The first 200 lines.
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
HANCURKAN SEMUA TETANGGA
Jangan begitu, dong!
Apa-apaan? / Asik, tau.
Sedang ngerjain apa? / Bridge untuk sebuah lagu.
Bagus. Bukankah kamu sudah buatkan bridge untuk yang itu?
Ya, tapi kemudian aku membuat bridge kedua,
lalu sadar aku perlu bridge ketiga untuk...
bridge bridge-nya. / Bridge-nya Ya.
Ya. / Bisa kamu mainkan sedikit?
Oke. Ya.
Bagus. Bagus.
Kamu suka? / Ya, menurutku itu keren.
Terima kasih. / Ya.
Mungkin... kecilkan sedikit...
karena kamu tau, kita punya tetangga. / Ah iya.
Tidak ingin mengganggu mereka...
dengan kesibukan kerenku, betul?
Tapi kamu tau harus membaginya pada siapa, yakni Scott.
Benar? / Ya, entahlah.
Scott tak doyan musik seperti itu. Dan aku hanya engineer di sana.
Aku pada dasarnya hanya pemutar kenop.
Nah, Tuan Pemutar Kenop, mungkin kamu bisa memutar kenop-ku.
Oh, kamu bilang kenopmu terlalu sensitif untuk diputer-puter.
Aku hanya mencari cara elegan untuk bisa bersamamu.
Jam berapa ini? / 8:30.
8:30? Aku telat, dong!
Kenapa tidak bilang sudah jam 8:30?
Astaga, kamu sudah dewasa. / Di mana kunciku...
dompetku dan ponselku? / Di meja,
di meja, dan di sakumu. / Oke, bagus.
Ini jusmu. / Terima kasih banyak. / Oh, jangan lupa kertas printernya.
Kertas printer. Ya. Aku mencintaimu. Mwah.
Maaf.
Oh, maaf. Pagi.
William!
Bolehkah aku meminjammu sebentar?
Huu hu huu!
Aku bilang padanya, "Kalau kamu ngentot sebaik kamu joged,
maka kamu boleh rangsang aku kapan saja."
Ha ha ha. Lucu bingit, Eleanor.
Sekarang ingat kalau padam,
pastikan kabelnya terpasang, dan kamu dapat ke ataskan ini.
Dan itu harusnya... Bagus. Beres.
Kamu harus panggil tukang servis, oke?
Ayolah. Kenapa harus menyewa tukang listrik kalau ada kamu?
Karena kamu manajer gedung. Itu tugasmu.
Dan kurasa yang kulakukan ini tidak legal atau aman.
Dengar, aku punya sesuatu untuk albummu.
Sangat kuhargai, Eleanor, tapi,
kamu bukan audiens untuk jenis musikku, oke?
Oh, William, satu hal lagi.
LIMA HAL KEMUDIAN
Eleanor, itu tidak rusak. Kamu cukup men-casnya saja.
Aku tak tahu cara pake vibrator baru ini.
Itu sikat gigi. Astaga! / Hei, apa kabar, lur?
Hei, Alec, ada apa? Kamu pindah? / Ya. Akhirnya menjual skenario itu.
Yang fiksi ilmiah. / Thriller fiksi ilmiah erotis.
Ya. Akhirnya keluar dari apartemen terkutuk bin menyebalkan ini.
Tak ada lagi pipa bocor, mati listrik,
piaraan aneh berlarian. Hei, bagaimana kabar bandnya?
Seringnya aku yang sibuk. Sebenarnya, boleh kutanyakan sesuatu?
Ya. / Bagaimana kamu melakukannya?
Melakukan apa? / Bagaimana kamu menyelesaikan naskahnya?
Itu semua tentang pola pikir, tak ada gangguan.
Tak ada gangguan. / Plus, aku tidak betulan harus bekerja.
Kok bisa? / Dana perwalian.
Tapi yang utama itu kerja keras. Dan bantuan dari teman ayahku...
yang menulis "Jurassic Parks."
Keren. / Itu sebabnya studio besar akhirnya membuat film-ku.
Oh!
Eleanor!
Babinya si pria babi keluar lagi!
Oh, William, jangan parno begitu.
Darren! Ayo, Darren.
Ayo, Darren. Ayo Darren!
Siapa yang kayak anjing ini?
Ayolah. Ayo! Masuk ke sini.
Senang mengenalmu, kawan. / Terima kasih, Alec.
Wuu huu!
Anjir, itu lick yang njelimet.
Hei. Saya Swig Anderson, pemain bass Dawn Dimension.
Selamat datang di bagian ketujuh dari seri video saya,
Nge-Rock di Dimensi Kelima.
Sekarang, seperti yang saya katakan tadi,
prog rock adalah tentang kompleksitas.
Kebanyakan orang tidak memahaminya, dan itu bagus.
Kalau orang-orang paham musikmu, kamu gagal.
Kalau orang-orang menyukai musikmu,
Saudaraku, kamu habis terjual.
Kembalikan bassmu pada ibumu.
Mungkin dia bisa jual dan membelikanmu jas dan dasi,
karena itulah yang akan kamu kenakan...
di pekerjaan menyebalkanmu sekarang.
Ya. / Baiklah, mari kita mulai...
dengan beberapa ketukan jari arpeggio.
Ingat, kamu harus mengucapkannya sebelum memainkannya.
Maaf. Maaf.
Hei. / Wow! Hei!
