This Is Our Home

This Is Our Home

Download Indonesian Subtitle

Release info

This Is Our Home 2019 720p WEBRip x264 AC3-EVO
A Commentary by Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
AC3
Published on: 2019-12-16
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Cashback 7% Rollingan Casino 1%

Hei.

Kenapa?

Ada apa?

Ray?

Beritahu aku.

Oke.

Aku...

Zeke.

Halo, ada orang di rumah?/ Kurasa aku memilih Walter.

Apa? Kau tak suka Zeke?

Baiklah kalau begitu./ Aku tak tahu itu sebuah nama.

Itu nama.

Kalau begitu apa nama ajaibmu yang sempurna?

Entahlah. Tom.

Wow! Tom yang itu?/ Sangat kreatif.

Ya, begitu kreatif dan inovatif, dan tak pernah dilakukan sebelumnya.

Ya, luar biasa, Tom./ Apa, setuju untuk tidak setuju?

Kita sudah melahirkan Tom yang ke-20 juta.

Lihatlah seperti apa kelihatannya biji pinus.

Aku tidak seperti biji pinus.

Lembut.

Hei.

Hei.

Terima kasih sudah melakukan ini.

Hei, putri tidur./ Hai.

Jam berapa sekarang?

Jam 2 lebih sedikit.

Tidurmu nyenyak?/ Ya.

Cahaya sekarang... Kau terlihat sangat seksi.

Aku kesulitan fokuskan pandanganku ke jalan.

Baiklah.

Hei, serius. Kau sudah sangat membaik.

Jauh lebih baik dibanding yang terakhir.

Menurutmu begitu?/ Aku tahu itu.

Ditambah, ini akan menyenangkan. Aku bersemangat!

Ya, aku bersemangat./ Ya? Kau yakin?

Aku sangat bersemangat./ Ayolah. Tunjukkan ekspresimu.

Aku bersemangat!/ Aku tetap jauh lebih bersemangat.

Kurasa itu tidak benar.

Aku harap kau menyukainya.

Kenapa aku tidak suka?

Ayolah, aku pasti menyukainya.

Kau tumbuh besar di sana, benar?/ Itu benar.

Kau tumbuh dengan baik. Jadi...

Itu benar.

Aku suka ini, aku suka ini, aku suka ini.

Tidak!

Bagaimana?

Baik.

Kau sudah bawa dongkraknya?/ Ray.

Maaf, aku hanya bilang. Aku sudah beberapa kali melakukannya,

Aku tak tahu jika kau butuh.../ Bisa biarkan aku melakukan ini?

Aku akan biarkan kau melakukan itu.

Bisa kau berhenti membayangiku?

Aku tidak membayangimu./ Kau membayangi.

Aku jelas berada di sini! Aku tidak membayangi.

Seolah kau berada di belakangku. Hentikanlah.

Oke, kalau begitu lakukanlah.

Kau mau aku menyusuri jalan?

Itu akan membuat ini lebih mudah untukmu?

Bisa kau berhenti bicara?

Ini pertama kalinya aku bicara setelah 10 menit, oke?

Bisa kau berhenti? Biar aku berkonsentrasi.

Aku hanya berusaha mengganti ban./ Kenapa kau tak hubungi AAA?

Aku tak butuh panggil AAA./ Lalu kenapa kau tak ganti bannya?

Kenapa aku tak mengganti bannya?/ Ya, kenapa tidak kau ganti?

Kau mau menggantinya?/ Tidak, aku tak mau melakukan itu.

Aku mau orang lain yang ganti./ Kau bisa menggantinya...

Kita bisa cukup.../ Ada apa...

Bagus.

Wow./ Sudah?

Bagus, ada yang datang.

Apa yang mereka lakukan?

Ada yang bisa kubantu?

Kalian butuh bantuan?

Tidak, kami...

Kalian beruntung kami singgah.

Tak banyak orang yang lewat jalan ini.

Apa yang membawamu jauh-jauh ke sini?

Hanya pergi ke daerah pinggiran untuk akhir pekan.

Sedikit pelarian?

Ya. Tepat sekali.

Kau tak mengalami kesulitan dengan mengganti ban?

Tidak. Hanya... Aku bisa.

Pecah bah bisa berarti hal-hal berbeda,

Aku berusaha untuk pastikan.../ Ya.

Ada banyak jenis pecah ban berbeda.

Sudah berapa lama kalian bersama?

Baiklah, terima kasih.

Kami bisa sendiri. Kami sebaiknya kembali bekerja.

