The first 200 lines.
Penerjemah: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent A Member of IDFL™ SubsCrew
Terima kasih untuk para donatur: -- IDFL muqidi, Dali Arzie, Mas Pras --
--- Khilmi M, Aimy Eban, Bang Den Imut, Jimmy Torey, Solutiva, Aeris, Irwan, Silfani, Buyung Asmara Qondhi ---
Siapa sebenarnya dirimu?
Aku?
Aku..
Penerjemah: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent Salam Dari Mahasiswa SASTRA INGGRIS, UBSI Kramat 98
Senin
Selasa
Ayolah!
Sialan!
Kau ketinggalan truk sampahnya.
Rabu
Kamis
Jumat
Senin
Selasa
Rabu
Kau ketinggalan truk sampahnya.
Kamis
Jumat
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Senin
Letakkan teleponnya.
Kami tak ingin cari masalah.
Uangmu. Tunai.
Sekarang!
Itu saja yang ada.
Ini saja?
Aku pakai kartu debit.
Astaga.
Aku tidak temukan apapun.
Arlojinya bagaimana?
Ini bernilai?
Bagiku, ya.
Ambil.
Berikan cincinmu.
Berikan cincinmu!
Hei!
Hei! Lepaskan dia! Sekarang!
Lepaskan dia!
Sumpah, aku akan menembakmu!
Ayah!
Sekarang!
Lepaskan dia, Nak.
Apa?
Ayah bilang lepaskan.
Hei! / Apa?
Tolong hentikan.
Ambil saja yang kau cari dan pergi. Tolong..
Diam!
Ayo kita pergi.
Sayang, ayo.
Kita salah merampok rumah.
Apes sekali! / Diam!
Apa-apaan, Ayah?
Sulit dipercaya kubiarkan ini terjadi.
Istriku yang cantik,...
...anak-anakku yang manis, rumahku,...
...dibobol dengan menggunakan..
Tn. Mansell. / Permisi?
Jadi, begitu cara mereka membobol, ya?
Menggunakan kotak piza?
Ya.
Dan tongkat golfnya?
Apa Anda mencoba menyerang?
Dia memegang,..
Ayah bisa saja melumpuhkannya.
Anda bertindak benar, Tn. Mansell.
Jika keluarga saya yang terancam..
Kami takkan mengganggu Anda lagi.
Tutup saja pintu garasinya, paham?
Hei, Ayah.
Hei, Nak.
Tak bisa tidur?/ Ya.
Kau takut?
Untuk apa? Ada Ayah.
Ya.
Ayah?
Ya?
Kita butuh kucing.
Ya?/ Ya.
Ya.
Ayah juga berpendapat sama.
Ayolah!
Sialan!
Aku harus mengerjakan laporan tentang veteran untuk kelas sejarah.
Boleh kuwawancarai Ayah?
Tentu saja, Nak.
Tapi Ayah seorang auditor, bukan orang penting.
Kisahnya terlalu biasa.
Aku tidak terlalu peduli.
Aku hanya ingin cepat-cepat menyelesaikannya.
Bagaimana dengan Paman Charlie?
Dia prajurit sungguhan.
Bukan begitu maksudku.
Ibumu benar.
Sebenarnya,...
...aku sudah tinggalkan pesan untuknya.
Kucoba lagi nanti.
Kakek juga patut dicoba.
Dia pernah ikut berperang.
Mungkin.
Semoga harimu indah.
Kau ketinggalan truk sampahnya.
Aku hanya..
Aku mengambil semua kopinya.
Semoga harimu indah, Hutch.
Kau juga.
Anak-anak, ayo.
Ayo.
Pakai sabuk pengaman, paham?
Sebentar.
Hei.
Katanya kau sedikit bersenang-senang semalam.
Ya, itu cuma..
Andai mereka merampok rumahku.
Aku bisa sedikit latihan.
Itu baru.
Cukup keren, 'kan?
Ayahku meninggal dunia.
Dia tak punya banyak peninggalan,...
...tapi setidaknya aku dapat sesuatu.
Sayang, ayo.
Kita harus berangkat.
Aku turut berduka cita.
Tak perlu berduka, Bung.
Cukup mulus, 'kan?
Challenger '72, V-8 4.9 liter.
Nol sampai 60 km/jam, aku akan cari tahu.
Apa itu? Tikus atau posum?
Entahlah.
Jadi..
Selamat pagi, Charlie.
Aku tak salah dengar?
Tergantung kau bicara pada siapa.
Putramu menelpon.
Berarti tak salah dengar.
Katanya kau tidak menyerang salah satu dari mereka.
Kenapa kau tidak lumpuhkan mereka?
Padahal, ya ampun...
...itu mudah sekali.
Aku hanya mencoba meminimalisir kerusakan.
Bagaimana hasilnya?
Semuanya aman, jadi.. Astaga!
Jangan cemas.
Pengamannya menyala.
Tidak, tunggu.
Ups. Sudah.
Sudah. Lihat?
Tiada yang membunuh dengan seketika...
...selain tembakan di kepala.
Jadi, ambillah.
Aku tidak mau.
Bukan masalah kemauanmu, Hutch.
Tapi untuk kebutuhanmu.
Jaga saudariku tetap aman.
Hei.
Hei.
Aku berasumsi Becca menelponmu.
Benar.
Menurutku kau sudah berbuat sebisa mungkin.
Seperti biasa.
Aku paham maksudmu.
Ayo bahas tentang kau mau membeli tempat ini.
Kau ingin sekali menyingkirkan aku dan Charlie?
Eddie, kau keluarga.
Aku hanya ingin kau menikmati masa pensiun...
...dan Charlie menikmati masa mudanya.
Tawaran yang adil.
Tapi bukan tawaran bagus.
Aku mendirikan tempat ini dari nol dengan usahaku sendiri.
Jika aku ingin menjualnya, haruslah dengan...
...tawaran yang bagus.
Paham maksudku?/ Ya.
Lagipula apa yang kau mau dari tempat ini?
Kurasa aku hanya ingin punya sesuatu, paham maksudku?
Aku paham.
Hei, Hutch.
Aku mendukung keputusanmu.
Terdengar indah.
Sudah berapa lama kau mendengarkan?
Cukup lama untuk tahu bahwa kau makin hebat.
Ya ampun. Saat kita mati secara resmi,...
...kita punya banyak waktu kosong.
Kehidupan yang berat.
Katakan tentang semalam.
Kabar cepat tersebar, ya?
Jika mereka tahu, maka aku tahu.
Mereka berdua.
Pria dan wanita.
Usia akhir 20-an menurutku.
Mereka ketakutan.
Putus asa.
Si wanita memegang senjata api.
Jenis apa?
No comments yet. Be the first to leave one.