The first 200 lines.
Menyalakan kembali.
Sebelumnya, dalam Gabby Duran and the Unsittables.
- Liv? - Gabby?
Bisa jelaskan kenapa adikmu berdiri
di basemen alienku, bersikap seolah-olah semua ini
bukanlah hal baru yang mengejutkan baginya?
Tadi kau bilang alien?
Tidak.
Dia bilang...
Anak-anak, lari!
Selamat datang kembali, Semuanya.
DAFTAR KERJA MENGASUH ALIEN
Ya, ya
Aku senormal ikan naik sepeda
Bisa beradaptasi Seperti musim panas dan es
Jangan melawan Jadilah apa adanya
MANDI
Aku berseluncur di luar jalur
Saat mencoba tetap di dalam Tak heran aku gagal
Tak apa-apa, aku memang unik
Setiap kali merasakan sesuatu
Merasa tak mengerti manusia
Lalu kenapa Aku lakukan yang aku suka
Kau lakukan yang kau suka Saat kita tak cocok
Kita menonjol dalam kerumunan Lalu bersorak
Aku lakukan yang aku suka
Aku adalah satu-satunya
Jangan berusaha Menyesuaikan diri
Aku lakukan yang aku suka
Hei!
Apa yang terjadi di sini?
Di mana anak-anakku?
Jika aku menghilang,
orang-orang pasti akan tahu!
Wajahku ada di banyak mug!
Hei, Bu.
Kau tak apa-apa? Cukup hangat?
Gabby.
Syukurlah kau selamat.
Bagaimana kau bisa lolos? Itu tak penting.
Kita harus keluar dari sini sebelum kepala sekolahmu
atau apa pun itu tahu.
Cepat! Cari sesuatu untuk melepaskanku!
Tunggu. Di mana adikmu?
- Apa dia aman? - Ya, Bu. Dia baik-baik saja.
Syukurlah.
Cepat! Tolong aku!
Ya, soal itu...
Kau tahu kau selalu berkata
aku harus lebih berinisiatif dan mengikuti mimpiku?
Tak ada waktu untuk ini.
Aku tahu, tapi masalahnya...
Gabby, cepat katakan!
Kepsek Swift adalah alien, begitu juga Jeremy,
dan ini basemen alien mereka.
Aku mengetahuinya selama ini
karena aku mengasuh alien dan Liv juga tahu.
Aku ingin memberitahumu, tapi aku yakin kau akan panik
dan benar, kau panik. Sangat panik.
Apa yang mereka lakukan kepadamu?
Otakmu sudah dicuci.
Tidak, Bu, aku baik-baik saja.
Aku tahu kedengarannya gila, tapi sungguh,
ini kesempatan bagus untuk mempelajari budaya
dan teknologi baru...
Gabby, kau jelas tak menyadari bahaya yang kau hadapi.
Ibu, dengarkan aku.
Mengasuh alien adalah hal yang seharusnya kulakukan.
Sebenarnya, aku pengasuh yang terbaik di galaksi ini.
Tidak.
Kau seorang gadis kecil yang lupa diri.
Mereka alien, Gabby!
Hentikan omong kosong itu dan lepaskan aku!
Kita akan melapor ke polisi!
Hei, Bu.
Kau tak apa-apa? Cukup hangat?
Olivia. Lepaskan aku, Sayang. Sekarang.
Maaf.
Gabby, bisa bicara sebentar?
Apa? Tidak. Jangan tinggalkan aku!
Kau dengar aku, Olivia?
Akan kupotong kartu perpustakaanmu!
Kau suka pergi ke perpustakaan!
Ingat itu, Nak!
Tak mungkin. Itu terlalu berbahaya.
Aku tak bisa menganggap serius semua ucapanmu.
Kenapa kau masih memakai baju luar angkasa itu?
Entahlah.
Daya tahan, sirkulasi udara, rasa tubuhku saat memakainya.
Dia ingin menghapus pikiran ibu kalian.
Tidak seluruh pikirannya.
Hanya bagian yang berisi memori ini.
- Itu opsi terbaik kita. - Tidak mungkin!
Kita bisa memperbaiki ini tanpa mengacaukan otaknya.
Jika aku bisa membuatnya mendengarkanku,
aku tahu aku bisa membuatnya paham.
Sebelum itu, kita hanya perlu bertindak senormal mungkin.
Tunggu, di mana Jeremy?
Ini hari pemotretan staf di sekolah.
Kuutus dia ke sana sebagai aku untuk mengambil fotoku.
Maaf, kau melakukan apa?
Aku jelas takkan ke mana-mana pada saat seperti ini.
