Mostly Ghostly 3: One Night in Doom House

Mostly Ghostly 3: One Night in Doom House

Download Indonesian Subtitle

Release info

Mostly Ghostly One Night in Doom House 2016 1080p WEBRip x264-RARBG YIFY
A Commentary by jaduler

Tags

webrip
web
x264
BRip
1080
Published on: 2019-11-27
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Anda memanggil saya, pak?

Masuk.

Duduk!

Ah.

Nggak, deh.

Kautahu kenapa kupanggil kemari, Phears?

Kurasa ada hubungannya dengan misiku

untuk melepas pasukan hantu dan membawa dunia menuju kegelapan kekal.

Bukan.

Ada hubungannya dengan kegagalanmu

dalam melepas pasukan hantu dan membawa dunia menuju kegelapan kekal.

Masalahnya, pak, karena adanya dua remaja.

Yah, bukan sekedar remaja.

Mereka sebenarnya hantu, dan...

Nicky dan Tara Roland?

Ya, pak, itu mereka.

Jadi, maksudmu adalah bahwa

dua hantu yang tak berpengalaman

mampu menggagalkan misimu?

Yah, mereka mempunyai seorang kawan..

Pesulap amatir bernama Max Doyle.

Keluarganya pindah ke bekas rumah Roland,

dan dia juga melindungi Nicky dan Tara.

Dia bahkan membantu mencari ortu mereka yg hilang.

Bagaimana dia bisa melakukan itu?

Menurut sumberku, dia bocah kesepian dan kikuk, tak punya teman.

Tidak lagi. Dia populer sekarang.

Bahkan mampu menggaet Cammie,

Gadis tercantik di sekolahnya.

- Berkat kegoblokkanmu. - Benar sekali.

Kalau bukan kau, Phears,

pasti sudah kuhukum

berlutut membersihkan rawa timur untuk selamanya

menggunakan lidahmu.

Tapi kau anak saudariku,

dan aku sudah berjanji untuk merawatmu.

Trims, Paman Morgo.

Jangan memanggilku 'paman'.

Master... Morgo.

Akan kuberi satu kesempatan terakhir.

Carilah cara untuk

kembali ke dimensi mereka lalu tangkap Nicky dan Tara.

Baik, paman...Pak.

Tapi, bagaimana dengan bocah itu?

Oy!

Masak, perlu kuberitahukan satu-satu?

Iya.

Kausingkirkan Max Doyle itu!

5,6,7,8.

1,2,3,4,5,6,7,8!

Ekspresinya, 2,3,4,

5,6,7,8.

Terus! 2,3 4,5,6,7,8.

Nah, begitu! 2,3,4,5,6,7,8.

Fokus! 2,3,4,5,6,7,8. Benar begitu.

- Apa kau suka? - Suka banget malah.

Tadi luar biasa. Kamu juga begitu.

Kau kurang cepat pada putaran kedua, Cammie.

Kau perlu latihan lagi.

Paham. Trims, Aaron.

Abaikan si menyebalkan itu. Kau penari terbaik.

Takkan ada yg bisa menghalangi kalian untuk menang.

- Kecuali uang. - Apa maksudmu, Tn. Kwan?

Mereka mengubah peraturannya.

Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, panitia kontes

memutuskan untuk menarik biaya pendaftaran.

Kita harus membayarkannya minggu depan, atau kita tak bisa ikut.

Bagus, ya. Sia-sialah latihannya.

Kau nyerah secepat itu?

Ayolah, Max. Dari mana kita dapat uang segini dalam seminggu?

Aku menemukan makanannya di kulkas, ma. Santai saja.

Ini hal penting bagi Colin.

Dia harus yakin kampusnya cocok. Tak perlu tergesa-gesa.

Aku akan tenang-tenang saja di rumah. Oke, met malam.

Phoebe. Hai, aku suka gelangmu.

Trims. Ini buatanku sendiri. Kau benar2 menjamin akan ada hantu malam ini?

Kalau Max bilang bakalan ada hantu, ya pasti bakalan ada hantu.

Bakal ada hantu, ya kan? Kau sudah menyiapkan trik sulapmu?

- Barang melayang, bergerak, dsb? - Semuanya beres.

Turunlah, pastikan semuanya sudah menunggu di meja. Nanti kususul.

Trims, Max. Kau memang pacar terbaik sedunia.

Yeah, kurasa begitu.

*One, two, three, go!

* Music starts, people shout Things are heating up *

* Tap my feet to the beat Now it's building up *

Nicky? Tara? Saatnya beraksi.

Semua sudah menunggu di bawah, jadi kita harus...Aaah!

- Kurasa jubahmu kepanjangan. - Mana saudarimu?

Tara. Tara!

Tak usah teriak2. Aku ada di sini.

Baguslah. Kalian tahu apa yg harus dilakukan, ya kan?

Yeah, menggoyang meja, melemparkan sesuatu begitu.

Mungkin sedikit,um, erangan hantu?

Ooh.

Jangan cemas, Max.

