Release info

비밀과 거짓말ㅡSecrets and LiesㅡE06 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

TS
Published on: 2018-07-03
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku ingin kamu menghilang.

Maka semuanya akan berakhir.

Aku tahu kamu membencinya, tapi dia ayah kandungmu.

Kamu bisa kehilangan segalanya

dalam sekejap.

Jika orang yang mengenalmu muncul...

Seon Joo.

Seon Joo.

Seon Joo.

Seon Joo.

Seon Joo.

Kamu menemui Pak Park?

Aku senang sekali kamu datang.

Bagus, Hwa Kyung.

Apa maksudmu?

Menurutmu kenapa aku di sini?

Hwa Kyung.

Menurutmu aku di sini

karena ayah kandungku?

Bukan?

Mungkin kamu menyangkalnya,

tapi kamu datang karena mencemaskan ayahmu yang sakit.

Mungkin kamu membencinya,

tapi kamu di sini karena merindukannya.

Jangan konyol.

Jangan bicara seakan-akan kamu tahu segalanya tentang aku.

Mencemaskannya?

Merindukannya?

Aku tidak merasakannya.

Aku

bukan kamu, Woo Jung.

Hwa Kyung.

Pak Park.

Woo Jung, apa tadi itu kamu?

Kukira

aku melihat Seon Joo saat setengah tidur.

Tunggu, seharusnya acaranya ditayangkan hari ini.

Itu Nona Kim Soon Young. Dia satu panti asuhan

dengan Park Seon Joo saat masih kecil.

Setelah dibujuk,

kami akhirnya mengetahui identitas Park Seon Joo.

Park Choon Sung juga menemui putrinya,

tapi tidak bisa menyampaikan yang ingin dia sampaikan.

Tim produksi

berusaha sangat keras membujuk Park Seon Joo

agar reuni mereka bisa ditayangkan di TV.

Di sini terasa sesak.

Aku harus berjalan-jalan.

Anda tidak akan menonton acaranya?

Kami terus berusaha menghubunginya.

Namun, putrinya, Park Seon Joo,

menolak untuk tampil di acara ini.

Park Choon Sung pun memutuskan untuk membuat rekaman wawancara

alih-alih datang ke studio.

Pak Park ingin meminta maaf

kepada putrinya melalui acara ini.

Direktur Park.

Ini Shin Myung Joon.

Aku sangat kecewa kamu mengabaikan permintaanku.

Namun, Park Seon Joo

kini hidup bahagia dengan orang tua yang baik.

Bu Han, kami akan menayangkan wawancara Pak Park.

Ada apa dengannya?

Kini saya berada di persimpangan.

Saya juga memikirkan makna penyiaran yang sesungguhnya.

Bu Han, kenapa tidak sesuai naskah?

Kita harus menayangkan wawancara Pak Park sekarang.

Saya selalu meyakini bahwa acara TV harus selalu

memuaskan rasa ingin tahu pemirsa.

Tapi apa itu keputusan terbaik?

Bu Han.

Jika kita mengabaikan

masa lalu seseorang yang menyakitkan,

atau bahkan lebih buruk, membuat luka yang lebih dalam,

apakah itu keputusan terbaik?

Jika Pak Park ingin meminta maaf kepadanya,

aku rasa dia harus datang sendiri, bukan melalui acara TV.

Lakukan sesuka Anda, Bu Han.

Halo?

Ya, Pak Park.

Ini Yoon Do Bin.

Ya, Anda benar.

Aku memutuskan untuk menayangkan acaranya.

Sebagai penanggung jawab, aku akan memutuskan

wawancara Pak Park akan ditayangkan atau tidak.

Wawancara Pak Park dijadwalkan untuk tayang hari ini,

tapi kami memutuskan untuk tidak menayangkannya.

Kami bisa menyamarkan wajah

dan mengubah suaranya,

tapi Park Seon Joo akan tahu.

Jika wawancaranya ditayangkan,

kenangan menyakitkan yang ingin dia hapus

akan muncul kembali.

Seperti menghidupkan kembali traumanya

usai ditinggalkan ayah kandungnya.

Aku kasihan kepada ayah

dan putrinya.

Mereka tidak akan menayangkan wawancaranya?

Kasihan sekali ayah kandungnya.

Tapi ayahnya meninggalkan putrinya.

Tampil di TV tidak akan memperbaiki itu.

