Wisdom of the Crowd

Wisdom of the Crowd

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Wisdom-of-the-Crowd-ep2
A Commentary by unickunru
sub amatiran

Tags

other
Published on: 2017-10-09
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hai, aku Jeffrey Tanner.

Selamat datang di Sophe.

Kita semua tahu Internet mengubah dunia.

Ke dalam apa?

Ini platform yang bisa membawa kita bersama-sama

atau memisahkan kita.

Aku tahu, karena kuhabiskan hidupku

berusaha mengubahnya jadi sesuatu

yang akan menghubungkan kita. Lalu...

Aku mencintaimu, Ayah. ... putriku dibunuh.

Tak ada yang penting lagi.

Semua orang yakin mereka sudah tahu pelakunya...

polisi, mantan istriku...

tapi aku yakin ini salah tangkap

dan pembunuh sesungguhnya masih berkeliaran.

Jadi bersama dengan timku, aku membangun Sophe,

layanan informasi penyelesaian kejahatan

yang didukung oleh kumpulan detektif independen paling cerdas

dan paling berbeda di planet ini:

dirimu.

Ayo bekerja.

Sebelumnya dalam Wisdom of the Crowd...

Kamu ayah yang baik.

Kumohon, sudahi saja.

Detektif Cavanaugh.

- Terima kasih sudah datang. - Aku dikirim.

Orang ini keluar dari apartemen Mia

di malam pembunuhannya. Pernah melihat dia?

Bukan itu yang kuingat.

Jadi siapa itu?

Orang lain.

Apa yang terjadi? Aku dapat peringatan.

Ini tentang kasus lain.

Pemerkosaan berantai.

Kita tahu Sophe bisa memecahkan kejahatan lainnya juga.

Ya, pada akhirnya.

Orang-orang merespon.

Salah satu pengguna memposting penangkapan.

Negara memutuskan

tidak membuka ulang kasus putrimu.

Tidak hingga kita berikan cukup bukti

agar mereka bertindak.

Ada masalah apa?

Tak bisa tidur?

Apa ini?

Ini video orang yang keluar

dari apartemen Mia dimalam pembunuhannya.

Dan ini foto baru yang seseorang baru masukkan.

Hey, ini Josh dari Sophe.

Maaf mengganggumu dini hari,

tapi aku cuma ingin bertanya soal foto yang kamu kirim.

Apa itu, di pesta kampus atau...?

Tidak, itu dimalam Quentin Anastos

seharusnya berbicara.

- Orang yang tepat. - Fasis!

Benar, disana ada unjuk rasa.

Situasi diluar kendali.

Situasi jadi menggila.

Tapi kuambil foto

sebelum itu.

Dia tak tahu wanita itu didalam foto.

Aku tak kenal siapa Mia itu

hingga kami tahu soal Sophe.

Dengar, kami sungguh menghargai

yang kalian kerjakan dengan,

- hal layanan informasi... - Orang membantu memecahkan kejahatan.

Okay, makasih sudah memasukkan ini.

Metadata keluar.

Foto di malam 14 April.

Itu lima bulan sebelum Mia dibunuh.

Pikirmu mungkin orang yang sama dari video itu?

Hanya ada satu cara mengetahuinya.

Postinglah.

Bisa kamu kenali pria yang bersama Mia ini?”

Tanner, sedang apa?

- Kamu lihat foto itu? - Foto apa?

Detektif, kamu di Sophe selama 28 menit tadi malam.

- Aku tahu. Aku menjalankannya, ingat? - Baiklah.

Kulihat foto itu. Putrimu dengan orang

yang bisa jadi siapa saja.

Atau dia bisa jadi orang dari video,

yang keluar dari tempat dia dimalam pembunuhan.

Departemen tak membuka kembali kasus putrimu.

- Maaf. - Sampai kita dapat bukti lagi. Kan??

Itulah sebabnya aku butuh bantuanmu.

- Bantuanku? - Benar.

Apa yang kita bahas?

Malam itu, ada unjuk rasa di Berkeley.

Anak-anak ditahan. Dia mungkin salah satunya.

Tidak. - Aku hanya perlu rekaman dari

Kepolisian Berkeley.

Tidak! Kamu tak menyimak aku.

Aku keluar dari kasus.

Aku tak bisa membantu, bahkan jika aku mau.

Dan semua orang-orang ini? Mereka tidak ingin juga.

Saat menyangkut putrimu, kelakuanmu

menuduh hasil kerja mereka yang kacau.

