The first 173 lines.
"Episode 10"
Siapa kamu?
Aku penghuni unit 501 di atas.
Lalu?
Soon Jin
bersamaku semalam.
Dia tidur di unitku
dan baru saja kembali ke rumahnya.
Apa?
Dia tidur denganku,
bukan dengan suamimu.
"Yeo Ha Min"
Astaga.
Minta maaflah karena sudah telanjur berlutut.
Cepat minta maaf. Atau kamu terlalu gengsi mengatakannya?
Orang-orang seusiamu memang hanya memiliki harga diri, bukan martabat.
Benar, bukan?
Alih-alih bersikap berani, kamu menolak menyerah.
Alih-alih bertanggung jawab, kamu malah bersikap arogan.
Pergilah. Orang tuamu yang akan meminta maaf kepadaku.
"Sayangku"
Masih terlalu pagi.
Jawab atau tidak, ya?
Ya, ada apa?
Kamu di mana?
Bisa tolong jangan bertele-tele?
Hei, Kyung Soo. Sayang.
- Ini soal Soon Jin. - Ya?
Dia berkencan dengan orang lain.
Dia mengencani pria di unit 501.
Apa?
Mereka juga tidur bersama di unit 501 semalam.
Aku melihat mereka keluar bersama dengan mata sendiri.
Aku bahkan tidak bertanya, tapi pria itu yang memberitahuku
bahwa mereka tidur bersama semalam.
Sudah, ya. Aku sedang memarkir.
Apa? Baiklah. Sampai nanti.
Hentikan!
Kamu tidur dengannya?
Ya. Memang kenapa?
Memang kamu siapa? Siapa?
Pria di lantai atas?
Unit 501?
Unit 501?
Unit 501?
Kamu siapa?
Kamu tampak familier.
Aku penghuni unit 501.
Aku tinggal di apartemen di atas Soon Jin.
Apa?
Hei, Chul Soo!
Jang Chul Soo! Jang...
Ternyata penghuni 501.
Maaf. Kalian mirip dari belakang.
Kupikir kamu pengecut dari SMP-ku.
Maafkan aku.
Kamu mirip sekali dengan orang aneh itu.
Ini baru permulaan, Bedebah. Sampai jumpa lagi.
Aku akan membalasmu perlahan-lahan.
- Bagaimana ini? - Kubilang keluar.
Tunggulah di luar.
Aku ayahnya I Deun.
Aku seharusnya datang lebih awal.
Aku kurang bijaksana.
Maafkan aku. Fisikmu terluka
dan aku pun melukai perasaanmu.
Hei! Hei, ada apa?
I Deun.
Son I Deun.
- Panggil dokter. - Baik.
I Deun, ini ayah. Sadarlah.
Sadarlah!
- Jarum suntik. - Ini.
Anda memberinya apa?
Cairan apa yang ada di dalamnya?
Putriku sensitif. Saat berusia lima tahun,
lidahnya kebas karena obat-obatan.
Kami akan mengurusnya. Anda tidak perlu khawatir.
Ayah pasti
merindukanku.
Tapi kenapa tidak mengunjungiku?
Aku paham Ayah membenci Ibu.
Kini aku bisa memahaminya.
Tapi bagaimana denganku?
Aku?
Kenapa Ayah juga melakukannya kepadaku?
Kenapa Ayah melakukan ini?
Aku kemari...
Aku kemari lebih dahulu demi Ayah.
Aku muak menunggu
karena aku merasa Ayah tidak akan menemuiku lagi.
Kupikir aku tidak akan bisa menemui Ayah lagi.
Itu sebabnya aku datang.
Aku akan mencari tahu
alasan Ayah bersikap begini.
Aku akan mencari tahu.
Pastikan kamu menunggu sampai cairan infusnya habis.
Bedebah itu. Dia akhirnya menampakkan diri?
Beraninya dia muncul di sini.
Anda menyuruhnya datang.
Apa? Dia punya putri remaja?
Terlebih lagi, putrinya kasar?
Baiklah.
Bedebah itu...
Akan kucari tahu segalanya tentang dia.
Setiap halnya.
"Pusat Layanan Kesehatan Eden dan Pusat Rehabilitasi Eden"
Sudah satu jam.
Ayolah. Aku siap mengetahui lebih banyak tentang dirimu.
"Yong-in, Icheon"
Kamu mau ke mana, Bedebah?
Kenapa dia di sini?
Kenapa...
"Terima kasih, Ayah. Son Kyung Hwan, 1938-1988"
"Ayo bertemu lagi! Kami sayang Ayah. Eun Da On, 2001-2007"
Da On...
Ini ayah.
Di sini dingin, ya?
"Eun Da On, 2001-2007"
"'Terkadang, seorang pria adalah segalanya bagi wanita'"
"Itu adalah sebuah kalimat dari 'A Moment of Romance'"
"Aku milikmu selamanya. Musim panas 1991, Andy Lau-mu"
"Hari ke-100 Da On"
"Pernikahan Eun Kyung Soo dan An Soon Jin"
"Perjalanan ke Jeonju dengan Kyung Soo"
"Mandi pertama Da On dengan Ayah!"
Halo.
Kenapa barangmu banyak sekali?
Kamu butuh bantuan?
Tolong
buang semuanya.
Tampaknya semua ini barang penting.
Semuanya plastik.
Tunggu...
Astaga.
An Soon Jin,
kenapa berantakan sekali?
Sudah berapa lama seperti ini?
Kenapa kamu tidak memberitahuku?
Inikah sebabnya
kamu tidak mau kuantar pulang?
Bagaimana kamu tahu?
Siapa orang bermulut besar yang memberitahumu?
Kamu bercanda? Kamu sendiri.
Kamu orang paling bermulut besar, tapi tidak bilang apa-apa kepadaku
saat memang harus.
Kamu menyebalkan sekali. Kamu!
Aku yang bilang?
Kamu memang bedebah.
Kenapa ingatanmu buruk sekali?
Kamu bilang gadis kasar itu putrinya Son Mu Han.
Dia sangat nakal sampai kamu menceburkannya.
Kamu kaget dan meneleponku!
- Mau duduk? - Di mana?
Di meja...
Kamu sudah gila? Kamu mengecewakanku.
Kenapa kamu hidup seperti ini?
Kupikir hidupku sudah terpuruk,
tapi ternyata itu belum cukup.
Saat kupikir aku tidak bisa jatuh lebih dalam,
aku pun jatuh
lebih dalam
dan makin dalam.
Aku pun
tidak tahu kenapa
aku hidup seperti ini.
Sudah menemukan tempat tinggal?
Ada goshiwon di mana-mana.
Apa?
- Hei! - Kamu mau kopi instan?
Hanya itu yang kupunya.
Minum saja apa pun yang kuberikan.
Kenapa kamu datang tanpa mengabari?
No comments yet. Be the first to leave one.