The first 200 lines.
Sebelumnya di The Handmaid's Tale...
hari ini kita mensucikan
dosa terkeji itu...
membahayakan seorang anak.
Aku memikirkan yang terbaik yang bisa kulakukan.
kalau aku bisa menyelamatkan satu orang saja,
itu sudah cukup.
- Kau sedang mengandung? - Ya.
Semoga Dia membuatmu berarti.
- Lagi. - Ya.
Mrs. Mackenzie memintamu untuk berhenti!
Aku baru kembali dari hukuman gantung ke-4 minggu ini.
Sekelohnya. Di Brookline. Pergi ke gerbang.
Guardian Parker, dia berjaga di sana hari ini.
Maukah kau berjalan-jalan?
Sebaiknya tidak.
Aku akan memastikan tidak akan terjadi apapun padamu.
Janji.
Hannah!
Tunjukkan aku anaknya!
Aku tidak boleh memperlakukanmu seperti ini...
- Eleanor? - Kau meninggalkan aku.
Maafkan aku.
Dia tidak berhenti menanyakan tentang anak kecil!
- Apa yang dia bicarakan... - Dia sedang bingung!
Apa Mrs. Lawrence tidak apa-apa?
Jangan menduga kau bisa
membicarakan tentang istriku di hadapanku!
Apa yang terjadi?
Keluarga McKenzie pergi.
- Pergi ke mana? - Tidak tahu.
Bahkan Commanderku pun tidak tahu.
Aku melihat mu di Loaves and Fishes berbicara dengan Martha itu.
Aku menyelamatkanmu.
Kau tahu apa yang sudah kau lakukan?
Dasar sialan!
Kau sadar apa yang sudah kau perbuat?
Kau sadar?
Tarik nafas.
Tahan.
Tahan.
- Hembuskan. - Hembuskan.
Hembuskan.
Tarik nafas.
tarik lebih dalam, Ofandy.
Kau melakukannya dengan baik.
Hembuskan.
Frances adalah Marthanya Hannah.
Sebelumnya,
Frances adalah manager penjualan
untuk perusahaan suplai teaterikal.
Tahan. Tahan.
Frances mengajar anak-anak sehabis waktu sekolah.
Frances sedang mengumpulkan uang
untuk perjalanan ke Galapagos.
Frances mencintaimu putriku.
Frances sudah meninggal.
Dan Hannah sudah menghilang.
- Berkati hari ini. - Jangan ajak dia bicara.
Gara-gara dia.
Tarik nafas.
Tahan. Tahan Tahan.
Hembuskan, hembuskan, hembuskan.
Tarik nafas, tarik, tarik.
Tahan, tahan, tahan.
Hembuskan, hembuskan, hembuskan.
Tarik nafas, tarik, tarik.
Tahan, tahan, tahan.
Hembuskan, hembuskan, hembuskan.
Tarik nafas, tarik, tarik.
Tahan, tahan, tahan.
Hembuskan, hembuskan, hembuskan.
Tarik nafas, tarik, tarik.
Tahan, tahan, tahan.
Kau kejam.
Dia membuat seseorang dieksekusi.
Dia tidak merasa menyesal.
Dia seharusnya menutup mulutnya.
Dia hanya melakukan apa yang Bibi Lydia minta.
Oh, aku tahu.
Hembuskan.
Tarik nafas, tarik nafas, tarik nafas.
Tahan, tahan, tahan.
Hembuskan, hembuskan, hembuskan.
Kontraksi Ofandy sudah berhenti.
Sampai kita diperlukan lagi,
mari kita biarkan dia beristirahat dulu.
Ofmatthew,
memalukan.
Ceroboh.
silakan keluar,
kembali ke mobil.
Bilang pada temanmu untuk berhenti melakukannya.
Maaf, Bibi Lydia.
Aku tidak tahu apa yang kau maksud.
Kau mau memotong lidahku?
Membakar tanganku?
Sebaiknya mereka tidak memanggilku untuk siaran tv lagi
untuk Nichole.
Naik ke bus, dear.
Sepertinya kita tidak akan membawa kalian pulang
belum.
Martha itu diselamatkan dari
perbuatan dosa besar,
yaitu mencuri seorang anak.
Siapa yang membuatnya melakukan hal
sejahat itu?
Dia pelakunya.
dan kesalahan siapa Martha itu meninggal?
Salah dia.
Salahku, bibi Lydia.
Pengakuan adalah...
ketika kau mengakui perbuatan dosa itu,
benar, kan?
Ya, Bibi Lydia.
Mungkin kau menganggap sama sekali tidak berdosa.
Mmm-mmm.
Tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,
Bibi Lydia.
Benar.
Yeah.
dalam keegoisan mu,
selalu ada orang lain
kau lupa kalau kau juga bersalah.
Seseorang yang kau lukai.
Agnes si gadis kecil itu,
tentu saja.
Martha yang mencintai dan menjaganya.
Pikirkan gadis kecil itu,
tanpa kehangatan
dalam hidupnya.
Kesalahan siapa itu?
Salahku.
Mmm.
Keluarga Agnes dipaksa
untuk pindah.
Dia terusir dari rumahnya,
temannya, sekolahnya.
Semua yang dia tahu.
Dunianya menjadi lebih kosong
dan menjadi lebih dingin sekarang.
Kesalahan siapa itu?
Salahku.
Mmm.
Ini adalah orang jahat
egois bodoh
yang memilih orang jahat
egois bodoh lain
sebagai contohnya.
Terutama saat ada.....
seseorang yang,
patuh, baik
dan ramah
di antara kalian.
Ya, Ofjoseph.
Aku punya pengakuan lain.
Apa itu?
Ofmatthew tidak menginginkan bayinya.
Oh, sial.
Benarkah, Ofmatthew?
Tidak, Bibi Lydia.
Mengakulah.
Aku hanya merasakan itu sebentar.
Hanya sebentar.
Ofjoseph.
Lanjutkan. Lanjutkan.
Well, hanya sebentar.
Rasanya berbeda.
Bayi ini, kurasa dia perempuan,
dan yang lainnya laki-laki,
jadi aku takut, aku hanya takut.
Takut akan seperti apa kehidupannya nanti.
Hanya Tuhan yang tahu.
Dia merasa lebih tahu dari Tuhan.
Itu adalah dosa.
Pendosa.
Dan tidak menyukuri
karunia Tuhan berupa seorang anak
adalah salah satu dosa terbesar.
Pendosa.
Tidak. Tidak, aku bukan menolaknya.
Aku menginginkan.. Aku menginginkannya!
Aku bersumpah! Aku mencintainya!
Aku mencintainya!
Pendosa.
Tidak. Tidak
Aku menginginkannya!
Aku bersumpah aku menginginkannya!
Aku mencintainya! Aku mencintainya!
Ofmatthew.
Jangan cengeng.
Cengeng.
Itu dia gadis baikku.
Oh!
Sekarang merasa lebih baik, kan?
- Ya, Bibi Lydia. - Hmm.
Apa aku masih hidup?
Tidak.
Apa aku seorang bintang film?
Mmm...
No comments yet. Be the first to leave one.