala Penjara. Kamu harus memanggil pria itu.
- Tidak. - Dia bisa mati.
Bagaimana jika dia mati?
Kang Si Young, berpikirlah.
Ada apa dengan pasien ini?
Infeksi leher bagian dalam.
Siapa itu? Siapa yang bicara?
Di mana dia? Di mana kamu?
- Narapidana 6238! - Narapidana 6238?
No comments yet. Be the first to leave one.