The first 200 lines.
Anda ingin kehidupan lebih baik?
Yang mustahil Anda gapai?
Aeon menawarkan program donasi usia
yang memberi imbalan besar atas usia yang Anda donasikan.
Dengan tindakan bedah minimal invasif
dan pelayanan setiap hari di klinik kami.
Jalani tes DNA hari ini.
Kami siap mencarikan resipien usia yang cocok.
BENJAMIN UMUR 39 TAHUN
Lebih dari 200.000 donor menyumbangkan sebagian usianya
dan mewujudkan impian mereka.
EVA USIA 21 TAHUN
Karena di Aeon,
dengan berdonasi usia, hidup akan lebih bermakna.
NKEIRU USIA 18 TAHUN
Pilihlah impian Anda.
Dan ingat, makin berumur, makin menawan.
ANOUSH USIA 19 TAHUN
Sumbangkan usia Anda dan mulailah hidup baru.
Waktu Anda. Kesempatan Anda. Pilihan Anda.
Usia donor harus di atas 18 tahun. DNA harus cocok.
Prosesnya 2-3 hari.
Efek samping termasuk sakit kepala, kelelahan, linglung, stres.
Lima belas tahun?
Niatku cuma sekitar tiga atau lima tahun.
Aku paham, Denys. Ini baru penawaran.
Makin besar donasi, makin besar imbalan.
Jika kau sumbangkan 15 tahun umurmu, imbalannya 700.000 euro.
Aku baru menginjak 18 tahun.
Keputusan ini terlalu besar bagiku.
Pak Bondar, sudah berapa lama menunggu visa?
Sejak Denys lahir?
Maaf atas kelancangan saya,
visa Anda takkan keluar.
Kalian terjebak seumur hidup di tempat kumuh ini atau dideportasi.
Namun, dengan 700.000 euro, kalian bisa pindah dari sini secara sah.
Kalian bisa memperoleh kewarganegaraan.
Ayahmu ingin punya toko, 'kan?
Ya.
Harus berapa lama kumpulkan modal?
Tak cukup 15 tahun.
Aku dulu juga donor.
Waktu seumuranmu.
Kudonasikan lima tahun. Itu cukup untuk biaya kuliah.
Jika ingin hidup lebih baik,
demi dirimu,
demi keluargamu,
ini kesempatan langka.
Harus bilang apa ke pacarku?
Nikahi dan ajak dia pergi dari sini.
Hei. Baru saja mau meneleponmu.
Baik. Hei, kau masih di Tempelhofer Feld?
- Hari ini ada acara penting. - Erika, santai.
Aku baru dari rumah Denys Bondar. Dia nyaris membuang kesempatan besar.
Max.
Aku harus bantu donor atau bercengkerama di pesta?
Jangan beralasan. Cepat kemari.
WAKTUKU ADALAH MILIKKU
Hei, kau! Bajingan!
Enyahlah!
KOMPLEKS AEON BERLIN
Max, akhirnya!
Sudah kukirim berkasnya.
Lima belas tahun!
Jangan sesumbar. Kau tetap terlambat.
Ada satu ilmuwan yang paling menonjol.
Berkat optimisasi pencocokan DNA terbaru mereka,
Dr. Mortensen dan timnya yang hebat
mempermudah pekerjaan penggalang donor kita.
Nah, mari tepuk tangan meriah untuk karyawan Aeon terbaik berikutnya.
Manajer Donasi Terbaik Tahun Ini.
Max Toma!
Selamat, Berengsek. Sana maju ke panggung.
Dia menjadi perantara donasi senilai 276 tahun,
padahal kuartal ini belum berakhir.
Namun, Max menang berkat empati dan ketulusannya.
Donor yang didampingi Max
selalu bersedia kembali memakai jasa Aeon.
Selamat.
Kini, perempuan yang sudah kita tunggu.
Otak di balik transfer usia,
CEO kita, Sophie Theissen!
Kami bangga kepada kalian.
Selamat.
Terima kasih.
Wolfgang Amadeus Mozart.
Meninggal di usia 35 tahun.
Bayangkan banyaknya musik klasik legendaris
yang tak sempat tercipta akibat kematian dini Mozart.
Sejenak mari kita bayangkan Mozart hidup hingga usia 80,
120,
atau bahkan 150 tahun.
Mari bayangkan Friedrich Schiller, Frida Kahlo,
Nelson Mandela, Marie Curie.
Apa lagi yang bisa mereka capai?
Di dunia saat umur bukan lagi penentu,
dan manusialah yang menentukan lama seseorang berkontribusi.
Dengan senang hati saya umumkan,
peraih Nobel sekarang dan seterusnya akan masuk
ke basis data resipien usia.
Saat ini, 15 ilmuwan pertama
telah menerima donasi usia.