Aku punya kunci ban.

Dengar, kami tak apa. Terima kasih sudah singgah.

Kau harus melepas bannya dari mobil./ Ya, aku tahu.

Jika kau memilikinya, itu akan sangat bagus, terima kasih.

Vern.

Pergilah ke mobil dan ambilkan shotgun.

Aku hanya bercanda.

Kau lihat wajahnya, Vern?

Vern, akan ambilkan kau kunci ban dari mobil,

Dan membantu pria ini mengganti ban.

Terima kasih.

Tak masalah.

Selagi mereka melakukan itu,

Kenapa kita tak pergi mencari milikmu yang hilang?

Apa?/ Kunci ban.

Aku melihatmu melempar itu ke hutan saat kami mendekat.

Tak apa./ Apanya yang, "tak apa"?

Jangan khawatir soal itu./ Tapi kau jadi tak punya kunci ban.

Ya, itu satu sen dapat selusin .

Kurasa itu lebih dari sat sen.

Itu perumpamaan

Aku tahu apa itu perumpamaan.

Aku tak berkata kau tak mengerti.

Kau malu?/ Tidak.

Malu untuk meminta bantuan?/ Tidak, aku hanya tak berpikir...

...jika kalian perlu...

Tak apa.

Kau bantu dia mengganti ban,

Dia ikut denganku mencari kunci bannya.

Maksudku, jika...

Ya, baiklah.

Kau melihat di mana aku...

Apa kau serius?

Setelahmu.

Terima kasih.

Aku tak melihatnya. Kurasa kita sebaiknya kembali.

Kurasa itu tak dilemparkan sejauh ini.

Benarkah?/ Ya.

Kenapa kita tak masuk ke dalam sedikit lagi?

Sedikit lagi.

Dengar, aku benar-benar berpikir...

Kurasa kita sebaiknya kembali. Aku rasa...

Kumohon, kurasa itu tak sejauh ini.

Sedikit lagi.

Sudah kubilang.

Ya.

Kita mungkin sebaiknya kembali sekarang.

Ya.

Jadi, kalian sepasang kekasih bersenang-senang tadi?

Aku jadi agak cemburu.

Ayolah.

Baiklah, kita sudah sampai.

Wow.

Ya, pendaftaran di sebelah kananmu.

Tidak terlalu usang.

Dapurnya luar biasa.

Mereka mengisi persediaannya./ Ya.

Mereka sangat bersemangat Kita di sini akhir pekan ini.

Aku bersemangat kita berada di sini akhir pekan ini.

Bagus./ Lihatlah seluruh anggur ini.

Baiklah./ Aku tak tahu semua ini,

Jadi aku tak janji soal kualitasnya.

Kuantitas, bukan kualitas. Kau mau yang mana?

Tak penting, aku yang pilih./ Kurasa itu lebih seperti hidangmu.

Kita akan habiskan kedua ini sebelum malam, oke?

Oke./ Baiklah? Bagus.

Senang kita sepakat.

Jadi kau seperti tinggal di sini, ya?

Benar?

Ini ruang yang luas.

Menurutmu kau takkan merasa bosan?

Aku tidak tahu.

Aku hanya bilang, orang lain tak menggunakan ini.

Setidaknya mari coba bercinta di setiap kamar rumah ini.

Tentu saja. Kenapa aku tidak memikirkan itu?

Benar? Kita tentukan dari sana.

Astaga.

Apa itu?

Apa?

Bukan apa-apa.

Apa itu?

Bukan apa-apa.

Oke.

Aku jelas akan mencuci itu...

...sebelum memakannya, jika menjadi kau.

Rasanya terasa enak bagiku.

Hei, Ray.

Ray.

Ray?

Ya.

Ruangan apa di ujung lorong ini?

Yang ada pintu kecilnya, ruang apa ini?

Apa?

Ruangan apa yang ada di ujung lorong ini?

Ruang kerja ayahku.

Dia tak mengizinkan kami masuk ke sana.

Aneh.

Jadi kau tak pernah memasuki ruangan itu?

Apa?

Ruang kerja ayahmu, kau tak pernah memasukinya?

Tidak.

Kau pernah masuk ke sana?

Tidak.

Dia melarang kami masuk.

Ya, saat kau 5 tahun, benar?

Aku hanya...

Apa?

Tidak, aku tak pernah masuk ke sana.

Ibumu pernah masuk ke sana?/ Aku tidak tahu.

This Is Our Home subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left