Lalu kau tidak khawatir dia akan melakukan sesuatu
yang aneh dan seperti Jeremy yang biasanya?
Kuakui itu berisiko,
tapi masalah ini sangat sulit untuk dijadwalkan ulang.
Selain itu, Jeremy bisa membuat wajahku tersenyum
dengan cara yang tak bisa kulakukan.
Dia memiliki sukacita batin.
Terserah. Kalian tunggu saja di sini
sementara aku berusaha membujuk ibuku.
Ibu, dengarlah. Aku...
Ini buruk.
Kawan-kawan, kita punya masalah!
Di mana semuanya?
Ibu! Apa yang kau lakukan?
Kita akan pergi dari sini dan melapor ke polisi!
Dia tak mau mendengarkanku!
Mereka kira bisa menyerang planet kita
dan mencuci otak anak-anak kita?
Tidak, Ibu! Kau tak mengerti!
Mereka tidak berbahaya! Kau harus percaya kepadaku!
Memercayaimu? Gabby, apa kau bercanda?
Setelah ini, kau beruntung jika aku memercayaimu lagi!
Maaf, Gabby, tapi kau tahu apa yang harus kita lakukan.
Lihatlah! Kubuat beberapa modifikasi.
Kurasa ini tampak cukup bagus.
Serta kini aku bisa pergi ke kamar mandi.
Apa yang terjadi di sini?
Kita harus mencari cara untuk menghapus ingatan ibuku.
Baiklah. Sudah selesai.
Tentu saja.
Kini aku akan kembali lakukan perbuatan manusia dewasa,
seperti makan salad dan menghukum anak-anak.
Bagus.
Hore.
Kini, aku bisa berdiam diri dan tak melakukan apa pun.
Jeremy.
Cerminnya, Jeremy!
Apa yang kau lakukan, Bodoh?
Bukankah kau selalu ingin menggila di sekolah manusia?
Ini kesempatanmu!
Aku berjanji kepada Swift takkan melakukannya.
Ini misi yang sangat penting.
Misi apanya?
Kau hanya menyelamatkannya
dari proses penjadwalan ulang yang tak mengenakkan.
Kau pikir dia menganggapmu serius?
Apa kata-katanya kepadamu?
"Jangan sentuh apa-apa dan jika ada yang bertanya
kenapa kau bersikap memalukan,
katakan kepalamu terbentur saat kecelakaan perahu."
Kau lihat? Kenapa harus dengarkan dia?
Kini ayo keluar dan bermain di sekolah manusia.
Memberi tos, melempar meja tanpa alasan,
apa pendapatmu?
Kau benar, Jeremy Cermin.
Kau selalu benar.
Perhatian, Siswa dan Staf.
Ada murid baru dan hebat di sekolah hari ini.
Namanya Jeremy "Jerminator" Radblood Ballerstein!
Dia berasal dari negara Realtopia!
Begitulah situasinya. Buruk. Bisakah kau membantu?
Aku ingin membantu menghapus ingatan ibumu.
Kalian tahu aku suka sedikit tindakan ilegal,
tapi aku tak bisa.
Kenapa tidak? Kau ahli telepati!
Ayahmu masuk ke benakku
dan membuatku lupa namaku.
Ayahku bisa melakukannya,
tapi aku tidak sefokus dia.
Kulit ibumu sangat cantik seperti itu.
- Sky! Berfokuslah! - Benar.
Kau lihat? Itu maksudku.
Ayahku telah belajar bertahun-tahun untuk memasuki
pikiran seseorang seperti itu.
Sepertinya kau tak punya waktu sebanyak itu.
Medan stasis bisa menangguhkan pergerakan
selama tiga jam.
Kita harus bertindak.
Kita tidak bisa menunggunya kembali bergerak dan laporkan
Swift dan Jeremy ke polisi.
Sayangnya, itu takkan terjadi.
Jika ibumu bersikeras melaporkan apa yang dia tahu,
dia akan ditangani.
- Kau akan melakukan itu? - Bukan aku secara pribadi,
tapi untuk mencegah semua makhluk asing
dibedah di lab pemerintah, percayalah,
ada makhluk luar angkasa
yang akan menangani masalah mereka sendiri.
Tunggu. Psycratonium!
Itu krim fokus yang digunakan oleh kaumku untuk memperkuat
kekuatan telepati kami.
Ayahku punya beberapa.
Jika kita bisa mendapatkannya,
aku mungkin bisa memasukkanmu ke pikiran ibumu sebentar.
Tunggu, aku?
Kau mengenal ibumu melebihi siapa pun.
Jika aku masuk, aku tak tahu harus mencari ingatan mana.
Gabby, aku ragu.
No comments yet. Be the first to leave one.