Release info

Goddess of Marriage E22 130908 HDTV H264 720p-KOR-HANREL
A Commentary by Baalthazar
Manual Translation

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-09-13
Downloads: 18
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Goddess of Marriage

.: Diterjemahkan oleh Baalthazar :.

Episode 22

Apa ini?

Luar biasa!

Hah? Menakjubkan.

Hey lihat ini!

Bukankah itu Direktur Hong Hye Jung? Wow.

Ini Direktur, benar!

Oh Tuhanku! Lihatlah posenya!

Oh!

Posenya! Bagaimana ini bisa terjadi?

Kenapa kau seperti ini, Kang Tae Wook, tidak seperti biasanya?

Duduklah.

Aku tidak datang sebagai Jaksa.

Aku datang sebagai junior.

Tolong bantu aku.

Kau adalah jaksa junior, bukan?

Aku juga adik kelas Anda.

Baiklah.

Apa yang bisa kubantu?

Kasus saudaraku, kemajuannya sejauh mana?

Sudah cukup jauh.

Senator Kim Hyun Shik sebenarnya

terkenal mencalonkan pejabat yang menjadi subyek penyelidikan kasus suap.

Mengapa saudaramu sangat menyukai lukisan?

Aku dengar dia punya kekasih di galeri seni. Apakah itu benar?

Aku bahkan tidak tahu itu.

Kalau begitu apa kau tahu ini?

Sekarang dalam keluargamu,

siapa yang topik nomor satu pencarian di internet?

Apa?

Ini kakak iparmu, kan?

Ada di seluruh internet.

Seseorang mengupload foto-foto di homepage Hotel Sinyoung,

dan dengan cepat tersebar luas lewat internet di Korea.

Jangan merasa sedih.

Sebagai orang yang berpendidikan, aku seharusnya tidak melihat foto-foto ini.

Aku cukup menyelidiki adiknya,

jadi...

adik ipar Kang Tae Jin

diketahui terlibat dalam kasus ini.

Tentu saja,

apakah ia otak atau kaki tangan, kita harus menyelidiki lebih lanjut.

Sudah kubilang berhati-hati!

Mengapa kau berteriak seperti itu, bocah?

Berapa banyak kau ambil dan berapa banyak telah kau gunakan?!

Berapa banyak yang kau gunakan untuk menyuap?!

Apa maksudmu? Aku tidak melakukan hal seperti itu!

Semua itu karena kau tidak tahu.

Aku tidak bersalah dan bersih!

Siapa bilang aku menyuap?

Orang gila mana berkata begitu?

Pokoknya, karena kau keluarga kita akan segera hancur.

Camkan itu.

Jaksa, bagaimana dengan timnya?

Sangat disayangkan kita harus bertemu seperti ini.

Silakan duduk dan kita bisa mulai.

Apa yang terjadi?

Ayah mertua...

Apa yang terjadi?!

Ini adalah konspirasi.

Konspirasi?

Ya, itu bukan aku.

Itu foto rekayasa.

Seseorang merencanakan dan menyebar foto-foto itu.

Aku sebelum atau setelah menikah,

tidak akan pernah berfoto seperti itu, ayah mertua.

Promosiku menjadi Wakil Presdir,

menurutku ada banyak ketidakpuasan di kalangan pekerja dan pemegang saham.

Seseorang yang biasanya membuat teh di rumah

kini memberi perintah dan arahan, menyuruh karyawan. Mereka tidak menyukaiku.

Renovasi Hotel yang kurencanakan,

masalah manajemen Hotel Resort Jecheon,

ada banyak ketidakpuasan di pihak pemegang saham dan eksekutif.

Aku pikir ini adalah reaksi mengenai promosiku menjadi Wakil Presdir.

Aku yakin itu adalah konspirasi pemegang saham.

Ayah mertua, tolong percaya padaku.

Aku tidak pernah berfoto seperti itu.

Ayah mertua, Kau tahu betul

bagaimana aku menghabiskan 8 tahun terakhir.

Ibu Yoo Jin.

Kau pikir ayah mertuamu bodoh?

Maaf?

Apa kau pikir Grup Sinyoung adalah toko di sudut perumahan?

Apakah menurutmu penting foto-foto itu asli atau rekayasa?

Jika direkayasa artinya kau tidak punya kapasitas menjadi orang top di grup ini.

Bagaimana kau bisa membiarkan orang rendahan berani melakukan hal seperti itu padamu?

Itu kesalahanmu!

Atau jika itu asli, berarti kau mengurus bisnismu dengan cara seperti itu.

Itu juga merupakan bukti kemampuanmu.

Yang manapun, kau telah menunjukkan kelemahanmu.

Ayah mertua.

Pulanglah.