Pria roti sabit, di mana roti sabitku?
Auggie, maaf, aku sedang tak punya. Akan kubelikan nanti, oke?
Aku sudah telat, nih!
Hei, Russel.
Maaf, Scott. Aku terlambat.
Tuan tanahku butuh bantuan, dan babi tetanggaku keluar.
Kita sedang berusaha "rock & roll" di sini. / Aku tahu, maaf.
Rock & roll adalah tentang tepat waktu.
Pikirmu mudah membuat artis terkenal
seperti Caleb Bang Jansen rekaman di sini?
Tidak. Bahkan, dia ingin bawa sound engineer-nya sendiri.
Dan kubilang, "Jangan, aku punya pria terbaik di kota ini...
dengan tarifnya." / Benar.
Jangan kacaukan ini untukku. Untuk kita. / Benar. Ya.
Aku minta maaf. / Untuk Studio.
Jangan kacaukan ini untuk kita pokoknya.
Takkan lagi.
Jangan berhenti nge-rock and roll, kawan.
Wow. Itu yang terbaik, bung. / Itu terdengar seperti sampah. Scott!
Apa engineer-mu sudah datang?
Ya. Namaku William. Senang bertemu, Tuan Jansen.
Aku.... / Bukan. Caleb Bang Jansen.
Kamu harus sebutkan seluruh namaku.
Ya. Maafkan aku, Tuan Caleb Bang Jansen.
Maafkan aku.
Kamu terdengar seperti bayi, bung. Dewasalah.
Oh, anjrit!
Ada apa, Caleb Bang Jansen?
Kalian ada yang punya kokain atau ketamin?
Tidak. / Lupakan.
Aku nemu sesuatu.
Aku mau nyabu dulu, bung. / Pakai narkoba bukanlah "rock & roll."
Kita ada waktu sebentar. Boleh minta pendapatmu tentang sesuatu?
Ya. Tentu.
Apa kamu yang buat semua ini?
Ya, aku sudah mengerjakannya cukup lama di rumah.
Itu benar-benar seperti...
Apa ini?
Ini adalah sesuatu yang sedang kukerjakan di rumah.
Judulnya "Nisan untuk Sirkus yang Jatuh".
Ini semacam bentuk progresif dari progresif.
Aku menyebutnya, prog kwadrat.
Ya, terdengar seperti Emerson...
pantatnya dihajar Lincoln Palmer. Apa aku benar, Scott?
Ya. Karena baru mau kubilang betapa payahnya itu.
Dan jangan mainkan lagi di sini atau kamu dipecat.
Yah, minuman beralkohol bukan untuk semua orang.
Ini semacam labirin pendengaran.
Aku sebenarnya suka butuh waktu lama memahaminya.
Beberapa album favoritku... / Izinkan aku bertanya padamu,
Menurutmu kenapa aku ada di sana dan kamu di sini?
Karena kamu punya lagu di soundtrack untuk O.C. ini.
Itu karena aku tahu apa yang diinginkan orang dari musik mereka.
Itu kawin, kawin! Kawin! Kawin!
Lepaskan aku.
Musikku membuat orang membikin bayi.
Satu-satunya cara agar aku mendengarkan musik jelekmu adalah...
Benar. Kamu siap take lagi, Tuan Bang...
Caleb... Caleb... Caleb Bang Jansen? / Caleb Bang Jaaaa-nsen!
Oh anjay! Itu mantul!
Oh, kita akan berada di sini seharian, kawan!
Tuu tuut!
SATU SEHARIAN JAM SESSION YANG MUBAZIR KEMUDIAN
Hei, mana roti sabitnya?
Oh. Maaf. Kami sungguh tidak punya hari ini, jadi...
Ayolah!
Kamu si pria roti sabit!
Kamu selalu membagikan roti sabit.
Berikan, pria roti sabit.
Auggie, aku memberimu roti sabit sekali, sebulan lalu.
Tapi waktu hanyalah ilusi, keparat.
Ya, aku berharap begitu. / Kamu sedang menuju kekacauan.
Jangan dengarkan suara-suara di kepalamu.
Darah akan tumpah.
Kepala akan menggelinding. / Apa?
Sebentar lagi kamu akan didatangi oleh tiga hantu.
Oh, enyahlah, Auggie. Sampai jumpa besok.
Kamu dengarlah, Nak!
Carikan aku angsa paling gemuk yang bisa kamu dapatkan.
Lalu kentotlah!
Ada apa?
Kurasa kita punya tetangga baru.
Astaga.
Berapa lama dia akan memindah-mindahkan furnitur?
Apa kamu ingat untuk mengambil kertas printer?
Oh. Sial. Aku minta maaf.
Tak apa. / Tidak, aku akan ambilkan besok.
Atau... / Tak apa. Jangan khawatir. Aku masih ada sedikit.
Ya. Oke. Maaf. Terima kasih.
Apa semuanya baik saja?
Tidak, entah. Aku hanya...
Aku memainkan lagu untuk Scott hari ini.
Dan sepertinya dia suka.
Lalu Caleb Bang Jansen datang dan mulai mengolok-olok...
dan... / Oh. Kamu tau?
Persetan dia.
Apa kamu ingat apa yang ayahmu katakan dulu?
Katanya, "Semua orang takkan mengerti, tapi..."
Tak semua orang akan mengerti, tapi mereka yang tepat pasti.
Apa kamu mau tidur?