The first 200 lines.
Subtitle bY NETFLIX Resynced == ANANG KASWANDI ==
Aku harus pergi... Sekarang...
Aneh sekali.
Penulis Ko mengajak kita bermain,
tapi dia tak ada di rumah.
Apa Mun-yeong…
sudah…
berbaikan dengan Gang-tae?
Berbaikan…
Rencanaku akan gagal jika begini.
Pasti lebih menyenangkan jika Mun-yeong tertidur juga di sebelahmu.
Apa mereka berciuman…
Menggemaskan sekali.
Rambutku! Jangan sentuh rambutku!
Jangan sentuh rambutku!
Jangan sentuh… rambutku.
Astaga.
Bagaimana ini…
Astaga.
ADIKKU
SANG-TAE
- Sang-tae di mana… - Perawat Moon.
Perawat Moon. Kau selalu mencari kakakmu.
Sang-tae.
Sang-tae.
Sang-tae.
Sang-tae!
Aku harus pergi ke mana?
Kastel yang dikutuk.
BAB 15 KISAH DUA LELAKI BERSAUDARA
Sang-tae.
Sang-tae.
Sang-tae!
Sang-tae.
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Kau seperti mau membunuhku.
Aku suka.
Kenapa Sang-tae begini?
Tenang saja. Aku tak membunuhnya.
Hanya sedikit obat penenang, dia bangun sebentar lagi.
Sayang sekali.
Aku ingin tahu
siapa yang akan kau pilih jika Mun-yeong juga tergeletak di sini.
- Kau menyembunyikannya? - Apa alasanmu melakukan ini?
Apa salah kami?
Kau sudah merusak putriku.
- Apa? - Dia lukisanku yang paling sempurna,
tapi kau merusaknya.
Putrimu…
kau anggap lukisan?
Dia tak mirip denganku, 'kan?
Aku mengubah wajahku beberapa kali.
Aku mewariskan mata, hidung, dan mulutku kepadanya.
Aku membentuk wajah, tubuh, rambut, bahkan jiwanya.
Aku menoreh kanvas dan menciptakannya. Dia adalah lukisanku.
Mun-yeong bukan milikmu.
Dia bukan lukisan, tapi manusia.
Manusia!
Sialan.
Dia tidak mau menurutiku, semuanya karena kau!
Pada akhirnya, karya yang gagal harus dibuang.
Aku juga tak mau membuangnya.
Aku tak mau usahaku sia-sia.
Sebagai gantinya, aku beri kesempatan.
Bawa kakakmu, dan pergi dari sini.
Pergi sejauh mungkin dari Mun-yeong.
Tidak.
Aku tak akan melakukan itu.
Aku sudah menduganya.
Kalau begitu, aku akan memberimu kesempatan lain.
Bunuhlah aku.
Jika membunuhku, kau bisa membalaskan dendammu.
Melihatmu membunuhku
akan membuat Mun-yeong menemukan jati dirinya
hingga membuat kalian terjebak dalam mimpi buruk ini.
Jadi,
inikah akhir
yang kau inginkan?
Tepat sekali!
Semua orang akan bahagia!
Akhir yang bahagia untuk semuanya.
Relakan saja.
Apa?
Akhir menggelikan yang kau mimpikan itu
tidak akan terwujud.
- Aku tak akan - Astaga.
menyerahkan Mun-yeong.
Meskipun dia penyebab kematian ibumu?
Mau tahu cerita lengkapnya? Ini sangat menarik.
Aku bertemu ibumu pertama kali di sini.
PEMBUNUHAN PENYIHIR DARI BARAT
Permisi.
Halo.
Penyalur tenaga kerja mengirimku untuk…
Ya. Lakukan saja pekerjaanmu.
Baik.
Terima kasih.
Hei. Kau sedang apa?
Burung dengan sayap yang patah tidak akan bisa terbang.
Apa?
Harus dibunuh, 'kan?
Dia bilang burung itu lebih baik dibunuh
karena tak bisa terbang.
Dia membuatku bangga.
Itu…
Rumah sakit tempat anak sulungku berobat…
Bu.
Ya?
Terima kasih atas kerjamu.
Ya.
Ibu…
Kau
membunuhnya
hanya karena itu?
Hanya karena
satu kalimat itu…
kau membunuh ibuku?
Dia bicara seolah-olah putriku psikopat.
Dia sudah keterlaluan.
Bagus. Bunuh aku.
Jangan…
Jangan melemah.
Meski begitu,
dia tetap
ibuku.
Dasar pengecut.
Aku benci orang lemah.
Namun, aku dan Mun-yeong berbeda dengan kalian.
Mengerti?
Omong kosong.
Akhirnya kau datang.
Percuma saja mengelak.
Kau adalah darah dagingku.
Tidak!
Aku berbeda dengan monster sepertimu!
Meskipun kupu-kupu itu muncul,
jangan dibunuh.
Kau tak boleh melakukannya.
Kau sudah
berjanji padaku
untuk tak melakukannya.
Hei.
Ada apa denganmu?
Sadarlah.
Moon Gang-tae.
Moon Gang-tae! Sadarlah!
Moon Gang-tae!
Kau pikir dengan memotong rambutmu, kau bisa lepas dariku?
Bangun.
Kumohon bangunlah. Moon Gang-tae!
Sudah kubilang!
Kau harus mendengarkan perkataan ibu.
Putriku. Sayangku.
Anakku.
Jangan ganggu adik-adikku!
Jangan ganggu adik-adikku!
KUMPULAN DONGENG TERBAIK DUNIA
Kau sudah bekerja keras.
POLISI
Astaga.
Tampaknya bagian belakang kepalamu terkena pukulan keras.
Jangan terlalu senang karena akhirnya aku yang akan menang.
Mereka tak akan pernah bisa bersama.
Aku membuatnya seperti itu.
Kita tak pernah tahu masa depan.
Tidak.
Manusia
terlalu lemah.
Karena itulah mereka sakit, sama seperti pasien-pasienmu.
Haeng-ja.
Karena lemah, mereka bersatu.
Manusia hidup
saling bergantung satu sama lain.
Kapan kau akan menjadi manusia?
Kita pergi sekarang.
Apa yang kau lakukan kepada Bu Ok-ran?
Wanita itu?
Kemampuan aktingnya sangat bagus.
Melewati koridor saat dini hari
sambil bernyanyi "Oh My Darling, Clementine".
Mengunjungi kastel Penulis Do Hui-jae di malam hari
dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Mun-yeong.
"Selamat ulang tahun."
Masuk ke ruang kerja
dan meninggalkan amplop berisi kupu-kupu.
PEMBUNUHAN PENYIHIR DARI BARAT 9
PEMBUNUHAN PENYIHIR DARI BARAT 9
Bu Ok-ran.
Dia harus meninggalkan panggung karena pertunjukkan sudah selesai.
Mungkin dia sedang tampil di tempat lain.
Sudah waktunya bagimu meninggalkan panggung juga.
Silakan pergi.
Benarkah hanya tertidur?
Dia pasti bangun, 'kan?
Kenapa?
Jika tak bisa bangun,
kau akan menyusulnya seperti Romeo?
Dia tak bisa bangun?
Dia disuntik Ativan dengan dosis tinggi,
tapi aku sudah memberinya infus, dia akan segera bangun.
No comments yet. Be the first to leave one.