KLINIK KRONO AEON BERLIN GRÜNAU
Mereka sedang pemulihan di Klinik Krono Berlin.
Profesor.
Sesi Anda akan dimulai.
Di sana, para dokter dan terapis membantu mereka menghadapi hidup baru
agar mereka bisa terus meneliti hingga bertahun mendatang.
Bekerja sama dengan Aeon, demi kemajuan bersama.
Disponsori oleh Yayasan Lucy Theissen.
YAYASAN LUCY THEISSEN
Pelan-pelan saja.
Biasakan diri dengan penampilan baru Anda.
Tubuh Anda kembali muda lagi.
Kau tampak cantik.
Aku tak nyaman melepas pakaian di depanmu.
Aku masih orang yang dulu.
Halo.
Silakan duduk.
Profesor, peremajaan tubuh Anda berhasil.
Kita bisa memutar balik waktu,
tapi masih belum bisa menghentikan aliran waktu.
Jadi, kita akan terus meneliti
hingga usia dan kematian tidak lagi membatasi kita,
tapi sebaliknya.
Ini langkah terakhir menuju kebebasan hakiki.
Bukan cuma untuk orang terkaya dan berpengaruh,
melainkan untuk semua orang di planet ini.
Bagaimana rasanya?
Aku bisa berjalan lagi. Luar biasa.
Pelaku mengeksekusi 15 pasien.
Perawat dan keluarga pasien dibiarkan hidup.
Ini terorisme terencana oleh Grup Adam.
Polisi memulai pemburuan besar-besaran.
Tapi belum ada hasil.
Grup Adam mengaku sebagai dalang penyerangan.
Donasi usia menciptakan sistem yang menghalangi prinsip kesetaraan.
Menjadikan umur sebagai komoditas
berarti menjadikan orang sebagai komoditas.
Memperlakukan manusia seperti ternak.
Itu dosa orang-orang yang tewas di Berlin tadi.
Perampas umur orang lain akan kami eksekusi.
- Peraih Nobel maupun bukan. - Matikan.
Akan kami buru dan adili…
Bagaimana bisa kecolongan?
Sudah beberapa bulan pelaku dipekerjakan sebagai perawat.
Saya Nowak, manajer operasional baru di Berlin.
Manajer operasional sebelumnya sudah keluar.
Saya veteran unit antiteror Kepolisian Berlin.
Akan saya cek latar belakang semua karyawan di Jerman,
mungkin ada mata-mata lain.
Sudah saya siapkan untuk seluruh karyawan global.
Ke depannya, lebih baik masalah seperti ini…
Lebih baik dibahas tanpaku. Aku harus rilis pernyataan.
Romantis sekali,
tapi suamiku sebentar lagi pulang.
Benarkah?
- Kudengar dia pencemburu. - Pria jelek biasanya pencemburu.
- Aku punya kelebihan lain. - Aku tahu.
Karyawan Terbaik Tahun Ini!
Sebentar lagi, kita mampu beli rumah danau.
Sembarangan. Apartemen ini saja belum lunas.
Terus? Kau tinggal telepon konsultan bank untuk ajukan pinjaman lagi.
Hubunganmu dengannya baik, 'kan?
Dia menyukaiku.
Bayangkan, rumah di tepi danau.
Ini momen kita. Jangan tunggu pensiun. Biar dinikmati anak-anak kita juga.
Anak-anak kita?
Benar.
Berarti harus dibuat dulu, 'kan?
Makanannya matang tujuh menit lagi.
Kau pasti bisa.
Baik-baik dengan Ayah.
Aku selalu baik.
Kalian berlebihan! Elli!
Kalian tak perlu repot-repot, Sayang.
- Toserbanya searah, kok, Bu. - Di sini tak ada toko lagi?
Pertama, feedlot ditutup, lama-lama daging akan dilarang.
Bagus, kolesterol Ayah jadi aman.
Terserah.
Ayahmu merokok lagi.
Dia kira aku tak tahu.
Ingat Rudi?
Rekanku. Langsing, tak merokok, vegetarian, tapi mati duluan.
- Serangan jantung di umur 60-an. - Argumen kuat, Ayah.
Mungkin gennya tak sebagus gen Ayah.
Sekarang menyalahkan gen.
Kenapa yang miskin makin cepat mati dan yang kaya malah makin muda?
Itu juga ditentukan gen?
Tapi kini orang miskin,
taraf hidupnya lebih tinggi dibanding 10 tahun lalu.
Kalau aku ingin kembali muda
dan menikmati taraf hidup tinggi, kau bisa bantu aku?
Bisa, asal ada donor yang cocok.
Dan berapa biayanya?
Oh, aku lupa.
Uangnya tak akan terkumpul meski kerja seumur hidup.
Itu kalau pekerjaannya lurus.
Hewan tak lagi disembelih,
tapi kini manusia diperah.
No comments yet. Be the first to leave one.