Andaikan menjadi putrinya, aku juga pasti tidak suka.

Hei, kita semua juga tahu itu.

Tapi jika dia memutuskan melakukan itu,

berarti dia sengaja membuat insiden dalam penyiaran.

Aku yakin Kak Do Bin yang memutuskan.

- Jangan cemas... - Mana mungkin ibu tidak cemas?

Atasannya tidak akan menerima ini.

Ibu selalu menyuruh Do Bin untuk berkompromi dengan atasannya,

tapi dia selalu membuat masalah besar.

Astaga, dia keras kepala.

Do Bin akan mengatasi segalanya.

Nona Park tidak siap bertemu dengan ayah kandungnya.

Dia belum bisa memaafkan ayahnya.

Tindakan yang kita ambil untuk memahaminya

mungkin akan

menjadi pisau yang melukai hatinya.

Selain itu,

jika orang tuanya sekarang, yang membesarkannya

dengan cinta dan kasih sayang, syok dan terluka,

saya ingin bilang bahwa bukan itu yang kami inginkan

sebagai orang dari bisnis penyiaran.

Masih ada 20 menit yang harus diisi.

Aku akan menyiapkan episode pekan lalu sebagai pengganti.

Namun, apa pun yang terjadi di acara ini,

ayah dan putrinya akan bertemu.

Pak Park akan meminta maaf kepada putrinya,

dan menjalani operasi tanpa beban di hatinya.

Di sisa waktu ini, kami akan menayangkan lagi

episode Kim Shi Yeon dari pekan lalu.

Para pemirsa, saya minta maaf.

Tolong jangan menganggap ini tayangan ulang.

Saya harap Anda mengerti

bahwa ini keputusan yang kami ambil untuk melindungi privasi seseorang

dan mempertimbangkan masa lalunya yang menyakitkan.

Episode hari ini...

Kamu begitu menyukai Han Joo Won?

Kamu benar-benar ketagihan.

- Kapan kamu masuk? - Astaga.

Kamu tidak tahu betapa cumburunya aku?

Aku sedang ada pikiran.

Saya bersedia menerima kritik Anda.

Menurutmu dia bagaimana?

Apanya?

Sebagai tamu di acara perayaan hari jadi ke-30 perusahaan.

Lumayan.

Dia tidak luar biasa? Hanya lumayan?

- Kerja bagus. - Terima kasih.

Kerja bagus, Bu Han.

Kerja bagus, Bu Han.

Kamu melakukan yang lebih baik.

Kamu gelisah?

Terima kasih sudah membuat keputusan sulit.

Keputusan Anda yang benar.

Kenapa kamu di sini?

- Terima kasih. - Aku tidak melakukan apa pun.

Berterimakasihlah kepada Bu Han.

Bisa kita bicara?

Aku akan menunggu di kafe.

Ayo makan malam.

Bagaimana dengan daging perut?

- Setuju. - Setuju.

Dia membuat masalah besar,

jadi, Do Bin akan membuat surat permintaan maaf, dan Bu Han...

Apa dia akan dipecat?

Tidak mungkin. Dia pewarta terkenal.

Benar.

Astaga.

Aku tidak bisa menghilang atau bersembunyi.

Andai saja aku punya jubah tembus pandang.

Tunggu.

Dia bahkan tidak mengingatku?

Pak Yoon.

Ya, Bu Han. Anda baik-baik saja? Siarannya cukup serius.

Aku akan menemui seseorang di kafe.

Tolong periksa busanaku untuk besok.

Baik.

Perubahan musim pasti memengaruhi Anda.

Aku memikirkan masa lalu.

Saat Seon Joo berusia lima tahun,

pigura foto jatuh dari dinding.

Telinga kanannya terluka.

Kira-kira pada bulan ini.

Seon Joo menangis

karena syok dan kesakitan.

Ada darah di mana-mana.

Aku cemas sekali.

Hari itu,

aku tidak bisa menemukan rumah sakit.

Tapi

ada bunga di mana-mana.

Seon Joo, bertahanlah.

Ayah akan menyembuhkanmu.

Akhirnya aku membawanya ke rumah sakit,

dan luka Seon Joo pun ditangani.

Saat itulah perawat tiba-tiba mengatakan

bahwa kakiku berdarah karena bunga.

Berdarah karena bunga?

Astaga, Pak. Lihat kaki Anda.

Apa tidak sakit?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left