Kami lakukan perintahmu, seperti biasanya.

Apa...apa pula maksudnya itu?

- Coba kau kasih tahu dia. - Mmm.

Kasih tahu apa?

Tara bilang...

- "Tara bilang"? Kamu kan juga bilang. - Yeah, OK.

Um, kami merasa bahwa sepertinya...

Kami mulai lelah menjadi hantu peliharaanmu.

Apa? Kalian bukan peliharaanku. Kalian itu sahabatku.

Yg saudariku maksudkan adalah, setelah phears dikalahkan...

Dan kami menghabiskan banyak waktu membantumu....

kita jadi jarang mencari keberadaan ortu kami.

Dan sejak kau dan Cammie mulai berkencan,

jadinya seolah kita takkan pernah menemukan mereka.

Max!

Lupakan deh. Saatnya menakuti orang.

Itu sih bukan bola kristal.

Shh!

Selamat datang di pemanggilan arwah.

Mari kita mulai berpegangan tangan.

Dan apa pun yg terjadi, jangan dilepas.

Drama banget.

Shh.

Nggak ada yg bicara kok.

Uh, kuhanya sekedar memperingatkan.

Tanganmu kok berkeringat? Kau takut ya?

Nggak dong. Di sini kan...panas.

Mari kita panggil arwahnya.

Kalau di sini ada hantu di rumah ini,

jiwa yg tak beristirahat dengan tenang,

arwah di seberang sana yg ingin bicara dengan kami,

tolong berikan pertanda, pertanda apa pun.

Pertanda kecil pun boleh. Agar kami tahu kehadiranmu.

Sebaiknya kau tinggalkan Voice Mail.

Uh,kawan?

Lihat.

Huh?

Whoa.

Max, itu luar biasa.

Oh!

Oh!

Wahai, arwah, itu sudah cukup.

Terima kasih, arwah.

Tunggu. Kalau hantu itu memang ada,

ngapain mereka buang2 waktu nerbangin lilin ke sana sini?

Kenapa tidak menampakkan diri saja?

Mungkin mereka pemalu?

Atau mungkin ini hanyalah trik bodoh dari pacarmu si pesulap.

- Siapa yg kausebut bodoh? - Kawan, ayolah.

Kau menjanjikan hantu. Mana, nggak ada.

Tunjukkan hantunya padaku, atau kembalikan uangku.

Wahai, arwah. Sudah kubilang, cukup.

- Bukan kami. - Kami tak melakukannya.

Max, kurasa pemanggilan arwahnya sudah cukup.

- Cammie, aku tak.. - Uh, apa itu?

Nicky, Tara, apa yg terjadi?

Max, kau ngomong sama siapa?

Tara, kauyakin ini bukan ulahmu?

Kauyakin ini bukan ulahmu?

- Ini ulang seseorang! - Aku tahu pelakunya.

Trik bagus, Doyle, tapi aku mau uangku dikembalikan!

Lulu! Lulu, kamukah itu?

Oh, allô, mes enfants!

Lulu? Lulu siapa?

Apa? Emang siapa yg ngomongin Lulu?

Rumah tua ini, masih seperti dulu.

Lebih kacau tanpaku sih, tapi...

- Bagaimana caramu ke sini? - Temanmu itu.

Dia memanggil Lulu, maka Lulu pun datang.

- Kamu bertemu ortu kami? - Tunggu, siapa Lulu?

Kok ngomongin Lulu terus?

Dia pembantu kami.

Setidaknya dulu, sebelum ortu kami meninggal.

Oh, shh.

Jangan bilang begitu, Tara.

Ortu kalian, mereka tidak meninggal

Tapi bukannya Phears membunuh mereka dan...

Phears dan Lainnya, mereka hanyalah hantu.

Hantu tak bisa bunuh orang.

Max, sebaiknya aku pergi.

Mereka hanya bisa mengirim orang,

Ke the Elsewhere.

Elsewhere (tempat lain)?

Kau menyuruhku ke mana?

Aku bukan ngomong sama kamu.

The Elsewhere adalah tempat

antara kehidupan dan kematian.

Bukan menjadi hantu,

namun bukan pula orang hidup.

Dan di sanalah ortu kami berada?

- Mmm. - Bisakah kaubantu kami menemui mereka?

Lulu ingin membantu, mes petits, sungguh.

Tapi ada satu hal tentang the Elsewhere,

tempat itu menghalangimu menemui org yg kaucintai

Hal itu takkan menghentikan kami. Di mana tempatnya?

Bagaimana cara kami menemukan the Elsewhere?

Mes enfants, tidak, tidak.

Bukan kau yg menemukan Elsewhere.

Tapi Elsewhere yg menemukanmu.

- Huh. - Max, Apa yg terjadi?

Au revoir, mes enfants!

Kau tahu?

Aku tak peduli trik macam apa ini. Mendingan aku pergi.

Yeah. Dan uangnya kuambil lagi.

- Ayo kita pergi. - Trik bodoh.

Mostly Ghostly 3: One Night in Doom House subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left