Dan mereka tidak suka itu.

Itu bukan Antoine.

Dia pelajar yang nilainya A semua.

Dia hanya belajar di perpustakaan.

Aku mengerti, Mrs. Reddick.

Dia tak pernah keluar lewat jam malamnya.

Tidak pernah.

Janji, kami akan lakukan sebisanya

membantu menemukan putramu.

Kamu mau membawa itu ke ruang rapat, tolong?

Kami akan menemukannya.

Ayolah.

Kamu bisa membantuku mendapat bukti itu,

- benar kan? - Tommy.

Kamu...

Sebentar.

Yeah?

Antoine Reddick.

13 tahun. Menghilang tadi malam.

Dia baru lulus di Akademi Cypress View.

- Di umur 13? - Dia cepat satu tahun.

Semacam keajaiban komputer.

Dia seharusnya belajar

di sekolah sampai jam 9:00 tadi malam.

Saat dia tak pulang jam 10:00,

mereka mulai melacak ponselnya.

Lalu? - Lalu mereka menemukan ponselnya,

bersama ranselnya, di perpustakaan.

Tapi anak itu sudah hilang. Foto ini,

didepan sekolahnya, diambil kemarin pagi.

Itu yang paling baru.

Kemari, tolong.

Sedang apa dia disini?

Dia tahu departemen berhenti soal dia?

Ya, sudah kuberitahu dia. Dua kali.

Baiklah, jadi, kamu mau mengurus dia?

Karena aku membutuhkanmu.

- Yeah. - Okay.

Putranya menghilang?

Ya, sebenarnya,

ini hal yang seharusnya kukerjakan.

Kamu punya anak, detektif?

Apa?

- Kamu punya anak? - Tidak.

- Tidak? Kamu tidak punya anak? - Tidak, tidak.

Kita tak usah membahas ini.

Ada yang harus kukerjakan.

Katakan, Tanner.

Kamu seorang warga negara; bisa memakai Sophe

meneliti kasus putrimu,

sepanjang tak melanggar hak orang lain.

Jika menemukan sesuatu, bawa padaku.

Tapi sementara itu,

departemen bukan rekanmu dalam hal ini.

Berarti kita juga tidak.

Mm. Okay.

Semoga berhasil.

Mrs. Reddick, um...

Aku tahu ini... tidak apa-apa.

Tidak apa-apa.

Aku tahu. Aku tahu.

Aku turut prihatin atas kehilanganmu, Mr. Tanner.

Aku ingin kamu tahu kami mengejar setiap petunjuk yang ada.

Kamu habiskan malam disini?

Apa?

Biasanya hanya Tanner yang masuk sebelum aku,

dan dia tinggal diatas.

Ditambah, jika aku lambat kesini, ada yang mengambil parkiranku!

Apa itu dipesan?

Anak-anak, fokus.

Kita punya sesuatu.

Tentang Mia?

Bukan, sesuatu yang baru.

“Apa ada yang melihat

Antoine Reddick?”

Itu alasanku bangga pada pasukan gabungan

dengan pemimpin kota kita sekarang

dalam mempromosikan pembangunan perumahan terjangkau

seperti ini, untuk keluarga yang membutuhkan.

Dan aku sangat bangga bisa mengatakan pada Ana dan keluarganya,

selamat datang di rumah.

Selamat.

Anggota Majlis Hale,

kamu setuju dengan mantan suamimu

kalau Carlos Ochoa bersalah?

Kita disini membahas

tentang perumahan, jadi kita akan tetap soal itu.

Anggota Majlis! Menurutmu polisi salah tangkap?

- Aku tak ingin... - Menurutmu

pembunuh putrimu masih bebas?

Uh, kami akan... Terima kasih banyak. Pertanyaan bagus.

Kamu sudah mengunjungi situs Sophe?

Sudah cukup pertanyaannya.

Terima kasih sudah datang.

Apa itu tadi?

Apa yang kamu harapkan, Alex?

Kamu harus mengatasi ini.

Akan kuatur wawancara dengan Oakland Chronicle.

Akan menguntungkan, mereka mendukung.

- Aku harus bilang apa? Bahwa aku... - Kamu harus bilang

Jeffrey sudah keliru tentang semua ini.

Paham? Kalian sudah bercerai 9 tahun,

kamu tak berhutang apa-apa padanya.

Wisdom of the Crowd subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Wisdom of the Crowd

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left