Maaf?

Pulang dan tutup mulutmu.

Menantu yang telah diberhentikan

tidak bisa menjadi Wakil Presdir lagi. Ayah mertuamu ini tidak bodoh.

Bahkan suamimu bermasalah, membuatku sakit kepala.

Apa kau harus membuat masalah seperti itu?

Semua kembali seperti dulu lagi.

Apakah kau membuat teh atau membersihkan, itu adalah hakmu.

Untuk sekarang pulang dan tunggu.

Setelah kulihat, kupikir aku menilaimu terlalu tinggi.

Ayah mertua.

Apa-apaan!

Kau kotor dan kurang ajar!

Beraninya kau datang ke sini!

Keluar!

Keluar sekarang!

Keluar kau pelacur kotor!

Halo.

Bibi, bantu kami!

Ibuku sedang dipukuli Nenek.

Apa? Kenapa?

Nenek mengusirnya sambil memukulinya.

Bibi mengerti, bibi akan segera ke sana.

Kau murahan!

Kau buruk dan kurang ajar!

Apa? Apa yang kau katakan?

Direkayasa?

Ya.

Rekayasa apa?!

Apa kau pikir aku tidak menyelidiki latar belakangmu sebelum pernikahanmu?

Ada seorang pria yang berkencan denganmu selama 3 tahun.

Kurasa dia seorang penyiar di stasiun yang sama.

Saat itu kalian begitu saling mencintai sehingga kalian berciuman di depan umum.

Kau bertemu Wakil Presdir Kang dan menendangnya di tepi jalan seperti anjing.

Kau datang ke rumah kami dengan Yoo Ri dalam perutmu.

Sejujurnya,

aku ragu Yoo Ri mungkin bukan putri anakku.

Ibu.

Tapi,

dengan usia kehamilanmu,

jika kau tidak bertindak ceroboh,

kau tidak akan membawa benih pria lain ke dalam rumah ini.

Ada banyak gosip dan

dalam situasi ini di mana anakku didorong ke kiri dan kanan,

aku tidak bisa tidak membiarkanmu menikah.

Itu sebabnya, berlawanan dengan keinginanku aku membiarkan kalian berdua menikah,

dan sekarang, ini caramu membayar kemurahan hatiku?

Apa kau membalas dendam dengan cara ini?

Aku minta maaf telah mengganggumu.

Apa?

Penyesalanmu seperti itu?

Apa ini hanya gangguan?!

Sekarang, kau telah membuat

malu keluarga kita! Apa kau mengerti?!

Apa kau tahu?! Brengsek!

Bibi...

Jangan menangis.

Bibi di sini.

Yoo Jin, jangan menangis.

Kau tidak mau pergi?

Angkat kakimu sekarang.

Perempuan kurang ajar!

Kau tidak mau keluar? Haruskah aku menyeretmu keluar?

Bibi! Bibi!

Ya Nyonya.

Telepon seseorang dan seret dia keluar.

Apa yang kau lakukan?!

Panggil seseorang dan seret dia.

Mengapa perempuan kurang ajar ini datang ke sini

dan akhirnya membuat kita seperti ini?!

Putraku akan dipanggil oleh Jaksa,

dan orang yang seharusnya menantuku, telanjang dengan pria lain,

berfoto bersama di tempat tidur.

Kau sudah selesai di rumah ini. Keluar.

Keluar. Segera keluar.

Apa yang kau lakukan?

Seret dia keluar dari sini.

Setiap hari semakin melelahkan.

Nyonya? Nyonya Muda!

Nyonya!

Bagaimana dengan kakak ipar?

Dia pergi.

Bibi.

Yoo Ri, hari ini kalian tidur di rumah bibi.

Dimana ibuku?

Dia kembali ke kantor untuk bekerja.

Kantor?

Jadi, segera ambil piyama kalian, cepat.

Malam ini, kalian tidur di tempat bibi.

Ya.

Kau sudah pulang.

Apa yang terjadi?

Hari ini ada keributan besar antara ibu mertua dan kakak ipar.

Jadi anak-anak menangis.

Tae Wook.

Apa yang terjadi?

Apa kau melihat internet hari ini?

Ya. Aku melihatnya.

Itu yang sebenarnya.

Kakak sedang diselidiki dan kakak ipar...

Ngomong-ngomong kemana dia pergi?

Dia dibentak oleh ibu dan pergi keluar.

Tae Wook.

Apa yang akan kita lakukan?

Apa yang akan kita lakukan sekarang?

Apa maksudmu apa yang akan dilakukan?

Goddess of Marriage (Gyeolhonui Yeosin / 결혼의 여신) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Goddess of Marriage (Gyeolhonui Yeosin / 결혼의 여신)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left