The first 200 lines.
Seperti biasa, aku gak pernah ngerti jalan pikiranmu.
Terserah saja.
Pokoknya siap-siap aja.
Rin.
Dingin seperti biasanya.
Dasar...
Bikin marah saja.
Makoto.
Tolong beri aba-aba mulai.
Aku mengerti.
Balapan 100 meter,
gaya bebas.
Ready,
go!
Hebat! Tendangan Rin-chan sangat kuat!
Tapi...
Stroke Haru lebih cepat!
Gou?
Sial!
From: Matsuoka Gou Subject: Apa kakak ketemu Nanase-san dan teman-teman lainnya?
Sudah kuduga, aku tidak pernah bisa mengalahkan dia.
Kenangan dalam Distances!
Dasar bodoh!
Apa kalian benar-benar merasa menyesal dengan perbuatan kalian?
Maafkan kami.
Pertama masuk tanpa ijin ke bangunan kosong,
sekarang malah masuk tanpa ijin ke kolam renang sekolah lain?!
Dasar, untungnya saja
mereka setuju untuk tidak membesar-besarkan masalah ini.
Sudah, sudah. Saya rasa ini sudah cukup Pak Guru.
Ada ungkapan yang tepat untuk keadaan saat ini.
Dalam Dinasti Shang di Cina kuno,
Adipati Tai dari Qi akan memancing ikan tanpa umpan...
Aku benci ikan.
Maafkan saya.
Bu Guru Ama-chan tidak membantu sama sekali.
Aku penasaran soal ungkapan ikan tadi...
Haru, tahu gak...?
Lho?
Haru-chan ada di sana.
Sejak kapan?
Ah, Gou-chan!
Sudah kubilang, bukan Gou, tapi Kou!
Yang mana saja boleh 'kan?
Gak boleh! Aku Kou!
Gou.
Kou!
Gou.
Kou!
Kou.
Gou!
Sialan!
Terus, apa kalian ketemu Abangku?
Soal itu ya...
Rin-chan kok jahat bener ya!
Padahal kami lama gak ketemu selama 4 tahun lho!
Yang pertama dia lakukan adalah nantangin Haru-chan balapan.
Kami berdua benar-benar dicuekin.
Ngobrol aja gak sempet.
Kou-chan, apa kau mendengar apa gituh tentang Rin?
Aku sudah SMS dan telepon hapenya.
Sudah telepon asramanya juga, tapi gak ada yang angkat.
Rin-chan, kenapa berubah banget ya?!
Apa terjadi sesuatu di Australia?
Aku tidak tahu.
Tapi aku harap Abang bisa terbuka setelah bertemu kalian.
Apakah Rin muncul di klub renang itu karena perbuatannya Kou-chan?
Bukannya aku mengelak...
Aku hanya mencoba membantu.
Waktu itu aku curi dengar kalian ngobrol.
Aku barusan dengar kalo klub renang dulu kalian akan dirobohkan.
Jadi aku kirim SMS ke abang.
Tapi gak dibalas.
Itu sebabnya kamu ke rumahnya Haru kemarin?
Iya, aku harap bisa menemukan jawaban.
Oh iya, aku ada ide!
Ayo bikin klub renang!
Jadi kita bisa ketemu Rin-chan di pertandingan.
Ah, aku gak yakin apa Haru akan setuju.
Boleh aja. Lakukan sesuka kalian.
He?
Seriusan?
Yatta!
Kalo begitu sudah diputuskan!
Aku senang!
Beneran tidak apa-apa nih?
Ini bukan hanya soal kami.
Haru juga harus bergabung di klub renang lho.
Aku mengerti.
Jangan! Tidak boleh!
Gadis seusiaku seharusnya tidak boleh lihat cowok telanjang!
Tidak... boleh...
lihat...
Betapa indahnya...
....trisepnya!
Oh ya. Haru-chan gak bareng kita kemarin.
Ini adik perempuannya Rin-chan.
H-Halo. Lama tidak ketemu.
Matsuoka
Kou.
Iya!
Saya minta maaf soal Abang saya kemarin.
Gak apa-apa.
Ah, kalo mau bikin teh, aku ada cemilan cumi nih.
Ha? Bukannya lebih enak kalo sama coklat?
Ketimbang berantem, mending ikan kembung aja.
Bukan berantem kok.
Sini aku bantuin!
Gini gak apa?
Ini kan...
Ah, itu.
Itu piala yang kami berempat menangkan waktu kecil.
Rin bilang sudah gak butuh lagi.
Semuanya tersenyum.
Sebenarnya, kecuali Haru saja yang tidak tersenyum sih.
Haru-chan selalu tersenyum dalam hatinya.
Itu membuatnya terdengar seperti orang jahat.
Jadi ini pertama kalinya Rin pulang ke Jepang sejak pindah?
He?
Dia pulang setiap tahun saat Tahun Baru kok.
Benarkah itu?!
Kok dia gak pernah ngabarin kami!?
Jahat bener.
Haru?
Oleh karena itu,
Aku sudah ambil formulir pendaftaran klub baru.
Gerak cepat ya?!
Penting untuk gerak cepat dong.
Terus, alasan dari klub ini
untuk melatih rohani dan jasmani melalui berenang
dan meningkatkan pengalaman dalam sekolah.
Tahu betul apa yang harus kaukerjakan.
Awalnya ada tiga orang member.
Kaptennya sudah pasti Mako-chan ya.
Eh, bukannya Haru?
Dia 'kan perenang tercepatnya.
Gak ada hubungannya sama kecepatan.
Beda orang mah beda keahlian.
Nah!
Kelas satu bertugas membersihkan kolam!
Kelas dua bertugas bagian kaporit!
Kelas tiga rapat setelah selesai pemanasan!
Baik, kapten Haruka!
Gak cocok.
Nah, kaptennya Mako-chan,
terus Haru-chan sebagai wakil kapten.
Oi, jangan libatkan aku.
Sudah, sudah, sudah.
Wakil kapten cuman posisi kosong tanpa tanggung jawab,
Jangan khawatir.
Kamu baru saja ngejelekin posisi wakil kapten di seluruh dunia.
Aku jadi bendahara,
Berarti kita tinggal butuh guru pengawas saja.
Terus gimana?
Aku mau minta tolong sama Ama-chan.
Bu Guru Ama-chan?
Aku pernah dengar cerita luar biasa dari salah satu teman sekelas.
Kantor Fakultas.
Eh?
Saya tidak bisa.
Olahraga bukan keahlianku,
tapi sastra klasik.
Tapi saya dengar
tahun lalu, Ibu punya pekerjaan di Tokyo yang melibatkan baju renang.
Tunggu dulu!
Jangan keras-keras!
Dengar dari siapa?
Dari kelas kita, si Nashimoto-kun.
Bu Guru, apa Ibu kerja sebagai desainer baju renang?
Eh?
Y-Ya, bisa dibilang begitu...
Kalau begitu,
kami dengan senang hati menerima masukan dari Ibu tentang teknologi
kompetisi baju renang!
Mohon masukannya!
Kami mohon!
Jika kalian bilang begitu...
Terima kasih banyak!
Yatta!
Akademi Samezuka
Saya adik perempuan dari Matsuoka Rin.
Saya datang untuk bertemu Abang saya.
Oh, sepertinya Matsuoka-kun belum pulang.
Oh, begitu.
Permisi...
Hebat...
Bisa diduga dari klub renang dari sekolah bergengsi.
Banyak badan berotot bertebaran!
Menakjubkan!
Ah, jadi kamu ya?
Yang mencari Abangnya?
Ah, iya.
Tunggu dulu.
Kamu...
...imut deh.
Terima kasih. Saya mencari Abang saya, Matsuoka Rin.
Matsuoka?
Gak ada yang namanya Matsuoka di klub renang.
He?
Nah,
No comments yet. Be the first to leave one.